p-Index From 2021 - 2026
12.785
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Penelitian Agama Jurnal INSANIA STUDIA ISLAMIKA Jurnal Teknik Elektro Jurnal Theologia El Dinar Al-Mizan (e-Journal) Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Mimbar Sekolah Dasar Muamalah Jurnal Manajemen Pendidikan Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism INTEGER: Journal of Information Technology AL-HUKAMA´ Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Compiler Khairun Law Journal NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Efektor AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Jambura Law Review JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering Journal of Law and Policy Transformation Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia International Journal of Social Service and Research KHAIRUN LAW JOURNAL Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo) Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance International Journal of Humanities Education and Social Sciences Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Hakam : Jurnal Kajian Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Islam Journal of Student Development Informatics Management (JoSDIM) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan (JIAKu) PERADABAN JOURNAL of ECONOMIC and BUSINESS Jurnal Bangun Abdimas Jurnal Ekonomi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Indonesia Sosial Sains Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Sewagati Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Economics, Business, Accounting & Society Review Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa JURNAL KARYA ILMIAH MULTIDISIPLIN JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports PPSDP International Journal of Education Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Didactica : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Law Review Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Geographical Sciences and Education Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media Vifada Assumption Journal of Law Jurnal Bakti Dirgantara Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Prosiding Pengabdian Ekonomi dan Keuangan Syariah Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Jurnal Cendekia Ilmiah Joong-Ki Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Studia Islamika An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Bulletin of Science, Technology and Society Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS) NALA : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

MENGUAK KEBENARAN AYAT RADA’AH BERDASAR FAKTA EMPIRIS Suwito, Suwito
The Indonesian Journal of Islamic Family Law Vol 5 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This article discusses about the relationship between the development of modern science and technology and so many recent studies on the content of the nutrients found in breast milk. Based on the experiment carried out in Canada, there is a number of artificial milk as sold in stores today. But scientists assert that the artificial milk is quite impossible to replace breast milk, because the two kinds of milk have a different content. Another experiment is on one hundred and fifty infants. They were divided into three groups: one group were breastfed for less than two years, the second group of breast-fed for two years, and the last group were breastfed for more than two years. The research proves that the ideal time for mothers to breastfeed their infant is two years. The children who got breast milk in less than two years they will biologically get some troubles. While, those who got breast milk in more than two years, there is accumulation of partial material or substance in the body cells that cannot be thrown out. If the above results are communicated to the verses of al-Qur’an, it can be concluded that al-Qur’an, which was revealed since fourteen centuries ago, is still in line with the modern science and technology.Abstrak: Artikel ini membahas tentang hubungan antara perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern dan begitu banyak studi terbaru pada isi nutrisi yang ditemukan dalam ASI. Berdasarkan percobaan yang dilakukan di Kanada, ada sejumlah susu buatan sebagai dijual di toko-toko. Tetapi para ilmuwan menegaskan bahwa susu buatan sangat mustahil untuk menggantikan ASI, karena kedua jenis susu memiliki kandungan yang berbeda. Percobaan lain adalah pada seratus lima puluh bayi. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok: satu kelompok disusui selama kurang dari dua tahun, kelompok kedua diberi ASI selama dua tahun, dan kelompok terakhir disusui selama lebih dari dua tahun. Hasil penelitian membuktikan bahwa waktu yang ideal bagi ibu untuk menyusui bayi mereka adalah dua tahun. Anak-anak yang mendapat ASI dalam waktu kurang dari dua tahun secara biologis akan mendapatkan beberapa masalah. Sementara, mereka yang mendapat ASI dalam lebih dari dua tahun, terjadi penumpukan bahan parsial atau zat dalam sel-sel tubuh yang tidak dapat dibuang. Jika hasil di atas dikomunikasikan kepada ayat-ayat al-Quran, maka dapat disimpulkan bahwa al-Quran, yang telah diturunkan sejak empat belas abad yang lalu, masih sejalan dengan ilmu pengetahuan modern dan teknologi.
RELASI CINTA DALAM TASAWUF Suwito, Suwito
Jurnal THEOLOGIA Vol 24, No 2 (2013): TASAWUF
Publisher : Fakulta Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/teo.2013.24.2.333

Abstract

Abstract: This article discusses the relationship of love in the Sufi perspective. Opositorum Coindencia theory is used to dissect this relationṢip , so that the devil Sufism is seen as a "sparring partner" in human spiritual quality improvement activities. This article shows that the Sufi tradition mainly in Waḥdah al-Wujūd, using imaginal thinking mindset see and understand the duality (bipolar), even though this diversity is unity of opposites. In the context of Sufi, masculinity—whichstated that the dominant sociological—declared substantially have "weaknesses." Because masculinity will not appear if there is no femininity. While in the context of the birth of the universe and the form of anything that is in fact born out of the urge of love that goes on this feminine category. In other words, masculinity will not be born if it is not driven by the feminine aspect. This is the "mystery of immense power" aspect of femininity in Sufi discourse. Thus, there is nothing more superiority between these two aspects. Relation is equal based on and effect of love. Abstrak: Artikel ini membahas tentang relasi cinta dalam perspektif Sufi. Teori Coindencia Opositorum dipakai untuk membedah relasi ini, sehingga dalam Sufisme setan dipandang sebagai “sparing partner” manusia dalam melakukan kegiatan peningkatan kualitas ruhani. Artikel ini menunjukkan bahwa tradisi sufi terutama dalam tasawuf waḥdat al-wujūd, dengan menggunakan pola pikir imaginal thinking melihat dan memahami dualitas (bipolar), bahkan keragaman sekalipun ini adalah unity of opposites. Dalam konteks sufi, maskulinitas—yang dinyatakan yang secara sosiologis dinyatakan dominan itu— secara substansial memiliki “kelemahan”. Karena maskulinitas tidak akan muncul jika tidak ada femininitas. Sementara dalam konteks lahirnya wujud semesta dan apapun yang ada justru lahir karena dorongan cinta yang masuk pada kategori feminin ini. Dengan kata lain, maskulinitas tidak akan lahir jika tidak didorong oleh aspek feminin. Inilah “misteri kekuatan dahsyat” aspek femininitas dalam wacana sufi. Dengan demikian, tidak ada yang lebih superioritas antara dua aspek ini.Relasinya adalah setara berdasar dan akibat dari cinta. Keywords: Waḥdah al-Wujūd, sufi, feminitas, maskulini¬tas, ḥubb.
SINKRONISASI TABEL BERBASIS RECORD MENGGUNAKAN SISTEM KEAMANAN AUTHENTICATION, AUTHORIZATION, ACCOUNTING (AAA) (STUDI KASUS DI STTA YOGYAKARTA) Suwito, Suwito; Wintolo, Hero; Nugraheny, Dwi
Compiler Vol 1, No 2 (2012): November
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.712 KB)

Abstract

Synchronization is the process of setting the course of several processes at the same time. Synchronization builds upon students' academic value table STTA Yogyakarta by comparing records for the records in the database. If there is a difference in the academic value of the table the different values will be returned as the value of the original with comparing by using the master database. Record based table synchronization is expected to address the security system on the database and provide security guarantees a safe and comfortable.Authentication is a process by which a user is identified by the server before the user using the network. In the process, the user is requesting access rights to the server to use a network. Authorization is the allocation of what services are entitled to be accessed by the user on the network. Authorization is done when the user has been declared eligible to use the network. Accounting is a process performed by the server to record all user activity in the network, such as when the user starts using the network, end user when the connection to the network, how long the user using the network, how much data is accessed from the network user.The results of the implementation of synchronization using a table based record system security authentication, authorization, accounting changes that may prevent the occurrence of data in a database, optimizing the use of stored, and enhance security systems at the database STTA center of Yogyakarta.
Sistem Monitoring Charging Station Mobil Listrik berbasis Embedded Web Server Suwito, Suwito; Asfani, Dimas Anton; P, Gilang Dwi
JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.884 KB)

Abstract

Charging station merupakan tempat pengisian energi listrik bagi kendaraan listrik. Sistem charging station yang dimaksud disini dapat berupa Hybrid Power Generation, yang sumber energinya dari listrik jala-jala dan Photovoltaic (PV). Terdapat beberapa proses pengkondisian tegangan dan arus dari sumber menuju bus DC seperti Inverter, MPPT dan DC/DC converter. Dengan prinsip hall effect, sensor tegangan LV 25-P dan sensor arus LA 55-P digunakan untuk mengambil data tegangan dan arus di titik yang perlu di monitoring pada charging station. Sistem monitoring di desain menggunakan mikrokontroller arduino uno sebagai analog digital converter, ethernet shield sebagai modul ethernet untuk transmisi data, dan komputer sebagai database server. Data dari sistem monitoring ini dapat dilihat dan diakses dalam bentuk halaman web dengan mode real time dan data logger. Untuk data logger disajikan dalam bentuk tabel dan grafik 1000 data terakhir, dimana pengiriman data dari mikrokontroller terjadi setiap 10 detik. Hasil akuisisi data memiliki ketilitian 0.72% pada nilai tegangan 259.8 V DC dan 1.09% pada nilai arus 12.9 A DC. Pengukuran tersebut dilakukan pada keadaan yang sengaja dikondisikan dengan skala laboratorium.
Rancang Bangun Sistem Pendeteksi Lubang pada kertas Tisu Berbasis Informasi Visual dengan Raspberry Pi Suwito, Suwito; Tasripan, Tasripan; Kusuma, Hendra; Muthalip, Andre Raditya
JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 10, No 2 (2012)
Publisher : JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.873 KB)

Abstract

Cacat produksi di industri kertas tisu berupa lubang pada tisu masih sering terjadi, hal ini karena proses pengendalian kualitas terkait cacat tersebut masih banyak yang dilakukan secara manual. Pengendalian secara automatik dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan kamera standart industri yang cukup mahal harganya. Pada penelitian ini telah dikembangkan sebuah sistem pendeteksi lubang pada kertas tisu berbasis informasi visual menggunakan sebuah kamera yang diintegrasikan dengan single board computer jenis Raspberry Pi. Sistem mengambil citra kertas tisu dari kamera, kemudian diolah Raspberry Pi menggunakan algoritma Contour Detection.Sistem ini juga terintergrasi dengan sebuah PLC yang akan mengendalikan putaran konveyor dan alarm, sehingga alarm akan berbunyi jika terdeteksi lubang di kertas tisu. Hasil pengujian sistem menunjukkan luas minimal cacat lubang pada kertas tisu yang dapat dideteksi sebesr 25mm2dengan kecepatan maksimal konveyor 0,27 m/s.
Belajar Bahasa Arab dengan Online Self Access Learning Suwito, Suwito
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 14 No 1 (2009)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1450.371 KB) | DOI: 10.24090/insania.v14i1.317

Abstract

nowadays, internet becomes worldwide life style. E-mail, chatting, sites, web, blog, and other electronic terms like e-book, e-learning, e-journal, become an inseparable part of life. Electronic—especially internet—has great impact on civilization, positive and negative. At education domain, internet can become supporting, obstacle, or even depraving factor. As a learning and education media, internet offer more flexible autodidact learning. Many variation offered by sites that concentrated on Arabic language learning. Online self-learning can increase student enthusiasm, even have to be supported by other education aspect in order to reach successful learning.
Majlis al-‘Ulama’ al-Indūnīsī fī Munādalat al-Barnāmij al-Siyāsī Suwito, Suwito; Wahab, Muhbib Abdul
Studia Islamika Vol 2, No 4 (1995): Studia Islamika
Publisher : Center for Study of Islam and Society (PPIM) Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3041.37 KB) | DOI: 10.15408/sdi.v2i4.823

Abstract

The birth of the Indonesian Ulema Council (MUI), among others, initiated by the New Order. Minister of Religion formed the Indonesian Islamic Propagation Center (WWII) in charge of organizing workshop preachers in Indonesia on 26-29 November 1974. Among the results of the workshop consensus is forming MUI.The initiative was in addition to the presence of concerned government organizations 'scholars' to accelerate the implementation of its discretion, as well as outside of Islam similar associations have been formed. General Assembly of the Indonesian Bishops (MAWI) for the Ummah Catholics had formed in 1924 and the Communion of Churches in Indonesia (PGI) for the Ummah Protestant founded in 1950.DOI: 10.15408/sdi.v2i4.823
Tradisi Kematian Wong Islam Jawa Suwito, Suwito; Sriyanto, Agus; Hidayat, Arif
Jurnal Penelitian Agama Vol 15 No 2 (2014)
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.801 KB) | DOI: 10.24090/jpa.v15i2.2014.pp211-234

Abstract

Abstract: This study was aimed at revealing how Javanese Moslem’s traditionsof mortality is understood by the performers, both of great and little tradition, andwhat their meanings are. These two points evolve from time to time. Some variationsfound in the tradition of Javanese Moslem’s mortality are caused by the distance ofthe performers from the center of governance and the different time of performance.In regards to these variations, there are some interesting views. First, in understandingtheir belief and performing their tradition of mortality, Javanese Moslems has aprinciple that the tradition is an expression of honor to human being and it has asymbolic meaning. Second, Javanese Moslem mean mortality as a return way toGod that requires sincerity and a belirf that God is the only to worship. JavaneseMoslems perceive that God is forgiveful that human beings should pray and apologizefor their mistakes.Key words: tradition, Javanese Islam, variation, God, and Faith. Abstrak: Tulisan ini berusaha untuk mengungkap tentang tradisi kematian WongIslam Jawa dipahami oleh pelakunya dalam framework great and little tradition, danmakna di dalam tradisi kematian Wong Islam Jawa. Dua hal tersebut, bila diungkap dandipahami dalam tataran praktik, adakalanya memiliki pergeseran. Variasi yang munculdalam tradisi kematian Wong Islam Jawa karena jarak yang jauh dari pusat, juga karenaperubahan dari waktu ke waktu (evolusi). Dalam hal ini, ada beberapa pandangan menarik:Pertama, Wong Islam Jawa dalam memahami keyakinan dan menjalankan praktiktradisi kematian memiliki dasar yang leluhur sebagai tata cara penghormatan kepadamanusia yang hidup, serta memiliki dimensi simbolik dengan alam lain. Kedua, WongIslam Jawa dalam memaknai kematian sebagai jalan kembali kepada Tuhan sehinggaharus dalam keadaan suci dan tetap memiliki keyakinan bahwa Allah SWT adalah satusatunyayang pantas disembah. Pandangannya berdasar pada Tuhan YangMahapengampun sehingga manusia hendaknya senantiasa berdoa untuk minta maafatas kesalahan yang pernah diperbuat.Kata Kunci: tradisi, Wong Islam Jawa, variasi, Tuhan, dan keyakinan.
Kondisi Lingkungan Rumah dan Perilaku Masyarakat Sebagai Faktor Risiko Kejadian Malaria di Puskesmas Benteng Bangka Belitung Suwito, Suwito; Suhartono, Suhartono; Joko, Tri
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 4, No 2 (2005): OKTOBER 2005
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.4.2.55 - 58

Abstract

ABSTRACT Backgroud: Bangka district is an endemic area of malaria, which has a relatively high incidence for malaria over the year. It has  clinical malaria rate  26.949 cases per year and Annual Malaria Incidence (AMI) 46,840/00. Benteng sub district is one of endemic area of malaria which has High Case Incidence (HCI) with 50,660/00 for AMI rate. This rate is higher compared to the national AMI (31,090/00 ). The aim of this research was to analyze the condition of the house and the community behavior as the risk factors of malaria at the workig area of Benteng Heath center in Bangka Belitung. Method: It was an observational research using case control design. The Subject of the research was categorized into two groups:  Case was someone who suffered malaria confirmed by the laboratory examination, and Control was someone who did not suffer malaria. The matching of case and control based on the consideration for sex and  age (maximum 3 years different). Result: The result of the research showed that risk factors of malaria are the habits not using mosquito coils with OR = 12,4 (CI 95% OR: 1,3 -13,18), bushes with OR = 7,3 (CI 95% OR:1,50 - 35,38), no predatory fish for larva with OR = 4,2 (CI 95% OR: 2,28-66,91), not using mosquito nets while sleeping with OR = 3,5 (CI 95% OR: 1,24 - 10,11). Conclusion: Environmental condition as risk factors in this research is the bushes around the house predatory fish in poonds and the habit of using mosquito coils as behaviour factors. Key words :   Physical house condition, community behavior, risk factors of  malaria.
PANDANGAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) KABUPATEN BANYUASIN TERHADAP PERMAINAN HARGA KARET OLEH TENGKULAK DI DESA GALANG TINGGI KECAMATAN BANYUASIN III suwito, suwito; Atika, Atika; Himsyah, Fatroyah Asr
Muamalah Vol 6 No 1 (2020): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.374 KB)

Abstract

ABSTRACT The law of buying and selling is basically permitted in Islamic teachings, Islam provides an opportunity between seller and buyer to bargain but is prohibited from monopolies or forms of trade that have the potential to harm others. In Galang Tinggi Village, Banyuasin III District, there is a transaction known as the price game on rubber latex transactions. The issues raised in this study are: 1) What are the factors that cause middlemen to play with rubber prices 2) What is the perspective of the Banyuasin District Indonesian Ulema Council (MUI) leader on the rubber price game. The method used in this research is field research using qualitative descriptive research. The sample in this study used the first purposive sampling is the MUI figure with daily management criteria of 3 people. Second is 3 rubber farmers. Third is the middleman of 3 people. Data collection techniques using interview and documentation methods. Based on these results a conclusion has been obtained. The price game played by the middlemen in Galang Tinggi Village does not seem to provide fairness in terms of prices to farmers. According to the opinion of the figures of the Indonesian Ulema Council of Banyuasin Regency, they have an opinion that the price of rubber carried out by the middlemen in Galang Tinggi Village, Banyuasin III District, includes the unjust sale and purchase of other people's property in a vanity manner at the expense of one of the parties. Keywords: Pricing Games, Brokers, Buying and Selling Hukum jual beli pada dasarnya dibolehkan pada ajaran Islam, Islam memberikan kesempatan antara penjual dan pembeli untuk tawar menawar namun dilarang monopoli atau bentuk perdagangan yang berpotensi merugikan orang lain. Di Desa Galang Tinggi Kecamatan Banyuasin III, terdapat transaksi yang dikenal dengan permainan harga pada transaksi getah karet. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini ialah: 1) Apakah faktor penyebab tengkulak mempermainkan harga karet 2) Bagaimana perspektif tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuasin terhadap permainan harga karet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purvosive sampling yang pertama adalah tokoh MUI dengan kriteria pengurus harian 3 orang. Kedua ialah petani karet 3 orang. Ketiga ialah tengkulak 3 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut telah diperoleh suatu kesimpulan. Permainan harga yang dilakukan oleh tengkulak yang terjadi di Desa Galang Tinggi sepertinya tidak memberikan keadilan dari segi harga terhadap para petani. Menurut pandangan tokoh Majelis Ulama Idonesia Kabupaten Banyuasin memiliki pendapat bahwa penetapan harga karet yang dilakukan tengkulak di Desa Galang Tinggi Kecamatan Banyuasin III termasuk jual beli yang zalim karena memakan harta orang lain dengan cara yang batil dengan merugikan salah satu pihak
Co-Authors A. Tuhumurry, Harry A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Azis, Abd. Abdul Aziz Abdullah, Sehat Adi Sutanto Aditya Rahman Aditya Rahman Adystia Sunggara, Muhammad Agus Sriyanto Agus, Sriyanto Ahmad Rifai Rahawarin Aituru, Yulianus Payzon Albugis, Muhammad Zein Aldi Himawan Ali Muhdi Ali, Iqbal M Aris Alifa Semendawai, Farras Andrias, Maria Yeti Annisa Nurlia Mamonto, Andi Anwar M Roem Apriansyah, Daffa Dwi Aprilianto, Rizky Ajie AR Mahdi, Suriana Ardison Asri Arief Mushoffa Gymnastiar Ariefianto, Rizki Mendung Arif Hidayat Arif Rachman Putra Aryastuti, Nurul Asiyah Beigi, Jamal Bukit, Jonneri Choirul, Huda Cilda Thesisa Ilmawan Dzinnur Danio, Andre Dardiri, Dendi Maulana Darmawan , Didit Didit Darmawan Dimas Anton Asfani Dini Ermavitalini Dirgantara, Febrian Djaelani, Mohammad Djunaedi Djunaedi Done, Hardi Dostaria Siagian, Sari Dwi Nugraheny, Dwi Eka Iskandar Eko Julianto Eko Sarwono Elly Christanty Emila Sholiha Erlangga, Luis Bayu Gustian Evendi , Wakid Evendi, Wakid Fajri Mulya, Hikmatul Fardhany Aslam, Prafita Farid, Moh Farid, Mohamad Fatroyah Asr Himsyah, Fatroyah Asr Fetty Tri Anggraeny Fikri Abdillah, Muhammad Furqon Al-Mujaddid, Toriq Gani, Najamuddin Gaol, Selamat Lumban Gautama, Elly Christanty Ghozali, Solchan Gunarto Gunarto Guntur Eko Saputro Haetami, Haetami haiba, Moch Fairuz Fahrezi Al Haikal, Jenggis Khan Hais, Putri Faradila S Halimatus Sa'diyah, Siti Harris Pirngadi Harun, Saidah Fiddaroini Hasan, Ferry Hasanah, Nur’aini Uswatun Hendra Kurniawan Maury Hendra Kusuma Heri Suryoatmojo Herisasono, Adi Hermawan, Joko Heru Prasetyo Holimin, Holimin I Gusti Bagus Wiksuana Imam Subhi, Imam Inama, Inama Indah Sari Irfansyah, Astria Nur Irsan Irsan Issalillah, Fayola Jahroni Jahroni, Jahroni Jamil, Achmad Maulana Malik Jannang, Abdul Rahman Jayanti puspitaningrum Jeandry, Gregorius Juliana Juliana Julianus Pardede, Simon Kasiniem, Kasiniem Khairul Rizqiah Khayru, Rafadi Khan kholisoh, kholisoh Kurniawati , Dwi Laksono Djoko Nugroho Liana Sari Lila Yuwana Lukmantara, Riekhan Habib Mahroza, Jonni Majid, Amir Bandar Abdul Mamonto, Andi Annisa Nurlia Meliana Meliana Meliana, Yang Mellisa Towadi Meviana, Ika Moodley, Isabel Mualim, Maulana Muchamad Arifin Muhamad Samingan Muhammad Amin Hamid Muhammad Kamal Muhammadun, Haris Muhbib Abdul Wahab Mujito Mujito Mujito Mujito, Mujito Mulya, Hikmatul Fajri Murtiana, Sri Muslim Muslim Muslim, H. Muthalip, Andre Raditya Napitupulu, Agustinus F. I. Navalino, R Djoko Andreas NGA, Pham Thanh Nicholas, Sandy Noho, Adisa Nugroho, Ischak Suryo Nur Afiyah, Safitri Nur Rizkasari, Azizah Nur Rofiuddin, Achmad Nurul Ain, Nurul Nurul Arifin Oes, Maria Yudita Oktavio, Irda Angelica Ontran Sumantri Riyanto P, Gilang Dwi Pambudhi, Nurcahyo Agung Parji Parji Parjono, Parjono Prakoso, Lukman Yudho Purnama, Yulian Putra , Arif Rachman Putra, Arif Rahman Putut, Hartono Rachman Putra, Arif Rae, Gradios Nyoman Tio Rahayu Mardikaningsih Rahayu, Ayu Budi rahman afandi Rahman Upara, Abdul Rahmat, Nurhidayati Rajak, Raida Ratu Syra Quirinno Renditya, Muhammad Rif'ah, Kunti Dzatir Rizal Tri Putra, Mochammad Rizky, Muchamad Catur Rizqiah, Khairul Rommy Hardyansah Rosye H.R. Tanjung Rumalean, Zonita Zirhani Sa'bani, Shaghi Ratu Saadi, Nailil Izzati Saddam, Muhammad Saefudin, Nisfi Hami Samingan, Muhamad Samsul Arifin Sanathana Ishwara, Ade Sathya Sani, Yusmia Washiatus Saputra, Rio Saputro, Eko Guntur Saputro, Guntur Sarastuti, Eka Septiani Sardjana Orba Manullang Sari, Fitri Eka Sari, Liani Sarwo Waskito Sarwo, Sarwo Satria Tirtayasa Setiawan, Puguh Aji Hari Setyawan, Wawan Herry SGN, Subhan Zein Sharma, Mala Sheila Kusumaningrum Shohibboniawan Wahyudi, Ahmad Sibarani, Jeffry Martahan Sinen, Kasim Sirait, Abdul Hadi Siti Rodiyah, Siti Sopyan , Aziz Wardhana Sri Iswati Sri Murtiana Sri patmi Sudja’i, Sudja’i Sudjoko, Cakrawati Sulani, Sulani Sundari Sundari Sundari, Sri Sunoto Sunoto Suprayoga, Tatang Susanto, Deni Suwarno, Panji Suyuti, Suyuti Syamsiar, Syamsiar T. Edyansyah, T. Edyansyah Tanjung, Rinaldi Taqwa, Nurul Tasripan Tirta Jagad Dhita, Muhamad Ricky Toriq Furqon Al-Mujaddid Triwahyudianto, Triwahyudianto Tuharea, Farida Udjari, Hendrianto Upara, Abdul Rahman Utama, Liza Wahab, Mukhlis Saleh Wahyudi, Ahmad Shohibboniawan Wazis, Kun Wibowo, Eri Widiraharjo, Widiraharjo Wijaya, Kurnia Wintolo, Hero Yahya, Slamet Yassine, Chami Yeti Andrias, Maria Yuliani Yuliani Yulianis, Sifa Fauzi Yulianto Hadi Yuristiawan , Agung Zakki, Muhammad Zamzam M.F, Robi Zamzam, Irfan Zarkasyi, Ahmad Fadil Zuriah, Risma A'limathus