Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS KESIAPAN MASYARAKAT DALAM MEMANFAATKAN APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN DI ERA DIGITALISASI KABUPATEN GORONTALO Firmawati, Firmawati; Sudirman, Andi Nur Aina
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.1084

Abstract

Penggunaan tekhnologi membawa banyak keuntungan. Pertukaran informasi medis yang terbuka antara seseorang dengan tenaga kesehatan melalui penggunaan teknologi elektronik akan menyebabkan peningkatan layanan kesehatan dan status kesehatan pasien. Salah satu gebrakan pemerintah dan swasta adalah menciptakan aplikasi kesehatan. Namun, permasalahan yang terjadi tidak semua masyarakat memanfaatkan aplikasi tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan di era digital. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan study analitik cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada diwilayah kerja puskesmas di kabupaten gorontalo. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan probablitity sampling dengan tekhnik sampling cluster sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 97 responden. Analisa data menggunakan chi square. Hasil dari penelitian ini didapatkan p value 0,0001 pada tingkat kognitif masyarakat dengan kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan, p value 0,0001 pada afektif dengan kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan, p value 0,026 padda kognitif dengan kesiapan dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan. Perlunya dukungan dari pemerintah dalam mensosialisasikan pentingnya memanfaatkan aplikasi kesehatan di era digital saat ini. Kurangnya paparan informasi merupakan salah satu alasan masyarakat tidak memanfaatkan aplikasi yang sudah tersedia.
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER DAN HEALING TOUCH TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Devi, Sri Devi Padang; Febriyona, Rona Febriyona; Sudirman, Andi Nur Aina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33769

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi tekanan darah lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg. Kondisi hipertensi merupakan bentuk penyakit degeneratif atau tidak menular yang masih tinggi kasusnya sebagai penyumbang angka kesakitan dan kematian di masyarakat, jika penyakit hipertensi tidak dapat dikendalikan dapat menyebabkan komplikasi berbahaya seperti jantung koroner, gangguan pada penglihatan dan gangguan ginjal hal ini menyebabkan hipertensi menjadi salah satu akibat kematian tertinggi di dunia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Observasi dilakukan sebelum dan setelah subjek diberikan intervensi. Populasi yang terdapat Di Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo yaitu berjumlah 37 orang yang menderita penyakit tekanan darah tinggi atau Hipertensi, tetapi yang siap dijadikan sampel hanya 15 orang, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini sama dengan jumlah populasi yaitu 15 responden. Pada penelitian ini pemilihan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu data primer dalam penelitian ini adalah observasi peneliti dan wawancara dengan responden, adapun menjadi sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah data dari Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto.Setelah dilakukan penelitian didapatkan hasil penelitian Nilai t dependent Hasil p=0.000, oleh karena nilai p<0,05 di nyatakan ada perbandingan sebelum dan sesudah diberikan intervensi Aromaterapi Lavender dan Healing Touch. Diharapkan menjadi masukan bagi pihak pihak terkait seperti Pemerintah Kelurahan, Dinas Kesehatan, Puskesmas dan keluarga sehinga dapat terjalin kerjasama bidang kesehatan untuk meminimalisir penderita hipertensi.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Pre-Hospital Delay pada Pasien Stroke Syamsuddin, Fadli; Arsyad, Alyatul Islamiah; Harun, Karmila; Mohammad, Magfira; Damansyah, Haslinda; Ayuba, Asni; Yunus, Pipin; Sudirman, Andi Nur Aina; Ismulail, Andi Muh Rifqi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i2.310

Abstract

Pre-hospital delay is a medical term that refers to the time spent from the onset of the first symptoms or signs of stroke until the patient arrives at a medical service or hospital for treatment. There are several factors that influence the delay in treatment (prehospital delay) for stroke, including age, gender, residence status. educational factors, economic level, distance from residence, time of stroke, type of transportation, and family response. The aim of this research is to determine the factors that influence pre-hospital delay in stroke patients. The research design uses quantitative correlational with cross sectional. Sampling used probability sampling with the allocation proportional cluster random sampling technique with a total of 78 respondents. Data were collected using observation and questionnaires. Chi square test apply and multivariate using multiple logistic regression test. The results showed that the variable factors were age (p. 0.466 > 0.05), gender (p. 0.972 > 0.05), residence status (p. 0.000 < 0.05), education level (p. 0.000 < 0.05), economic level (p . 0.002 < 0.05), distance of residence (p. 0.003 < 0.05), time of attack (p. 0.000 < 0.05), transportation obtained (p. 0.000 < 0.05) and family response variables (p. 0.000 < 0.05). Multivariate analysis showed that the family response was OR=15.026, followed by the education variable OR=8.335, and the time of stroke OR=8.143. The conclusion is that the family response has a 15 times chance or is the most dominant influence on pre-hospital delay in stroke patients at the Gorontalo Provincial Regional Hospital
Gambaran Pelaksanaan 5 Tugas Kesehatan Keluarga dalam Merawat Lansia dengan Penyakit Gout Arthritis di Desa Talumelito Amara, Sri Susanti; Febriyona, Rona; Sudirman, Andi Nur Aina
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2024: EDISI KHUSUS II
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Problems that often occur in families in caring for gout patients are the family's lack of knowledge about gout and lack of ability to maintain a gout arthritis diet, so to overcome these problems the role of the family is needed in carrying out the five family health tasks in maintaining gout arthritis, the family plays a role in looking after a sick family member, the family needs to be supported by a nurse. Objective: This research is to describe the implementation of 5 family health tasks in treating gouty arthritis in Talumelito Village. Method: The research is quantitative research using a descriptive design with a cross sectional approach. Result: The results of the research showed that before the intervention was given regarding the implementation of the five family health tasks, the three families did not carry out family health tasks well, whereas after the educational intervention was carried out regarding the implementation of the five family health tasks, it was found that 15 families already knew the symptoms and causes of gouty arthritis from one to the other. 15 families also know what diet to follow to prevent recurrence of gouty arthritis, and families use health facilities to check the health of elderly people who suffer from hypertension. Conclusion:nThis research is expected to be used as a basis for further research with different methods so that the results obtained more optimal.
Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Pandan Wangi dan Jahe Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Desa Butungale Kecamatan Popayato Barat Lahiya, Ummunnisa; Febriyona, Rona; Sudirman, Andi Nur Aina
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2024: EDISI KHUSUS II
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i4.23822

Abstract

Objective: The impacts that can arise from hypertension include complications. Therefore treatment is needed for hypertension. Herbal plants that have potential as traditional medicinal plants that can reduce hypertension are fragrant pandan leaves combined with ginger. Forconducted an analysis of the effect of giving a decoction of fragrant pandan leaves and ginger on reducing blood pressure in elderly people with hypertension in Butungale Village, West Popayato District, Pohuwato Regency. Methods: Usepre-experimentdesign, with a one group pre test – post test design. Results: Research found thatBased on the results of statistical tests using the Paired t test, it is known that the p value = 0.000<0.05, then Ha is accepted, so it can be concluded that there is an effect of giving a decoction of fragrant pandan leaves and ginger on reducing the blood pressure of hypertension sufferers in the West Poapayato Health Center Working Area Butungale Village, Pohuwato Regency. Conclusion: Elderly people with hypertension can use boiled water from fragrant pandan leaves combined with ginger for therapy so that they do not develop severe hypertension because hypertension is a disease that will not be easily cured just by using medicine but requires other therapy such as herbal therapy using fragrant pandan leaves and ginger.
Pembinaan Keterampilan Pembuatan Program Activity Daily Living (ADL) dengan Modifikasi Kalender pada Pengasuh Lansia Sudirman, Andi Nur Aina; firmawati, Firmawati; Sudirman, Andi Akifa
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4984

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini berjudul Pembinaan keterampilan pembuatan program ADL (Activity Daily Living) Lansia pada pembina panti dengan modifikasi kalender digital yang bertujuan untuk memberikan keterampilan pada pengasuh panti dalam menyusun program kegiatan ADL pada lansia di panti Griya lansia jannati Prov. Gorontalo. Kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahap, tahap 1 yaitu sosialisasi mengenai ADL dengan indikator mandi, berpakaian, makan, bergerak, toilet, beristirahat, kontrol medis, manajemen obat, hygiene oral, kesehatan mental, spiritual dan kesenian. Tahap 2 yaitu membuat program ADL pertujuh hari, dimulai dari hari senin – minggu. Jadwal dibuat menyesuaikan dengan kondisi lansia, beberapa aktivitas untuk meningkatkan kognitif dan psikomotor dibuat beragam untuk menghindari kejenuhan dalam beraktivitas. Tahap 3 yaitu membuat kalender digital. Pelatihan ini membutuhkan laptop, LCD, jaringan internet, platform kalender digital serta media pembelajaran yang atraktif seperti video tutorial pembelajaran dan modul panduan. Dalam pelatihan peserta akan dipandu mulai dari pembuatan akun sampai dengan implementasi cara membuat kalender digital secara bersama-sama yang akan dibantu oleh tim tekhnisi operator komputer. Kegiatan dilaksanakan di AULA panti Griya Lansia Jannati. Pengabdian ini begitu penting karena program ADL yang dimodifikasi dalam bentuk kalender digital dapat membuat system pengontrolan dan pengawasan oleh pembina panti pada lansia menjadi lebih mudah. Selain itu, tingkat kemandirian Lansia juga bisa meningkat. Tingginya tingkat kemandirian lansia akan berpengaruh dalam mempertahankan hidup, kesehatan dan kesejahteraannya
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA PADA PENYAKIT HIPERTENSI Febriyona, Rona; Sudirman, Andi Nur Aina; Paneo, ibrahim
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2372

Abstract

Pengabdian bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang pemberdayaan keluarga dalam melaksanakan tugas kesehatan keluarga pada penyakit hipertensi di Desa Pentadio Timur Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Metode penyuluhan edukasi menggunakan media power point, leaflet, ceramah dan diskusi tentang 5 tugas Kesehatan keluarga. Pengukuran keberhasilan pengabdian ini digunakan lembar kuesioner pretest dan posttest. Tingkat ketercapaian dilihat dari perubahan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam merawat anggota keluarga yang menderita penyakit Hipertensi. Hasil yang didapatkan dari 5 pertanyaan yang benar secara berurut adalah 41,67%, 12,5%, 0%, 8,3% dan 20,83 %. Masih banyak masyarakat di desa Pentadio Timur yang belum mengetahui tentang tugas keluarga dalam merawat lansia dengan hipertensi. Setelah mendapatkan penyuluhan, didapatkan dari 5 pertanyaan benar secara berurut adalah 91,6%, 95,8%, 100%, 83,3% dan 87,5%. Terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan. Sebagian besar peserta sudah mengetahui tentang tugas keluarga dalam merawat lansia dengan hipertensi. Dari informasi ini keluarga dapat mengetahui 5 tugas keluarga dalam merawat lansia dengan hipertensi. Direkomendasikan untuk menerapkan intervensi yang bersifat memandirikan lansia dalam perawatan hipertensi akan diberikan sebagai tindak lanjut dalam mewujudkan kualitas hidup lansia yang lebih baik
Edukasi Peningkatan Kemandirian Keluarga Pasien TB di Wilayah Kerja Puskesmas Paguyaman Kabupaten Boalemo Sudirman, Andi Nur Aina; Febriona, Rona; Pakai, Zulha J.A; Bagu, Novita R
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4487

Abstract

Kejadian TB paru salah satunya dipengaruhi oleh lingkungan. Maka dari itu, pemilihan model keperawatan yang sesuai dengan situasi pasien TB paru. Berbagai model teori keperawatan, salah satunya yaitu model teori keperawatan Florence Nightingale yang dikenal dengan environmental theory dimana dalam teori ini pasien dipandang dalam konteks lingkungan secara keseluruhan di dalam perawatan orang sakit baik dari lingkungan fisik, lingkungan psikologis dan lingkungan sosial. Tujuan dari pengabdian ini untuk mengetahui memberikan edukasi peningkatan kemandirian keluarga pasien TB dengan menggunakan teori Florence nightingale di Wilayah Kerja Puskesmas Paguyaman. Hasil dari pengabdian ini didapatkan kemandirian keluarga sebelum penerapan teori Florence Nightingale pada keluarga pasien TB mayoritas tidak mandiri sebanyak 9 responden (60%) dan setelah penerapan teori Florence Nightingale pada keluarga pasien TB di Wilayah Kerja Puskesmas Paguyaman seluruhnya memiliki keluarga mandiri tingkat IV sebanyak 15 responden (100%). 
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Pre-Hospital Delay pada Pasien Stroke Syamsuddin, Fadli; Arsyad, Alyatul Islamiah; Harun, Karmila; Mohammad, Magfira; Damansyah, Haslinda; Ayuba, Asni; Yunus, Pipin; Sudirman, Andi Nur Aina; Ismulail, Andi Muh Rifqi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i2.310

Abstract

Pre-hospital delay is a medical term that refers to the time spent from the onset of the first symptoms or signs of stroke until the patient arrives at a medical service or hospital for treatment. There are several factors that influence the delay in treatment (prehospital delay) for stroke, including age, gender, residence status. educational factors, economic level, distance from residence, time of stroke, type of transportation, and family response. The aim of this research is to determine the factors that influence pre-hospital delay in stroke patients. The research design uses quantitative correlational with cross sectional. Sampling used probability sampling with the allocation proportional cluster random sampling technique with a total of 78 respondents. Data were collected using observation and questionnaires. Chi square test apply and multivariate using multiple logistic regression test. The results showed that the variable factors were age (p. 0.466 > 0.05), gender (p. 0.972 > 0.05), residence status (p. 0.000 < 0.05), education level (p. 0.000 < 0.05), economic level (p . 0.002 < 0.05), distance of residence (p. 0.003 < 0.05), time of attack (p. 0.000 < 0.05), transportation obtained (p. 0.000 < 0.05) and family response variables (p. 0.000 < 0.05). Multivariate analysis showed that the family response was OR=15.026, followed by the education variable OR=8.335, and the time of stroke OR=8.143. The conclusion is that the family response has a 15 times chance or is the most dominant influence on pre-hospital delay in stroke patients at the Gorontalo Provincial Regional Hospital
HUBUNGAN PERAN KADER DENGAN PEMANFAATAN KUNJUNGAN POS BINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR Febriyona, Roya; Sudirman, Andi Nur Aina; Daryatmo, Daryatmo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.38018

Abstract

Penyakit tidak menular merupakan penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil dari kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. Pentingnya peran kader dan pemanfaatan kunjungan ke pos binaan terpadu dapat membantu masyarakat dalam deteksi dini penyakit tidak menular. Tujuan penelitian untuk menganalisa hubungan antara peran kader dengan pemanfaatan kunjungan pos binaan terpadu penyakit tidak menular di Puskesmas Popayato Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan kuantitatif dengan jenis cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh Masyarakat Wilayah Puskesmas Popayato Timur pasien posbindu dengan total 5733 orang dengan teknik cluster sampling yang berjumlah 98 responden dan bagi di 7 desa wilayah kerja Puskesmas Popayato Timur dengan hasil 14 responden setiap desa. Hasil penelitian yaitu peran kader kategori baik 82 orang (83,7%), serta peran kader kurang 16 orang (16,3%). Pemanfaatan kunjungan kurang 59 orang (60,2%), serta pemanfaatan kunjungan baik 39 orang (49,8%). Berdasarkan uji Chi-square didapatkan nilai p value = 0.000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan peran kader terhadap pemanfaatan kunjungan posbindu. Peran kader kesehatan tidak hanya mempengaruhi tingkat pemanfaatan layanan kesehatan, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam merawat kesehatan mereka. Peran kader kesehatan sangat baik dalam mendampingi, menggerakkan masyarakat, dan berperan sebagai edukator serta motivator. Perlunya ditingkatkan peran kader dalam meningkatkan minat masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan pada pos binaan terpadu penyakit tidak menular.