Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Kaitannya Terhadap Pemilihan Tenaga Penolong Persalinan pada Ibu Bersalin Anggraeni, Legina; Safitri, Intan Ayu; Nurdini, Lia; Martha, Evi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu masih menjadi momok bagi Indonesia walaupun tren kematian ibu sudah menurundari tahun ketahun. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan cakupan pelayananpersalinan ditolong oleh tenaga kesehatan dan di fasilitas kesehatan belum maksimal dirasakan. Banyakfaktor yang melatar belakangi cakupan persalinan di berbagai daerah belum mencapai target.  Penelitian inibermaksud untuk melihat hubungan atara tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap pemilihantenaga penolong persalinan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan di DesaTanjung Tiga Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang Jawa Barat pada periode Desember 2021-Juli 2022.Sampel yang digunakan adalalah ibu bersalin dalam kurun waktu Desember 2021-Juli 2022 sebanyak 59orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Uji chi-square digunakan untuk melihathubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan responden memilikipengetahuan (71,2%), dukungan keluarga mayoritas (64,4%) dan pemilihan tenaga penolong persalinanmayoritas (61%) memilih tenaga kesehatan. Hasil uji chi-square didapatkan bahwa tingkat pengetahuanmemiliki p-value 0,0001 dengan nilai (OR:  0,013; CI  95%:  0,001 -0,11) dan dukungan keluarga memilikip-value 0,004 dengan (OR: 6,667; CI 95%1,68: -26,451). Baik variabel tingkat pengetahuan dan dukungankeluarga mimiliki hubungan yang bermakna dengan pemilihan penolong persalinan.  Kata Kunci: Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Tenaga Penolong Persalinan, Dukun Bayi, Paraji
POTENSI EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Streptococcus pyogenes Nurdini, Lia; Dermawan, Asep; Ilmi Sufa, Hafizah; Rohayati
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

S. pyogenes is the primary cause of acute pharyngitis. The inappropriate, repeated, and irregular use of antibiotics can lead to resistance. One alternative is to utilize plants containing antibacterial compounds. This study aims to identify the concentration and contact time of fragrant pandan leaf extract that has the potential to inhibit the growth of S. pyogenes. The method applied in this study is the disk diffusion test with fragrant pandan leaf extract at concentrations of 20%, 40%, and 60%, with contact periods of 24 hours and 48 hours. Bacitracin was used as a positive control, and 10% DMSO as a negative control. The data were analyzed using a Two Way ANOVA test, showing a significant difference between the extract concentration and contact time on the inhibition zone diameter (p<0.05). The study resulted in an average inhibition zone diameter at a 20% concentration of 9 mm after 24 hours, 40% at 9.9 mm, and 60% at 11 mm. For the 48-hour contact time, the average inhibition zone diameter at a 20% concentration was 8.9 mm, 40% was 9.7 mm, and 60% was 10.8 mm. The average inhibition zone diameter in the positive control (bacitracin) was 18.3 mm, while the negative control showed no inhibition zone.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEJADIAN PREMENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA Nurdini, Lia; Aswin, Budi; Hidayati, Fajrina; Nurdiani, Iin
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.711

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan gejala yang dirasakan oleh wanita 3-7 hari sebelum menstruasi. Apabila tidak diperhatikan akan berdampak pada produktivitas dan kesehatan wanita. Banyak faktor yang menyebabkan Premenstrual Syndrome (PMS) yaitu faktor hormonal, faktor kimia, faktor gaya hidup, faktor psikologi dan faktor genetik. Salah satu faktor terjadinya Premenstrual Syndrome (PMS) adalah faktor gaya hidup yang terdiri atas aktivitas fisik, pola tidur, pola makan, pemakaian obat- obatan dan lingkungan.Tujuan: untuk mengetahui hubungan gaya hidup dan psikologi terhadap kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) pada remaja di SMAN 1 Muaro Jambi Provinsi Jambi.Metode: penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Muaro Jambi dengan jumlah populasi 609 siswi remaja dengan sampel 156 yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Waktu penelitian dilakukan dari bulan oktober 2020-april 2021.Hasil: siswi remaja yang mengalami PMS sebanyak 39,7%, yang tidak melakukan aktivitas fisik sebanyak 13,5%, remaja yang pola tidur tidak baik 23,1%, siswi remaja dengan pola makan tidak baik sebanyak 96,8%, dan siswi remaja yang mengalami stress 63,5 %. Hasil uji statistik yaitu tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian PMS dengan p-value 0,580 dan PR 1,741. Tidak terdapat hubungan antara pola tidur dengan PMS dengan p-value 0,276 dan PR 0,828. Tidak terdapat hubungan pola makan dengan kejadian PMS dengan p-value 1,000 dan PR 0,996. Terdapat hubungan antara stress dengan kejadian PMS dengan p- value 0,001 dan PR 1,595. Stress beresiko meningkatkan PMS 1,595 kali. Terdapat hubungan antara stress dengan kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) p-value 0,0001. Diharapkan siswi remaja mampu mengendalikana stress dan juga memperbaiki gaya hidup