Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Gambaran Tindakan Pencegahan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sukajadi Yuanti, Anika; Wulandari, Idah Ayu; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.396

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global. Kejadian kematian ibu yang berkaitan dengan anemia sebesar 40%. Prevalensi ibu hamil yang mengalami anemia di Provinsi Sumatra Selatan pada tahun 2024 yaitu sebanyak 5305 kasus (7,4%). Pengetahuan ibu hamil tentang anemia merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk membantu mencegah terjadinya kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tindakan pencegahan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Sukajadi tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2024 dimana populasinya adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Sukajadi dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menampilkan hasil frekuensi dan presentase. Dari 81 ibu hamil, sebagian besar ibu berusia 20-35 tahun (82,7%), tingkat pendidikan SMA (38,3%), ibu rumah tangga (84%), multigravida (66,7%) dan usia kehamilan saat ini trimester 2 (46,9%). dan mempunyai tingkat pengetahuan cukup (87,7%). Diharapkan ibu hamil terus meningkatkan pengetahuannya khususnya tentang anemia ibu hamil dan tenaga kesehatan secara berkelanjutan memberikan informasi kepada ibu hamil melalui kegiatan posyandu dan saat ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan.
Penyuluhan Sebagai Upaya Optimalisasi Dukungan Keluarga Dalam Peningkatan Kunjungan K6 Suprapto, Sentot Imam; Wardani, Ratna; Wulandari, Idah Ayu; Wisnawa, I Nyoman Dharma
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i1.787

Abstract

ABSTRAK Seorang perempuan dalam siklus kehidupannya untuk memperoleh keturunan, akan melalui proses kehamilan dan persalinan yang alami adalah hal yang fisiologis. Hal ini akan berjalan dengan lancar jika memperoleh banyak dukungan dari suami, keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk penyuluhan dengan menggunakan media poster yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di Puskesmas III Denpasar Utara. Populasi yang digunakan adalah Ibu hamil Trimester III di Puskesmas III Denpasar Utara yaitu sebanyak 30 orang dengan teknik samping menggunakan total samping. Alat  pengumpul data menggunakan kuesioner.  Untuk menilai pengetahuan mitra, maka dilakukan pre dan post test. Untuk kegiatan penyuluhan, media yang digunakan adalah poster. Hasil menunjukkan bahwa pemberian penyuluhan sangat berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan responden antara sebelum dan setelah pemberian penyuluhan. Diharapkan tenaga kesehatan aktif memberikan penyuluhan kepada keluarga ibu hamil tentang pentingnya dukungan keluarga dan keluarga diharapkan bisa memberikan dukungan kepada ibu hamil sehingga ibu dapat melakukan pemeriksaan sesuai dengan anjuran yaitu 6 kali.   Kata kunci : Poster, Dukungan Keluarga, ANC, K6
Hubungan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik Dengan Kelahiran Bayi Berat Badan Lahir Rendah Dwi Handayani Paramita Benny; Idah Ayu Wulandari; Sri Ariani, Ni Komang; Ni Wayan Sri Rahayuni; Ni Ketut Noriani
WOMB Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v3i1.323

Abstract

Pregnant women who have less nutritional intake adequately during pregnancy have the potential to experience chronic energy deficiency (CED) and tend to give birth to babies with low birth weight (LBW). One of the indicators used to determine chronic energy deficiency in mothers is upper arm circumference <23.5cm. The impact of LBW on children's growth is the occurrence of stunting. The purpose of this study was to determine the correlation between chronic energy deficiency and low birth weight babies at the Public Health Center Kambaniru, East Sumba. This study employed quantitative analysis with a cross-sectional approach. The sample was 29 respondents recruited from medical record data of pregnant women who gave birth to LBW babies. Data were analyzed using the Spearman's Rho correlation technique test. Findings indicated that the majority of 19 respondents (65.5%) with CED gave birth to children with LBW conditions, while 10 respondents (34.5%) without CED also gave birth to LBW babies. The Spearman's Rho test results indicated a significant positive correlation between mothers with CED and LBW babies. The lower the upper arm circumference of a pregnant woman, the higher the risk of giving birth to a LBW baby. It is expected that pregnant women will always carry out regular health checks during pregnancy and consume sufficient nutritious food.
Hubungan Kadar Hemoglobin dan Paritas Dengan Lama Persalinan Kala II Kadek Renata Antrini; Idah Ayu Wulandari; Ni Komang Sri Ariani; Luh Komang Suwarma Santi
WOMB Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v4i1.638

Abstract

Hemoglobin (Hb) plays a crucial role in maintaining the stamina of mothers during childbirth, particularly in stage II, which requires strength for pushing. Anemia in pregnant women can prolong the labor process due to a lack of energy for pushing. This study aims to determine the relationship between Hb levels and parity with the duration of stage II labor. This cross-sectional study involved 42 respondents and was analyzed using the Spearman rank test. The results indicate a positive correlation between Hb levels and the duration of stage II labor (r = 0.416; p = 0.006), as well as a negative correlation between parity and the duration of stage II labor (r = -0.705; p = 0.000). These findings suggest that higher Hb levels tend to shorten the duration of stage II labor, while lower parity tends to prolong it.
Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Wus Dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi di Puskesmas Buntu Turunan Kabupaten Simalungun Cici Mei Sinaga; Idah Ayu Wulandari; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.19056

Abstract

ABSTRACT Family planning is an effort to regulate pregnancy, childbirth, child birth spacing and age, protection and assistance in accordance with reproductive rights to form and realize a prosperous, quality, physically and mentally healthy family. To determine the factors that influence women of reproductive age in choosing contraceptive methods at Buntu Turunan Public Health Centre, Simalungun Regency. This study employed analytical survey method with cross-sectional approach. A sample of 100 people was taken using the total sampling technique. The data were collected using questionnaires and then analyzed using the fisher exact test. The majority of respondents (55 respondents; 55%) were in the non-high risk age group (20-35 years), multipara (74 respondents; 74%), elementary school graduates (58 respondents; 58%), and had a low level of knowledge about contraceptive methods (63 respondents; 63%). No correlation was found between age and the contraceptive method choice (p-value 0.822), and no correlation between education and contraceptive method choice (p-value 1.000). The study also found a significant correlation between parity and contraceptive method choice (p-value 0.002), and correlation between knowledge and contraceptive method choice (p-value 0.000) at Public Health Centre Buntu Turunan, Simalungun Regency. There is a significant relationship between parity and knowledge in the selection of contraceptive methods. Therefore, health workers are expected to provide consistent and continuous education about contraceptive methods for women of reproductive age. Keywords: Women of Reproductive Age, Contraception, Knowledge, Parity  ABSTRAK Keluarga berencana adalah upaya untuk mengatur kehamilan, kelahiran anak, jarak dan usia kelahiran anak, perlindungan dan bantuan sesuai hak reproduksi untuk membentuk dan mewujudkan keluarga yang sejahtera, berkualitas, sehat lahir dan batin. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi WUS dalam pemilihan metode kontrasepsi di Puskemas Buntu Turunan Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan Metode Survey Analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 100 orang yang diambil menggunakan Teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner dan dianalisis menggunakan uji fisher exact test. Sebagian besar responden pada kelompok usia tidak resti 20-35 tahun sebanyak 55 responden (55%), paritas Multipara sebanyak 74 responden (74%) dengan pendidikan dasar sebanyak 58 responden (58%), dan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 63 responden (63%). Tidak ada hubungan usia terhadap pemilihan metode kontrasepsi (p-value 0,822), tidak ada hubungan pendidikan terhadap pemilihan metode kontrasepsi (p-value 1,000), ada hubungan paritas terhadap pemilihan metode kontrasepsi (p-value 0,002), dan ada hubungan pengetahuan terhadap pemilihan metode kontrasepsi (p-value 0,000) di Puskesmas Buntu Turunan Kabupaten Simalungun. Terdapat hubungan yang signifikan terhadap paritas dan pengetahuan dalam pemilihan metode kontrasepsi. Sehingga, petugas kesehatan diharapkan memberikan edukasi secara konsisten dan berkelanjutan tentang metode kontrasepsi pada Wanita Usia Subur. Kata Kunci: WUS, Kontrasepsi, Pengetahuan, Paritas
Peningkatan Pengetahuan Suami Ibu Hamil Tentang Postpartum Blues Dengan Video Edukasi Parwati, Ni Wayan Manik; Wulandari, Idah Ayu; Haryati, Ni Putu Sri; Indriana, Ni Putu Riza Kurnia; Suartini, Ni Wayan
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.861

Abstract

Postpartum blues merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu selama masa nifas dan berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan ibu maupun tumbuh kembang bayi apabila tidak ditangani secara tepat sejak awal. Salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan adaptasi ibu setelah persalinan adalah dukungan keluarga, terutama dari suami. Kurangnya pengetahuan suami mengenai perubahan fisik dan psikologis pada masa nifas diketahui dapat memengaruhi kondisi emosional ibu pascapersalinan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman suami terkait upaya pencegahan postpartum blues melalui penggunaan media edukasi berbasis video. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif yang disertai pemutaran video edukasi, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta kegiatan terdiri dari 28 suami ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas I Denpasar Timur. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner sederhana, serta analisis efektivitas media video menggunakan uji Wilcoxon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman suami mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, serta langkah pencegahan postpartum blues. Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden (64,2%) memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup. Setelah intervensi edukasi melalui video, mayoritas peserta (82,1%) berada pada kategori pengetahuan baik. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p-value <0,001. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami mengenai postpartum blues. Diharapkan para suami lebih aktif dalam mencari informasi terkait kesehatan psikologis ibu pada masa nifas serta mampu memberikan dukungan emosional dan sosial yang optimal guna mencegah terjadinya postpartum blues. Selain itu, tenaga kesehatan khususnya pengelola program KIA disarankan untuk mengintegrasikan edukasi berbasis video tentang pencegahan postpartum blues ke dalam layanan antenatal care (ANC) dan kegiatan kelas ibu hamil secara rutin Kata kunci : Video, edukasi, suami, postpartum blues