Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penggunaan Alat Peraga Untuk Meningkatkan Pemahaman Sains Siswa Kelas V Sd Negeri 1 Lolobata Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2023 Latukau, Munir
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 23 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10429721

Abstract

The aim of this research is to determine student learning achievement using the demonstration method in science subjects, to increase students' understanding of the concept of the human skeleton in science subjects by using teaching aids. The subjects of this research were all class V students of SD Negeri 1 Lolobata, East Hamahera Regency with a total of 40 students. The results of this research show that the average score of students on science subjects regarding the concept of the human skeleton was low before treatment. These results show that the average score of students when given the pre-test was 3.65 and the results of the post-test is 6.72, so the comparison between pre-test and post-test is 3.07 or 84.10%. So it can be concluded that the application of learning using teaching aids to class V students at SD Negeri 1 Lolobata, East Hamahera Regency can improve student learning outcomes.
Meningkatkan Hasil Belajaran Ipa Konsep Benda Dan Sifatnya Melalui Penggunaan Media Gambar Pada Siswa Kelas IV SD Inpres Mangoli Kab. Kepulauan Sula Latukau, Munir
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11890076

Abstract

Penelitian tentang penggunaan media gambar ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang berisi alur penelitian meliputi empat tahapan, dimulai dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Empat tahapan tersebut membentuk siklus. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, tes hasil belajar, lembar observasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif, yaitu ketertkaitan antara tiga komponen antara lain : pengumpulan data / reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan adalah >65. pada siklus I baru mencapai 45,00% yang artinya belum mencapai ketuntasan yang diharapkan yaitu >65%, Untuk itu dilanjutkan pada siklus kedua. Ketuntasan belajar aspek kognitif terjadi pada siklus II, yakni dari 20 siswa, 18 siswa (90,00%) sudah tuntas dengan nilai rata-rata kelas 73,6. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, respon siswa terhadap mata pelajaran IPA dengan menggunakan media gambar meningkat dari siklus ke siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam PBM sudah mulai terbiasa dengan kondisi belajar yang menggunakan media gambar. Siswa mulai mampu berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar dan mempresentasikan hasil kerja. Hal ini dapat dilihat dari data hasil observasi terhadap aktivitas siswa meningkat dari rata-rata 64% menjadi 82,2% pada siklus kedua. Selain itu meningkatnya aktivitas dalam PBM didukung oleh meningkatnya aktivitas guru dalam mempertahankan dan meningkatkan suasana belajar dengan menggunakan media gambar. Guru intensif dalam membimbing siswa, terutama saat siswa mengalami kesulitan dalam PBM dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas guru dalam PBM meningkat dari 67,5% menjadi 80%.
PENERAPANA PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD 40 KOTA ERNATE Latukau, Munir
Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK) Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Institut Sain dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18489072

Abstract

Through the implementation of STAD (Student Teams Achievement Divisions) in learning with the main topic of energy and its transformation, students quickly absorbed the teaching material presented by the teacher. This learning model was felt to be very efficient. After its implementation, students quickly and enthusiastically received the material presented by the teacher. The results of the evacuation showed that student scores exceeded the minimum standard scores set by the teacher for science subjects. To encourage increased student learning achievement, teachers must seriously implement it. When compiling the device, teachers must carefully analyze it, including its weaknesses and shortcomings.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Mengajar Guru di SD 72 Kabupaten Halmahera Selatan Latukau, Munir; Amiruddin, Usman
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi mengajar guru di SD 72 Kabupaten Halmahera Selatan. Sedangkan hipotesisnya adalah adakah pengaruh positif yang berarti (signifikan) dari kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi mengajar guru SD 72, Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Uji statistik yang digunakan adalah uji t dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian uji t diperoleh thitung (4,103) > ttabel (2,400), maka Ho ditolak, berarti ada pengaruh kinerja kepala sekolah terhadap motivasi mengajar guru, Hasil perhitungan uji t diperoleh thitung (4,103) < ttabel (2,400), maka Ho ditolak, berarti ada pengaruh kepemimpinan kepala sekoah terhadap motivasi mengajar guru SD 72. Hasil analisis regresi diperoleh nilai koefisien regresi = 3,341, dikonsultasikan dengan Ftabel pada taraf signifikansi 5% dengan df (1;19) adalah sebesar 3,35 sehingga Fhitung > Ftabel = 4,347 > 4,103, artinya hipotesis yang menyatakan ada pengaruh positif yang berarti (signifikan) dari kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi mengajar guru dinyatakan dapat diterima. Berdasarkan hasil analisis Koefisien determinasi sebesar 50,3% memiliki arti bahwa 50,3% perubahan pada motivasi mengajar guru SD 72 bisa dijelaskan atau dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi mengajar guru. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 49,7% dipengaruhi variabel lain di luar variabel kinerja kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi mengajar guru.