Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Rizkia Ayu Salsabila Rosyidi; Eni Dwi Susliyanti; Cesilia Arum Septianingsih; Andi Urfia Awaliah
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 4 No. 1: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v4i1.8449

Abstract

This research was conducted to examine the effect of profitability, firm size and firm growth on firm value and to test moderation using the capital structure in transportation and logistics sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2021 period. Data obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX) website, www.idx.co.id. The method used was purposive sampling with a final data sample 31. The data analysis used was t test and Moderated Regression Analysis (MRA). The results of this study indicate that profitability has a significant positive effect on firm value while firm size and firm growth have an insignificant negative effect on firm value and capital structure is not able to moderate the profitability of company size and firm growth on firm value
Pelatihan Ekonomi Rumah Tangga dan Manajemen Keuangan Keluarga Untuk Meningkatkan Kesejahteraan: Penelitian Septi Wifasari; Yulistina; Fajar Budiyanto; Andi Urfia Awaliah; Dadang Purwo Ariwidodo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4101

Abstract

The training on household economics and family financial management aims to improve well-being. The program encompasses preparation, participant outreach and recruitment, training implementation, mentoring and monitoring, and program evaluation. The results indicate that the training on household economics and family financial management successfully improved participants' financial literacy, particularly in terms of knowledge, skills, and attitudes regarding financial management. Participants were able to prepare budgets, record cash flows, and plan savings and emergency funds. Furthermore, behavioral changes occurred, such as reduced consumer spending and wiser debt management. Positive impacts were seen in improved family well-being through more controlled spending, reduced reliance on loans, and increased family harmony. However, challenges such as unstable income, consumer habits, and lack of family support require continued mentoring to ensure the training's sustainability.
Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Pelayanan dan Perceived Ease of Use E-Bupot Unifikasi terhadap Kepuasaan Wajib Pajak Badan dalam Pelaporan SPT PPH Masa Cesilia Arum Septianingsih; Fiki Kartika; Andi Urfia Awaliah; Any Jimar
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 16 No. 2 (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v16i2.625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas sistem, kualitas pelayanan, dan persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) terhadap kepuasan wajib pajak badan dalam pelaporan SPT PPh Masa melalui aplikasi e-Bupot Unifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan 100 wajib pajak badan yang terdaftar di KPP Pratama Sleman pada tahun 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan inferensial dengan alat bantu perangkat lunak SPSS 21. Teknik analisis data yaitu statistik deskriptif, uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, kualitas pelayanan, dan perceived ease of use berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wajib pajak. Di antara ketiga variabel tersebut, perceived ease of use memiliki pengaruh paling dominan, menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan memainkan peran penting dalam meningkatkan kepuasan pengguna. Penelitian ini mendukung teori Technology Acceptance Model (TAM) dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas sistem dan pelayanan pada aplikasi e-Bupot Unifikasi guna mendorong kepatuhan wajib pajak.
Performance Analysis of Government Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) Management Ismiyana, Ulydhatul; Parinduri, Ramadha Yanti; Awaliah, Andi Urfia; Riduan, Akhmad; Afrizal, Afrizal
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.1636

Abstract

The Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) is the primary instrument used by local governments to achieve development goals and enhance community welfare. Through the APBD, local governments plan and manage regional revenues and expenditures in a budget year. Therefore, the effectiveness and efficiency of APBD management are important indicators in assessing local government performance. This type of research uses a qualitative descriptive approach. The objective of this research is to examine the financial performance of the Indonesian government, specifically the Performance Analysis Report on the Management of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) of the Indonesian government. This research utilizes secondary data sourced from official government documents in Indonesia. The data analysis technique employed in this research utilizes the Balanced Scorecard method. The results of this study have found that by using the Balance Scorecard method, namely: (1) Based on the independence ratio, the City government has shown delegative results. (2) Based on the revenue effectiveness ratio, the City government has succeeded in achieving targets or objectives effectively. (3) The Customer Satisfaction Perspective uses the public satisfaction index (IKM) of government. (4) The Internal Process Perspective of Bureaucratic Reform uses the bureaucratic reform index (IRB) of the city in 2023 - 2025, which shows a significant increase. From 2023 to 2025, Indonesia is expected to see an increase in the percentage of SMEs. (4) The growth and learning perspective using the city employee quality index in 2023 – 2025 shows that the quality of employees who have participated in training and development is very high.
PENGARUH AUDIT INTERNAL DAN TRANSPARANSI KEUANGAN TERHADAP AKUNTABILITAS PUBLIK Putri Ratnasari; Andi Urfia Awaliah; Bachrudin K. Una; Cesilia Arum Septianingsih
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/14r4hm55

Abstract

Akuntabilitas publik merupakan prinsip penting dalam tata kelola sektor publik yang bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan sumber daya dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Namun, dalam praktiknya masih sering ditemukan berbagai permasalahan dalam pengelolaan keuangan yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengawasan yang efektif serta transparansi informasi untuk meningkatkan akuntabilitas publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit internal dan transparansi keuangan terhadap akuntabilitas publik pada instansi sektor publik di Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal dan transparansi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas publik. Pelaksanaan audit internal yang efektif dapat memperkuat sistem pengawasan serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, sedangkan transparansi keuangan mendorong keterbukaan informasi sehingga masyarakat dapat memantau pengelolaan keuangan organisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas audit internal dan transparansi pelaporan keuangan dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan akuntabilitas publik serta memperkuat tata kelola organisasi sektor publik.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN DAN PENCATATAN AKUNTANSI SEDERHANA BAGI PELAKU UMKM Mekar Meilisa Amalia; Andi Urfia Awaliah; Rina Friska Bintang Siahaan; Siti Zuhroh; Iswanto Iswanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61919

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam menerapkan manajemen keuangan serta pencatatan akuntansi sederhana. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta, dilaksanakan melalui beberapa tahapan meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, praktik, pendampingan partisipatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta dalam mengelola keuangan usaha sekaligus menerapkan pencatatan akuntansi sederhana sesuai dengan kebutuhan usahanya. Efektivitas pelatihan terlihat dari hasil evaluasi melalui post-test yang menunjukkan peningkatan tingkat pemahaman peserta. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 16,7% pada saat pre-test menjadi 73,3%, sedangkan kategori kurang menurun dari 50% menjadi 3,4%. Selain peningkatan aspek pengetahuan, peserta juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menyusun buku kas, mengelompokkan transaksi keuangan, menghitung laba usaha, serta memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM untuk menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih tertib, akuntabel, dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan usaha serta meningkatkan daya saing usaha.