Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Inspirasi Karir: Memetakan Jurusan Kuliah yang Tepat bagi Siswa SMA Ruslan, Ruslan; Rafiqa, Rafiqa; Yanti, Meili; Hutapea, Bilferi; Irfan, M; Amrang, Amrang
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Artikel Periode Agustus 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i02.5898

Abstract

Pemilihan jurusan kuliah merupakan keputusan strategis yang berdampak jangka panjang terhadap masa depan siswa SMA. Namun, rendahnya literasi karir dan terbatasnya layanan bimbingan di sekolah menyebabkan banyak siswa mengalami kebingungan dalam menentukan jurusan yang sesuai dengan minat dan potensi diri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan kepada siswa SMA melalui pelatihan pemetaan jurusan kuliah. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 2 Polewali oleh tim dosen FKIP Universitas Sulawesi Barat. Tahapan kegiatan mencakup persiapan materi, penyuluhan interaktif, diskusi, serta asesmen minat dan kepribadian siswa. Materi yang diberikan meliputi klasifikasi jurusan, hubungan jurusan dengan profesi, serta strategi pengambilan keputusan pendidikan tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang berbagai jurusan kuliah serta keterkaitannya dengan potensi diri. Lebih dari 85% peserta menyatakan memperoleh wawasan baru dan merasa lebih siap dalam merencanakan studi lanjut. Partisipasi aktif siswa dalam diskusi dan pengisian asesmen juga menunjukkan efektivitas pendekatan interaktif yang digunakan. Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara FKIP Unsulbar dan pihak sekolah, sebagai bentuk komitmen untuk melanjutkan program pendampingan karir secara berkelanjutan. Kesimpulannya, kegiatan ini memberikan dampak positif secara informatif dan transformatif, serta menjadi model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan sekolah dalam penguatan literasi karir siswa.
Pelatihan Penerapan Metode Pencocokan Kartu Indeks untuk Meningkatkan Keterampilan Mendengar Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Atas Sudewi, Putu Wahyu; Putri, Andi Mega Januarti; Amrang, Amrang
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 3 (2024): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i3.10553

Abstract

This community engagement activity aims to enhance high school students' English listening skills through the application of the index card matching method. The implementation method of this service involved training that includes preparation, implementation, practice, and evaluation stages. The participants of this training were 34 students from class XII in SMAN 1 Wonomulyo, Polewali Mandar Regency. The evaluation instrument for this activity used a pre-test and post-test with quantitative data analysis. The results of this community service activity showed an improvement in students' listening skills after applying the index card matching method. The average student score increased by 34 points from the initial test average score of 46.00 to 80.00 on the final test. During the community service process, students showed interest and a positive response, and actively participated in the learning process with high enthusiasm and interaction.
Examining the Link Between English Proficiency and Academic Performance Among EFL Undergraduate Students Isma, Adi; Amrang, Amrang; Ridwan, Ridwan; Rusdiah, Rusdiah
Journal for Teaching and Education for Scholars Vol 2 No 1 (2025): JOTES: May
Publisher : Yayasan Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jotes.v2i1.198

Abstract

English language proficiency plays a vital role in supporting students’ academic performance, especially in higher education settings where English is both the subject of study and a medium for learning. This study aimed to examine the relationship between English proficiency and academic performance among undergraduate students in the English Education Department at Universitas Sulawesi Barat, Indonesia. A quantitative correlational research design was employed, involving 90 students whose English proficiency was measured using the English Proficiency Test for Internal Control (EPTIC), while academic performance was represented by their Grade Point Average (GPA). Data analysis using Pearson correlation revealed a strong and statistically significant positive relationship (r = 0.664, p < 0.001) between English proficiency and GPA. Linear regression analysis further indicated that English proficiency predicted 44.1% of the variance in academic performance. These findings highlight the importance of English proficiency as a predictor of students’ academic success. The results also support the use of institutional language assessments like EPTIC for evaluating academic readiness. It is recommended that higher education institutions provide structured language support programs to enhance student learning outcomes. Future studies should investigate the contributions of individual language skills and other influencing factors.
MENINGKATKAN KECERDASAN BERBAHASA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DENGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN FUN AND COMMUNICATIVE ENGLISH Putri, Andi Mega Januarti; Sudewi, Putu Wahyu; Amrang, Amrang
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11830

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris menjadi tuntutan bagi Sumber Daya Manusia di era globalisasi ini. Di Indonesia, bahasa Inggris dijadikan mata pelajaran atau mata kuliah wajib bagi mahasiswa dan siswa sekolah menengah atas sebagai upaya mempersiapkan daya saing dan kualitas Sumber Daya Manusia dalam menghadapi persaingan global. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris khususnya keterampilan dan kemampuan membaca dalam bahasa Inggris (reading) dan menulis dalam bahasa Inggris (writing) dengan metode yang menyenangkan dan komunikatif yaitu melalui metode Free Writing untuk peningkatan kemampuan menulis bahasa Inggris dan Cooperative Learning untuk peningkatan kemampuan membaca bahasa Inggris. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMAN 1 Wonomulyo, Polewali Mandar, dengan peserta sebanyak 135 siswa dari 4 kelas yang berbeda selama 3 bulan yakni sejak Mei hingga Agustus 2023. Tim pengabdi menggunakan test yakni pre test dan post test untuk mencari tahu efektivitas perlakuan dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa Inggris setelah diterapkan metode-metode yang menyenangkan dan komunikatif dimana terjadi peningkatan skor rata-rata siswa sebanyak 13.94 dari rata-rata nilai pre test secara keseluruhan 73.71 meningkat pada post test dengan rata-rata nilai 87.65, secara rinci kemampuan menulis bahasa Inggris siswa meningkat sebanyak 16.59 poin dimana nilai pre test writing yang diperoleh adalah 67.81 yang kemudian meningkat menjadi 84.4 pada post test dan kemampuan membaca bahasa Inggris siswa meningkat sebanyak 11.29 dimana rata-rata skor pre test reading yang diperoleh adalah 79.61 yang meningkat pada post test menjadi 90.9. Siswa siswi pun menunjukkan minat dan respon yang positif selama proses kegiatan pengabdian ini, mereka menunjukkan antusiasme dan interaksi selama proses pembelajaran.
Mobile Application Integration for Grammar Learning: A Quasi-Experimental Study in Indonesian Context Ahmad, Darmi; Ridwan, Ridwan; Isma, Adi; Amrang, Amrang; Rusdiah, Rusdiah
Innovations in Language Education and Literature Vol 2 No 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ilere.v2i2.6071

Abstract

Mastering grammatical structures remains challenging for English as a Foreign Language learners in contexts with limited authentic language exposure. This quasi-experimental study examined whether mobile application integration could enhance Simple Present Tense acquisition among 34 seventh-grade students at a public junior high school in Majene, Indonesia. Participants were assigned to either an experimental group (n=17) receiving instruction through the English Grammar: Learn and Test application or a control group (n=17) following conventional textbook-based methods. Pre-test and post-test assessments measured grammar mastery across parts of speech, inflection, and syntax dimensions. Results revealed substantial improvement in the experimental group, with mean scores increasing from 20.94 to 72.12 (p < .001, Cohen's d = 1.95), while the control group showed modest gains (29.18 to 50.94). Notably, 82.4% of experimental participants achieved mastery level compared to 11.8% in the control group. Student perceptions measured through a 15-item questionnaire indicated strong acceptance (M = 4.31), with particularly high ratings for perceived usefulness. Despite sample size limitations, findings suggest that strategically integrated mobile applications can significantly enhance grammar learning when traditional methods prove insufficient, offering practical solutions for resource-constrained educational settings.
Exploring Student Experiences in E-Learning for English Literacy: Voices from an Indonesian Higher Education Context Amrang, Amrang; Isma, Adi; Rusdiah, Rusdiah; Ridwan, Ridwan
JETAL: Journal of English Teaching & Applied Linguistic Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : English Education Department at FKIP Nommensen University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jetal.v6i2.1795

Abstract

This qualitative case study explored students' experiences and responses towards the implementation of e-learning in English literacy classes at Universitas Sulawesi Barat, Indonesia. The study employed a purposive sampling method, involving 145 students enrolled in reading and writing courses during the 2022/2023 academic year. Data were collected through reflection essays addressing 30 questions, validated by subject matter experts, and analyzed using thematic analysis. The findings revealed several key themes, including challenges faced by students such as internet connectivity issues and initial difficulties navigating e-learning systems. While e-learning facilitated ubiquitous learning, concerns were raised regarding engagement levels, social connectedness, and comprehension compared to face-to-face interactions. Students valued the flexibility and accessibility of e-learning resources but emphasized the need for relevant, reliable, and interactive materials. The study underscored the valuable role of technology in enhancing e-learning quality through expansive content access, interactive features, and flexibility. However, digital literacy gaps and suitability concerns for certain skills were identified as limitations. Overall, a balanced blended learning approach integrating e-learning with traditional face-to-face elements was recommended to optimize learning outcomes in English literacy education. The findings inform pedagogical practices, institutional strategies, and future research on leveraging educational technology to enhance English literacy instruction effectively.