Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Syapitri, Henny; Sinurat, Lasma Rina Efrina; Marbun, Agnes Silvina; Yulisma, Raudha
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i1.6149

Abstract

Worldwide, hypertension is on the rise, with the World Health Organization (WHO) projecting that by 2025, 29% of individuals would have the condition.  Presently, worldwide efforts to improve health are focusing on hypertension as a non-communicable illness.  The autogenic relaxation method is one non-pharmacological option for managing blood pressure.  The purpose of this research is to determine if hypertensive individuals' blood pressure may be reduced using the autogenic approach.  The researchers used a pretest-posttest control group design, making this study quasi-experimental.  One hundred forty-one hypertension patients who were seen at the Pante Raya Community Health Center made up the study's population.  Using a purposive sampling approach, the research comprised 40 participants as samples.  Seven days in a row, for a total of fifteen minutes per session, the autogenic relaxation method was given.  Using a digital sphygmomanometer, the patient's blood pressure was monitored.  The data was evaluated using a dependent t-test to compare the pre- and post-autogenic blood pressure levels, and an independent t-test to compare the intervention group's and control group's blood pressure levels.  Both the pre- and post-autogenic relaxation systolic and diastolic blood pressures were found to be significantly lower (p < 0.05).  This research found that hypertension individuals whose blood pressure was significantly reduced by using autogenic relaxation methods.  Thus, autogenic approaches provide a non-pharmacological approach to managing blood pressure that is both effective and safe.
EDUKASI KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA PASIEN YANG MENGALAMI TERSEDAK Sinurat, Lasma Rina Efrina; Henny Syapitri; Agnes Silvina Marbun; Lastri; Listi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6269

Abstract

Tersedak merupakan suatu kondisi terjadinya sumbatan atau hambatan respirasi oleh benda asing yang menyempit pada saluran napas internal, termasuk faring, hipofaring, dan trakea. Penyempitan jalan napas bisa berakibat fatal jika itu mengarah pada gangguan serius oksigenasi dan ventilasi. Kondisi tersedak pada anak dapat menimbulkan situasi kegawatdaruratan respirasi yang jika tidak ditangani dengan segera dapat mengancam jiwa ataupun kecacatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dengan sasaran pelatihan yang ditujukan kepada masyarakat awam. Permasalahan mitra kegiatan ini adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama pada orang yang mengalami tersedak. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 20 orang. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Mei 2025 dengan metode ceramah dan praktik pertolongan pada orang yang mengalami tersedak. Evaluasi dengan memberikan kuesioner pada saat pretest dan post test.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Dengan Sikap Dalam Mengatasi Emesis Gravidarum Di Klinik Lena Barus Binjai Sipayung, Rosetty Rita; Sinurat, Lasma Rina Efrina; Silitonga, Erwin
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang menyertai kehamilan yang disebabkan oleh hormone estrogen dan progesteroe yang meningkat ketika masa kehamilan, namun dapat menimbulkan ketidaknyamanan, jika berlebihan dapat menjadi hiperemesis yang akan berdampak buruk pada ibu maupun janin. Tujuan penelian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil trimester I dengan sikap dalam mengatasi emesis gravidarum. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan dalam sikap mengatasi emesis gravidarum pada masa kehamilan Trimester pertama di Klinik Lena Barus Binjai. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I sebanyak 50 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis digunakan dalam penelitian ini adalah uji Spearman’s rho. Hasil dalam penelitian didapatkan pengetahuan ibu hamil trimester I mayoritas kurang 44 persen dan sikap mengatasi emesis gravidarum mayoritas negatif 60 persen. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil trimester I dengan sikap dalam mengatasi emesis gravidarum, dengan p-value 0,01 lebih kecil dari alpa 0,05 dengan nilai r 0,360 yang artinya terdapat hubungan yang lemah anatara pengetahuan dengan sikap mengatasi emesis gravidarum. Oleh karena itu ibu hamil mengikuti penyuluhan kesehatan terkait kehamilan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENDERITA HIPERTENSI DALAM MINUM OBAT HIPERTENSI Sinurat, Lasma Rina Efrina; Marbun, Agnes Silvina; Syapitri, Henny; Zega, Metalitas
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6893

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, peran petugasnya dan dukungan keluarga, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan pasien. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat antihipertensi. Kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat penting karena obat antihipertensi mengkontrol tekanan darah dan dalam waktu jangka panjang resiko terjadinya kerusakan organ-organ dapat dikurangi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi di Puskesmas Parsingkaman. Metode: Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil: Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara faktor keterjangkauan akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi dengan p value= 0.003, 0.001, 0.002, 0.004. Kesimpulan: Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan dalam menyusun strategi untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi dalam minum obat.
PENGARUH PERAN GANDA TERHADAP KINERJA PERAWAT Hasibuan, Eva Kartika; Sinurat, Lasma Rina Efrina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i0.396

Abstract

Latar Belakang: Seorang perawat yang mempunyai peran ganda, tentunya merupakan hal yang sangat berat, karena dibutuhkan konsentrasi tinggi serta tingkat emosional yang tinggi pula. Ini juga terkait dengan pelayanan pada pasien yang harus dilaksanakan semaksimal mungkin. Perawat yang di domisili oleh wanita secara otomatis memikul peran ganda yaitu tanggung jawab terhadap keluarga dan pekerjaanya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh peran ganda terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Advent Medan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan rancangan studi cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah perawat wanita yang sudah menikah dan memiliki anak yang bekerja di Rumah Sakit Umum Advent Medan yang bertugas di IGD, ICU, ruang rawat inap dan rawat jalan sebanyak 46 responden. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sebanyak 46 responden.Hasil: Hasil penelitian untuk univariate yang didapat yaitu untuk peran ganda berada pada kategori tinggi sebanyak 58,7% dan untuk kinerja perawat berada pada kategori baik sebanyak 76,1%, sedangkan  hasil bivariate dengan menggunakan uji statistik chi-square menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh peran ganda terhadap kinerja perawat wanita di Rumah Sakit Umum  Advent Medan Tahun 2020 dengan nilai p = 0,013 (P<0,05). Untuk itu sebagai seorang perawat diharapkan untuk tetap berkinerja baik walaupun berperan ganda tinggi dengan cara tetap bijak mengelola waktu seefektif mungkin sehingga tetap bisa menyelaraskan antara pekerjaan dan ibu rumah tangga, dan yang berdampak pada layanan asuhan keperawatan agar tetap maksimal.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Syapitri, Henny; Sinurat, Lasma Rina Efrina; Marbun, Agnes Silvina; Yulisma, Raudha
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Worldwide, hypertension is on the rise, with the World Health Organization (WHO) projecting that by 2025, 29% of individuals would have the condition.  Presently, worldwide efforts to improve health are focusing on hypertension as a non-communicable illness.  The autogenic relaxation method is one non-pharmacological option for managing blood pressure.  The purpose of this research is to determine if hypertensive individuals' blood pressure may be reduced using the autogenic approach.  The researchers used a pretest-posttest control group design, making this study quasi-experimental.  One hundred forty-one hypertension patients who were seen at the Pante Raya Community Health Center made up the study's population.  Using a purposive sampling approach, the research comprised 40 participants as samples.  Seven days in a row, for a total of fifteen minutes per session, the autogenic relaxation method was given.  Using a digital sphygmomanometer, the patient's blood pressure was monitored.  The data was evaluated using a dependent t-test to compare the pre- and post-autogenic blood pressure levels, and an independent t-test to compare the intervention group's and control group's blood pressure levels.  Both the pre- and post-autogenic relaxation systolic and diastolic blood pressures were found to be significantly lower (p < 0.05).  This research found that hypertension individuals whose blood pressure was significantly reduced by using autogenic relaxation methods.  Thus, autogenic approaches provide a non-pharmacological approach to managing blood pressure that is both effective and safe.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENDERITA HIPERTENSI DALAM MINUM OBAT HIPERTENSI Sinurat, Lasma Rina Efrina; Marbun, Agnes Silvina; Syapitri, Henny; Zega, Metalitas
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, peran petugasnya dan dukungan keluarga, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan pasien. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat antihipertensi. Kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat penting karena obat antihipertensi mengkontrol tekanan darah dan dalam waktu jangka panjang resiko terjadinya kerusakan organ-organ dapat dikurangi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi di Puskesmas Parsingkaman. Metode: Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil: Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara faktor keterjangkauan akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi dengan p value= 0.003, 0.001, 0.002, 0.004. Kesimpulan: Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan dalam menyusun strategi untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi dalam minum obat.