Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih (PHBS) Pada Tatanan Sekolah : Bahaya Merokok Pada Remaja Ayu, Rizqa Febry; Zulheri, Zulheri; Desrina, Desrina; Maulid, Fika; Putra, Henki Adisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 7 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i7.231

Abstract

Tulisan ini berfokus pada perilaku hidup bersih di tatanan sekolah dengan melakukan penyuluhan bahaya merokok pada remaja. Angka remaja merokok di Indonesia masih sangat tinggi. Hampir di setiap sekolah terdapat kasus pelajar yang merokok. Salah satu upaya pencegahan perilaku kebiasaan merokok yakni dengan memberikan pemahaman secara komprehensif kepada pelajar tentang apa itu bahaya merokok serta dampak dari rokok tersebut melalui kegiatan penyuluhan ini. Penyuluhan ini dilaksanakan dengan edukasi bahayanya merokok pada pelajar di SMP Negeri 1 Mesjid Raya, Krueng Raya, Kab. Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penyuluhan perilaku hidup bersih pada tatatanan sekolah adalah dengan cara memaparkan materi melalui presentasi PowerPoint, ceramah dan berakhir dengan diskusi sesi tanya jawab. Dengan adanya kegiatan penyuluhan perilaku hidup bersih ini diharapkan pelajar mendapatkan wawasan yang luas mengenai bahayanya rokok serta keterampilan untuk mencegah pelajar melakukan tindakan merokok di lingkungan sekolah.
ART THERAPY (MELUKIS) DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN KONTROL HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA Maulid, Fika; Zulheri; Putra, Henki Adisa; Desrina
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pxryyw67

Abstract

Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gejala utama pada pasien skizofrenia yang dapat menimbulkan distres psikologis signifikan, seperti kecemasan, depresi, isolasi sosial, serta berkontribusi terhadap rendahnya kepatuhan pengobatan dan proses rehabilitasi. Kondisi ini ditandai dengan persepsi mendengar suara atau stimulus auditori tanpa adanya rangsangan nyata dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kemampuan kontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia sebelum dan sesudah diberikan terapi seni melukis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua orang subjek. Intervensi dilakukan dalam rentang waktu 4–10 Agustus 2025. Pengukuran kemampuan kontrol halusinasi dilakukan sebelum dan setelah pemberian terapi seni melukis. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor halusinasi pada kedua subjek, yaitu dari 16 menjadi 3 pada subjek I dan dari 12 menjadi 3 pada subjek II. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi seni melukis berpotensi efektif dalam meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi seni melukis dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang mendukung pengendalian halusinasi pada pasien skizofrenia. Oleh karena itu, disarankan bagi institusi pelayanan kesehatan untuk mempertimbangkan penerapan terapi seni melukis sebagai bagian dari asuhan keperawatan dalam mengurangi tanda dan gejala halusinasi pendengaran.