Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstitusionalitas Pembatasan Hak Mantan Narapidana untuk Menjadi Notaris Salsabila, Aizahra Dafa; Muktiono, Muktiono; Sulistio, Faizin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v8i2p168-178

Abstract

This article aimsto discussthe juridical analysis of the provisions which state that former convicts cannot become notaries. The type of method used is normative juridical with a statutory approach, conceptual approach and historical approach. Legal material sources consist of primary and secondary legal materials, analysis techniques using grammatical and theological interpretation. The provisions of Law Number 2 of 2014 in Article 3 letter h which states that the condition for becoming a notary isto never be subject to imprisonment for a minimum of five years or more is unclear and unfair. Limiting the length of sanctions regardless of the type of criminal act is not appropriate, there should be certain types of criminal acts related to the notary profession or the code of ethics that is the reference. In several regulations there are criminal offenses that carry a sentence of less than five years, however the criminal offenses committed are closely related to the professionalism that a notary must possess. This provision also does not provide a sense of justice because someone who has served his sentence means that he has received sanctions for the actions he has committed and has the right to get a decent job as regulated in Article 27 and Article 28 of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia.
Penyuluhan Hukum Pinjaman dan Judi Online untuk Peningkatan Literasi Hukum serta Mekanisme Pengaduan di Desa Kwadungan Rahman, Irham; Salsabila, Aizahra Dafa; Yusvida, Ilma Lailia; Priyantoro, Priyo; Inayah, Lailatul
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2765

Abstract

Penggunaan teknologi digital yang semakin berkembang membawa dampak signifikan dalam kehidupan masyarakat, termasuk kemudahan akses layanan pinjaman online dan perjudian online. Namun, fenomena ini juga menimbulkan risiko hukum, ekonomi dan sosial yang cukup besar, terutama di kalangan masyarakat Desa Kwadungan Kecamatan Ngasem, Kediri yang masih terbatas pengetahuan hukumnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan hukum mengenai resiko yang terkait dengan pinjaman online dan judi online serta alternatif penyelesaian masalah hukum melalui jalur litigasi dan non litigasi. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan di Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap bahaya pinjaman online dan judi online, serta kesadaran akan pentingnya penyelesaian sengketa hukum secara baik dan benar. Dengan demikian, penyuluhan hukum ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari pinjaman dan judi online serta meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum serta kemampuan masyarakat dalam mengakses solusi hukum yang tepat