Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Identifying School Programs and Peer Roles in Juvenile Delinquency through a Mixed Method Approach Kurniawan, Novian Candra; Khotimah, Khusnul; Efendi, Bintang Muhammad Sahara; Ni'matuzzuriyah, Ni'matuzzuriyah; Ruja, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v15i2.77518

Abstract

Juvenile delinquency is something that violates the norms and rules that apply in the local area. Usually, the delinquency is caused by peers and lack of parental attention. This study aims to review students' knowledge and the influence of peers in committing juvenile delinquency. Then, this study also aims to find out the strategies and school programs in overcoming juvenile delinquency. Through a mix method explanatory approach, this research is expected to develop a comprehensive strategy in overcoming juvenile delinquency. In the first phase, this research uses quantitative methods by distributing questionnaires to 85 students as respondents which are then analyzed using SMART-PLS with structural equation model-partial least square (SEM-PLS) techniques. The second, qualitative phase conducted interviews with school principals, representatives of class teachers and counseling guidance teachers to get answers about school strategies in overcoming adolescent delinquency. Qualitative data was then analyzed thematically by compiling into program sections, sub-programs and descriptions. As a result, in direct testing, there are 2 accepted hypotheses: character-building competency against peer delinquency and delinquency behavior. However, peer delinquency does not have a positive and significant relationship with delinquency behavior. Indirect testing provided the finding that peer delinquency failed to mediate the relationship between character-building competency and delinquency behavior. Furthermore, based on the interviews conducted, a school program aims to overcome adolescent delinquency. The program involves internal and collaborates with external institutions such as KPAI, bhabinkamtibmas, and alumni who have achieved success. Then, the school also provides counseling on parenting by involving parents as participants. Thus, it can be seen that the school has taken a holistic and collaborative approach in dealing with juvenile delinquency. However, strong peer influence and lack of individual commitment may reduce its effectiveness.
Implementasi E-Modul Berbantuan Google Sites dengan Model PBL dalam Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Efendi, Bintang Muhammad Sahara; Insani, Nailul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1406

Abstract

Low interest in learning in Social Studies subjects is a challenge faced by educators in schools. This low interest in learning is caused, in part, by teachers' lack of creativity in adapting to students' needs and desires during the learning process in class. To overcome this, this study is needed which aims to describe the results of the implementation of E-Modules assisted by Google Sites with the Problem Based Learning model in social studies learning to increase the interest and learning outcomes of class VIII students. This research used a quasi-experiment design with one group pre-test and post-test. Data was collected from observations, interviews, questionnaires, and documentation, which in this case was specifically from students in class VIII-J. The results of this research indicate an increase in students' interest in learning and learning outcomes after the treatment was carried out in the classroom. The use of E-Modules and PBL models has a positive influence on students' learning interest and learning outcomes.
Optimalisasi peran pengurus OSIS dalam mencegah dan menanggulangi kenakalan remaja di SMP Negeri 11 Malang Kurniawan, Novian Candra; Efendi, Bintang Muhammad Sahara; Khotimah, Khusnul; Ni'matuzzuriyah, Ni'matuzzuriyah; Ruja, I Nyoman
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Februari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v8i1.2529

Abstract

Kenakalan remaja merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak negatif pada lingkungan sekolah, khususnya di tingkat SMP. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran pengurus OSIS dalam mencegah dan menanggulangi kenakalan remaja di SMP Negeri 11 Malang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode luring melalui serangkaian tahapan yang mencakup persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman dan motivasi para pengurus OSIS mengenai pencegahan kenakalan remaja, serta pembentukan Tim Siaga Kenakalan Remaja. Evaluasi program mengindikasikan keberhasilan dalam memberikan materi yang relevan, namun terdapat masukan terkait durasi dan metode penyampaian yang perlu lebih interaktif. Program ini memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman.
Dukungan Guru dalam Mendorong Kepedulian Lingkungan Hidup pada Peserta Didik: Studi di SMP Negeri Kota Malang Efendi, Bintang Muhammad Sahara; Kurniawan, Novian Candra; Pradana, Rizki Novfredy
Journal of Edugeography Vol. 13 No. 2 (2025): VOL 13 NO 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v13i2.22738

Abstract

Fokus penelitian ini ingin mengkonfirmasi variabel environmental concern, pro-environmental behaviors, dan teacher suport terhadap green school. Kemudian, kami juga menggunakan teacher suport untuk menjadi moderator dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini kami menggunakan Paul Leedy untuk menentukan ukuran sampel. Dari penyebaran kuesioner, didapatkan sebanyak 200 sampel yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Partial Least Square dan importance-performance map analysis digunakan untuk menganalisis data yang telah didapatkan. Hasilnya, ditemukan bahwa pro-environmental behaviors dan environmental concern secara positif dan signifikan berkorelasi dengan teacher support. Kemudian, environmental concern dan teacher support berkorelasi positif dan signfikan terhadap green school. Namun, pro-environmental behaviors tidak memiliki efek positif dan signifikan terhadap green school. Berkenaan dengan pengujian moderasi, ditemukan bahwa dukungan guru tidak dapat memoderasi hubungan antara environmental concern, pro-environmental behaviors terhadap green school. Secara empiris, diperlukan adanya integrasi kurikulum lingkungan dan pelatihan guru untuk mencapai sekolah hijau yang efektif.
SOSIALISASI PENCEGAHAN PENYEBARAN HOAX DALAM PEMBELAJARAN IPS DENGAN APLIKASI HBT V2 Efendi, Bintang Muhammad Sahara; Mustikarani, Nadia; Triaditama, Setyawan; Muqtashida, Tsamrotul; Wiradimadja, Agung
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Masyarakat mengalami berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan mereka, salah satunya semakin maraknya penyebaran hoax. Pembelajaran IPS di tingkat SMP memanfaatkan berbagai sumber informasi seperti berita di media massa elektronik. Jika sumber pembelajaran yang digunakan terindikasi berita hoax akan berakibat pada pemberian informasi yang keliru terhadap para siswa. Berdasarkan hal tersebut, dapat dilakukannya pencegahan berita hoax menggunakan aplikasi HBT (Hoax Buster Tools) V2 yang dapat memberikan kemudahan dalam memverifikasi berita yang ada fakta atau malah sebaliknya. Tim Pengabdian kepada masyarakat melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran hoax melalui media sosial WhatsApp Group. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam upaya pencegahan berita hoax melalui aplikasi HBT V2. Setelah kegiatan sosialisasi berakhir, tim pengabdian melakukan wawancara kepada para peserta berkaitan dengan kegiatan yang telah dilaksanakan. Data pendapat yang diperoleh dari peserta sosialisasi pencegahan penyebaran hoax melalui aplikasi HBT V2 sebanyak 43 orang yang terdiri dari kalangan mahasiswa, dosen, guru IPS, dan masyarakat umum. Adapun data diperoleh melalui wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 46,8 persen peserta berpendapat bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dinilai sangat baik. Sebanyak 59,6 persen peserta menyatakan bahwa sosialisasi ini bermanfaat untuk mencegah penyebaran hoax dalam diri sendiri. Sebanyak 46,8 persen peserta menyatakan aplikasi HBT V2 telah efektif dalam mencegah penyebaran hoax. Sebanyak 89,4 persen peserta memilih akan terus memanfaatkan aplikasi HBT V2 dalam pencegahan penyebaran hoax.