Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELUANG DAN TANTANGAN PENDIDIKAN VOKASIONAL MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Jaya, Daniel Jesayanto; Ernawati, Enik; Triyono, Mochamad Bruri; Sudira, Putu; Raharjo, Nuryadin Eko
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 7 No. 1 (2025): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v7n1.p39-48

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 merupakan globalisasi dimana sistem manufaktur virtual dan fisik secara global saling berintegrasi dengan cara yang fleksibel yang memungkinkan kostumisasi produk dan penciptaan model operasi baru, dengan adanya cyber physical systems dan Internet of Things yang merupakan sistem cerdas dan komunikatif temasuk komunikasi mesin-ke-mesin dan interaksi manusia-mesin. Dengan berbagai kemudahan teknologi yang ditawarkan saat ini, disadari atau tidak akan berdampak pada berbagai sektor kehidupan, terutama dalam era disrupsi. Sektor pendidikan pun terkena imbas dari era Revolusi Industri 4.0 khususnya pendidikan vokasi. Tak dapat dipungkiri, pendidikan merupakan investasi penting bagi manusia dan aset berharga bagi kemajuan negara. Peluang pendidikan vokasi dalam era Revolusi Industri 4.0 utamanya adalah kesempatan bagi semua pihak untuk mencetak generasi unggul yang mampu menghadapi segala perubahan yang terjadi di masa mendatang. Tantangan pendidikan vokasi menghadapi era Revolusi Industri meliputi perubahan dari cara belajar, pola pikir, serta pola bertindak para peserta didik dalam mengembangkan inovasi kreatif berbagai bidang, kemampuan berpikir orde tinggi (High order thinking skills / HOTS), soft skills dan adanya tuntutan kualifikasi dan skill yang diperlukan pada era Revolusi Industri 4.0 yaitu knowledge about ICT, kemampuan bekerja dengan data, technical know-how, dan personal skills.
Ramadhan Ceria: Fostering Empathy and a Spirit of Giving at Yayasan Sayap Ibu Orphanage, Yogyakarta, by LPDP UNY 11.0 Jaya, Daniel Jesayanto; Hamid, Hilda Widia Rita; Nadhiroh, Ilma Zahriyatun; Meldawwati, Meldawati; Arif, Muhammad; Dirmayani, Tiya; Ramdhani, Wahyu Muhammad; Ummah, Hoirul; Mara, Andry Ananda Putra Tanggu; Muhtaj, Mughnil; Marfuah, Lutfi; Lamri, Lamri; Angeline, Margaretha Ivana
Jurnal Pengabdian Bakti Akademisi Vol 2, No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Bakti Akademisi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpba.v2i3.48678

Abstract

Ramadhan Ceria is a community service program initiated by LPDP UNY 11.0 to enliven the holy month of Ramadan through a sharing event at Yayasan Sayap Ibu Orphanage, Yogyakarta. The program aimed to cultivate empathy and a spirit of giving among orphaned children through a short religious talk, distribution of iftar meals, communal breaking of the fast, interactive storytelling, educational games, a valuebased short film, and donation handover. Implemented on 17 March 2025, the activity involved 25 orphanage residents and 15 student volunteers. The event generated high enthusiasm; children actively participated, expressed joy, and demonstrated growth in character values such as empathy, care, cooperation, and gratitude. The organizing team reported enhanced social skills and empathic awareness, while the orphanage appreciated the positive interactions rarely experienced by the children. The program contributes to SDGs 3, 4, 10, and 17 by supporting wellbeing, characterrich education, social inclusion, and partnership. Community service grounded in religious values proved effective for strengthening social empathy, character formation, and community empowerment.
Evaluasi Implementasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) Siswa SMK Program Keahlian Teknik Bangunan di Kabupaten Sleman Jaya, Daniel Jesayanto; Yusuf , Arif Muhammad; Rahmah, Nuur Lailatur
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.061.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketercapaian dalam aspek persiapan, pelaksanaan, dan penilaian Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa SMK Program Keahlian Teknik Bangunan di Kabupaten Sleman. Jenis penelitian ini adalah evaluasi. Subyek penelitian adalah 88 orang siswa program keahlian Teknik Bangunan di Kabupaten Sleman dengan sampel SMK N 1 Seyegan dan SMK N 2 Depok Sleman. Data diambil dengan metode kuisioner tertutup dan dokumentasi pedoman PKL. Metode validasi yang digunakan adalah Expert Judgement, sedangkan Alpha Cronbach digunakan untuk mencari nilai reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif berupa harga rerata ( ),standar deviasi (StD), dan kecenderungan skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) tingkat ketercapaian persiapan PKL siswa SMK Program Keahlian Teknik Bangunan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kategori “terlaksana dengan sangat baik” dengan tingkat pencapaian sebesar 80,66%, (2) tingkat ketercapaian keterlaksanaan PKL siswa SMK Program Keahlian Teknik Bangunan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kategori “terlaksana dengan sangat baik” dengan tingkat pencapaian sebesar 78,75% , dan (3) tingkat ketercapaian proses penilaian PKL siswa SMK Program Keahlian Teknik Bangunan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kategori “terlaksana dengan baik” dengan tingkat pencapaian sebesar 70,61%. Abstract This research aims to determine the level of achievement in the aspects of preparation, implementation, and assessment of Field Work Practices (PKL) of Vocational School students in the Building Engineering Program in Sleman Regency. This type of research is evaluation research. The research subjects were 88 students in the Building Engineering Program in Sleman Regency with samples of SMK N 1 Seyegan and SMK N 2 in Depok Sleman. Data was taken by closed questionnaire method and PKL guideline documentation. The validation method used is Expert Judgment, while Alpha Cronbach is used to find the reliability value. Data analysis techniques that used include descriptive statistics in the form of average prices (X ¯), deviation standard (StD), and score trends. The results showed that: (1) the level of achievement preparation for SMK students in the Building Engineering Program in Sleman Regency was included in the "very well implemented" category with an achievement rate of 80.66%, (2) the level of achievement of student’s PKL at Vocational School of Building Engineering in Sleman Regency is included in the "very well done" category with an achievement rate of 78.75%, and (3) the level of achievement of the PKL assessment process for SMK students in the Building Engineering Program in Sleman Regency is included in the "well done" category with achievement rate of 70.61%.
A GROUNDED THEORY APPROACH TO THE CRITICAL THINKING TENDENCIES OF STUDENTS WITH DISABILITIES IN MATHEMATICS LESSONS Jaya, Daniel Jesayanto; Mara, Andry Ananda Putra Tanggu; Murtinugraha, R. Eka; Handoyo, Santoso Sri; Ramadhan, M Agphin; Subiyantari, Ansheila Rusyda; Anisah; Arifah, Shilmi; Abd Majid, Mohamad Zuber
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol. 9 No. 2 (2025):
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v9n2.p48-59

Abstract

This study analyzes the critical thinking tendencies of students with physical disabilities in mathematics learning at SMA-LB Negeri 3 Yogyakarta using a Grounded Theory approach. A qualitative method was applied, with data collected through observations, interviews, and questionnaires. The results indicate that 80% of students exhibit positive critical thinking tendencies, while 20% face internal challenges such as shyness, lack of confidence, and difficulty in collaboration. The main factors influencing critical thinking tendencies include the role of teachers, student participation, and classroom conditions. Teachers who implement interactive learning strategies, such as discussions and cooperative learning, play a crucial role in motivating students. A comfortable learning environment and adequate facilities also support the development of students' critical thinking skills. This study concludes that interactive teaching strategies and a conducive learning atmosphere are key to fostering students' critical thinking tendencies.