Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Teori Kognitif dalam Peningakatan Kemampuan Membaca Bahasa Arab Sutisna, Dede
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 2 No. 2 (2019): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penguasaan keterampilan membaca bahasa Arab, banyak siswa menghadapi beberapa masalah seperti, kurangnya kosa kata yang membuat mereka sulit untuk memahami teks dan mereka tidak mengerti tentang strateginya. Padahal, tujuan berbicara adalah memahami apa yang sedang dipelajari. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab guru untuk menerapkan metode atau strategi yang tepat untuk mencapai tujuan membaca bagi siswa. Masalah penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan strategi kognitif mendorong kemampuan membaca bahasa Arab siswa?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penggunaan strategi kognitif dalam mendorong keterampilan membaca bahasa Arab siswa. Pengumpulan data menggunakan test dan perlakuan (training).
Model Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Daring Sutisna, Dede
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 3 No. 2 (2020): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mewabahnya virus corona-19 memaksa dunia pendidikan untuk bertukar kiblat dari pembelajaran tatap muka langsung di kelas, kepada pembelajaran tatap maya secara tidak langsung dengan menggunakan media atau teknologi pembelajaran. Menjadi sebuah keniscayaan, di zaman moderen ini, guru maupun siswa sudah familiar dengan teknologi, termasuk salah satunya melangsungkan pembelajaran melalui daring. Pembelajaran melalui daring bermaksud memudahkan guru dan siswa melakukan peroses belajar mengajar dimanpun dan kapanpun. Pembahasan tentang konsep pembelajaran bahasa berbasis daring ini diawali dari sebuah temuan kasus yang terjadi di lingkungan masyarakat bahwa siswa lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain game online daripada mengerjakan tugas yang diberikan guru. Disamping itu hubungan emosional guru dan siswa yang sulit terbangun, sulitnya mengontrol siswa, sulitnya membentuk akhlak atau moral siswa juga menjadi latar belakang penelitian ini. Adapun metode yang digunakan pada kajian ini adalah dengan metode library research atau studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai pustaka yang telah tersedia, lalu dikaji dan dibandingkan, serta disimpulkan. Beberbagai literasi dan referensi baik dari jurnal maupun buku telah dikaji lalu dapat dismpulkan bahwa konsep pembelajaran berbasis daring tidak terlepas dari media dan teknologi yang berkembang saat ini, dengan demikian pembelajaran bahasa arab berbasis daring dapat terselenggara dengan baik jika guru mampu mengelola pembelajaran dengan memperhatikan pendekatan serta menggunakan media atau teknologi yang berkembang sesuai perkembangan siswa.
Revitalization of Arabic Language Learning: A Collaborative Model Integrating Salafi and Modern Pesantren Traditions Ruhendi, Ateng; Sutisna, Dede; Abdullah, Muhammad Najib
Jurnal Al Bayan : Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/c6km8a57

Abstract

The research is motivated by the existing dichotomy between salafi pesantren (Islamic boarding school), which emphasize mastery of classical linguistic sciences (nahwu-sharaf) and deep understanding of traditional Islamic texts (turath), and modern pesantren, which prioritize communicative competence and the use of digital learning technologies. This study aims to analyze the dynamics, patterns, and epistemological integration of Arabic language learning practices within the Salafi–modern pesantren context. Through this analytical approach, the research seeks to identify the structural relationships, pedagogical transformations, and collaborative mechanisms that shape the contemporary Arabic language learning system in pesantren. This study employed a descriptive qualitative approach and a multi-case study design across three representative Salafi–Modern pesantren. Data were collected through observations of the learning process, in-depth interviews with teachers and students, as well as document analysis of curricula, instructional materials, and institutional policies related to Arabic language learning. The findings reveal three key strategies in the revitalization process; the integration of turats and modernity, methodological innovation that combines grammatical and communicative approaches, and the creation of a collaborative bi’ah lughawiyyah. From these findings, the study formulates the Integrative Model of al-Lughah al-Hayat, which positions Arabic not merely as a subject but as an instrument for spiritual, academic, and social development. The model blends traditional methods with modern techniques. The study contributes theoretically by reframing Arabic learning in pesantren as an epistemological integration process rather than a pedagogical dichotomy. Practically, it provides an analytical framework for designing collaborative Arabic curricula that balance textual scholarship and communicative competence in Islamic educational institutions.