Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kinerja Lalu Lintas Simpang Tak Bersinyal (Studi Kasus: Simpang Elak Kota Lhokseumawe) M, Mukhlis; Malaysi, Syibral; Mirza, Ichsan; Hafli, Teuku Mudi; Sarana, David
Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2023): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : E-Journal Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v7i2.13809

Abstract

Simpang Elak kota Lhokseumawe merupakan simpang yang letaknya di jalan Nasional yaitu jalan Medan - Banda Aceh yang merupakan jalan lintas provinsi. Simpang Elak Kota Lhokseumawe melayani arus lalu lintas dari berbagai arah yaitu jalan lintas Medan - Banda Aceh, dan jalan Elak.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kinerja Simpang. Adapun survei arus lalu lintas yang dilakukan selama 1 minggu dimulai dari jam 07.00 - 18.00 WIB. Dan dilanjutkan dengan pengambilan data geometrik, selanjutnya dilakukan analisis kinerja simpang menggunakan Pedoman kapasitas Jalan Indonesia dan pengukuran tingkat pelayanan diukur berdasarkan PKJI 2014. Dari hasil analisis yang dilakukan dengan menghitung lalu lintas harian rata-rata selama 1 minggu menunjukkan volume lalu lintas sebesar 2217 skr/jam dengan kapasitas simpang 4618 skr/jam, derajat kejenuhan adalah 0.48 dan tundaan adalah 9.41 det/skr dengan tingkat pelayanan C. Derajat kejenuhan yang didapat masih dibawah  batas minimal nilai derajat kejenuhan kurang dari 0.85 yaitu sebesar 0.48 menunjukkan bahwa kinerja simpang tersebut masih terkendali dengan karakteristik arus lalu lintas arus stabil, tetapi kecepatan gerak kendaraan dikendalikan. Dari hasil yang didapat maka simpang Elak kota Lhokseumawe masih belum perlu dilakukannya perbaikan desain simpang, karena derajat kejenuhan simpang Elak Kota Lhokseumawe masih di bawah batas minimal yang ditetapkan PKJI 2014.
Kebijakan dan Implementasi Ekonomi Syariah di Arab Saudi (Studi Komparasi Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi Syariah di Negara Islam) Permana, Febrian; M, Mukhlis; Y, Yudi; Syahrial, Murah; S, Syahpawi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 3 (2024): Madani, Vol. 2, No. 3 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12661368

Abstract

This research examines sharia economic policy and implementation in Saudi Arabia. In this paper, researchers use a qualitative approach with the main data source from library data. The study results show that Saudi Arabia continues to innovate and develop its infrastructure to support sustainable sharia economic growth. The development of the sharia economy in Saudi Arabia is due to effective policies and implementation. Government support, strict regulations, and high public awareness of sharia principles are key factors in this success. Even though it still faces several challenges, the prospects for the sharia economy in Saudi Arabia are very bright and have great potential to continue to grow in the future. With the right strategy, the sharia economy in Saudi Arabia can continue to grow and make a significant contribution to the country's economic diversification and stability.
Perkembangan dan Pelaksanaan E-Money di Malaysia, Pakistan dan Afghanistan Fadhil, Muflihul; M, Mukhlis; S, Syahpawi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 3 (2024): Madani, Vol. 2, No. 3 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11058204

Abstract

This research aims to determine the development and implementation of e-money in Malaysia, Pakistan and Afghanistan. This research includes literature study, a method of collecting data by browsing files, internet websites, documents and information related to the research object including relevant books. The results of this research are that according to the Bank for International Settlement (BIS), electronic money is an amount of money that is stored in electronic media owned by a person. E-money is experiencing development in various countries. In Malaysia, E-Money is issued under the name EMI (Electronic Money Publisher) which is tasked with issuing Sharia-based electronic money. On December 30 2022, the Central Bank of Malaysia, Bank Negara Malaysia (BNM) issued several E-Money such as Wise, Touch 'n Go, GrabPay, MAE, BigPay, Boost, GoPayz, WeChat Pay, AliPay, Merchantrade Money. In Pakistan in 2009 Telenor Microfinance Bank published EasyPasia which is the most popular mobile wallet for the people of Pakistan. In 2012 Pakistan launched Jazzcash (a digital payment and branchless banking service) introduced as 'Mobicash' and partnered with Mobilink Microfinance Bank. In 2013, UPaisa was established, a joint venture between U Microfinance bank & Ufone Company, a mobile wallet that offers convenient transactions. In Pakistan there is also Sapapay (Exclusive Payment Solution in Pakistan) which is widely used by Pakistani expatriates. In Afghanistan in 2016, Sanzar Kakar founded HesabPay, HesabPay became the first and only interoperable digital payment platform in Afghanistan, first built as a solution to the humanitarian aid crisis, organizations used the HesabPay platform for payments by sending funds directly to 400 people. districts and 34 provinces in Afghanistan.
Unjuk Kerja Alat Penghemat BBM Pada Sepeda Motor Jupiter Z2010 Seng, Ahmad; Muzni Harbelubun, Mohammad; B, Sukiman; M, Mukhlis; Hartanto, Rudi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 6 No. 1 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v6i1.2445

Abstract

Salah satu faktor penyebab harga minyak mahal, disebabkan karena perkembangan industri otomotif yang begitu pesat. Dimana penggunaan dan BBM cenderung berkembang dari tahun ke tahun. Di dunia industri dan di segala sektor terutama di sektor transportasi, penggunaan dan permintaan bahan bakar minyak terus meningkat, sedangkan cadangan minyak bumi semakin menipis yang secara langsung berakibat pada kenaikan harga minyak dunia. Akibat pada kondisi membuat konsumen memilih BBM alternatif berbeda dengan minyak bumi untuk menghemat konsumsi BBM. Semakin tinggi besaran kendaraan di Indonesia berpengaruh kuat meningkatnya konsumsi BBM, Padahal persediaan minyak bumi semakin menipis. Sebab itu kita harus mendorong untuk menghemat minyak bumi pada BBM, salah satu alat penghemat bahan bakar minyak bumi yaitu elektrolizer HHO, untuk mendapatkan hasil” Brown Gas HHO”. Pada prosesnya gas ialah untuk menambah kalor di dalam bagian pembakaran, keadaan tersebut membuktikan di pengujiannya, ialah menggunkanan penghemat, maka dapat dihemat konsumsi BBM Untuk mengetahui bagaimana penghematan bahan bakar, maka dilakukan pengujian pada sepeda motor, Jenis Jupiter Z2010, yang dilakukan di jalan raya pada kecepatan motor rata-rata 40 km/jam yang dilakukan dengan tanpa penghemat bahan bakar pada jarak tertentu (45 km). Dari hasil uji coba ini diperoleh konsumsi bahan bakar ialah menggunakan alat penghemat bahan bakar rata-rata konsumsi BBM sebesar = 500 ml. sedang tanpa menggunakan alat penghemat bahan bakar. Konsumsi BBM rata-rata sebesar = 770.ml. Kesimpulan pada hasil pengujian bahwa dengan menggunakan alat penghemat bahan bakar diperoleh penghematan sebesar 3 %.