Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF GAME BRAIN STIMULATION ON PRE-SCHOOL CHILD DEVELOPMENT IN PAUD BABUSSALAM DS. PANDEAN KAB. TRENGGALEK Evita Widyawati; Byba Suhita; Indasah Indasah
Journal for Quality in Public Health Vol. 1 No. 1 (2017): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v1i1.2

Abstract

Development child in age preschool very important. Because on age this required for process development self and concept self in himself. In times this for support growth and its development required appropriate stimulation with age and is no make depressed on children. The objective was Knowing effectiveness stimulation brain games to preschooldevelopment child in PAUD BabussalamDesa Pandean KabupatenTrenggalek. The design used in research was quasi-experimental design. Population was child preschool in PAUD BabussalamDesa Pandean KabupatenTrenggalek. The sample ware 26 respondents on simple random sampling. Variables Independent research was stimulation brain games and variable dependent was development motor. Data collected with using DDST, then the data was analyzed use test Wilcoxon with level significance α ≤ 0, 05. Results research show that brain stimulation affects the game on significant on smooth motoric (p = 0.025), and coarse motor(p = 0.046), but no influence on development language (p = 0.317) and psychosocial (p = 0.317). Before given the brain game, many respondents have DDST normal value as much as 21 respondents (80.8%), and the suspect five respondents (19.2%), while after given brain game that suspect DDST value decreases became one respondent (3.8%). Results test statistics use Wilcoxon Signed Test Range obtained that p = 0.046, which means that affects the brain game on significant DDST against children. Conclusion from research this was Brain Game is effective in improving the ability of Childhood Development Pre-School.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Sebagai Upaya Deteksi Dini Anemia Pada Ibu Hamil Widyawati, Evita; Oktaviana, Friska; Sundari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 3 No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v3i2.22874

Abstract

Menurunnya kadar hemoglobin, hematokrit, dan jumlah sel darah merah di bawah normal dikenal sebagai anemia. Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia.. Semua pihak yang terkait dalam layanan kesehatan harus sangat memperhatikan anemia ibu hamil, yang disebut sebagai "bahaya potensial bagi ibu dan anak". Faktor negatif seperti gangguan dan hambatan pertumbuhan sel tubuh dan otak disebabkan oleh anemia yang tinggi. Selama kehamilan, penurunan konsentrasi hemoglobin menyebabkan kurangnya pasokan oksigen ke jaringan tubuh, yang menyebabkan gejala dan tanda anemia seperti lemah, mengantuk, pusing, lelah, sakit kepala, nafsu makan menurun, mual, muntah, konsentrasi rendah, dan nafas pendek (pada anemia yang parah). Salah satu dari upaya untuk deteksi dini penyakit anemia pada ibu hamil adalah dengan melakuan pemeriksaan Hemoglobin (Hb).
The Effect Of Compliance With Fe Tablet Consumption On Hb Levels Of Pregnant Woman Widyawati, Evita; Farasari, Poppy; Oktaviana, Friska
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i1.18743

Abstract

Latar belakang: Defisiensi zat besi pada ibu hamil dapat mengakibatkan penurunan kadar hemoglobin, yang berdampak pada berkurangnya pasokan oksigen untuk organ-organ vital baik bagi ibu maupun janin. Oleh karena itu, asupan zat besi yang cukup sangat penting untuk mencegah anemia di kalangan ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kepatuhan dalam mengonsumsi tablet besi terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Pule Kabupaten Trenggalek, pada bulan November 2024 dengan sampel ibu hamil sejumlah 38 orang. Hasil: penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin dengan nilai p-value 0.003 (<0.05). Kesimpulan: Kepatuhan dalam mengonsumsi tablet besi (Fe) dapat berdampak signifikan pada kadar hemoglobin. Oleh karena itu, disarankan agar Puskesmas Puskesmas Pule, serta tenaga kesehatan lainnya, lebih mengoptimalkan pengawasan terhadap konsumsi tablet zat besi, khususnya bagi ibu hamil yang mengalami anemia.Kata Kunci: haemoglobin, kepatuhan, tablet fe ABSTRACT Background: Iron deficiency in pregnant women can result in decreased hemoglobin levels, which results in reduced oxygen supply to vital organs for both the mother and the fetus. Therefore, adequate iron intake is very important to prevent anemia among pregnant women. Objective: This study aims to explore the effect of compliance in consuming iron tablets on increasing hemoglobin levels. Method: This study was conducted with a quantitative approach using an analytical survey design and a cross-sectional approach. This study was conducted in the working area of the Pule Health Center, Trenggalek Regency, in November 2024 with a sample of 38 pregnant women. Results: The study showed a significant effect of compliance in consuming Fe tablets on increasing hemoglobin levels with a p-value of 0.003 (<0.05). Conclusion: Compliance in consuming iron (Fe) tablets can have a significant impact on hemoglobin levels. Therefore, it is recommended that the Pule Health Center, as well as other health workers, optimize supervision of iron tablet consumption, especially for pregnant women who experience anemia. Keywords: compliance, tablet Fe, haemoglobin 
Penyuluhan Penanganan Dismenore Secara Non Farmakologi di Pondok Pesantren Al Kamal-Blitar Farasari, Poppy; Widyawati, Evita; Oktaviana, Friska; Nurhidayati, Nurhidayati
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.14546

Abstract

Background: Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu keluhan yang dialami oleh remaja putri selama menstruasi. Rasa nyeri pada perut atau yang disebut dismenore tersebut sering membuat remaja menjadi cemas, dan tidak bisa melakukan banyak aktivitas. Terapi non farmakologi dipercaya bisa mengurangi rasa nyeri haid. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penguatan tentang Penanganan Dismenore secara Non Farmakologi kepada santri remaja putri, sehingga diharapkan diharapkan bertambah pengetahuannya dalam mengatasi nyeri haid (dismenore) dengan terapi non farmakologi secara mandiri di pondok. Metode: Kegiatan dilakukan di Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal Blitar, dilaksanakan pada 4 Maret 2024. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka dan dilaksanakan dengan penyuluhan interaktif kepada santri remaja putri. Santri putri dapat memahami bagaimana cara penatalaksanaan nyeri haid dengan terapi non farmakologi. Hasil: Santri putri paham bagaimana penatalaksanaan nyeri haid dengan terapi non farmakologi. Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan ini mampu menambah pengetahuan dan pemahaman santri remaja putri.
Tinjauan Sistematis: Efektivitas Ekstrak Ikan Gabus (Channa Striata) terhadap Lama Penyembuhan Luka Perineum Ibu Postpartum Putri, Oktaviana Manda; Farasari, Poppy; Widyawati, Evita; Oktaviana, Friska
Jurnal Farmasetis Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Farmasetis: Mei 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v14i2.3788

Abstract

Masa postpartum merupakan periode krusial bagi ibu untuk pemulihan fisik dan psikis, salah satunya berkaitan dengan penyembuhan luka perineum yang berisiko terhadap infeksi dan memperlambat proses pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas ekstrak ikan gabus (Channa striata) terhadap lama penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis berdasarkan prinsip PRISMA, dengan sumber data dari Google Scholar dan PubMed pada publikasi sepuluh tahun terakhir (2015–2025). Sebanyak delapan studi quasi-eksperimental dianalisis, dengan intervensi berupa konsumsi ekstrak ikan gabus dalam bentuk 2-3 kapsul (kurang lebih 500 mg) yang diberikan 2 kali sehari. Pemberian ekstrak ikan gabus dalam studi diberikan rata-rata selama 7–8 hari dimana kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol (pemberian perlakuan standar penyembuhan luka). Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak ikan gabus mempercepat waktu penyembuhan luka perineum sebesar 2–3 hari lebih cepat dibandingkan kelompok kontrol, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p<0,00). Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa ekstrak ikan gabus berperan efektif dalam mempercepat regenerasi jaringan dan menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga dapat digunakan sebagai terapi komplementer alami dalam mendukung proses penyembuhan luka postpartum. Temuan ini memberikan kontribusi ilmiah terhadap pengembangan intervensi berbasis bahan alami dalam bidang kebidanan.  
High Risk Pregnancy Overview And Regularity Antenatal Care (Anc) Widyawati, Evita; Farasari, Poppy; Oktaviana, Friska; Putri, Oktaviana Manda
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i7.21355

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan risiko tinggi adalah keadaan yang dapat mempengaruhi keadaan ibu maupun janin pada kehamilan yang dihadapi. Dampak dari kehamilan risiko tinggi ini dapat dicegah melalui pemeriksaan kehamilan (antenatal care) secara teratur.Tujuan: Mengetahui gambaran kehamilan risiko tinggi dan keteraturan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Kauman TulungagungMetode: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 56 orang. Sampel dipilih menggunakan teknik non probability sampling yaitu total samplingHasil: Hasil dari penelitian ini adalah Gambaran kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Kauman sebagian besar calon ibu yang terancam (resti) karena terlalu tua > 35 tahun, memiliki jumlah anak sebanyak 4/lebih, memiliki latar belakang operasi caesar/SC, hamil lagi terlalu dini < 2 tahun dan masa lalu yang penuh dengan penyakit . Hasil penelitian ini juga menggambarkan keteraturan ANC yang standar.Kesimpulan: Sebagian besar ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan kehamilan (antenatal care).Saran: Diharapkan ibu hamil lebih aktif lagi mencari informasi terkait kehamilannya, yang nantinya dapat didiskusikan dengan Bidan. Kata kunci: antenatal care, kehamilan resiko tinggi ABSTRACT Background: High risk pregnancy is a condition that can affect the condition of the mother and fetus in the pregnancy being faced. The impact of this high-risk pregnancy can be prevented through regular pregnancy check ups (antenatal care).Purpose: Knowing the description of high risk pregnancies and the regularity of antenatal care in the work area ofthe Kauman Tulungagung Health CenterMethods: This study uses a descriptive observational design with a cross-sectional approach. The population in this study amounted to 56 people. The sample was selected using a non-probability sampling technique, namely total sampling.Result: The results of this study are a description of high-risk pregnancies in the Kauman Health Center work area, most prospective mothers are threatened (resti) because they are too old > 35 years old, have 4/more children, have a history of caesarean section/CS, get pregnant again too early < 2 years and a past full of disease. The results of this study also describe the regularity of standard ANC.Conclusion: Most pregnant women routinely have pregnancy check-ups (antenatal care).Suggestions: It is hoped that pregnant women will be more active in seeking information related to their pregnancy, which can later be discussed with the midwife. Keywords: high risk pregnancy, pregnancy check  
The Detection of Stunting Anomalies in Toddler by Computer Vision Oktaviana, Friska; Farasari, Poppy; Widyawati, Evita
Journal of Ners and Midwifery Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v11i1.ART.p099-104

Abstract

The golden age is the most important period that all children go through. At this time, parents need to optimize their child's growth and development. The nutritional adequacy of toddlers must be monitored to detect abnormalities such as stunting, wasting, obesity and malnutrition. Stunting is a condition in young children where height or body length as measured by Z-score does not correspond to age. In today's digital era, healthcare generates large amounts of data every day. This data is in various forms, including text, numbers, and digital images or videos. Computer vision in health care is a field of artificial intelligence that allows computers to interpret and act on visual data, including monitoring the growth and development of toddlers. Computer vision can be used to analyze data on stunting status of toddlers. The aim of this research was to develop mobile media to be able to screen and monitor stunting in toddlers using computer vision. The type of the research was research and development methods where the function of using this method was for product validation and development, with the dependent indicator being stunting toddlers. The results of this research showed an accuracy of 90.5%. These results showed that the application of computer vision and artificial neural networks to predict stunting anomalies in toddlers could be used and showed good results. It is hoped that in the future this application can be used by the government, midwives and cadres to continuously monitor toddler stunting
The Relationship of Delivery Method and Family Planning History with Via Examination Results (Visual Inspection of Acetic Acid)” Rohmawati, Indah; Widyawati, Evita; Oktaviana, Friska; Fitriani, Evi Tunjung
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 1 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i1.2605

Abstract

VIA (Visual Acetic Acid Inspection) is a type of examination to detect cervical cancer. There are several factors that can cause positive VIA results and every couple of childbearing age (PUS) should carry out early detection of cervical cancer once a year, one of which is through an VIA examination. However, unfortunately there are still many couples of childbearing age who have not done so and when the examination is carried out, some of the results are positive and are even in an advanced stage. The Objective of this study was to determine the relationship between delivery method and birth control history with the results of VIA examination (visual inspection of acetic acid). This type of observational analytic research, cross-sectional design. The research population was all couple of childbearing age (PUS) in Malang Regency. The inclusion criteria were carrying out a VIA examination at the Polowijen Malang Community Health Center and having given birth. The sample consisted of 34 respondents. The research was carried out on November 8 2023. Data was collected by conducting interviews about birth methods and family planning history as well as conducting VIA examinations. Data were analyzed using the chi-square test. There is no relationship between the method of delivery and the results of the VIA examination which is statistically significant with a P value = 0.223. Vaginal delivery does not always cause cervical injury which is needed by HPV to penetrate the transformation zone which can gradually lead to precancerous lesions or positive VIA results. There is no relationship between history of family planning use and VIA examination results which is statistically significant with p value = 0.994. Women who have never used hormonal or non-hormonal contraception can also experience precancerous lesions or positive VIA examination results.
Sikap dan Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Implementasi Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Sundari, Sundari; Ardhianingtyas, Nisa; Widyawati, Evita
Jurnal Kebidanan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan Edisi September 2024
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i2.1402

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini merupakan langkah krusial dalam perawatan bayi baru lahir, yang dilakukan dengan memberikan ASI pertama (kolostrum) kepada bayi baru lahir dalam 60 menit pertama setelah kelahiran. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk memberikan deskripsi yang jelas tentang sikap dan pengetahuan ibu hamil dalam implementasi inisiasi menyusu dini (IMD). Jenis penelitian ini deskriptif, dengan jumlah populasi ibu hamil trimester I – III sejumlah 50 ibu hamil, pengolahan data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 40 ibu hamil bersikap positif dan 35 ibu hamil berpengetahuan baik. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan program edukasi tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) bagi ibu hamil, baik melalui kelas prenatal maupun penyuluhan di fasilitas kesehatan.
Health Education of Parents About Baby Massage for Stunting Toddler in The Working Area of The Sumbergempol Puskesmas 2024 Oktaviana, Friska; Widyawati, Evita; Handayani
Journal of Community Service for Health Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jcsh.v5i1.1150

Abstract

The decline in stunting rates in Indonesia is very slow. Stunting is a condition of failure to thrive in toddlers under 5 years of age which can have a long-term impact on the quality and productivity of the nation's next generation of children. In this era of development, many parents still believe in shamans and lack knowledge about the many benefits of baby massage which can help optimize children's growth and development to prevent stunting. This community service aims to provide health education to parents about baby massage to reduce stunting rates. The results and discussion of this community service were positive responses from 30 parents who had taken part in the activity of providing health education about the benefits of baby massage on children's growth and development. Providing intervention in the form of baby massage can stimulate growth hormones in children so that mothers or parents have the knowledge and motivation to carry out baby massages regularly. The conclusion from this community service is that there is a significant influence of health education about baby massage on mothers' attitudes towards being able to do baby massage as an effort to prevent stunting.