Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Motivasi Diri Pasien TB-MDR terhadap Kepatuhan Minum Obat/Oat di Puskesmas Pelangan Sekotong Barat Antoni, Dedi; Amrullah, Muhammad; Khairani, Fuji; Hardiansah, Yayan
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v9i2.2021.259

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh basil atau bakteri Mycobacterium tuberculosis dengan gejala yang sangat bervariasi. Sebagian kuman TB menyerang paru (TB Paru) tetapi dapat juga menyerang berbagai organ dan jaringan tubuh lainnya. Saat ini penyakit TB masih menjadi masalah di dunia, salah satu masalah dari penyakit ini adalah mengenai program pengobatan. Kendala dalam pengobatan TB adalah kurangnya kepatuhan dan motivasi dari penderita TB untuk minum obat anti tuberkulosis sehingga menyebabkan TB-MDR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi diri pasien TB-MDR terhadap kepatuhan minum obat/OAT pada penderita TB di Puskesmas Pelangan Sekotong Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Pasien TB-MDR yang ada di wilayah kerja puskesmas sekotong yang berjumlah 22 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan non probability sampling yaitu purposive sampling dengan 16 sampel yang didapatkan berdasarkan kriteria inklusi dan esklusi yang telah ditentukan oleh peneliti. Hasil Analisa uji statistik dengan menggunakan chisqure didapatkan bahwa nilai p= 0,000 dan ± kurang dari 0,05 sehingga H1 diterima yang artinya ada hubungan antara motivasi terhadap Kepatuhan Minum Obat/OAT pada Pasien TB-MD.
Hubungan Penerapan Komunikasi Interpersonal Perawat dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Praya Hardiansah, Yayan; Sismulyanto, Sismulyanto
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.491

Abstract

Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan antara perawat dan pasien yang terjadi secara langsung dalam bentuk percakapan sehingga menimbulkan respon atau umpan balik tujuannya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan komunikasi interpersonal perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD praya. Populasi pada penelitian ini adalah perawat dan pasien di ruang rawat inap RSUD praya dan teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel perawat berjumlah 74 orang dan sampel pasien berjumlah 58 orang, kemudian analisa data yang digunakan adalah uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata responden menyatakan bahwa komunikasi interpersonal perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Praya baik yaitu sebanyak 60 (81,4%) perawat, sedangkan komunikasi interpersonal cukup sebanyak 14 (18,6%) perawat dan tidak ada perawat yang menyatakan komunikasi interpersonal kurang. Sedangkan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD praya sebagian besar responden berada pada tingkat kepuasan tinggi sebanyak 33 (56,9%) pasien, 18 (31,0%)  pasien yang berada pada tingkat kepuasan sedang dan 7 (12,1%) pasien yang berada pada tingkat kepuasan rendah. Hasil uji statistik chi square diperoleh angka p=0,174 >alpha=0,05 artinya tidak ada hubungan penerapan  komunikasi interpersonal perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD praya. Dengan tidak adanya Hubungan anatara komunikasi interpersonal maka di harapkan lebih memperhatikan bagaimana penerapan komunikasi interpersonal baik di dalam pelayanan maupun di tingkat manajerial, untuk meningkatkan tingkat kepuasan pasien di dalam lingkup pelayanan Rumah Sakit.
Faktor Penyebab Kurang Aktifnya Lansia Dengan Hipertensi Dalam Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Lalu Muhammad Sadam Husen; hardiansah, yayan; Vera Yulandasari
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i1.2024.582

Abstract

Latar belakang: Saat ini, hipertensi adalah penyakit terbanyak yang diderita oleh orang dewasa yang belum banyak diketahui sebagai penyakit yang berbahaya. Namun, hipertensi juga disebut sebagai "pencuri diam-diam" atau "pencuri tanpa nama" karena anak-anak yang mengkonsumsi obat hipertensi menganggap penyakitnya ringan dan tidak mengalami keluhan apa pun. Tujuan: Dalam penelitian ini diharapkan keaktifan lansia dalam melakukan pengobatan secara rutin di layanan kesehatan.  Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. 183 responden yang menderita hipertensi dan pernah mengunjungi Puskesmas Bagu dipilih secara acak. Metode pengumpulan data adalah dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian: didapatkan Nilai p untuk tingkat pengetahuan adalah 0,000, nilai p untuk akses puskesmas adalah 0,049, nilai p untuk peran petugas kesehatan adalah 0,030, dan nilai p untuk dukungan keluarga adalah 0,005. Untuk penyebab peran tokoh masyarakat, nilai p adalah 0,000. Kesimpulan: Kurangnya Kesadaran lansia dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dikarenakan oleh kurangnya pengetahuan yang mereka miliki, akses ke puskesmas yang kurang baik, dan kurangnya dukungan keluarga.
The Effect of Ginger Decoction Compress on Pain Reduction in Gout Arthritis Patients Abdullah, Muhamad Sahid; Hardiansah, Yayan; Rukmana, Fitrihan; Yulandasari, Vera
THRIVE Health Science Journal Vol. 3 No. 1 (2026): March
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/thrive.v3i1.647

Abstract

Gout arthritis is a prevalent inflammatory joint disease characterized by hyperuricemia and deposition of monosodium urate crystals in the joints, leading to acute pain and impaired mobility. Conventional management primarily relies on pharmacological therapy such as non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs). While effective, long-term use of these drugs carries risks of gastrointestinal bleeding, renal impairment, and cardiovascular complications. This underscores the need for non-pharmacological alternatives that are safe, cost-effective, and culturally adaptable. Ginger (Zingiber officinale) contains bioactive compounds—gingerol, shogaol, and zingerone—that exhibit anti-inflammatory and analgesic properties. This study aimed to evaluate the effectiveness of ginger decoction compress in reducing pain among patients with gout arthritis in Sunggaling Hamlet. A quasi-experimental two-group pretest-posttest design was applied, involving 44 purposively selected participants. The intervention group (n = 22) received ginger decoction compresses for three consecutive days, while the control group (n = 22) received standard care. Pain intensity was measured using the Visual Analog Scale (VAS). Data were analyzed using paired and independent t-tests with a significance level of p < 0.05. Results showed a significant reduction in pain intensity in the intervention group (from a mean VAS score of 7.2 to 3.1, p < 0.05), whereas the control group showed no meaningful change. These findings support the use of ginger decoction compress as a complementary nursing intervention for pain management in gout arthritis patients.