p-Index From 2021 - 2026
1.607
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ngaliman ILJS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ILJS

Diferensiasi Tugas Pokok dan Fungsi Lembaga Perwakilan Bikameral dalam Konteks Keadilan Myaskur; Wahyudiono, Tri
Bahasa Indonesia Vol 10 No 1 (2025): Islamic Law: Jurnal Siyasah, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the differentiation of main duties and functions of bicameral representative institutions in the context of justice in Indonesia. Indonesia's legislative system comprises the House of Representatives (DPR) and the Regional Representative Council (DPD), each with distinct roles and authorities. The DPR holds legislative, budgeting, and oversight functions, while the DPD is involved in proposing and discussing bills related to regional autonomy, central-regional relations, and natural resource management. However, the DPD's role is often perceived as less effective in the legislative function. This study employs a normative approach with descriptive analysis to evaluate the balance of roles between these two institutions in achieving representative justice. The findings indicate the need to strengthen the DPD's functions to create a more equitable and balanced representation system in the national legislative process.
Memahami Pancasila Sebagai Miitsaqan Ghaliizhan Dalam Memperkukuh Negara Kebangsaan Yang Relijius Myaskur; Tri Wahyudiono
Bahasa Indonesia Vol 8 No 01 (2023): Islamic Law Maret 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/iljs.v8i01.629

Abstract

Seluruh rakyat Indonesia yang diwakili para founding fathers telah bersepakat membentuk negara republik Indonesia yang dijabarkan dalam pasal-pasal undang-undang dasar setelah perubahan ditegaskan lagi bahwa negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik. Publik baik secara langsung dan tidak langsung memiliki hak dan kewajiban dalam mengelola, mengatur, dan mengendalikan negara. Dengan kalimat lain, kedaulatan berada di tangan rakyat artinya kekuasaan tertinggi ada pada rakyat dan dilaksanakan menurut undang-undang dasar. Kedaulatan rakyat agar tidak bersifat anarkis harus tunduk dan patuh pada hukum dasar negara. Kekuasaan eksekutif, legislatif, judisial, dengan segala relasi meta-kekuasaan lainnya tunduk dan patuh pada hukum dasar negara. Memahami konvergensi kekuasaan antara kekuasaan legislatif yang memiliki fungsi utama legislasi dan eksekutif yang menjalankan produk legislasi, saling mengecek dan mengimbangkan tetapi tidak dapat saling menjatuhkan, kedua lembaga konstitusi tersebut dipilih langsung rakyat atau publik dan bertanggung jawab kepada rakyat atau publik sesuai mekanisme yang diatur dalam undang-undang dasar. Undang-undang dasar sebagai sebagian kecil hukum dasar negara bersumber dari nilai-nilai Pancasila. Pancasila merupakan hasil reflektif kritis para founding fathers yang dijadikan dasar filosofis negara dan pandangan hidup kebangsaan. Pancasila sebagai konsensus agung (miitsaqan ghaliizhan) merupakan kristalisasi nilai-nilai eklektik kesepakatan nasional seluruh rakyat Indonesia sebagai perwujudan kesadaran dan ketulusan watak bhinneka tunggal ika dengan segala keragaman suku, agama, ras, sosial, budaya seluruh bangsa. Memahami, menghayati, dan mengejawantahkan Pancasila secara utuh dan menyeluruh berbagai nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Simpulannya Indonesia bukan negara teokrasi dan bukan negara sekuler, tetapi negara kebangsaan yang relijius.
Diferensiasi Tugas Pokok dan Fungsi Lembaga Perwakilan Bikameral dalam Konteks Keadilan Myaskur; Wahyudiono, Tri
Bahasa Indonesia Vol 10 No 1 (2025): Islamic Law: Jurnal Siyasah, Maret 2025
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the differentiation of main duties and functions of bicameral representative institutions in the context of justice in Indonesia. Indonesia's legislative system comprises the House of Representatives (DPR) and the Regional Representative Council (DPD), each with distinct roles and authorities. The DPR holds legislative, budgeting, and oversight functions, while the DPD is involved in proposing and discussing bills related to regional autonomy, central-regional relations, and natural resource management. However, the DPD's role is often perceived as less effective in the legislative function. This study employs a normative approach with descriptive analysis to evaluate the balance of roles between these two institutions in achieving representative justice. The findings indicate the need to strengthen the DPD's functions to create a more equitable and balanced representation system in the national legislative process.