Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGHINAAN MELALUI MEDIASI PENAL PADA MASYARAKAT ADAT DI JORONG SALASA KENAGARIAN PADANG TAROK KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM Ramadan, Rahmad; Firdaus, Emilda; Elmayanti, Elmayanti
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Hukum Vol 7, No 1 (2020): Januari - Juni 2020
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a state of law where every legal provision rests or is guided by Pancasila and the 1945 Constitution. Legislation should not conflict with higher regulations because they are required by the national. However, in societies other than the existence of a law that plays a national role there is also a customary law that was born and developed in the midst of a community called adat law. The purpose of this thesis discussion is: First, what is meant by the assistance of improvements to indigenous peoples in Jorong Salasa Kenagarian Padang Tarok, Baso District, Agam Regency. Second, what are the challenges in overcoming criminal acts on indigenous people in Jorong Salasa Kenagarian Padang Tarok, Baso District, Agam Regency.This type of research uses the method of sociological research because this study the author directly conducts research in a location or place that will gather complete information and explain about the problem to be discussed. This research was conducted in Jorong Salasa, Kenagarian, Padang Tarok, Baso District, Agam Regency, West Sumatra Province. Population samples and samples are study participants related to the problems discussed in this study. Data sources used are primary data, secondary data, tertiary data. Data collection techniques in this study were interviews and document studies.The Conclusions that can be drawn from this study Following are the conclusions that can be obtained from the results of the first research, Case Settlement through Penal Mediation on the follow-up of the Jorong Salasa Indigenous people of Padang Tarag Kenagarian Padang Tarag, Taro District, Baso District, Agam Regency has not been implemented well. The parties should have been able to approve the results of the decision of ninik mamak in completing the case through Penal Mediation for the prevention of the Indigenous people of Jorong Salasa Kenagarian Padang Tarag, Baso District, Agam Regency. as an alternative in resolving cases that occur in society. Second, While Constraints related to the process of settling court cases through mediation of criminal acts against indigenous people in Jorong Salasa Kenagarian Padang Tarok, Baso District include the absence of one party, uncooperative parties, requests for fines that need to be high, there is no need to convert people people who become law enforcement.Keywords: Settlement, Criminal Case, Penal Mediation, Customary Law, Insult.
Optimalisasi Potensi Ekowisata Di Bantaran Aliran Sungai Siak Kota Pekanbaru Provinsi Riau Ramadan, Rahmad; Rifai, Muhammad Bachtiar; Faluti, M Zacky
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v8i2.267

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber daya ekowisata yang berada di sekitar bantaran sungai Siak di bawah Jembatan Siak III Kota Pekanbaru untuk dijadikan sebagai kawasan ekowisata.Metode: Desain penelitian adalah Literature Review atau tinjauan pustaka. Adapun sifat dari penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, dengan menguraikan data yang telah diperoleh, kemudian diberikan pemahaman dan penjelasan agar dapat dipahami dengan baik oleh pembaca.Implikasi: Hasil kajian menunjukkan bahwa kawasan tersebut memiliki topografi yang indah, terdapat beberapa keanekaragaman hewan endemik seperti ikan baung dan terdapat beberapa jenis pohon khas ekosistem sungai yang dapat dikembangkan menjadi kawasan ekowisata. Disimpulkan bahwa kawasan sepanjang Sungai Siak di sekitar jembatan Siak III memiliki potensi ekowisata yang dapat dikembangkan. Ada objek potensial yang dapat dibagi menjadi objek di sungai dan di tepi sungai. Rekomendasinya adalah pemerintah sebaiknya melakukan kajian lebih mendalam terkait studi kelayakan pengembangan, terkait analisis dampak lingkungan, dan menjalin kerjasama dengan pihak swasta yang dapat mendukung pengembangan potensi ekowisata di daerah tersebut.
Pelatihan Fotografi Dan Menulis Cerita Visual Pada Santri SMA Excellent Pesantren Modern Nurul Ikhlas Alvira, Idea; Hafid, Fauziah Sri Andria; Victory, Well; Nurdiani, Silvana; Ramadan, Rahmad
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i6.510

Abstract

In the current digital era, photography as a visual communication media has become an important part of human life. Unfortunately, today’s society, especially students, still lacks this knowledge. By holding photography training and writing for students, it is hoped that their hard skills will increase. In this case, the team from ISI Padangpanjang provided photography training and visual story writing at Nurul Ikhlas Excellent High School. This training is provided using the lecture method. After presenting the material, the students take photos with objects of social life in the Islamic boarding school environment. The student's photo work is paired with a visual story in the form of a narrative. As an appreciation for this work, all of the students' works were exhibited in the Islamic boarding school environment. This training succeeded in raising the enthusiasm of the students to develop themselves. Other students who did not take part in the training also hope that in the future they will get the opportunity to receive similar training.
Cultural Landscape Tourism Development Model In Koto Gadang, West Sumatra Ramadan, Rahmad; Emriadi, Haviz; Syafran, Syafran
Journal of Tourism Sciences, Technology and Industry Vol 3, No 2 (2024): JTSTI-Journal of Tourism Science, Technology and Industry
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/jtsti.v3i2.5041

Abstract

Koto Gadang, a village located in Agam Regency, West Sumatra, holds extraordinary cultural and historical wealth. As one of the heritage tourism destinations in Indonesia, Koto Gadang has various attractions, such as the architecture of the traditional houses, silver crafts, and historical values of national figures who were born in this area. The research method in this study uses a qualitative descriptive method and data collection techniques using observation, documentation and literature studies. This study aims to identify the form of saujana as a potential heritage tourism in Koto Gadang such as the uniqueness of the Community, religious values, historical values in Koto Gadang and analyze the challenges faced, and offer sustainable development strategies to increase the appeal of tourism in this area. Keywords: heritage tourism, Koto Gadang, culture, history, tourism development
Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Heritage Istano Basa Pagaruyung Berbasis Digital Putra, Fajry Aulia; Nasution, Ahmad Dani; Ramadan, Rahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4164

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi pemasaran berbasis digital pada destinasi wisata heritage Istano Basa Pagaruyung yang memiliki nilai sejarah dan budaya Minangkabau. Dalam konteks pariwisata modern, strategi komunikasi digital berperan penting dalam membentuk citra destinasi dan memengaruhi minat berkunjung wisatawan, khususnya generasi muda yang sangat bergantung pada media sosial dan teknologi informasi. Oleh karena itu, penguatan komunikasi pemasaran digital menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga relevansi destinasi budaya di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi daring, analisis konten media sosial, serta wawancara informal dengan wisatawan yang pernah berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung. Kerangka teori yang digunakan meliputi konsep pariwisata heritage, komunikasi pemasaran digital, brand image destinasi, serta peran user-generated content dalam membangun narasi dan persepsi publik terhadap sebuah objek wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran digital di Istano Basa Pagaruyung belum optimal. Pengelola belum memiliki situs resmi sebagai pusat informasi digital, aktivitas media sosial tidak konsisten, serta storytelling budaya belum disampaikan secara menarik dan informatif melalui konten digital. Sebagian besar eksposur destinasi justru berasal dari unggahan wisatawan, sehingga narasi berkembang secara organik tanpa arahan yang jelas dan berpotensi menyederhanakan nilai heritage. Selain itu, rendahnya kolaborasi digital, minimnya inovasi konten, serta belum adanya pemanfaatan teknologi interpretatif seperti tur virtual, augmented reality (AR), atau sistem informasi berbasis aplikasi turut melemahkan efektivitas promosi digital. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi komunikasi yang lebih terstruktur, terintegrasi, dan inovatif untuk meningkatkan citra serta daya saing destinasi budaya di era digital.
Citayam Fashion Week Sebagai Pembentukan Ruang Kreatif Dan Daya Tarik Wisata Di Kota Jakarta Faluti, M Zacky; Ramadan, Rahmad; Yanti, Ni Kadek Winda; Ramadani, Silvia
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i1.14710

Abstract

Kreativitas menjadi aset penting bagi kota dalam pengembangan pariwisata karena dapat meningkatkan citra kota dan dapat menarik wisatawan. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan kota telah menempatkan penekanan pada inovasi untuk mendorong kreativitas di masa yang akan datang dan berkontribusi pada pembentukan ruang kreatif. Di Indonesia, ruang kreatif muncul di kawasan Dukuh Atas yang dipicu oleh media sosial. Fenomena ini menarik orang untuk berkunjung dan melakukan berbagai aktivitas kreatif, yang kemudian dikenal dengan Citayam Fashion Week. Literatur yang tersedia di Indonesia mengenai ruang kreatif di kawasan kota masih terbatas pada penekanan daya tarik fisik kota, namun masih mengabaikan daya tarik yang dipicu oleh kreativitas di kawasan kota. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk berkontribusi pada literatur yang tersedia dengan mengkaji lebih lanjut bagaimana aktivitas kreatif yang tercipta dapat membentuk ruang kreatif di kawasan Dukuh Atas dan apa saja aktivitas kreatif yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata di kawasan Dukuh Atas. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil temuan menunjukan bahwa berbagai aktivitas kreatif yang tercipta di kawasan Dukuh Atas dimaknai secara bersama oleh pengunjung, sehingga membentuk ruang kreatif dan berpotensi sebagai daya tarik wisata di kawasan Dukuh Atas. Bagian terakhir menjelaskan implikasi dari temuan, rekomendasi bagi pemangku kepentingan dan penelitian selanjutnya terkait pengembangan ruang kreatif dan wisata kreatif di kawasan Dukuh Atas.