Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kekayaan Jenis dan Distribusi Anggrek Terestrial di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Sawala Mandapa, Majalengka: Species Richness and Distribution of Terrestrial Orchids in the Forest Area with Special Purpose (KHDTK) Sawala Mandapa, Majalengka Inama, Inama; Santoso, Nugroho Ponco; Kurniawan, Firman Heru; Raihandhany, Reza
Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsdh.8.1.1-7

Abstract

Anggrek merupakan salah satu jenis tumbuhan dengan tingkat keanekaragaman yang sangat tinggi, terdiri dari 28.000 jenis termasuk 763 marga. Sebagai salah satu negara megabiodiversitas, Indonesia memiliki setidaknya 5000 jenis Anggrek yang tersebar di berbagai tempat. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis Anggrek Terestrial yang terdapat di KHDTK Sawala-Mandapa, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Penelitian Kualitatif ini menggunakan metode jelajah dengan ruang lingkup area Sawala-Mandapa dan dengan cara mencatat jenis dan titik koordinat tiap Anggrek Terestrial yang ditemui. Data primer yang diambil direkam menggunakan lembar catatan untuk mencatat jenis dan GPS untuk mencatat titik koordinat. Hasil yang diperoleh adalah terdapat setidaknya empat jenis Anggrek Terestrial yang ditemui antara lain; Geodorum densiflorum (Lam.) Schltr; Nervilia concolor (Blume) Schltr; Nervila campestris (J.J. SM) Schltr; dan Perystilus djampangensis J. J. Sm. Pada tingkat jenis, anggrek tanah di kedua area memiliki kecenderungan pola terkelompok dengan ukuran tiap kelompok pada tiap titiknya adalah 2-126 individu.
Juridical Analysis of Criminal Liability for Perpetrators of Child Neglect in Indonesia Mujito, Mujito; Suwito, Suwito; Darmawan, Didit; Inama, Inama; Saadi, Nailil Izzati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18330

Abstract

Child neglect is a form of human rights violation that has a serious impact on the growth and development of children, both in terms of physical, psychological, and social aspects. This study aims to analyze the criminal liability of perpetrators of child neglect based on Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection and identify obstacles in law enforcement of this case. The method used in this research is a normative legal approach by analyzing relevant laws and regulations as well as doctrinal studies of applicable legal practices. The results showed that although the regulation has regulated criminal sanctions for perpetrators, in its implementation there are still obstacles in proving the elements of intent and negligence. In addition, the weak supervision system and the low level of reporting from the public cause many cases of child neglect not to receive maximum legal handling. Therefore, stronger efforts are needed in the aspects of supervision, increasing legal awareness, and optimizing coordination between institutions in handling child neglect cases in order to provide more effective protection for children in Indonesia.
Restorative Justice: An Alternative Approach to Addressing Domestic Violence in Indonesia Suwito, Suwito; Mujito, Mujito; Darmawan, Didit; Inama, Inama; Saadi, Nailil Izzati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18045

Abstract

This study examines the effectiveness of domestic violence (DV) management in Indonesia, identifies barriers in the conventional legal system, and evaluates the potential for restorative justice. Through normative legal analysis, the study finds that shortcomings in legal implementation and erroneous social perceptions often hinder the justice process for victims. The findings suggest that restorative justice offers an alternative approach that is more humane and inclusive, potentially improving the DV management system. The study recommends significant legislative reform, increased capacity and sensitivity of law enforcement, and promotion of public education and awareness to effectively address DV.
Inventarisasi Jenis-jenis Tumbuhan yang Tumbuh Meliar di Eks Pabrik Gula Kadipaten, Jatiwangi, & Parungjaya, Kabupaten Majalengka Raihandhany, Reza; Inama, Inama; Santoso, Nugroho Ponco; Kurniawan, Firman Heru
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 5 No 2 (2023): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v5i2.6897

Abstract

Dahulunya, Kabupaten Majalengka merupakan salah satu daerah penghasil gula dikarenakan terdapat sejumlah pabrik gula yang didirikan. Pabrik gula tersebut di antaranya pabrik gula Kadipaten, Jatiwangi, dan Parungjaya. Saat ini, pabrik gula tersebut sudah ditutup dan menjadi area yang ditinggalkan. Tidak lagi adanya aktivitas di pabrik-pabrik tersebut menyebabkan tumbuhnya tumbuhan-tumbuhan liar di sekitar kawasan pabrik. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan yang tumbuh meliar di sekitar kawasan eks pabrik gula Kadipaten, Jatiwangi, dan Parungjaya. Penelitian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2021. Metode dari penelitian ini yaitu sensus tumbuhan-tumbuhan liar yang terdapat di ketiga kawasan eks pabrik gula. Total sebanyak 143 jenis tumbuhan yang tumbuh meliar ditemukan sekitar kawasan eks pabrik gula, dengan rincian 87 jenis di Kadipaten, 82 jenis di Jatiwangi dan 57 jenis di Parungjaya. Jumlah total famili yang ditemukan yaitu sebesar 49 famili, di mana Fabaceae (26 jenis), Poaceae (11 jenis), dan Asteraceae (10 jenis) merupakan ketiga kelompok famili tumbuhan dengan anggota jenis terbanyak.