Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sinergi Guru dan Orang Tua di Era Digital: Upaya Penguatan Literasi Membaca Permulaan di Sekolah Dasar Suhaeni, Heni
Jurnal Dieksis ID Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.5.2.2025.1083

Abstract

Kemampuan membaca pada tahap awal merupakan aspek penting untuk keberhasilan belajar siswa di sekolah dasar. Urgensi penelitian ini terletak pada masih ditemukannya siswa kelas rendah yang mengalami keterlambatan dalam membaca permulaan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara guru dan orang tua untuk mengoptimalkan proses literasi sejak dini. Dalam kenyataanya, kemampuan ini tidak hanya diperoleh dari aktivitas belajar di sekolah, melainkan juga melalui keterlibatan aktif dari orang tua di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk kerjasama antara guru dan orang tua dalam mendukung kemampuan membaca permulaan siswa kelas I di SDN Leuweunggede IV dengan menggunakan model enam jenis keterlibatan keluarga menurut Epstein (2018). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek yang terdiri dari enam siswa kelas I, seorang guru kelas, dan orang tua siswa. Pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumen. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi Teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerjasama antara guru dan orang tua paling terlihat jelas dalam aspek komunikasi, pengasuhan, pembelajaran di rumah, dan kegiatan sukarela. Sinergi yang terjalin menunjukan bahwa kolaborasi yang terencana antara sekolah dan orang tua memiliki dampak positif terhadap perkembangan kemampuan membaca permulaan.
Inovasi Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital Khayati, Amal; Lutfiyah, Aisyah; Suhaeni, Heni; Nasikhin, Moch. Mahdiyan; Mufidah, Najwah; Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38260

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memaksa perubahan paradigma pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), dari teacher-centered ke student-centered, di tengah tantangan seperti minimnya literasi digital, paparan konten tidak sesuai nilai agama, serta berkurangnya interaksi tatap muka. Peluang akses terhadap sumber belajar keislaman yang melimpah tetap terbuka lebar. Kajian ini bertujuan mengkaji inovasi metode pembelajaran PAI berbasis digital beserta peran strategis guru dalam memperkuat sikap moderasi beragama. Melalui pendekatan studi pustaka kualitatif, penelitian mengungkap bahwa penerapan gamifikasi, Augmented Reality (AR)/Virtual Reality (VR), kecerdasan buatan (AI), serta Learning Management System (LMS) terbukti efektif dalam meningkatan motivasi belajar dan penginternalan nilai-nilai Islami. Guru PAI memegang posisi kunci sebagai perancang, fasilitator, serta pembentuk karakter. Rekomendasi mencakup program pelatihan pedagogi digital intensif untuk guru, pengembangan konten keagamaan autentik oleh institusi pendidikan, dan dukungan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari pemerintah guna memaksimalkan potensi pendidikan agama di era digital.