Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Intervensi Program Dapur Sehat Atasi Stunting pada Tingkat Pengetahuan Ibu serta Praktik Pemberian Makanan Tambahan Balita Febriyanti, Putri Ayu; Solehah, Novia Zuriatun; Jauhari, M. Thonthowi
Nutriology : Jurnal Pangan,Gizi,Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v5i1.3551

Abstract

Balita merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi, salah satunya stunting. Stunting merupakankeadaan kekurangan gizi kronis yang dapat menghambat proses pertumbuhan dan perkembangan anak balita.Tingginya angka stunting di Nusa Tenggara Barat menjadi perhatian bersama pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi program dapur sehat atasi stunting terhadap tingkat pengetahuan ibu dan praktik pemberian makanan tambahan balita. Penelitian ini menggunakan metode Pre Experimental dengan pendekatan One group Pretest & Posttest. Populasi penelitian ini sebanyak 119 balita, dan responden sebanyak 61 responden. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian ini didapatkan p value (0.000 < 0.05) artinya ada pengaruh intervensi program dapur sehat atasi stunting terhadap tingkat pengetahuan ibu, hasil lainnya didaptkan p value (0.000 < 0.05) artinya ada pengaruh intervensi program terhadap praktik pemberian makanan tambahan balita stunting. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan ada pengaruh intervensi program dapur sehat atasi stunting terhadap pengetahuan ibu dan praktik pemberian makanan tambahan pada balita.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang pada Siswa siswi di SMPN 1 Peringgarata Lombok Tengah Ardian, Junendri; Jauhari, M. Thonthowi; Rahmiati, Baiq Fitria; Naktiani, Wayan Canny; Solehah, Novia Zuriatun
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Juni)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v1i4.244

Abstract

Adolescents are prone to nutritional problems, specific malnutrition problems such as anemia and overweight can also be experienced by adolescents. Nutritional problems in adolescents can occur due to bad eating patterns, this stems from a lack of knowledge about balanced nutrition among adolescents. The implementation of this community service was carried out with a pretest and posttest design regarding balanced nutritional knowledge of students, in addition to that, nutritional status assessments and nutritional consultations were also carried out for students as targets. To measure the success of the activity, the service team held a quiz pre- and post-test by answering questions, after which a nutrition consultation was carried out. From the pre-test results it was found that students' knowledge about hypertension in adolescents was still very low, while the post-test results showed an increase in students' knowledge about balanced nutrition. This community service shows that knowledge about balanced nutrition in adolescents can be increased through education about the importance of adolescents knowing the intake of good nutrition according to their needs and age.
Pentingnya Pola Konsumsi Makanan Bergizi Pada Remaja Untuk Menjaga Indeks Masa Tubuh (IMT) Dalam Rentang Normal Sukanty, Ni Made Wiasty; Solehah, Novia Zuriatun; Jauhari, M. Thonthowi; Ardian, Junendri; Santika, I Gede Panji
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i1.2193

Abstract

Kualitas kesehatan remaja memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pada saat ini remaja sangat menyukai pola konsumsi makanan cepat saji. Hal ini dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan lingkungan. Meskipun lebih praktis, makanan cepat saji dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Pemantauan status gizi melalui pengukuran indeks masa tubuh (IMT) menjadi salah satu cara mencegah timbulnya masalah kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pola konsumsi makanan bergizi untuk menjaga IMT dalam rentang normal. Kegiatan pengabdian berupa pengukuran IMT dan penyuluhan pola konsumsi makanan bergizi yang diberikan kepada 23 siswa SMAN 1 Gerung. Hasil pengukuran menunjukkan 10 orang termasuk dalam kategori underweight, 12 orang normal, dan 1 orang overweight. Setelah diberikan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan yang ditandai dengan kemampuan siswa menjawab pertanyaan dengan tepat. Melalui kegiatan penyuluhan ini diharapkan siswa lebih memerhatikan makanan yang dikonsumsi untuk menjaga agar nilai IMT tetap berada pada rentang nilai normal.
Improving Classification Performance on Imbalanced Stroke Datasets Using Oversampling Techniques Innuddin, Muhammad; Hairani; Jauhari, M. Thonthowi; Mardedi, Lalu Zazuli Azhar
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 9 No 5 (2025): October 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v9i5.6859

Abstract

Stroke is the second leading cause of death worldwide and a major factor in long-term disability. Although early detection based on machine learning continues to be developed, it still faces challenges in the form of data imbalance, which can reduce classification performance. This study aimed to evaluate the effectiveness of several oversampling techniques, such as SMOTE, Borderline-SMOTE, and SVM-SMOTE, in improving the performance of stroke classification models on imbalanced data. The methods used included the application of three oversampling techniques, namely SMOTE, Borderline-SMOTE, and SVM-SMOTE, to balance the data distribution. Furthermore, Random Forest and XGBoost algorithms were used as classification models to identify stroke cases. The results of this study show that the use of oversampling techniques significantly improves model performance, especially in MCC and AUC metrics, compared to models without oversampling. Borderline-SMOTE provides the best results, with the highest accuracy of 96.45% on Random Forest and 96.41% on XGBoost, as well as MCC and AUC values that are consistently superior to other techniques. Furthermore, this study highlights that the use of Borderline-SMOTE significantly enhances model performance, as evidenced by an increase in MCC of 87.51% and an AUC of 45.40% in Random Forest, along with an increase in MCC of 76.52% and an AUC of 41.81% in XGBoost. These findings confirm that Borderline-SMOTE is an effective approach for dealing with data imbalance and improving the model's ability to detect minority classes in stroke classification.
Penerapan Lima Pilar Strategi Penanganan Stunting Melalui Program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) Dengan Pemanfaatan Sumber Daya Pangan Lokal Sukanty, Ni Made Wiasty; Jauhari, M. Thonthowi; Ardian, Junendri; Rahmiati, Baiq Fitria; Anwariah, Jukhairiatun; Sari, Erna; Putri, Baiq Amelia Eka Helvyana
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.5193

Abstract

Angka kejadian stunting di Kabupaten Lombok Tengah masih di atas batas yang ditetapkan WHO. Salah satu cara untuk mencegah stunting yaitu dengan memenuhi kebutuhan gizi balita, salah satunya melalui asupan protein. Keong sawah merupakan sumber pangan lokal tinggi protein yang mudah ditemui di Kabupaten Lombok Tengah, namun masyarakat belum memanfaatkannya dengan maksimal. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat olahan pangan berbahan dasar sumber pangan lokal yaitu nuget keong sawah, dan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai cara pengemasan produk. Kegiatan diadakan di Desa Jelantik dengan jumlah peserta 18 orang. Tingkat pengetahuan ibu mengenai stunting diukur menggunakan kuesioner pre test dan post test yang diuji menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai α = 0,05. Hasilnya yaitu 11 orang mengalami peningkatan pengetahuan. Hasil ini secara statistik memiliki nilai p = 0,005. Dengan kata lain, terjadi peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan penyuluhan. Selama kegiatan berlangsung peserta terlihat sangat antusias yang ditandai dengan peserta dapat menjawab pertanyaan pemateri dengan baik dan adanya umpan balik berupa beberapa pertanyaan dari peserta. Pada sesi demo masak nuget keong sawah, peserta diminta untuk memberi penilaian mengenai warna, aroma, tekstur, dan rasa nuget keong sawah. Rata-rata masyarakat suka terhadap warna, tekstur, dan rasa nuget keong sawah, namun agak suka pada bagian rasa. Dari kegiatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan dan demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai stunting dan pengemasan produk, dan pemanfaatan sumber pangan lokal untuk mengatasi stunting.
Pengaruh Frekuensi Penggorengan dan Penambahan Sari Mengkudu (Morindacitrifolia) terhadap Jumlah Asam Lemak Trans pada Minyak Jelantah Rahmiati, Baiq Fitria; Jauhari, M. Thonthowi; Ardian, Junendri; Aini, Quratu
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v1i1.732

Abstract

The development of various degenerative diseases is very rapid. Degenerative disease is a medical term to describe a disease that arises as a result of the deterioration of the function of the body's cells from a normal state that becomes worse or the level of cell activity in the body decreases.Degenerative disease was caused by over consuming high trans fatty acid that exist in fried foods with reused cooking oil. The cooking oil that used to fry food repeatedly contained high trans fatty acid. Noni fruits contained antioxidant which can prevent formation of trans fatty acid by obstructing oxidation reaction. . The objective of this research was to determine the effect of fried frequency and noni juice addition in the amount of trans fatty acid optimally. This research used Randomized Experimental Design Split Plot 4x5x2. Treatments applied were addition of noni juice in various volume (0 ml, 45 ml, 50 ml, 55 ml), and frying frequency of cooking oil (G1, G2, G3, G4, G5). The result of this research were frying frequency affect the increase of trans fatty acid (p=0.000) and the addition of noni juice affect the decrease of trans fatty acid (p=0.005) but interaction between frying frequency and addition of noni juice did not affect the amount of trans fatty acids (p=0.71). Volume of noni juice which can reduced trans fatty acid optimally is 55 ml of noni juice in second frying. In conclusion, the amount of trans fatty acid affected by frying frequency and addition of noni juice.
Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah terhadap Penurunan Kadar Ldl (Low Density Lipoprotein) dan Kolesterol Total Ardian, Junendri; Jauhari, M. Thonthowi; Rahmiati, Baiq Fitria
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v1i1.733

Abstract

Objective: The purpose of this research is analyzing the influence’s of guava juice intake for LDL’s levels and cholestrol’s total at the age of 40 – 70 years old.Method: Kind of this research is True Experimental researchs with Pre and Post Test Control Group designs. Populations in this research are 20 housewifes with hypercholesterolmia and separated into two groups, the first group is guava juice’s intervention group, and the second is control group with mineral water’s intervention.Results: The result in this research shows that guava juice’s has intake for LDL’s levels and cholestrol’s total at the age of 40 – 70 years old. The test that used for the research is Paired T Test. Cholesterol total levels for guava juice’s intervention has decreased significantly as much as 13,4 mg/dl (with p<0,05) and LDL’s levels has decreased significantly 14,4 mg/dl(with p<0,05). While for the control group cholesterol total levels has increased 6,8 mg/dl but it doen’t mean (with p>0,05) and LDL’s levels has increased too as much as 13,0 mg/dl but it didn’t mean (with p>0,05).Conclusion:Total cholesterol levels in distributioning guava juice decrease significantly 13.4 mg / dl (p <0.05) and LDL levels decreased significantly 14.4 mg / dl (p <0.05). Whereas in the control group total cholesterol levels increased 6.8 mg / dl but were not significant (p> 0.05) and LDL levels increased 13.0 mg / dl but were not significant (p> 0.05).
Hubungan Status Gizi dan Konsumsi Pangan Sumber Antioksidan dengan Tingkat Morbiditas Biomarker Covid-19 Rahmiati, Baiq Fitria; Jauhari, M. Thonthowi; Naktiany, Wayan Canny; Ardian, Junendri; Yunika, Regina Pricilia
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v2i2.1649

Abstract

Abstrak Morbiditas atau kesakitan covid-19 merupakan tanda dan gejala yang terjadi jika seseorang terindikasi mengalami penularan coronavirus. Hal ini dikarenakan oleh sistem imunitas pada tubuh seseorang tersebut melemah. Sistem imun yang baik dapat menghalau berbagai virus yang masuk ke tubuh, salah satunya Coronavirus. Dalam bidang gizi, antioksidan dikenal sebagai zat gizi yang mampu meningkatkan dan memaksimalkan kinerja dari sistem imunitas tubuh. Selain itu, status gizi seseorang juga menentukan bagaimana sistem imun ini bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari status gizi dan konsumsi pangan terhadap biomarker Covid-19. Penelitian ini akan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengambil data terkait konsumsi pangan sumber antioksidan, mengukur status gizi responden secara langsung dan mengaitkan hasilnya dengan morbiditas penanda covid 19. Hasil yang ditemukan adalah Terdapat pengaruh kedua faktor yaitu status gizi dan konsumsi pangan terhadap morbiditas penanda Covid 19. Faktor yang lebih berpengaruh terhadap penanda morbiditas Covid 19 adalah konsumsi pangan sumber antioksidan.
Studi Pembuatan Cookies Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Tepung Biji Kacang Hijau (Vigna Radiata) Putri, Aida; Ardian, Junendri; Jauhari, M. Thonthowi
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v3i1.1929

Abstract

Daun kelor dan kacang hijau merupakan tanaman lokal Indonesia yang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi namun pemanfaatannya masih kurang. Daun kelor dan biji kacang hijau sebagai sumber protein nabati yang dapat menjadi bahan makanan alternative yang dapat disubtitusikan tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau ke dalam bentuk cookies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa uji kesukaan pada warna, aroma, tekstur dan rasa serta kandungan protein yang terdapat pada cookies. Metodologi: Penelitian ekspremental ini menggunakan rancangan acak lengkap. Uji Organoleptik dilakukan dengan menggunakan metode hedonik. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 31 sampel mahasiswi Universitas Bumigora. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada hasil uji organoleptik atau uji kesukaan pada produk cookies tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau pada uji kruskal wallis aroma tekstur, dan rasa hasil signifikansi terhadap aroma (0,025) , tektur (0,000) dan rasa 0,001 (p<0,05) yang berarti H1 diterima H0 ditolak signifikan terhadap aroma, tekstur dan rasa. Pada kadar protein tertinggi pada perlakuan t3 dengan kombinasi tepung daun kelor dan tepung kacang hijau sebesar 16,27 %. Kesimpulan Organoleptik yang didapatkan signifikan terhadap aroma, tekstur dan rasa pada cookies tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau karena p<0,05. Kadar protein tertinggi diperoleh pada perlakuan t3 yaitu sebesar 16,27 %.
Pengaruh Nugget Ikan Kakap Terhadap Perubahan Tinggi Badan Balita Stunting Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Puskesmas Alas Septiana, Tira; Rahmiati, Baiq Fitria; Jauhari, M. Thonthowi
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v3i1.1994

Abstract

Abstrak Balita yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan yang tidak maksimal, serta menjadikan anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan di masa depan dapat berisiko pada menurunnya tingkat produktivitas. Salah satu cara menurunkan angka stunting yaitu dengan meningkatkan asupan protein. Olahan nugget ikan kakap dibuat agar dapat dikonsumsi dan diterima oleh balita stunting. Kemudian dilakukan uji hedonik kepada 10 panelis terlatih. Penelitian ini terdiri dari 16 balita kelompok kasus dan 16 balita kelompok kontrol yang sudah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dan diukur tinggi badannya sebagai tinggi badan awal serta dilakukan recall protein awal. Kelompok kasus diberikan intervensi nugget ikan kakap, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Penelitian dilakukan selama 1 bulan penuh dan dilakukan pengukuran tinggi badan kembali sebagai tinggi badan akhir dan recall protein akhir. Analisis pengaruh nugget ikan kakap dilakukan uji statistik General Linear Model (GLM). Hasil uji statistik diperoleh data yang berdistribusi normal dan homogen (α > 0,05). Hasil uji paired sample t test diperoleh nilai sig. < 0,05, artinya ada perbedaan tinggi badan yang bermakna antara kelompok kasus dan kelompok kontrol. Hasil uji GLM diperoleh nilai adjusted r square=0,361 dan p value=0,146, yang berarti tidak ada pengaruh yang signifikan, hanya sebesar 36% pengaruh nugget ikan kakap terhadap perubahan tinggi badan balita stunting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh nugget ikan kakap terhadap perubahan tinggi badan balita stunting. Kata Kunci: Nugget Ikan Kakap, Balita Stunting, Tinggi Badan