Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A PERSPECTIVE OF TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL ON THE AGRICULTURE EXTENSION STAFFS USING CYBER EXTENSION Padmaningrum, Dwiningtyas; Mani, La; Retnaningtyas, Triya Ayu; Sujatmiko, Tri; Subejo, Subejo; Widiyanti, Emi
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 8, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v8i3.23820

Abstract

Cyber extension web facilitates agriculture extension staffs to leverage this media communication system to strengthen their capability and capacity for improving extension services. Through the Technology Acceptance Model approach, this study examines the use of cyber extension and the affect of self-efficacy, perceived usefulness, perceived ease of use, subjective norms, and attitude toward usage on cyber extension usage by agriculture extension staffs in Central Java Province. This study was conducted from April to May 2023 using a quantitative approach. The population includes agriculture extension staffs within the scope of the Central Java Provincial Agriculture Office. Sampling was done using convenience sampling, with 377 agriculture extension staffs spreading across 28 districts and five cities. Data were analyzed using Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The study showed that use of the cyber extension web can be categorized as low-level; meanwhile, self-efficacy, perceived ease of use, subjective norms, and attitudes towards positive use were relatively high. Cyber extension usage was directly affected by perceived ease of use, subjective norms, and attitude toward usage. As a recommendation, interventions are needed to improve and continue to update content variations. It is necessary to develop and optimize the use of cyber extension at the provincial and or district level.
Persepsi Kelompok Penerima Manfaat terhadap Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Surakarta Anantanyu, Sapja; Arif, Akbarudin; Kristiyanto, Agus; Saptaningtyas, Haryani; Suminah; Retnaningtyas, Triya Ayu
Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 01 (2025): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/21202551299

Abstract

Kebijakan pertanian perkotaan menjadi strategi pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat kota. Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dari Kementerian Pertanian bertujuan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kota melalui pemanfaatan lahan tidak produktif sebagai sumber pangan. Penelitian ini mengeksplorasi kebijakan dan implementasi P2L di Kota Surakarta, menganalisis persepsi kelompok penerima manfaat, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakanmixed method, menggabungkan studi kasus dengan wawancara mendalam terhadap 21 informan dan survei terhadap 125 responden dari 20 kelompok penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan implementasi P2L umumnya sesuai petunjuk teknis, namun beberapa kelompok tidak lagi aktif karena program telah selesai. Partisipasi anggota kelompok masih rendah, sehingga pelaksanaan program kurang optimal. Berdasarkan hasil analisis, persepsi anggota kelompok penerima manfaat program terhadap aspek manfaat yaitu tidak baik (49,6%), serta terhadap aspek pelaksanaan dan keberlanjutan yaitu ragu-ragu (masing-masing 48,8% dan 54,4%). Uji regresi menunjukkan tingkat pendidikan dan dukungan lingkungan sosial ekonomi berpengaruh signifikan terhadap persepsi, sedangkan kekosmopolitan tidak berpengaruh. Kedepan, agar program optimal dan berkelanjutan, perlu dilakukan peningkatan partisipasi aktif melalui pembagian tugas yang jelas, penyusunan sistem insentif, dan pengenalan model pengelolaan berbasis komunitas; meningkatkan pemahaman dan kesadaran melalui pelatihan rutin dan penyuluhan tentang dampak positif program jangka panjang; serta pengembangan pasar lokal dan branding produk.
Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi Teknologi Insinerator Minim Asap Utami, Bekti Wahyu; Syaputra, Muhammad Ramadhan; Retnaningtyas, Triya Ayu; Rusdiyana, Eksa
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.115225

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah mencerminkan tantangan yang dihadapi secara luas di Indonesia, yaitu ketidakseimbangan antara volume sampah yang dihasilkan dan kapasitas fasilitas pengolahannya. Kondisi ini mendorong masyarakat melakukan pembakaran terbuka, terutama terhadap sampah anorganik, yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan strategi pengelolaan sampah terpadu melalui pendekatan partisipatif, dimulai dari identifikasi permasalahan, perancangan solusi berbasis teknologi tepat guna, hingga implementasi insinerator minim asap di tingkat desa. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan masyarakat, diskusi kelompok, serta proses perakitan dan uji coba alat secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan insinerator minim asap mampu menurunkan intensitas emisi dibandingkan pembakaran konvensional, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara kearifan lokal dan inovasi teknologi sederhana dapat menjadi solusi efektif untuk mendukung pengelolaan sampah mandiri berbasis komunitas. Kata kunci: Pengelolaan Sampah Terpadu; Teknologi Tepat Guna; Insinerator; Pemberdayaan Masyarakat; Berkelanjutan.