Pelawi, Arabta Malem Peraten
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN KESEHATAN PASIEN RAWAT JALAN DI POLI UMUM PUSKESMAS BOJONG MENTENG TAHUN 2022: THE RELATIONSHIP BETWEEN NURSE THERAPEUTIC COMMUNICATION WITH HEALTH SERVICE SATISFACTION LEVEL OF OUTPATIENT PATIENTS AT PUBLIC POLY OF BOJONG MENTENG HEALTH CENTER, 2022 Ulya, Asri Riyashatul; Anggraini, Ani; Pelawi, Arabta Malem Peraten
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v5i1.74

Abstract

Komunikasi lebih penting dalam profesi keperawatan karena komunikasi adalah metode utama dari proses keperawatan. Komunikasi terapeutik meliputi komunikasi interpersonal dengan titik awal saling pengertian antara perawat dan pasien. Kepuasan pasien adalah tingkat kepuasan yang dialami pasien sebagai akibat dari proses pemberian pelayanan kesehatan yang memenuhi harapannya. Pasien merasa penting dan aman dengan berbagi perasaan dan pengalaman mereka. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pelayanan Kesehatan Pasien Rawat Jalan Di Poli Umum Puskesmas Bojong Menteng Tahun 2022 Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Desain Cross Sectional, dengan jumlah populasi dan sampel 113 Responden dihitung menggunakan rumus slovin dan di tetapkan dengan uji Spearman Rank pada SPSS Dalam hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian (Astutik, 2018).Berdasarkan data dan hasil analisis dengan uji Kolmogorov-Smirnov diperoleh p value = 0,000 (p<0,05), yang berarti ada hubungan bermakna antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien. banyaknya keluhan tentang asuhan professional. Terdapat Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pelayanan Kesehatan Pasien Rawat Jalan Di Poli Umum Puskesmas Bojong Menteng Tahun 2022.
Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Media Video terhadap Perilaku Pencegahan Diare pada Anak Lidiasari, Dila Aprina; Simamora, Rotua Suriany; Pelawi, Arabta Malem Peraten
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2727

Abstract

Diare salah satu kasus tingkatan kematian tercantum dalam catatan pemicu kematian terbanyak di dunia, 1, 5 juta ataupun 2, 7% kematian secara totalitas diakibatkan oleh saluran pencernaan. Penyakit diare di Indonesia masih terkategori penyakit anak. Salah satu perilaku pencegahan diare salah satunya mencuci tangan yang baik dan benar. Meskipun demikian, perilaku pencegahan diare masih belum banyak mengerti cara pencegahannya. Edukasi kesehatan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan tentang perilaku pencegahan diare. Edukasi kesehatan yang akan dilakukan peneliti dalam peningkatan perilaku pencegahan diare adalah dengan media video.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan terhadap perilaku pencegahan diare pada anak di SDN Cilentung 1 Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimen, atau yang memiliki perlakuan dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa/siswi menggunakan sampling quota sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa kuesioner dan kemudian data dianalisis menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menggunakan Uji Paired T-Test sebelum diberikan perlakuan mayoritas tingkat perilaku siswa/siswi dalam kategori kurang, sebanyak 15 responden dengan mean 42,57. Sedangkan sesudah diberikan perlakuan perilaku pencegahan diare dalam kategori baik, 30 responden dengan mean 60,53 dan p value sebesar 0,00 (p value <0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat perilaku siswa/siswi tentang pencegahan diare di SDN Cilentung 1 pada saat sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan menggunakan media video.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien TB Paru dengan Upaya Pencegahan Penularan TB Paru Fikri, Muhammad; Pelawi, Arabta Malem Peraten; Deniati, Kiki
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2805

Abstract

Penyakit TB paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, yang mengeluarkan bakteri tersebut ke udara misalnya melalui batuk. Kasus TB paru di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2022 tenaga kesehatan Indonesia berhasil mendeteksi kasus TB paru terbaru sebanyak 700 ribu kasus, jumlah kasus tersebut merupakan capaian tertinggi. Meningkatnya kasus TB paru dipengaruhi oleh perilaku penderita TB paru yang tidak melakukan pencegahan penularan seperti menerapkan etika batuk dengan menutup mulut jika batuk atau bersin dan membuang dahak tidak di tempat terbuka. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan penderita tentang perilaku pencegahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien TB paru dengan upaya pencegahan penularan TB paru di Puskesmas Sriamur tahun 2023. Metode jenis penelitian menggunakan kuantitatif, desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 responden penderita TB Paru di Puskesmas Sriamur, dengan teknik sampling non-probability yaitu total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner tentang pengetahuan TB Paru dan upaya pencegahan penularan TB Paru. Analisa menggunakan uji Univariat, uji Chi-Square. Hasil penelitian tingkat pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Sriamur menunjukan bahwa mayoritas dalam kategori baik sejumlah 26 responden (54,2%), upaya pencegahan yang dimiliki pasien TB Paru di Puskesmas sriamur menunjukan bahwa mayoritas dalam kategori baik sejumlah 26 responden (54,2%). Hasil uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% diperoleh P-Value dengan hasil (0,000) < nilai α (0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak, artinya ada Hubungan Tingkat Pengetahuan TB Paru Dengan Upaya Pencegahan Penularan TB Paru di Puskesmas Sriamur Tahun 2023.
Hubungan Edukasi Keluarga dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat pada Pasien TB Paru Ananda, Dea Fitri; Pelawi, Arabta Malem Peraten; Meliyana, Ernauli
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2875

Abstract

Tuberkulosis telah menjadi masalah kesehatan global yang sebagian besar terjadi di Negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu penentu keberhasilan terapi TB paru adalah kepatuhan pengobatan atau minum obat, ketidakpatuhan dapat mengakibatkan kekambuhan atau kegagalan pengobatan. Edukasi sangat mempengaruhi aturan pasien dalam minum obat. Oleh karena itu salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat yaitu edukasi keluarga terhadap penderita TB paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan edukasi keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas Mustika Jaya, Kota Bekasi, menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan jenis penelitian analitik cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Mustika Jaya, sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling (Proportione Stratifed Sampling) dan Purposive Sampling. Hasil analisa statistic menggunakan Uji Fisher’s diperoleh nilai P Value sebesar 0,003≤0,05. Hal ini menunjukan bahwah H0 ditolak. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan antara edukasi keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas Mustika Jaya.
Hubungan Tingkat Pengetahuan HIV/AIDS dengan Stigma dan Diskriminasi Masyarakat Oliviawati, Mega; Bunga, Dinda Nur Fajri Hidayati; Pelawi, Arabta Malem Peraten
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.2876

Abstract

HIV/AIDS adalah masalah besar yang mengancam Indonesia dan banyak negara di seluruh dunia. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS, sedangkan penderita AIDS membutuhkan pengobatan ARV untuk mencegah terjadinya infeksi oportunistik dengan berbagai komplikasinya. Salah satu hambatan paling besar dalam pencegah dan penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia yaitu masih tingginya stigma dan diskriminasi pada ODHA. Informasi dan pengalaman yang kurang oleh masyarakat umum mengenai HIV/AIDS merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya stigma. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan tingkat pengetahuan HIV/AIDS dengan stigma dan diskriminasi masyarakat di puskesmas Campaka Kabupaten Purwakarta 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analitik cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang datang ke Puskesmas Campaka dalam waktu 3 hari dengan rata-rata kunjungan sebanyak 240 orang di Kabupaten Purwakarta. Teknik pengambilan data dengan menggunakan metode purposive sampling. Menggunakan instrumen berupa angket. Hasil Penelitian didapatkan bahwa dengan tingkat signifikan 95% atau nilai  5% (0,05) hasil uji Chi-Square di peroleh p value (0,000) < nilai  (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak. Dapat disimpulkan terdapat hubungan tingkat pengetahuan HIV/AIDS dengan stigma dan diskriminasi masyarakat di puskesmas Campaka Kabupaten Purwakarta 2023.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Anggota Keluarga yang di Rawat di Ruang ICU Azzahra, Fazra Latifah; Pelawi, Arabta Malem Peraten; Indrawati, Lina
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2928

Abstract

Komunikasi merupakan unsur yang dibutuhkan untuk melaksanakan proses keperawatan kepada keluarga pasien, dalam istilah kesehatan disebut komunikasi terapeutik. Komunikasi terapeutik perawat merupakan komunikasi yang dilakukan perawat dan pasien dalam menjalin komunikasi profesional perawat. Dengan berkomunikasi perawat dapat mendengarkan perasaan pasien maupun keluarganya dan menjelaskan prosedur tindakan keperawatan. Komunikasi terapeutik ini memegang peranan penting dalam membantu pasien memecahkan masalah yang dihadapi. Karena bertujuan untuk terapi kesembuhan maka komunikasi dalam keperawatan disebut komunikasi terapeutik. Ahli teori keperawatan telah menganjurkan penggunaan terapeutik diri sendiri untuk mengembangkan hubungan interpersonal dengan pasien yang mengarah pada proses kesembuhan dan kesehatan. Salah satu faktor yang dapat mengurangi perasaan cemas dalam keluarga adalah adanya dukungan informasi yang jelas dari staf medis berkaitan dengan penyakit pasien dan tindakan yang dapat diambil untuk keselamatan pasien. Perawat dapat berperan dalam mengurangi kecemasan yang dialami oleh keluarga pasien, hal ini bisa dilakukan dengan teknik komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat ICU Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Di Rumah Sakit Rawalumbu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu keluarga pasien yang berjumlah 62 keluarga pasien. Sampel dalam penelitian ini yaitu 62 keluarga pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan metode Non Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa dari 62 responden, sebanyak 25 responden (40,3%) mengatakan komunikasi terapeutik perawat ICU baik dan sebagian keluarga pasien mengalami kecemasan ringan sebanyak 23 responden (37,1%) dan nilai P Value sebesar 0,000 < nilai α (0,05). Dapat disimpulkan ada hubungan komunikasi terapeutik perawat ICU dengan tingkat kecemasan keluarga di Rumah Sakit Rawalumbu.
Hubungan Stunting dengan Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak Balita Shoofiyah, Salmaa; Pelawi, Arabta Malem Peraten; Dedu, Baltasar Serilus Sanggu
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.2929

Abstract

Pemerintah Indonesia saat ini berfokus menyelesaikan berbagai masalah kesehatan, salah satunya masalah gizi yang disebut stunting. Stunting menjadi masalah karena dikaitkan dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas, perkembangan otak yang kurang optimal yang berujung pada keterbelakangan mental dan motorik. Salah satu dari dampak jangka panjangnya yaitu pertumbuhan yang terganggu sehingga memiliki konsekuensi fungsional yang merugikan pada anak, seperti kognitif dan kinerja pendidikan yang buruk, upah yang rendah saat dewasa, dan kehilangan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stunting dengan perkembangan kemampuan kognitif anak balita di wilayah kerja Puskesmas Kalangsari tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan design observasiuonal analtik. Untuk menguji hubungan antar variabel menggunakan metode cross sectional dengan analisa data menggunakan Fisher's Exact Test. Populasi pada penelitian ini ibu dan anak balita yang mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Kalangsari yang berjumlah 144 orang dengan jumlah sampel 28 orang. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah purposive sampling dan instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan dijelaskan bahwa nilai signifikansi hubungan antara stunting dengan perkembangan kemampuan kognitif adalah p value (0.035) < (0.05), sehingga dapat diartikan terdapat hubungan stunting dengan perkembangan kemampuan kognitif di wilayah kerja Puskesmas Kalangsari tahun 2023.
Pengaruh Afirmasi Positif terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien TBC Pelawi, Arabta Malem Peraten; Roulita, Roulita; Silitonga, Riris Ocktryna; Ananda, Dea Fitri; Sakinah, Enjel Ajkia
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3073

Abstract

Tuberkulosis menjadi masalah kesehatan terbesar di dunia. Untuk mengatasi masalah TB Paru salah satunya adalah mempengaruhi pemikiran seseorang untuk yang disebut dengan afirmasi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh afirmasi positif terhadap kepatuhan minum obat pada pasien TBC di Puskesmas Mustika Jaya, Desain penelitian Pre-eksperimental data dikumpulkan menggunakan tipe one group pretest-posttest dengan alat kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Populasi penelitian ini adalah pasien TBC di Puskesmas Mustika Jaya, sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk untuk menentukan distribusi data dan analisis bivariat menggunakan Paired sample t-test. Hasil analisis sebelum menerima afirmasi positif, tingkat kepatuhan minum obat TBC dinilai rendah, dengan mean sebesar 10,20 dari 30 responden. Setelah mendapatkan afirmasi positif, tingkat kepatuhan minum obat TBC meningkat menjadi tinggi, dengan mean sebesar 14,03 dari 30 responden, dan P Value sebesar (0,000) < alpha (0,05). Temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat kepatuhan minum obat pasien TBC setelah diberikan afirmasi positif.