Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi mengajar guru di SD 72 Kabupaten Halmahera Selatan. Sedangkan hipotesisnya adalah adakah pengaruh positif yang berarti (signifikan) dari kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi mengajar guru SD 72, Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Uji statistik yang digunakan adalah uji t dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian uji t diperoleh thitung (4,103) > ttabel (2,400), maka Ho ditolak, berarti ada pengaruh kinerja kepala sekolah terhadap motivasi mengajar guru, Hasil perhitungan uji t diperoleh thitung (4,103) < ttabel (2,400), maka Ho ditolak, berarti ada pengaruh kepemimpinan kepala sekoah terhadap motivasi mengajar guru SD 72. Hasil analisis regresi diperoleh nilai koefisien regresi = 3,341, dikonsultasikan dengan Ftabel pada taraf signifikansi 5% dengan df (1;19) adalah sebesar 3,35 sehingga Fhitung > Ftabel = 4,347 > 4,103, artinya hipotesis yang menyatakan ada pengaruh positif yang berarti (signifikan) dari kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi mengajar guru dinyatakan dapat diterima. Berdasarkan hasil analisis Koefisien determinasi sebesar 50,3% memiliki arti bahwa 50,3% perubahan pada motivasi mengajar guru SD 72 bisa dijelaskan atau dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi mengajar guru. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 49,7% dipengaruhi variabel lain di luar variabel kinerja kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi mengajar guru.