Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prohealth Journal

HUBUNGAN PARTUS LAMA DENGAN KEJADIAN ATONIA UTERI DI RSUD Dr.R. SOEDJONO SELONG Siti Naili Ilmiyani; Ni Made Chaca Dwi Handayani; Dahlianti Hepiyistuti
ProHealth Journal Vol 16 No 1 (2019): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AKI dan AKB DI NTB masih tinggi bahkan untuk AKI terjadi peningkatan pada tahun 2014 menjadi 121 orang, padahal tahun sebelumnya jumlah AKI 92 orang untuk menekan angka kematian ini, Pemerintah Provinsi mencanagkan program yang populer yaitu AKINO dan program itu telah berjalan. Salah satu program AKINO ini adalah pelayanan melahirkan gratis di seluruh fasilitas kesehatan. Penelitian ini dilakukan di RSUD Dr. R.Soedjono Selong dari bulan Agustus-September 2016 dengan tujuan untuk mengetahui hubungan partus lama dengan kejadian atonia uteri. Desain penelitian yang digunakan Cross Sectional dengan rancangan retrospektif. Populasinya adalah semua ibu bersalin di RSUD dr. R. Soedjono Selong. Sampel sebagian ibu bersalin di Ruang Bersalin RSUD Dr. R. Soedjono Selong priode Januari-Juli 2016. Hasil yang di dapat dari penelitian ini yaitu dari 100 responden yang mengalami partus lama dan non partus lama di Ruang Bersalin RSUD dr. R. Soedjono Selong tahun 2016, berdasarkan yang mengalami kejadian partus lama, yang mengalami partus lama 88 orang atau 88% sedangkan yang tidak mengalami partus lama 12 orang atau 12 %. Berdasarkan kejadian atonia, yang mengalami atonia setelah melahirkan yaitu sebanyak 62 orang atau 62 % sedangkan yang tidak mengalami atonia setelah melahirkan yaitu sebanyak 38 orang atau 38 %. Dari hasil penelitian uji statistic menggunakan chi square diperoleh hasil yaitu dapat diperoleh informasi p=0,01 < nilai a=0,05, yang artinya terdapat hubungan persalinan premature dengan kejadian asfiksia di Ruang Bersalin RSUD Dr. R.Soedjono Selong dimana H1 diterima. Dengan adanya penelitian dapat dijadikan sebagai bacaan yang dapat dijadikan sebagai bacaan yang dapat memperluas pengetahuan dan wawasan tentang Partus lama dan Atonia serta diharapkan bagi peneliti agar melakukan penelitian dengan responden yang lebih banyak dan metode yang berbeda sehingga hasil yang didapatkan lebih valid dan lebih dapata diterima.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Pola Konsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada Addian Aprilliana; Siti Naili Ilmiyani; Nurannisa Fitria Aprianti; Baiq Disnalia Siswari
ProHealth Journal Vol 19 No 1 (2022): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.202219152

Abstract

ABSTRAK Faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil yaitu faktor langsung dan tidak langsung, pengetahuan dan pola konsumsi tablet Fe menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia ibu hamil. Tujuan penelian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan pola konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada yang melakukan kunjungan di Poli KIA Puskesmas Narmada pada Tahun 2020 dengan sampel 83 responden menggunakan teknik sampling jenis simpel random sampling. Variabel independen adalah pengetahuan dan pola konsumsi tablet Fe. Variabel dependen adalah kejadian anemia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner modifikasi test pengetahuan dan pola konsumsi tablet Fe kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat yang dinyatakan dalam distribusi frekuensi dan bivariate menggunakan uji chi square. Gambaran tingkat pengetahuan yaitu baik 10 responden (12%), cukup 38 responden (45.8%), kurang 35 responden (42.2%). Mengkonsumsi tablet Fe 4 responden (4.8%) dan tidak mengkonsumsi 75 responden (95.2%). Berdasarkan uji chi square terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia (p Value 0.03) dan pola konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (p Value 0.039; OR 7.773). Ada hubungan tingkat pengetahuan dan pola konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kata Kunci: Pengetahuan, Pola Konsumsi, Tablet Fe, Anemia ABSTRACT Factors that influence the incidence of anemia in pregnant women, namely direct and indirect factors, knowledge and consumption patterns of Fe tablets are the most influential factors on the incidence of anemia in pregnant women. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and consumption patterns of Fe tablets with the incidence of anemia in pregnant women. This research is a descriptive correlational study with a cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women who were in the Narmada Puskesmas Working Area who visited the Narmada Health Center KIA Poly in 2020 with a sample of 83 respondents using a simple random sampling technique. The independent variables were knowledge and consumption patterns of Fe tablets. The dependent variable is the incidence of anemia. Data were collected using a modified questionnaire of knowledge test and consumption patterns of Fe tablets and then analyzed using univariate analysis expressed in frequency distribution and bivariate using chi square test. The description of the level of knowledge is good 10 respondents (12%), enough 38 respondents (45.8%), less than 35 respondents (42.2%). Consuming Fe tablets 4 respondents (4.8%) and did not consume 75 respondents (95.2%). Based on the chi square test, there is a relationship between the level of knowledge and the incidence of anemia (p Value 0.03) and the consumption pattern of Fe tablets with the incidence of anemia (p Value 0.039; OR 7.773). There is a relationship between the level of knowledge and consumption patterns of Fe tablets with the incidence of anemia in pregnant women. Keywords: knowledge, consumption patterns, Fe tablets, anemia
Hubungan Status Gizi dan Anemia pada Ibu dengan Kejadian BBLR di RSUD Dr. R. Soedjono Selong Siti Naili Ilmiyani; Yusuf, Nurlathifah N.; Aprianti, Nurannisa Fitria
ProHealth Journal Vol 18 No 1 (2021): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.202118187

Abstract

Background: In terms of mortality of 60-80% of neonatal deaths caused by low birth weight, because the lbw 20 times higher risk of death in infancy. Malnutrition and anemia lead to low birth weight. The number of pregnant women anemia in bantul regency (36.6%) and nutritional status are event numbers (4.9 percent). Objective : This research is a survey research study design with analytic case control. The sample in this research is an experienced maternity mother lbw and not lbw as much as 246 cases, groups of cases (lbw) 123 and 123 cases of the control group. Analysis of the data used is the test of chi square and multivariate analysis with multiple linear regrasi. Methods: Analysis of the results obtained, that there is no significant relationship between nutritional status with the incident with the highest p 0,236 low birth weight and there is no significant relationship between anemia and lbw with the occurrence value p 0,290. Result :There is no relationship of nutritional status and anemic, but the nutritional status and risk factors for the onset of anemia is a low-value odds ratio 2,070 on nutritional status and 1,324 for anemia. Conclusion: More expectant mothers are expected to be improved again in an effort to consume fe tablets for didn't happen anemia and increased nutritional needs during pregnancy to prevent low birth weight.