Mursak
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penyelenggaran Pemerintahan ANALISIS KEKOSONGAN PEJABAT WAKIL BUPATI DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI KABUPATEN BARRU TAHUN 2017- 2019 Akbar, M; Mursak; Asran
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 15 No. 1 (2024): EDISI JUNI 2024
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v15i1.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kekosongan Pejabat Wakil Bupati di Kabupaten Barru. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-eksplanatif, yang akan mrnggambarkan dan menjelaskan mengenai kekosongan pejabat wakil Bupati di Barru. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kekosongan pejabat Wakil Bupati di Kabupaten Barru di karenakan Bupati Barru terseret pada sebuah kasus sehingga secara otomatis Wakil Bupati menggantikan posisi sebagai Bupati Barru dan menimbulkan kosongnya pejabat Wakil Bupati di Kabupaten Barru. Dengan adanya kekosongan pejabat wakil Bupati Barru berdampak pada penyelenggaraan pemerintahan baik pada internel eksekutif maupun legislatif, di bidang eksekutif, kekosongan pejabat wakil Bupati Barru membuat beban kerja eksekutif (Sekda) bertambah, dan proses pengawasan yang berlangsung tidak berjalan normal, Sementara dibidang Legislatif kekosongan pejabat wakil Bupati sedikit menganggu proses legislasi dimana terkadang ada pembahasan di DPRD yang seharusnya dihadiri oleh Bupati namum berhalangan hadir maka dengan kosongnya wakil bupati biasanya wakili oleh Sekda atau Kepala Dinas.
Peran E-Billing Dalam Mendorong Program Wajib Pajak Di KP2KP Kabupaten Sinjai Nursyamimi; congge, umar; Mursak
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8552

Abstract

Dalam rangka memberikan pelayanan dan kemudahan kepada Wajib Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan reformasi di bidang proses pembayaran pajak yaitu menggunakan E-billing. E-billing memiliki beberapa keunggulan salah satunya memudahkan wajib pajak dan menyederhanakan pembayaran pajak bagi penggunaan E-billing. Namun tentunya tidak terlepas dari berbagai permasalahan seperti server down, kegagalan registrasi, kegagalan aktivasi. Dari hasil penelitian penulis penerapan E-billing belum sepenuhnya efisien dan efektif sehingga perlu dipertimbangkan kembali apakah sistem pembayaran E-billing ini dapat diperkenalkan secara penuh di Kabupaten Sinjai. Seperti yang di ketahui bahwa tidak semua orang memiliki akses internet bahkan masih ada yang belum paham soal teknologi, sehingga hal ini mempengaruhi efektifitas E-billing. Maka DJP melakukan sosialisasi pengenalan E-Billing agar berjalan efektif dan efisien. Penerapan ini dilakukan secara merata agar tidak terjadi penyimpangan di antara masyarakat Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dan menggunakan Studi kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah portal berita online lokal yang terpercaya dan kredibel seperti Anoini.com, pajak.go.id dan artikel jurnal yang relavan. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan deskriptif. Tahapan dalam analisis data yakni pengumpulan data , seleksi data, analisis antar-variabel dan verifikasi data, serta penafsiran dan penarikan kesimpulan.
Implementasi Penggunaan Aplikasi My Like di Kabupaten Bone Warnita; Takdir, Muhammad; Mursak
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 2 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i2.d6tpz849

Abstract

The My Like application is an application designed to manage human resources quickly, efficiently and effectively. In application development, government employees and agencies can access various important information through an application that simplifies the process of managing administrative services by providing alternative solutions that are sent or managed via accounts created quickly, using administrative service technology, this research uses qualitative methods to explain the implementation of the mylike application in Bone district. Qualitative methods are methods that focus on in-depth observations and produce more comprehensive studies. Data collection techniques in this research use library research. The data source for this research is the website, the My Like Bone application is able to improve employee performance and provide accurate information and knowledge that employees need. Based on the results of the analysis with the availability of the My Like Bone application, ASN employees will be increasingly advanced in using increasingly advanced technology, and will simplify all aspects of city and regional management and improve human resource development.
Narasi Kebijakan Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia: Analisis Hastags di Twitter Tri, Tri Rahayu Ramadhani; Hermansyah; Mursak; Muhammad Takdir; Baharuddin
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 2 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i2.8846

Abstract

Efforts to move the state capital from DKI Jakarta to East Kalimantan are precisely between North Penajam Paser Regency and Kutai Kartanegara Regency. Twitter is present as one of the popular social media and the most effective source channel of communication and information. Problems related to the relocation of the capital of Indonesia (IKN) arise due to various narratives and opinions from the public on social media, especially on Twitter through various hashtags. Some people have responded and rejected this policy. Therefore, this research emerged because of a narrative on social media Twitter in the form of hashtags related to the transfer policy of the national capital (IKN). The purpose of this study is to find out what are the narratives on Twitter social media in the form of hashtags supporting and rejecting related to the transfer policy of the Indonesian capital and the percentage of people who accept or reject these narratives. This study uses a qualitative method with a case study approach. There are descriptions of various perspectives and narratives that appear on Twitter social media in the form of hashtags related to the transmission policy of the Indonesian capital city, reflecting the complexity of the issue in society. From the Communication Content on Twitter Based on data analysis using hashtags, it shows that the Indonesian people, both the government and the public are very enthusiastic in campaigning for the IKN to inform the issue of the relocation of the National Capital City (IKN) in Indonesia.
Coordination antar Stakeholder dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Sinjai Mursak; Juanda Nawawi; Muh. Tang Abdullah
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 16 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v16i2.1056

Abstract

Pengembangan pariwisata di Kabupaten Sinjai menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan melalui peningkatan PAD dan berkembangnya destinasi berbasis alam dan komunitas. Namun, efektivitas pengelolaannya masih menghadapi tantangan koordinasi antar-stakeholder, terutama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas lokal, dan lembaga pendukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk koordinasi, faktor yang memengaruhi efektivitasnya, serta merumuskan model koordinasi yang sesuai dalam pengembangan pariwisata daerah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi masih bersifat administratif dan sporadis, ditandai rapat tanpa tindak lanjut, komunikasi yang belum inklusif, serta sinergi program yang terbatas antar-OPD dan komunitas. Kapasitas kelembagaan, kepercayaan sosial, dan kepemimpinan kolaboratif menjadi faktor penentu keberhasilan koordinasi. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan forum kolaboratif permanen lintas sektor dan penguatan kapasitas desa wisata untuk menciptakan tata kelola pariwisata yang berkelanjutan dan partisipatif di Kabupaten Sinjai.