Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan Perilaku Seksual Pada Remaja di Indonesia : Sistematik Review Aima, Syahrifah; Erwandi, Dadan
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 4, No 2 (2023): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.4.2.85-93

Abstract

Masa remaja merupakan transisi dalam kehidupan manusia antara masa anak-anak dan dewasa yang mengalami perubahan baik dari segi fisik, kognitif, maupun psikososial. Perubahan di masa remaja sangat erat kaitannya dengan perilaku seksual karena seiring dengan pematangan fungsi seksual, munculnya keinginan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perilaku seksual pada remaja di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu sistematik review dengan search engine Pubmed, Science Direct, Google Scholar. Sebanyak 9 artikel yang relevan dan dilakukan analisis. Jenis kelamin, tingkat pengetahuan, peran orangtua dan peran teman sebaya sebagai determinan dari perilaku seksual, sementara tingkat religiusitas tidak ditemukan hubungan yang signifikan terhadap perilaku seksual di Indonesia. Penting bagi remaja untuk memiliki akses ke informasi dan panduan yang akurat untuk membuat keputusan yang tepat dan bertanggung jawab terhadap perilaku seksual yang mengakibatkan terjadinya HIV/AIDS, infeksi menular seksual, kehamilan yang tak diinginkan, dan berbagai penyakit menular lainnya yang akan dialami remaja.
Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja : Sistematik Review Aima, Syahrifah; Erwandi, Dadan
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.25267

Abstract

Indonesian National Population and Family Planning Board defines youth as unmarried individuals aged 10-24 years. Globally, every year there are more than 1,2 million adolescent deaths due to preventable or treatable health problems and that were occurred due to lack of adequate information or limited access to health services. The purpose of this review to conclude and explore related to adolescent reproductive health services. This research is a systematic review using the search engines Pubmed, Science Direct and Google Scholar. Search result through search engines found as many as a 5 relevant articles and analyzed them. This review found two themes: the determinants of adolescent reproductive health services, including knowledge, perceptions, and needs; and barriers to adolescent reproductive health services, including facilities, costs, staff, lack of privacy and confidentiality, social culture and policies.
Transformasi Digital dalam Administrasi Rumah Sakit: Strategi Peningkatan Kualitas Layanan dan Pengambilan Keputusan Manajerial Suyitno, Edi; Febrianti, Rini; Hadiyani, Susan; Suryani, Yeni; Aima, Syahrifah
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v4i1.3975

Abstract

Era transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis di sektor kesehatan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan akses layanan. Transformasi digital mencakup adopsi teknologi seperti rekam medis elektronik (Electronic Health Record/EMR), telemedicine, dan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat dan layanan yang lebih responsif. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan: Apa saja tantangan dan hambatan dalam implementasi transformasi digital di rumah sakit, khususnya EMR, dan strategi apa yang dapat digunakan untuk mengatasinya? Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur. Data dikumpulkan melalui telaah pustaka dari berbagai sumber ilmiah, laporan pemerintah, dan studi kasus yang relevan untuk mengidentifikasi faktor kunci, hambatan, serta praktik terbaik transformasi digital di sektor kesehatan. Analisis dilakukan secara kritis terhadap 25 publikasi yang membahas EMR, telemedicine, sistem informasi kesehatan, serta teknologi pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EMR dan teknologi digital lainnya secara signifikan meningkatkan akurasi diagnosis, efisiensi operasional, transparansi layanan, serta perlindungan data pasien. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya literasi digital tenaga kesehatan, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur, isu privasi dan keamanan data, serta regulasi yang belum memadai. Strategi untuk mengatasinya mencakup peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan berkelanjutan, perencanaan strategis, kolaborasi lintas departemen, interoperabilitas sistem, dan investasi pada infrastruktur digital. Kesimpulannya, transformasi digital di rumah sakit terbukti dapat mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, namun keberhasilan implementasinya memerlukan dukungan manajemen, kebijakan yang jelas, serta keterlibatan semua pemangku kepentingan. Peneliti menyarankan untuk memperkuat regulasi, memperluas literasi digital, dan mendorong kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, dan masyarakat untuk memastikan transformasi digital yang efektif dan berkelanjutan.