Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Risiko Operasional Teknologi Informasi Menggunakan Cobit 5 For Risk Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Tangerang Selatan I Putu Yogi Nugraha; Rokhman Fauzi; Yuli Adam Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan komunikasi yang instan menjadi hal yang sangat diperlukan dalam urusan pemerintahan guna menunjang banyaknya permintaan pelayanan. Selain itu, peningkatan keamanan informasi juga perlu dilakukan agar informasi dan data yang ada terjamin kerahasiaannya, keutuhannya, dan ketersediaannya. DISKOMINFO Tangerang Selatan merupakan unsur pelaksana otonom daerah yang salah satu tugasnya adalah menjaga keamanan asset informasi, dalam menjalankan tugasnya akan muncul risiko-risiko keamanan informasi yang mengancam keamanan asset informasi. Untuk menemukan risiko tersebut maka dilakukan evaluasi keamanan informasi. Tujuan penelitian ini adalah membuat rancangan evaluasi keamanan informasi di DISKOMINFO Tangerang Selatan dengan mengacu pada kerangka kerja COBIT 5 for Risk dan menggunakan proses COBIT 5 Domain EDM dan APO. Sistematika penelitian ini terdiri dari tahap analisis konteks, tahap analisis eksisting, tahap perancangan, dan tahap akhir. Hasil penelitian menunjukkan DISKOMINFO Tangerang Selatan sudah menerapkan prinsip COBIT 5 for Risk proses untuk menanggulangi beberapa risiko, penerapan domain APO dan EDM juga cukup baik namun harus ada yang diperbaiki. Penilaian proses pada kedua domain masih berada di tingkat 1 (performed process) dengan persentase EDM03 57% dan APO12 62% dan terasuk dalam kategori level Largely achieved. Ditemukan 10 kasus risiko di berbagai level kategori, kemudian dihasilkan tujuh usulan rekomendasi kebijakan yang dapat membantu DISKOMINFO Tangerang Selatan dalam menangani risiko yang ada. Kata kunci : COBIT 5, DISKOMINFO, Kemanan Informasi, Teknologi Informasi. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.8, No.2 April 2021 | Page 2723Abstract The need for instant communication is indispensable in government affairs to support the many requests for service. In addition, it is also necessary to increase information security so that the information and data that is available are guaranteed its confidentiality, integrity and availability. DISKOMINFO Tangerang Selatan is a regional autonomous implementing element whose duties are to maintain the security of information assets. In carrying out its duties, information security risks will arise that threaten the security of information assets. To find these risks, an information security evaluation is conducted. The purpose of this study is to design an information security evaluation at DISKOMINFO Tangerang Selatan by referring to the COBIT 5 for Risk framework and using the COBIT 5 Domain EDM and APO processes. The systematics of this research consists of the context analysis stage, the existing analysis stage, the design stage, and the final stage. The results showed that DISKOMINFO Tangerang Selatan has applied the COBIT 5 for Risk principle to overcome several risks, the application of the APO and EDM domains is also quite good, but there must be improvements. The assessment process in both domains was still at level 1 (performed process) with the percentage of EDM03 57% and APO12 62% and included in the Largely achieved level category. Found 10 risk cases at various level categories, then produced seven policy recommendations that can help DISKOMINFO Tangerang Selatan in dealing with existing risks. Keywords: COBIT 5, DISKOMINFO, Information Security, Information Technology.
Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Framework Togaf Adm Pada Bagian Sumber Daya Manusia Dan Informasi Di Pt Pln Pekanbaru Novi Riyanti Puspasari; Rokhman Fauzi; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT PLN Kota Pekanbaru adalah suatu bentuk perusahaan yang bergerak di bidang kelistrikan masyarakat. PT PLN Pekanbaru melayani kebutuhan seperti pemasangan listrik, pengajuan naik tegangan atau tmbah daya, cek tagihan listrik PLN, pembayaran listrik hingga complain. Sistem informasi dan teknologi informasi memainkan peran penting dalam mendukung suatu organisasi untuk melakukan proses bisnisnya. System informasi dan teknologi informasi tidak hanya memberikan peningkatan efisiensi dan efektivitas kinerja organisasi, tetapi juga telah menjadi organisasi pemberdayaan utama untuk menjalankan proses bisnis dan mencapai tujuan bisnis dari organisasi dengan memungkinkan cara baru dalam mengelola organisasi, meningkatkan produktivitas dan kinerja, mengembangkan bisnis baru dan memberikan keunggulan kompetitif. Konsep perencanaan yang digunakan dalam pengembangan hal tersebut adalah TOGAF dengan melakukan tahapan dalam Architecture Development Method (ADM). Sebagian besar pada PT PLN Pekanbaru ini masih menggunakan system informasi yang pencatatannya dilakukan secara manual. Mereka memiliki aplikasi untuk mendata data tersebut ke satu tempat, namun program itu sendiri masih banyak kekurangan dan tidak user friendly. Pada skripsi ini, saya akan melakukan analisa mengenai penerapan TOGAF pada bidang informasi di perusahaan tersebut. Langkah pertama yang dilakukan adalah menganalisa model bisnis perusahaan. Langkah kedua adalah mengamati bagaimana keadaan informasi teknologi dan permasalahan yang dihadapi. Dan langkah ketiga adalah untuk menerapkan TOGAF itu sendiri pada bidang informasi pada PT PLN Pekanbaru. Kata Kunci: Rencana strategi, Sistem Informasi, TOGAF ADM. Abstract PT PLN Pekanbaru City is a form of company engaged in the field of electricity community. PT PLN Pekanbaru serves the needs such as electricity installation, submission of voltage or power surges, PLN electricity bill checks, electricity payments to complaints. Information systems and information technology play an important role in supporting an organization to carry out its business processes. Information systems and information technology not only provide increased efficiency and effectiveness of organizational performance, but also have become a major empowering organization to run business processes and achieve business goals of the organization by enabling new ways of managing the organization, increasing productivity and performance, developing new businesses and delivering competitive advantage. The planning concept used in the development of this is TOGAF by carrying out the stages in the Architecture Development Method (ADM).Most of the PT PLN Pekanbaru is still using information systems that are recorded manually. They have applications to record the data to one place, but the program itself is still lacking and not user friendly. In this thesis, I will conduct an analysis of the application of TOGAF in the field of information in the company. The first step taken is to analyze the company's business model. The second step is to observe how the state of information technology and the problems faced. And the third step is to implement the TOGAF itself in the field of information at PT PLN Pekanbaru. Keywords: Strategic plan, Information System, TOGAF ADM.
Analisis dan Perancangan Enterprise Architecture menggunakan Framework TOGAF ADM pada Fungsi Teknologi Informasi di PT Industri Telekomunikasi Indonesia Aripin, Suci Fitri Liana; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi yang memiliki bidang bisnis utama yaitu manufacture and assembly, managed service, digital service, dan system integrator. Dalam mendukung kegiatan perusahaan, perlu adanya dukungan dari semua unit bisnis salah satunya yaitu dukungan dari fungsi teknologi informasi. Pada fungsi teknologi informasi memiliki tanggung jawab terhadap pelayanan teknologi informasi beserta infrastruktur yang digunakan pada PT INTI. Namun, pada implementasinya fungsi teknologi informasi memiliki beberapa kendala, hal ini ditandai dengan adanya pertukaran data belum menggunakan sistem secara optimal, kurangnya tenaga ahli, alur proses bisnis yang masih kurang efektif, dan salah satu proses bisnis masih belum terintegrasi oleh aplikasi yang sudah ada. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan perancangan enterprise architecture yang mampu menyeleraskan strategi teknologi informasi dan strategi bisnis agar solusi yang dihasilkan tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Pada Perancangan enterprise architecture menggunakan TOGAF ADM yang meliputi preliminary phase, architecture vision, business architecture, information system architecture, technology architecture, opportunities and solution, dan migration planning. Dari hasil perancangan tersebut, menghasilkan berupa desain IT roadmap sebagai acuan dalam pengembangan teknologi serta rancangan blueprint sebagai gambaran umum hasil proyek usulan dalam mendukung strategi teknologi informasi dan strategi bisnis di fungsi teknologi informasi PT INTI.Kata kunci— enterprise architecture, fungsi teknologi informasi, TOGAF ADM, IT roadmap.
Analisis Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 2019 Domain Align, Plan, and Organize dan Build, Acquire, And Implement Pada Fungsi Pengelolaan Informasi Administrasi Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi Bahrudin, Muhammad Fadli; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Melakukan analisis implementasi dan perancangan tata kelola TI pada fungsi Pengelolaan Informasi Administrasi Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi untuk mengetahui kondisi tata kelola TI pada instansi tersebut, untuk mempersiapkan kesiapan instansi dalam memenuhi program migrasi pelayanan publik berbasis digital. Tujuan implementasi tata kelola pada dinas kependudukan Kabupaten Sukabumi adalah untuk melakukan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi yang didukung oleh keadaan tata kelola yang baik. Dinas Lependudukan dan Pencatatan Sipil dalam (Peraturan Kementrian Dalam Negeri No 14 tahun 2020) disebutkan “ DISDUKCAPIL merupakan perangkat daerah yang membidangi urusan administrasi kependudukan di provinsi atau kabupaten/kota”. Pada fungsi yang di bahas pada penelitian adalah fungsi pengelolaan informasi administrasi kependudukan dalam (Peraturan Kementrian Dalam Negeri No 14 tahun 2020). Maka dari itu dilakukan perancangan implementasi tata kelola TI menggunakan framework dengan versi terbaru yaitu itu Framework COBIT 2019 yang berfokus pada domain Aligment plan and organize (APO) dan Domain Build, Acquire and Implement (BAI) serta pembahasan pada proses yang telah ditentukan pada tahapan pemilihan domain dan proses menggunakan Design Toolkit COBIT 2019 yaitu APO04 Managed Innovation, APO11 Manage Quality, BAI03 Managed Solutions , BAI05 Manage Organizational Chang dan BAI11 Managed Projects. Dengan menghasilkan rekomendasi pada aspek people, process dan technology.Kata kunci — COBIT 2019, tata kelola TI, dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten sukabumi (DISDUKCAPIL), APO dan BAI.
Analyzing The Requirements Needed To Align The To-Be Defined OWOW Concept For Boon Edam Service Processes With The SAP FSM Application Wijaya, Natalia Violi Kristena; Fauzi, Rokhman; Ramadani, Luthfi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—Currently, field services are essential in the service sector. Field services set them apart from other services because they offer the opportunity for companies to engage directly with their customers. Technicians as company representatives will have a major impact on customer satisfaction when they perform field services. The better the field service provided, the more satisfied customers are with the company's performance. Therefore, having good field service is the main key to staying afloat in this tight service competition. As the legacy SAP Work Manager at Boon Edam no longer supports them in the service area, the Boon Edam company wants to implement the new SAP Field Service Management (FSM) in hopes of helping them achieve their Global Service Strategy. By analyzing the current situation of how the Boon Edam Service process works and investigating how SAP FSM works, it is hoped that the advice given will help align One Way of Working (OWOW) for Service and SAP FSM. Therefore, it is hoped that the implementation of the SAP FSM Application will run smoothly. The deliverable of the assignment given is an advice in the creation of the to-be defined One Way of Working (OWOW) for Boon Edam Service. The to-be defined OWOW for Service is described in the form of a process flow where this process flow has to include alignment of how Boon Edam Service and SAP FSM work. The main strategy used by the author is to conduct a gap analysis which helps identify what is still missing in the alignment process and how to improve it. At the end of the research, the requirement analysis from the gap analysis resulted that not all alignment processes between the desired requirements and SAP FSM functionality went smoothly. There were also some miss requirements have been found where it seems no functionality within the SAP FSM can carried out in accordance with the desired requirement. Moreover, SAP FSM can cover most of the desired requirements that Boon Edam has. Finally, as part of the recommendation, research on finding out of the box functionality of SAP FSM should be continued. Through that, Boon Edam can maximize the use of SAP FSM and minimize the amount of customization.Keywords—One Way of Working (OWOW), SAP Field Service Management (FSM), gap analysis, alignment process.
Analisis dan Penerapan Enterprise Architecture pada Bagian Service Menggunakan Togaf ADM di PT. Subur Ban Mandiri Bangun, Agita Oktavian; Witarsyah, Deden; Fauzi, Rokhman
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Bengkel adalah sebuah tempat yang menyediakan ruang dan peralatan untuk memperbaiki benda/kendaraan. Bengkel juga bergerak di bidang penyedia layanan service dan penjualan spare part. Ketersediaan spare part menjadi salah satu hal yang penting karena berdampak pada waktu tunggu layanan (metode fast moving). Oleh karena itu, perusahaan harus menyediakan produk sesuai kebutuhan pelanggan dengan memperhatikan jumlah penjualan dan waktu pengadaan produk tersebut. Kesalahan dalam mengelola data historis pelanggan dan safety stock dapat menurunkan kualitas service perusahaan tersebut. Demi meningkatkan kualitas layanan dan juga kinerja perusahaan dalam berbagai aspek, PT.Subur Ban mandiri harus selalu siap dalam melakukan peningkatan kinerja dan pengembangan strategi bisnis perusahaan. Untuk melakukan peningkatan tersebut maka diperlukan perbaikan dari fungsi sistem informasi kedalam rancangan Enterprise Architecture. Perancangan dan penerapan Enterprise Architecture yang digunakan untuk sistem informasi PT.Subur Ban Mandiri adalah framework TOGAF ADM, karena fleksibel dan juga menyediakan método untuk membangun, mengelola dan dapat memenuhi kebutuhan dalam pengembangan perusahaan mulai dari peningkatan kualitas service, stock, data historis pelanggan strategi bisnis dan teknologi yang membuat keputusan bagi stakeholder.Kata Kunci-enterprise architecture, TOGAF ADM, service, sparepart
Analisis dan Perancangan Enterprise Architecture pada Instalasi Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M Djamil Padang dengan Menggunakan Pendekatan TOGAF ADM Yuda, Chairiandi Putra; Fauzi, Rokhman; Jacob, Deden Witarsyah
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-RSUP Dr. M. Djamil Padang adalah RS kelas A Pendidikan yang dinyatakan lulus Akreditasi Paripurna pada tanggal 31 Desember 2018 dan Akreditasi Internasional pada tanggal 9 April 2019 oleh Komisi Akreditasi RS (KARS) Internasional. Kegiatan utama RSUP Dr. M. Djamil Padang memberikan pelayanan kesehatan spesialis dan sub-spesialis kepada pasien. Untuk mempermudah tugas dan kegiatan yang ada di RSUP Dr. M. Djamil Padang maka perlu didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi. Pelayanan medis yang belum didukung oleh suatu pemanfaatan teknologi secara optimal akan menimbulkan suatu permasalahan terutama berkaitan dengan pelayanan medis kepada para pasien. Tujuan penelitian ini adalah membuat blueprint enterprise architecture di rumah sakit umum pusat Dr. M. Djamil Padang sebagai pedoman pencapaian tujuan organisasi dan konsep yang dipakai menggunakan TOGAF ADM. TOGAF ADM merupakan metodologi yang lengkap. Banyak organisasi yang tidak memahami secara jelas bagaimana tahapan-tahapan dari metodologi tersebut diterjemahkan kedalam aktivitas perancangan arsitektur enterprise. Hasil dari penelitian ini berupa IT roadmap untuk memberikan rekomendasi yang dapat digunakan oleh RSUP Dr. M. Djamil Padang dalam pembangunan teknologi informasi.Kata Kunci-Arsitektur Enterprise, TOGAF ADM
Implmentasi Risk Assessment atas Teknologi Informasi di Divisi Infrastruktur Pertanahan Dinas Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Menggunakan ISO 27005:2008 Andrian, Harry; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informatika tentang Pusat Koordinasi Penanganan Insiden Keamanan Informasi Pemerintahan. Pada undang-undang Nomor 41 Tahun 2007 di jelaskan Panduan Umun Tata Kelola Teknologi Informasi dam Komunikasi Nasional Dan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden dan dipimpin oleh Kepala. (Sesuai dengan Perpres No. 63 Tahun 2013). Kementrian dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional mempunyai tugas melaksanakan di bidang pertanahan secara nasional, regional dan sectoral sesusai dengan peraturan perundang-undangan. Dinas ATR/BPN memiliki penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan TI dan proses bisnis pada divisi Infrastruktur Pertanahan. Akan tetapi, penerapan tersebut belum sepenuhnya menilai adanya ancaman pada aset TI di divisi Infrastruktur Pertanahan dan menilai seberapa jauh kontrol yang sudah ada dapat mengurangi ancaman maupun risiko yang akan datang serta dampaknya. Implementasi dan penilaian risk assessment terhadap aset TI dilakukan menggunakan ISO 27005 yang difokuskan untuk melakukan pengelolaan/kontrol terhadap risiko TI. Penerapan risk assessment dilakukan dengan mengacu pada risk scenario pada ISO 27005. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi risk scenario pada aset TI berdasarkan penilaian kontrol yang adaKata Kunci-ISO 27005, risk assessment, risk scenario, ISO 27001, level of risk, risk treatment.
Perancangan Enterprise Architecture pada Fungsi Toserba Koperasi Keluarga Besar Semen Padang Menggunakan TOGAF ADM Afif, Fuad Al; Fauzi, Rokhman; Nurtrisha, Widyatasya Agustika
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Koperasi Keluarga Besar Semen Padang (KKSP) adalah badan usaha koperasi yang berusaha dalam bidang perdagangan, distribusi transportasi dan jasa dengan lingkupan usaha yang dapat dibagi menjadi dua unit, yaitu unit komersil dan unit 13 afiliasi. Walaupun KKSP termasuk salah satu koperasi yang besar, sistem informasi dalam proses bisnis nya masih banyak dilakukan secara manual. Khususnya dalam fungsi Toserba, Semua proses dalam Fungsi Toserba dalam KKSP masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu , diperlukan Enterprise Architecture (EA) menggunakan kerangka kerja atau framework Enterprise Architecture TOGAF (The Open Group Architecture Framework) dalam mengatasi permasalahan yang ada pada fungsi Toserba dan memberikan gambaran integrasi dalam pemodelan dan perancangan teknologi informasi untuk mengorganisir penerapan Teknologi Iinformasi yangs sesuai dengan kebutuhan organisasi. TOGAF ADM dapat memenuhi kebutuhan perancangan Master Plan TI berbasis Enterprise Architecture. Dalam penelitian kali ini dengan menggunakan TOGAF ADM, dengan dilakukan pererancang Enterprise Architecture pada fase Preliminary Phase, Business Data Architecture Architecture,Application Architecture , Technology Architecture, Opportuinities and Solutions, dan Migration Planning dengan membandingkan keadaan eksisting dan keadaan targeting dari Perusahaan Industri dan Manufaktur terkait Master Plan IT tersebut.Kata Kunci-koperasi keluarga besar semen padang ,toserba, enterprise architecture, TOGAF ADM
Analisis Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi Pada Pt Dunia Boga Indonesia Yang Mengacu Pada Itil V3 Domain Service Design (Process Catalog Management, Level Management) Al Baihaqy, Muhammad; Fauzi, Rokhman; Adhitya Nugrahan, Ryan
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Teknologi informasi merupakan perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan serta manajemen sistem informasi berbasis komputer, khususnya perangkat keras atau perangkat lunak. Teknologi informasi digunakan untuk pengelolaan informasi yang pada saat ini menjadi salah satu bagian penting karena peningkatan informasi yang setiap saat berubah rubah atau bertambah dan sangat berguna bagi orgnasisasi atau perusahaan. PT Dunia Boga Indonesia yang juga membutuhkan manajemen layanan TI untuk memaksimalkan TI sesuai dengan keinginan pengguna dan mampu memberikan value untuk perusahaan. Pada penelitian ini menggunakan framework Infrastructure Technology Informastion Library (ITIL) Versi 3 yang mengacu pada Service Design. PT Dunia Boga Indonesia menerapkan manajemen layanan TI untuk menyelesaikan masalah kualitas layanan. Penelitian diawali dengan identifikasi masalah, analisis data dan solusi dari penelitian yang dilakukan. Dengan Metode yang digunakan seperti wawancara dan observasi, sehingga peneliti mendapatkan hasil dari metode yang akan di analisis dan mendapatkan hasil yang dapat di terapkan oleh perusahaan. Kata Kunci: ITSM, ITIL, Service Operation, Identifikasi Data, SOP.