Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL SAINTIS

Evaluasi Kekuatan Struktur Kolom Dengan Pendekatan Probabilitas Gaussian Pada Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Bengkalis: Evaluation of The Strength of Column Structure Using a Gaussian Probability Approach on Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Bengkalis Sukmawati , Mega; Kurniawan, Mahadi; Anggreana, Vella; Sapitri
JURNAL SAINTIS Vol. 23 No. 01 (2023)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2023.vol23(01).25233

Abstract

[IN] Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 Politeknik Negeri Bengkalis direncanakan 3 lantai dengan bentuk asimetris dan berfungsi sebagai gedung administrasi dan laboratorium, dengan kondisi wilayah Bengkalis yang berpotensi gempa sangat kecil. Berdasarkan hal tersebut, pada GKT 1 dilakukan evaluasi pada struktur kolom dengan asumsi bahwa di daerah Bengkalis terjadi peningkatan percepatan tanah puncak atau (Peak Ground Acceleration, PGA) menurut SNI 1726-2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah keandalan struktur kolom yang direncanakan stabil dari pengaruh nilai tekuk dalam menahan beban aksial maksimum yang bekerja, akibat peningkatan percepatan tanah puncak atau (Peak Ground Acceleration, PGA). Metode yang digunakan adalah metode probabilitas distribusi normal (Gaussian), yang dapat menentukan keandalan struktur kolom dalam menahan beban kerja maksimum akibat peningkatan percepatan tanah puncak atau (Peak Ground Acceleration, PGA) yang dilakukan pada GKT 1. Dengan struktur kolom yang ditinjau yaitu C27, yang merupakan kolom kritis dengan beban aksial paling maksimum (Pmaks) yang diterima. Hasil evaluasi pada kolom kritis C27, beban aksial maksimum 109,044 ton menghasilkan nilai tekuk sebesar 95,0488 mˉ² dengan keandalan 99,8% berdasarkan kondisi eksisting dilapangan, sedangkan untuk beban aksial maksimum 155,040 ton setelah diasumsikan terjadinya percepatan tanah puncak (Peak Ground Acceleration, PGA) berdasarkan SNI 1726-2019 menghasilkan nilai tekuk 97,5715 mˉ² dengan keandalan sebesar 91,9 %. [EN] Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 Politeknik Negeri Bengkalis is designed as a three-story building with an asymmetrical shape, functioning as an administrative and laboratory facility. Considering that Bengkalis is located in an area with very low earthquake potential, an evaluation was conducted on the column structure by assuming an increase in Peak Ground Acceleration (PGA) based on SNI 1726-2019. This study aims to determine whether the reliability of the designed column structure remains stable in resisting maximum axial loads when subjected to increased soil acceleration. The method applied in this research is the normal distribution probability (Gaussian) method, which is used to assess the reliability of the column structure in withstanding maximum loads resulting from the assumed increase in PGA. The structural analysis focuses on column C27, identified as the critical column due to receiving the highest axial load (Pmax). The evaluation results show that for column C27, the maximum axial load of 109.044 tons produces a bending value of 95.0488 mˉ² with a reliability of 99.8% under existing field conditions. However, when the maximum axial load increases to 155.040 tons—based on the assumed peak ground acceleration according to SNI 1726-2019—the bending value rises to 97.5715 mˉ², and the reliability decreases to 91.9%. These findings indicate that an increase in PGA significantly affects the reliability of the column structure, although it remains within the safe category.
Analisis Karakteristik Tanah terhadap Daya Dukung Pondasi Berdasarkan Hasil Uji Sondir (CPT) pada Lokasi Pembangunan Masjid: Analysis of Soil Properties for Foundation Bearing Capacity at Mosque Construction Sites Using Sondir Test (CPT) Results Alwiah, Sy. Sarah; Anggreana, Vella; Elizar; Deru Pratama, Muhammad
JURNAL SAINTIS Vol. 25 No. 02 (2025)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2025.vol25(02).25346

Abstract

[IN] Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung tanah pada lokasi pembangunan masjid di Dusun I Pasir Rambah, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, dengan menggunakan metode Cone Penetration Test (CPT) atau uji sondir. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik lapisan tanah serta menentukan jenis pondasi yang tepat dan aman digunakan. Lokasi Pembangunan masjid ini berada tidak jauh dari aliran sungai, sehingga diperkirakan memiliki muka air tanah yang cukup tinggi dan kondisi tanah jenuh air di lapisan atas. Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, lapisan tanah bagian atas berupa lempung dengan kadar air tinggi, yang berpotensi menurunkan kestabilan pondasi apabila tidak dianalisis terlebih dahulu. Data diperoleh melalui pengukuran nilai perlawanan konus (qc) dan hambatan lekat (fs) pada dua titik pengujian hingga kedalaman 10 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada titik 1, nilai daya dukung tanah maksimum tercapai pada kedalaman sekitar 2,6–2,8 meter dengan kapasitas izin (Qa) sebesar 2,08 ton/pile untuk penampang tiang 20×20 cm dan 3,25 ton/pile untuk penampang tiang 25×25 cm. Sementara pada titik 2, daya dukung tanah meningkat hingga kedalaman 4,0 meter dengan nilai Qa maksimum sebesar 8,75 ton/pile (20×20 cm) dan 7,5 ton/pile (25×25 cm). Berdasarkan hasil tersebut, pondasi tiang pancang pendek direkomendasikan pada titik 1, sedangkan pondasi tiang dalam atau bored pile direkomendasikan pada titik 2 karena memiliki lapisan tanah keras dengan daya dukung lebih tinggi. Penelitian ini memberikan dasar teknis bagi perencanaan pondasi yang efisien dan aman untuk pembangunan masjid di wilayah tersebut. [EN] This study aims to analyze the soil bearing capacity at the mosque construction site located in Dusun I Pasir Rambah, Rokan IV Koto District, Rokan Hulu Regency, Riau Province, using the Cone Penetration Test (CPT) or sondir test method. The testing was carried out to identify subsurface soil characteristics and determine the most suitable and safe type of foundation. Data were obtained from the measurement of cone resistance (qc) and sleeve friction (fs) at two test points up to a depth of 10 meters. The results indicate that at point 1, the maximum soil bearing capacity occurs at a depth of about 2.6–2.8 meters with an allowable bearing capacity (Qa) of 2.08 ton/pile for a 20×20 cm pile section and 3.25 ton/pile for a 25×25 cm pile section. Meanwhile, at point 2, the soil bearing capacity increases up to a depth of 4.0 meters, reaching a maximum Qa value of 8.75 ton/pile (20×20 cm) and 7.5 ton/pile (25×25 cm). Based on these findings, short pile foundations are recommended at point 1, while deep pile or bored pile foundations are suggested at point 2 due to the presence of dense soil layers with higher bearing capacity. This study provides a technical basis for designing efficient and safe foundations for mosque construction in the study area.