Penelitian ini mengkaji pengaruh kualitas aset terhadap profitabilitas bank di Indonesia dengan peran mediasi likuiditas. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya pengelolaan risiko kredit dan likuiditas dalam menjaga kesehatan dan keberlanjutan sektor perbankan nasional, terutama di tengah tantangan ekonomi dan regulasi yang dinamis. Kualitas aset diukur menggunakan rasio Non-Performing Loan (NPL), likuiditas dengan Loan to Deposit Ratio (LDR), dan profitabilitas dengan Return on Assets (ROA). Tujuan utama penelitian adalah untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas bank. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data panel menggunakan software EViews 12.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi populasi dengan objek seluruh bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024, yang berjumlah 40 bank. Data yang dianalisis merupakan data panel dengan 200 observasi, yang diperoleh dari 40 unit cross-sectional yang diamati selama 5 periode waktu (40 bank x 5 tahun). Uji asumsi klasik seperti normalitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas dilakukan untuk memastikan validitas model. Analisis regresi data panel dengan model random effect dipilih berdasarkan hasil uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Pengujian hipotesis menggunakan uji t dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas aset berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Namun, pengaruh kualitas aset terhadap likuiditas tidak signifikan, sehingga mediasi likuiditas dalam hubungan kualitas aset dan profitabilitas juga tidak signifikan secara statistik. Kesimpulannya, kualitas aset dan likuiditas adalah dua pilar penopang profitabilitas yang harus dibangun secara paralel, bukan secara berurutan, dalam strategi pengelolaan bank. Disarankan agar manajemen bank dan regulator memperkuat kebijakan pengelolaan risiko kredit dan likuiditas secara terpadu untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan sektor perbankan nasional. Penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel dan metode analisis untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Kata kunci: kualitas aset, profitabilitas, likuiditas, perbankan