Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Juiperdo

PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) AND NURSE ANXIETY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Juwi Athia Rahmini
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 02 (2021): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v9i02.1538

Abstract

Latar belakang: Kecemasan dirasakan perawat adalah rasa takut yang samar-samar yang disertai oleh perasaan ketidak pastian, ketidak berdayaan, isolasi, dan ketidak amanan saat melakukan asuhan keperawatan pada masa pandemi Covid-19. Perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan memerlukan Alat pelindung diri sebagai penghalang terhadap penetrasi zat, partikel padat, cair, atau udara untuk melindungi diri dari cedera atau penyebaran penyakit.Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan standar Alat Pelindung Diri terhadap kecemasan perawat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan design penelitian studi kausal – komparatif yaitu non-eksperimental (ex post facto). Metode sampling yang digunakan yaitu Non-probability sampling dengan pendekatan consecutive sampling dengan jumlah sampel 90 responden yang menggunakan lembar cheklist kelengkapan APD, observasi dan kuesioner Hamilton AnxietyRating Scale (HAM-A) dan data diolah dengan menggunakan uji post hoc test. Hasil: Perawat mayoritas mengalami kecemasan ringan sebanyak 27 orang (30%). Penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan mean yang signifikan (p value> 0,05) yang berarti tidak terdapat pengaruh pada standar APD terhadap kecemasan perawat. Saran: Pemerintah melalui kebijakan di Rumah Sakit diharapkan melakukan intervensi dan evaluasi terhadap kecemasan perawat dan faktor yang berhubungan dengan kecemasan perawat seperti penyediaan layanan konsultasi perlu dilakukan secara efektif.
PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) AND NURSE ANXIETY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Juwi Athia Rahmini
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 02 (2021): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v9i02.1538

Abstract

Latar belakang: Kecemasan dirasakan perawat adalah rasa takut yang samar-samar yang disertai oleh perasaan ketidak pastian, ketidak berdayaan, isolasi, dan ketidak amanan saat melakukan asuhan keperawatan pada masa pandemi Covid-19. Perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan memerlukan Alat pelindung diri sebagai penghalang terhadap penetrasi zat, partikel padat, cair, atau udara untuk melindungi diri dari cedera atau penyebaran penyakit.Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan standar Alat Pelindung Diri terhadap kecemasan perawat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan design penelitian studi kausal – komparatif yaitu non-eksperimental (ex post facto). Metode sampling yang digunakan yaitu Non-probability sampling dengan pendekatan consecutive sampling dengan jumlah sampel 90 responden yang menggunakan lembar cheklist kelengkapan APD, observasi dan kuesioner Hamilton AnxietyRating Scale (HAM-A) dan data diolah dengan menggunakan uji post hoc test. Hasil: Perawat mayoritas mengalami kecemasan ringan sebanyak 27 orang (30%). Penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan mean yang signifikan (p value> 0,05) yang berarti tidak terdapat pengaruh pada standar APD terhadap kecemasan perawat. Saran: Pemerintah melalui kebijakan di Rumah Sakit diharapkan melakukan intervensi dan evaluasi terhadap kecemasan perawat dan faktor yang berhubungan dengan kecemasan perawat seperti penyediaan layanan konsultasi perlu dilakukan secara efektif.
Behaviour and Health Complaints due to Laptop Use Among Students of Stikes Binalita Sudama Medan Rahmini, Juwi Athia; Lubis, Elvi Susanti; Desyani, Ni Luh Jayanthi
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i2.2382

Abstract

Pendahuluan Mahasiswa memiliki intensitas frekuensi dan durasi penggunaan laptop yang cukup besar padahal desain laptop yang beragam dapat mengakibatkan keluhan kesehatan fisik dan mata. Perilaku penggunaan laptop memberikan efek yang buruk bagi mahasiswa seperti memengaruhi proses belajar akibat keluhan kesehatan saat menggunakan laptop. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan perilaku penggunaan laptop dan keluhan kesehatan akibat penggunaan laptop. Metode menggunakan cross sectional dengan accidental sampling dan perhitungan sampel slovin, dengan jumlah responden 88 orang. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pengguna laptop ada mahasiswi, angkatan 2022, dan lebih banyak menggunakan laptop diluar lingkungan kampus. Mahasiswa yang menggunakan laptop dengan postur baik, ukuran laptop yang besar, dan mayoritas ada keluhan kesehatan ringan, akan tetapi frekuensi dan durasi penggunaan laptop yang tinggi. Analisis lebih lanjut menunjukkan tidak terdapat hubungan perilaku dan keluhan kesehatan penggunaan laptop dan keluhan kesehatan. Kesimpulan; keluhan kesehatan ringan pada mahasiswa perlu di intervensi agar dapat mengantisipasi komplikasi kesehatan lainnya.