Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

BERDAGANG NASI UDUK UNTUK PEMBERDAYAAN KELUARGA DHUAFA IBU YATI Azis, Abdul; Dhani, Raditya Rachmat; Shaula, Naila Putri; Dzaljad, Rifma Ghulam
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang bercita-cita meningkatkan kualitas hidup manusia dan menciptakan masyarakat yang sejahtera, makmur, dan diridhai Allah dengan mengembangkan kegiatan sosial, pendidikan, dan kesehatan, serta memberdayakan masyarakat melalui berbagai berbagai sektor, seperti sektor keagamaan, sektor pendidikan, sektor kesehatan, sektor ekonomi, dan sektor sosial. untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Berawal dari pemikiran KH. Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah, mengenai Tauhid Al-Ma'un menekankan nilai-nilai kemanusiaan serta mendorong umat Islam untuk ikut serta dalam kegiatan amal sosial yang berkaitan dengan isu sosial dan ekonomi. Penelitian ini menekankan pemberdayaan keluarga dhuafa melalui pendekatan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, pemberian pemahaman nilai-nilai Islam. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kesejahteraan kaum dhuafa, meningkatkan taraf hidup, serta kemandirian mereka secara materi dan imateri. Rekan pengabdian yang dilakukan seperti, menggunakan media sosial, berjualan, dan memberikan proposal kegiatan kepada sahabat dan masyarakat umum. Pemberdayaan keluarga dhuafa ini dilaksanakan dengan melibatkan mitra pemberdayaan dalam observasi, analisa, dan proses pencarian solusi. Output dari program pemberdayaan ini memperlihatkan dampak yang baik, seperti pertumbuhan usaha, pemenuhan kebutuhan harian, peningkatan kesejahteraan keluarga dhuafa, perubahan yang berkelanjutan dalam hidup mereka, sehingga mereka dapat hidup lebih baik.
Potensi Home Industry Fast Food sebagai Peluang Bisnis bagi Warga Aisyiyah dan Muhammadiyah Kota Depok Atmawidjaja, Rd. Heri Solehudin; Gunawan, Rudy; Dzaljad, Rifma Ghulam; Naf’an, Muhammad Aktsar; Rinjani, Nova Indri; Mariyam, Siti
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.14925

Abstract

Pendahuluan: Kota Depok merupakan salah satu kota yang memiliki potensi besar dalam industri makanan cepat saji. Hal ini membuka peluang bisnis bagi warga Aisyiyah dan Muhammadiyah untuk mengembangkan bisnis rumahan sebagai alternatif dalam Upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga. Studi ini bertujuan menjembatani potensi bisnis dan kebutuhan ekonomi warga Aisyiyah-Muhammadiyah melalui pendekatan home industry fast food. Metode: Pelatihan, workshop, serta pendampingan langsung, kepada warga Keluarga Besar Aisyiyah-Muhammadiyah di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok dalam usaha makanan cepat saji. Hasil: Home Industry Fast Food di Kota Depok memiliki potensi yang cukup besar sebagai peluang bisnis bagi warga Aisyiyah dan Muhammadiyah. Kesimpulan: Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan bisnis peserta, tetapi juga memberdayakan mereka secara sosial. Para peserta, terutama ibu-ibu Warga Muhammadiyah merasa lebih percaya diri dan memiliki peran yang lebih aktif dalam mengelola bisnis dan berkontribusi pada kehidupan komunitas mereka.
Peran dan Persepsi Ayah dalam Mendukung Pemberian ASI Ekslusif: Sebuah Perspektif Health Belief Model Sabilla, Mizna; Bahri, Syaiful; Ariasih, Rr. Arum; Dzaljad, Rifma Ghulam
Journal of Religion and Public Health Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v5i2.37109

Abstract

AbstractFather's support is one of the influential factors in the success of exclusive breastfeeding. The concept of the Health Belief Model has not been applied to gain an understanding of exclusive breastfeeding behavior from the perspective of fathers. This study aims to describe the role and perceptions of fathers in supporting exclusive breastfeeding using the Health Belief Model concept. The study took place in South Tangerang City and was conducted using a qualitative method involving 5 couples who have children aged 6-24 months and have successfully achieved exclusive breastfeeding. Data collection was done through focus group discussions, and data validation was achieved through source triangulation. All fathers played a role by providing both physical and emotional support. They had perceptions of the benefits of exclusive breastfeeding for their babies and wives. Perceived barriers stemmed from work, wives, and parents/in-laws. Some informants had low perceptions of threat in supporting breastfeeding. Positive perceptions of exclusive breastfeeding encourage fathers to play a supportive role. Education regarding the benefits of exclusive breastfeeding should be provided to fathers and grandparents. Advocacy for paternity leave or work-from-home is needed to support exclusive breastfeeding.Keywords: Exclusive Breastfeeding, Father Role, Health Belief Model
MENITI JEJAK RASULULLAH: MENOLONG UMAT DENGAN MEMBERDAYAKAN USAHA MIKRO KELUARGA IBU SOPIAH Dzaljad, Rifma Ghulam; Putri , Fatihah Shasikirana; Gumilar , Ghaniyya Illyani; Hamidah, Nasywa Atheera Fauziah
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empowerment is an activity that aims to improve and develop the capacity, quality and welfare of their lives. This article discusses and implements the teachings of Surah Al-Maun in the Muhammadiyah course at Muhammadiyah University, Prof. Dr Hamka, South Jakarta. The aim is to provide learning to the community through humanitarian empowerment. The approach used is an economic approach, namely by developing the economy of underprivileged families. So that it can increase the family's income and quality of life. This approach can be taken if the family has an economic business or the potential to manage productive economic activities independently. The methods used in this empowerment are observation, discussion and practice. This economic empowerment activity was carried out in the Mangga Ulir RPTRA Area, Kebayoran Lama District, South Jakarta City on March 29 2024.
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Bapak Amar Sumarodin Melalui Pengembangan Usaha Bakso Ikan Tusuk Ramandhita, Annisa Ayu; Chandra, Diski; Muhammad, Fajar; Dzaljad, Rifma Ghulam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 1 No 2 (2023): JPMII - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.295

Abstract

Muhammadiyah merupakan organisasi Islam reformis dan modern. Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Hadist. KH. Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammdiyah mengajarkan bahwa salah satu landasan utama gerakan Muhammadiyah adalah kekuatan teologi surat Al-Ma’un, yang dituangkan ke dalam tiga pilar, yaitu: kesehatan, pendidikan, dan pelayanan sosial. Ritual ibadah tidaklah berarti jika umat Islam abai terhadap penderitaan orang lain, oleh karena itu teologi Al-Ma’un mengajarkan untuk peduli kepada sesama dengan melakukan gerakan amal sosial. Gerakan amal sosial melalui pemberdayaan ekonomi keluarga dhuafa bertujuan untuk meningkatkan kesejahterahaan keluarga dhuafa melalui pengembangan usaha bakso ikan tusuk yang dimilikinya serta memberikan keteladanan dalam pengimplementasian teologi surat Al-Ma’un. Pemberdayaan keluarga dhuafa melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi dan pendekatan karitas keluarga Bapak Amar Sumarodin dilakukan dengan metode Participatory Action Reasearch (PAR) ini melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat yang menjadi subyek penelitian. Berdasarkan hasil kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga dhufa, menunjukkan adanya pengembangan usaha bakso ikan tusuk keluarga dhuafa karena bantuan modal usaha yang diberikan kepadanya.
Pemberdayaan terhadap Keluarga Dhuafa dengan Pembuatan Usaha Donat Berkah di Kramat Kwitang Jakarta Pusat Salsabilah, Aura; Dzaljad, Rifma Ghulam; Nabilah, Izzun; Krisga, Karishma Artamevia; Yulianti, Novia Erna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 2 (2025): JPMII - April 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.317

Abstract

Pemberdayaan Terhadap Keluarga Dhuafa merupakan salah satu program dari mata kuliah Kemuhammadiyahan di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan dari keluarga Ibu Harni. Dalam menjalankan gerakan tersebut Muhammadiyah memiliki beberapa amal usaha. Di antara amal usaha Muhammadiyah meliputi Bidang Kemasyarakatan yang salah satu tujuannya adalah menciptakan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin sebagaimana yang telah menjadi rumusan cita-cita perjuangan Muhammadiyah mengenai "masyarakat utama". Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilatarbelakangi karena kurang optimalnya Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Ekonomi Oleh Pemerintah di Kramat Kwitang. Berdasarkan kondisi obyektif yang ditemukan, peneliti menemukan beberapa masalah yaitu pemerintah desa kurang maksimal dalam memberdayakan masyarakat terutama dalam bidang ekonomi. Pemberdayaan keluarga dhuafa melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Participatory Rapid Rural Appraisal (PRRA) yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat yang menjadi subyek pelaksana. Hasil dari pemberdayaan ekonomi keluarga dhufa ini adanya pengembangan usaha kue donat Ibu Harni melalui bantuan modal usaha yang diberikan.
Pemberdayaan Keluarga Dhuafa pada Ibu Tina dengan Membangun Usaha Kecil Budhana, Adia Danastri; Susanto, Feby Putri; Zidan, Mohammad Fathi; Dzaljad, Rifma Ghulam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 3 (2024): JPMII - Juni 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.484

Abstract

Kesenjangan ekonomi di Indonesia menciptakan perbedaan besar antara kelompok ekonomi kuat dan lemah, menyebabkan masyarakat miskin kesulitan mengakses pendidikan, kesehatan, dan layanan lainnya. Salah satu faktor penyebab kesenjangan ini adalah aspek budaya, di mana tradisi tertentu dapat mempengaruhi pendapatan per kapita. Beberapa daerah memiliki etos kerja yang tinggi, sementara daerah lain memiliki etos kerja rendah, dengan masyarakat yang cenderung mengandalkan bantuan dari pihak lain. Islam mengatasi kesenjangan sosial melalui konsep tolong-menolong, termasuk pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan ini berkontribusi pada pemberdayaan keluarga dhuafa, dengan fokus pada keluarga Ibu Tina. Keluarga Ibu Tina menjadi fokus kami karena mereka mengalami kesulitan ekonomi yang signifikan. Kami melakukan pemberdayaan ini dengan pendekatan kualitatif, yang mencakup pencarian dan seleksi keluarga dhuafa, penggalangan dana, serta penyerahan bantuan berupa alat, bahan, modal usaha, sembako, dan alat ibadah. Dari observasi kami, pendekatan ini diharapkan dapat membantu keluarga Ibu Tina menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Implikasi praktis dari pemberdayaan ini adalah peningkatan kemandirian ekonomi keluarga Ibu Tina, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa bergantung pada bantuan. Selain itu, keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pemberdayaan keluarga dhuafa lainnya di berbagai daerah.
Mata Pencaharian Baru Keluarga Pak Darwan: Program Pemberdayaan Dhuafa di Kecamatan Sukmajaya Kota Depok, Jawa Barat Shoofii, Muhammad Qolbi; Alhazmi, Sayyid; Kusniadi, Nike Putra; Dzaljad, Rifma Ghulam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.721

Abstract

Di negara berkembang, kemiskinan merupakan masalah yang sulit diatasi, terutama di Indonesia. Salah satu dimensi kemiskinan adalah kemiskinan sosial-psikologis, yang menyebabkan kekurangan jaringan dan struktur sosial yang dapat mendukung peningkatan produktivitas. Kemiskinan juga disebabkan oleh faktor-faktor yang menghambat kesempatan dalam masyarakat. Faktor internal mencakup hal-hal yang berasal dari dalam diri seseorang, seperti rendahnya tingkat pendidikan, sedangkan eksternal meliputi aspek yang berasal dari lingkungan luar seseorang. Pemberdayaan merupakan proses atau upaya untuk meningkatkan kemampuan seseorang atau kelompok agar dapat bertindak secara mandiri dalam meningkatkan berbagai aspek kehidupan, baik secara material maupun spiritual, guna mencapai tujuan dan nilai bangsa. Pemberdayaan membutuhkan partisipasi dan keterlibatan aktif masyarakat agar memberikan manfaat yang berkelanjutan. Dalam penelitian ini, pemberdayaan dilakukan pada keluarga Pak Darwan yang mengalami kesulitan ekonomi hingga penghasilan mereka tidak mencukupi kebutuhan hidup. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yang melibatkan proses pencarian dan seleksi keluarga dhuafa, penggalangan dana, serta pemberian bantuan berupa peralatan dapur, modal usaha, dan sembako. Implikasi praktis dari pemberdayaan ini adalah peningkatan kemandirian ekonomi keluarga Pak Darwan, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa bergantung pada bantuan.