Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Edukasi Personal Hygiene dan Pencegahan Anemia Untuk Pencegahan Stunting Pada Remaja Putri Suja, Monica Dara Delia; Budiarti, Indah; Fatimah, Rizki Nurul; Sembiring, Elma Viorentina
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1203

Abstract

Remaja putri merupakan pionir yang berpengaruh terhadap faktor kesehatan Wanita Usia Subur (WUS). Peran remaja putri sangat strategis dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan stunting karena remaja putri yang nantinya kelak akan melahirkan generasi penerus. Namun, para remaja putri umumnya kurang mengetahui pentingnya konsumsi makanan tinggi zat besi dan Tablet Tambah Darah (TTD). Hal ini dapat memicu terjadinya anemia pada remaja putri. Selain itu, kebersihan gigi dan mulut yang baik dapat diwujudkan melalui pengetahuan dan perilaku yang baik dan benar terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Program yang dilaksanakan berupa kegiatan penyuluhan pada seluruh anak di Panti Asuhan As-Saminah Bandar Lampung tentang personal hygiene berupa menjaga kebersihan gigi dan mulut dan reproduksi sehat dengan pencegahan anemia dengan tablet tambah darah. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi dan pembagian tablet Fe. Kegiatan Dental Health Education disampaikan oleh dosen jurusan Teknik Gigi dan untuk pemberian edukasi pencegahan anemia diberikan oleh dosen dari Jurusan Kebidanan dan Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang. Penggunaan dental kit berupa model gigi dan sikat gigi. Beberapa peserta diminta untuk memperagakan cara menyikat gigi yang benar sesuai dengan arahan tim pengabdian masyarakat serta penjelasan tentang anemia dan pemberian tablet tambah darah. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan peserta antusias terhadap materi yang diberikan. Remaja putri yang diberikan edukasi lebih memahami terkait dengan tubuhnya sendiri dan diharapkan hasil ini dapat menjadi salah satu cara pencegahan stunting.
Penyuluhan Tentang Pencegahan dan Perawatan Kelainan Oklusi Pada Usia Anak–Anak Di Panti Asuhan Peduli Harapan Bangsa Tanjungkarang Bandar Lampung Murwaningsih, Sri; Wahyuni, Sri; Fatimah, Rizki Nurul
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i1.1382

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan gigi dan upaya upaya untuk mengatasi permaslahan kehilanagan gigi. Hasil prasurve melalui pengurus pada salah satu Panti Asuhan yang terletak di Kecamatan Raja Basa, di dapatkan informasi bahwa Panti Asuhan Harapan Bangsa yang terletak di jl. Raden Gunawan masih jarang mendapatkan sosialisasi tentang materi kesehatan kususnya gigi. Sehingga edukasi tentang Pencegahan dan perawatan Oklusi pada anak – anak di Panti Asuhan Peduli Harapan Bangsa. Pencapaian tujuan tersebut dilakukan melalui Penyuluhan dengan metode ceramah, tanya jawab, demontrasi, dan latihan demonstrasi menyikat gigi yang benar. Setelah kegiatan penyuluhan dilaksanakan monitoring atau evaluasi dilakukan oleh tim Pengabmas. Hasil pelaksanaan pada kegiatan ini mampu memberi motivasi pada anak anak Panti Asuhan untuk meningkatkan perilaku menjaga kesehatan gigi dan terdapat peningkatan pengetahun anak anak Panti Asuhan mengenai Pencegahan dan Perawatan kelaianan Oklusi. Kendala-kendala yang muncul pada kegiatan Pengabdian Masyarakat bersifat tidak signifikan yaitu beberapa anak takut untuk diperiksa giginya oleh dokter gigi. Adapun saran yang dapat diajukan dari hasil kegiatan ini adalah agar semua anak naka Panti Asuhan senantiasa membudayakan pola hidup sehat dalam memelihara kesehatan gigi. Pihak Yayasan senantiasa memberikan dukungan motivasi dan sarana untuk pemeliharaan kesehatan gigi untuk anak anak Panti Asuhan dalam pencegahan terjadinya kelainan kelainan oklusi.
HUBUNGAN HIPERTENSI TERHADAP PENYAKIT PERIODONTAL PADA LANSIA DI PUSKESMAS KEDATON KOTA BANDAR LAMPUNG fatimah, rizki nurul; Wahyuni, Sri; Murwaningsih, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40787

Abstract

Kehilangan gigi terjadi disebabkan oleh penyakit pada jaringan periodontal yaitu jaringan yang mengelilingi dan mendukung gigi. Penyakit periodontal sifatnya lebih kronis dan tidak menimbulkan rasa sakit hebat, pada kondisi dini tidak menimbulkan rasa sakit. Penyakit periodontal yang banyak dijumpai adalah gingivitis dan periodontitis akibat akumulasi plak yang ditandai oleh peradangan jaringan pendukung gigi yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Hipertensi merupakan masalah klasik di dunia dan menjadi beban utama untuk kesehatan global. Hipertensi banyak terjadi pada usia lanjut. Usia lanjut adalah sebuah tahapan hidup seseorang yang akan dialami oleh setiap manusia. Proses aging pada manusia merupakan suatu peristiwa alami, menurunnya keahlian jaringan pada tubuh untuk memperbaiki diri sendiri dan mempertahankan fungsi tubuh sehingga terjadi penurunan imunitas secara perlahan, dan berakibat terjadinya penurunan derajat kesehatanserta masalah kesehatan.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan hipertensi terhadap terjadinya penyakit periodontal. Jenis penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 20 orang lansia (100%) yang mempunyai riwayat hipertensi mengalami penyakit periodontal. Semua responden yang diteliti mengalami penyakit periodontal. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan penyakit periodontal. Perlunya pemberian perawatan terhadap lansia yang menderita penyakit periodontal dengan oral hygiene instruction, pembersihan karang gigi, dan melakukan perawatan kompleks.
HUBUNGAN STUNTING TERHADAP GIGI BERJEJAL PADA ANAK USIA 5-12 TAHUN DI KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Fatimah, Rizki Nurul; Wahyuni, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19998

Abstract

Stunting yaitu kondisi kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat oleh pemberian makanan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Gizi yang seimbang pada anak akan membantu maturitas tulang rahang serta meningkatkan kekerasan struktur email dan dentin. Pengaruh status gizi yang kurang dapat menyebabkan pengurangan tinggi rahang, panjang dasar tengkorak, dan variasi pada lebar tulang maksillomandibular. Hal ini dapat membuat ruang tumbuh gigi menjadi terbatas dan mengakibatkan gigi tumbuh berjejal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stunting terhadap gigi berjejal. Jenis penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang anak berusia 5-12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat 4 anak (13,3%) yang mengalami gizi buruk dan 13 anak (43,3%) mengalami gizi kurang. Persentase anak yang mengalami stunting yaitu 17 anak (56,7%). Distribusi susunan gigi anak yang mengalami maloklusi terbanyak yaitu crowded sebanyak 22 anak (73,3%). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara gigi berjejal dan status stunting. Perlunya pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai berusia 6 bulan, pemantauan perkembangan anak serta membawa ke posyandu secara berkala, konsumsi secara rutin tablet tambah darah dan pemberian MPASI yang begizi serta kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan untuk mencegah terjadinya stunting dan gigi berjejal.
Edukasi Tentang Kelainan Gigi dan Pemeliharaan Kesehatan Gigi Pada Orangtua Siswa Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Tingkat TK Bandar Lampung Murwaningsih, Sri; Wahyuni, Sri; Fatimah, Rizki Nurul
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i3.1180

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut yang baik dapat diwujudkan melalui pengetahuan dan perilaku yang baik dan benar terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan merupakan faktor yang membentuk perilaku seseorang. Pengetahuan yang kurang akan membentuk perilaku dan sikap yang keliru terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Untuk itu, perlunya kegiatan promosi kesehatan melalui kegiatan penyuluhan dan pendidikan kesehatan gigi dan mulut yang bertujuan untuk memperkenalkan kepada orangtua murid tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dan menanamkan perilaku sehat sejak dini. Program yang dilaksanakan berupa kegiatan penyuluhan pada seluruh wali murid, guru, dan pegawai Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Tingkat TK kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi dan praktik sikat gigi bersama. Kegiatan Dental Health Education disampaikan oleh dosen prodi D III Teknik Gigi dan Kesehatan Gigi Poltekkes Tanjungkarang. Kegiatan ini menggunakan media LCD, Leaflet, demonstrasi sikat gigi secara benar dengan menggunakan dental kit berupa model gigi dan sikat gigi.
Optimizing The Health Of The Dental Supporting Network In Labuhan Ratu Raya Village, Labuhan Ratu District Through Village Community Guidance Suprapti, Suryani Catur; Budiarti, Indah; Fatimah, Rizki Nurul; Urianti, Sepriana; Wahyuni, Sri; Murwaningsih, Sri; Armis, Aryudhi
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2567

Abstract

Problems with supporting tissue health, such as gingivitis, periodontitis, tartar, and loose teeth, are still quite common among the elderly in Labuhan Ratu Raya. This condition is influenced by a lack of understanding of oral hygiene, improper brushing techniques, and a lack of awareness of routine dental checkups. In response to this situation, the community service team conducted a series of educational activities, examinations, and training involving the elderly, their families, and health cadres. The health cadres also expressed their readiness to continue routine coaching for the elderly in their respective communities. Overall, these activities have had a positive impact on improving the oral health of the elderly in Labuhan Ratu Raya Village. It is hoped that these coaching activities will continue and become part of ongoing efforts to prevent periodontal problems, thereby further improving the quality of life for the elderly in the area.
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF OTAK DENGAN KEHILANGAN GIGI PADA LANSIA DI UPTD TRESNA WERDHA KOTA BANDAR LAMPUNG fatimah, rizki nurul; Murwaningsih, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54322

Abstract

Gigi memiliki fungsi untuk pengunyahan, berbicara dan estetika. Kondis gigi yang sering ditemukan pada lansia tidak jarang berlubang dan hilang yang menyebabkan penurunan terhadap fungsi pengunyahan, berbicara dan estetika. Kehilangan gigi merupakan kondisi umum pada lansia yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti penyakit periodontal, kurangnya perawatan gigi, serta nutrisi yang tidak optimal. Kehilangan gigi pada lansia berdampak pada persoalan psikologis seperti malu, hilangnya selera makan, malnutrisi, gangguan tidur, kesulitan bergaul dan konsentrasi terganggu. Berbagai penyakit dan faktor lingkungan yang telah berinteraksi sepanjang hidup lansia berdampak pada kerusakan sel-sel di otak. Kelainan yang timbul tergantung jumlah kerusakan serta area otak yang terkena kerusakan. Perubahan besar yang terjadi meliputi lemahnya ingatan, menurunnya kemampuan kognitif, perubahan pola tidur, gangguan penglihatan, pendengaran, kemampuan berjalan dan postur tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif otak dengan kehilangan gigi pada lansia di UPTD Tresna Werdha Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 orang dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner dan pemeriksaan intraoral pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif yaitu sebanyak 27 lansia (81,8%) dan yang tidak mengalami penurunan fungsi kognitif yaitu sebanyak 6 lansia (19,2%) dengan status kehilangan gigi kategori sedikit yaitu 6 orang lansia (18,2%), kategori sedang dengan jumlah lansia yaitu 6 orang lansia (18,2%) dan kategori banyak yaitu 21 orang lansia (63,6%). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif otak dengan kehilangan gigi.