Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Penamas

THE RELATIONSHIP OF THE JABARIYAH TEOLOGICAL PRACTICE WITH POVERTY OF THE FISHERMEN IN KUALA LANGSA ACEH ISMAIL FAHMI Arrauf Nasution
Penamas Vol 30 No 2 (2017): Volume 30, Nomor 2, Juli-September 2017
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v30i2.182

Abstract

Artikel ini menggambarkan hubungan antara praktik teologi Jabariyah dan relevansinya dengan kemiskinan di Kuala Langsa, Aceh. Dalam ajaran Islam teologi merupakan sisi fundamental dalam beragama. Aplikasi beragama dalam dimensi empirik merupakan manifestasi dari pemahaman manusia terhadap kehendak Tuhan. Di dalam Islam, manusia dituntut untuk aktif mengembangkan potensi diri serta berupaya mengubah nasib. Namun faktanya, nelayan Kuala Langsa yang menjalankan agama berada di garis kemiskinan. Untuk itu, artikel ini mencari hubungan antara konsep teologi Jabariyah dengan tingkat kemiskinan di Kuala Langsa. Penelitian menggunakan pendekatan fungsional dalam melihat gejala beragama masyarkat. Peneliti mengobservasi keseharian praktik ekonomi dan beragama nelayan Kuala Langsa. Selain itu, peneliti mewawancarai juga nelayan Kuala Langsa untuk mengetahui tingkat pemahaman teologi. Hasilnya didapatkan hubungan antara pemahaman Jabariyah nelayan Kuala Langsa dengan kemiskinan di Kuala Langsa. Terdapat pemahaman fatalistik yang kuat pada nelayan Kuala langsa dalam memahami konsep takdir dan kemampuan manusia dalam berusaha. Kata Kunci: Teologi, Jabariyah, Kemiskinan, Aceh
THE RELATIONSHIP OF THE JABARIYAH TEOLOGICAL PRACTICE WITH POVERTY OF THE FISHERMEN IN KUALA LANGSA ACEH ISMAIL FAHMI Arrauf Nasution
Penamas Vol 30 No 3 (2017): Volume 30, Nomor 3, Oktober-Desember 2017
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v30i3.229

Abstract

Artikel ini menggambarkan hubungan antara praktik teologi Jabariyah dan relevansinya dengan kemiskinan di Kuala Langsa, Aceh. Dalam ajaran Islam teologi merupakan sisi fundamental dalam beragama. Aplikasi beragama dalam dimensi empirik merupakan manifestasi dari pemahaman manusia terhadap kehendak Tuhan. Di dalam Islam, manusia dituntut untuk aktif mengembangkan potensi diri serta berupaya mengubah nasib. Namun faktanya, nelayan Kuala Langsa yang menjalankan agama berada di garis kemiskinan. Untuk itu, artikel ini mencari hubungan antara konsep teologi Jabariyah dengan tingkat kemiskinan di Kuala Langsa. Penelitian menggunakan pendekatan fungsional dalam melihat gejala beragama masyarkat. Peneliti mengobservasi keseharian praktik ekonomi dan beragama nelayan Kuala Langsa. Selain itu, peneliti mewawancarai juga nelayan Kuala Langsa untuk mengetahui tingkat pemahaman teologi. Hasilnya didapatkan hubungan antara pemahaman Jabariyah nelayan Kuala Langsa dengan kemiskinan di Kuala Langsa. Terdapat pemahaman fatalistik yang kuat pada nelayan Kuala langsa dalam memahami konsep takdir dan kemampuan manusia dalam berusaha. Kata Kunci: Teologi, Jabariyah, Kemiskinan, Aceh