Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

GERAKAN PENANGGULANGAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN SOSIALISASI DAN EDUKASI STUNTING SECARA DARING Yulinda Laska; Selasih Putri Isnawati Hadi; Siti Nurlela
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 8: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i8.7188

Abstract

Health problems should be given special attention from an early age. The most common problem in Indonesia today is stunting. Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a lack of nutrition for a long time, resulting in impaired growth in children, namely the child’s height is lower or shorter than the height of children of their age. This service is carried out with the aim of increasing understanding and participation of the community in efforts to prevent stunting based on online socialization and education. The targets in this service are mothers who have babies and toddlers. The method used is by providing online education to mothers who have babies and toddlers about stunting prevention. The results of the activity show that the participants were actively involved in the implementation of the activity, seen when the participants were active in the question and answer session during the activity. With this community involvement, it is hoped that it will be the first step in preventing stunting and reducing the percentage of stunting in Indonesia
Olah Tubuh dengan Yoga sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Penanganan Dismenore pada Remaja Yulinda Laska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2126

Abstract

Dismenore merupakan keluhan nyeri menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri dan berdampak pada aktivitas belajar, kenyamanan fisik, serta kesejahteraan psikologis. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai penanganan dismenore secara nonfarmakologis menyebabkan sebagian besar remaja masih bergantung pada penggunaan obat pereda nyeri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penanganan dismenore melalui olah tubuh dengan yoga. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan desain pretest dan posttest pada 15 remaja putri. Intervensi meliputi edukasi kesehatan reproduksi remaja dan praktik yoga yang berfokus pada gerakan peregangan, pernapasan, dan relaksasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai dismenore dan penanganannya melalui yoga setelah intervensi. Pembahasan hasil kegiatan diperkuat dengan telaah 15 jurnal nasional dan internasional yang menunjukkan kesinambungan temuan mengenai efektivitas yoga sebagai media edukatif dan promotif dalam pengelolaan dismenore pada remaja. Yoga dapat direkomendasikan sebagai metode nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesiapan remaja dalam menangani dismenore.