Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Asam Amino Ikan Lemuru dan PGPR Akar Edamame Terhadap Laju Pengisian Polong: Application of Lemuru Fish Amino Acids And Edamame Root PGPR To Pod Filling Rate Jumiatun, Jumiatun; Rudi Wardana; Ilham Muhklisin; Anni Nuraisyah; Septa Dwi Angga
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 25 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengisian polong edamame (Glycine max L.) merupakan fase penting dalam produksi polong premium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi asam amino ikan lemuru dan Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR) berbasis akar edamame, terhadap laju pengisian polong. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak kelompok faktorial (RAKF) terdiri atas dua faktor yaitu asam amino dan PGPR, perlakuan asam amino terdiri dari (0,5,10,15, dan 20)ml/l. Dan aplikasi PGPR terdiri dari (0, dan 150)ml/l. Berdasarkan hasil penelitian perlakuan asam amino memberikan pengaruh berbeda nyata pada pengamatan jumlah polong total dan persentase polong hampa. Sedangkan perlakuan PGPR menunjukkan hasil berbeda nyata pada pengamatan persentase polong hampa. Interaksi pada perlakuan PGPR dan asam amino berbeda tidak nyata pada semua variabel pengamatan,
Subtitusi Pupuk Hayati Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays L, Saccharata) Varietas Secada F1 Triono Bambang Irawan; Nisa Budi Arifiana; Rahmawati; Abdurrahman Salim; Anni Nuraisyah; Satria Indra Kusuma; Emma Trinurani Sofyan; Yuliati Mahfud; Oviyanti Mulyani
Berkala Ilmiah Pertanian Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 (in press)
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bip.v8i4.53732

Abstract

Pupuk merupakan bahan mengandung unsur hara yang diberikan ke media tanam untuk memenuhi kebutuhan hara untuk tanaman. Pupuk hayati cair merek "Basiscrop" merupakan salah satu produk pupuk hayati cair yang diproduksi oleh CV. Basiscrop Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui substitusi pupuk hayati cair "Basiscrop" dengan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays L. Saccharata) varietas Secada F1. Pengujian dilakukan pada bulan Januari hingga Mei 2025 di Lahan Percobaan Kimia Tanah dan Nutrisi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas delapan perlakuan, yaitu satu kontrol (tanpa pupuk), satu perlakuan pupuk rekomendasi, satu perlakuan dengan 3/4 dosis pupuk rekomendasi, dan enam kombinasi dosis pupuk hayati cair "Basiscrop" dengan pupuk anorganik. Seluruh perlakuan diberikan ulangan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian pada 8 perlakuan memberikan hasil pertumbuhan dan komponen hasil terbaik pada perlakuan 1 dosis N (350 kg/ha), 1 dosis P (100 kg/ha), 1 dosis K (50 kg/ha), dan 1 dosis pupuk hayati cair "Basiscrop" (30 kg/ha).  
Pemanfaatan Teknologi Silase Berbasis Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) di Kelompok Ternak Desa Glundengan Kusuma, Satria Budi; Eistifani Fajrin; Anni Nuraisyah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1831

Abstract

Produktivitas ternak ruminansia di Desa Glundengan seringkali terkendala oleh fluktuasi ketersediaan hijauan pakan, terutama saat memasuki musim kemarau panjang. Kondisi ini memaksa peternak bergantung pada pakan komersial yang mahal atau rumput lapangan dengan kualitas nutrisi rendah, sehingga menyebabkan tingginya biaya produksi dan penurunan performa ternak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan kelompok ternak melalui penerapan teknologi silase berbasis Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA). Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan partisipasi aktif mitra dalam tahapan sosialisasi, penyuluhan, serta pelatihan teknis pembuatan silase menggunakan limbah pertanian lokal berupa tebon jagung dan jerami. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra yang signifikan sebesar 80% mengenai teknologi fermentasi pakan. Produk silase yang dihasilkan memenuhi standar kualitas fisik yang baik, ditandai dengan warna hijau kekuningan, aroma asam segar, tekstur padat, tidak berjamur, serta memiliki pH ideal 3,8–4,2. Implementasi teknologi ini terbukti efektif menjamin ketersediaan cadangan pakan sepanjang tahun dan mampu menekan biaya operasional pakan melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara mandiri dan berkelanjutan.