Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERPENGARUH PADA KINERJA WAKTU DENGAN METODE PROBABILITY IMPACT MATRIX Wahyuni, Anisa Sri; Isfahani, Muhammad Nafhan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 2 (2024): EDISI BULAN NOVEMBER 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i2.196

Abstract

Dalam pelaksanaan pembangunan proyek konstruksi, sering mengalami berbagai hambatan yang timbul oleh risiko yang terjadi dimana hal tersebut mengakibatkan tidak tercapainya ketepatan kinerja pencapaian hasil pekerjaan kontraktor seperti yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan faktor risiko yang berpengaruh terhadap waktu pada tahap pelaksanaan konstruksi serta mengetahui dampak, dan respon risiko yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja waktu pencapaian hasil pekerjaan. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi risiko, analisis risiko dan respon risiko pada proyek konstruksi pembangunan ruko Downtown Drive Summarecon Serpong. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara survei dan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor dan para pihak yang terlibat (stake holder). Penilaian frekuensi/probabilitas risiko dan identifikasi risiko menggunakan Probability Impact Matrix. Sehingga hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh faktor risiko yang dominan terhadap kinerja waktu tahap pelaksanaan konstruksi. Dengan menentukan variable-variabel yang mungkin menjadi faktor risiko seperti perubahan desain menyesuaikan keadaan dilapangan, ketersediaan jumlah material, jumlah tenaga kerja tidak stabil, produktivitas tenaga kerja dan cuaca yang tidak menentu. Kesalahan dalam pertukaran informasi mengenai spesifikasi bahan atau pekerjaan antara kontraktor dengan subkontraktor/supplier, subkontraktor terlambat dalam menyelesaikan pekerjaan, mobilisasi sumberdaya (bahan, alat, tenaga kerja) yang lambat dari supplier atau subkontraktor, menurunnya produktivitas tenaga kerja, kurangnya pengawasan kontraktor terhadap subkontraktor, inflasi yang mempengaruhi harga material, terjadinya peningkatan kebijakan tarif pajak atau BBM.
Anticipation and Solutions for Cost Overruns of Material Costs in Toll Road Construction Projects Isfahani, Muhammad Nafhan; Antonius, Antonius; Wibowo, Kartono
ASTONJADRO Vol. 14 No. 2 (2025): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v14i2.18377

Abstract

This paper presents the results of research on anticipation and solutions for material cost overrun in the open system Toll Road project in Jadebotabek. The purpose of this study is to determine the anticipation and solutions for handling material cost overrun. This study was conducted by surveying 76 correspondents consisting of Managers, Consultants and Contractors involved in the construction of Toll roads in Jadebotabek. The survey results were tested for validity and reliability to determine the dominant factors causing cost overrun, then the development of anticipation and solutions for handling material cost overrun was carried out by a team of experts. The results of the study showed that there were 10 valid factors causing cost overrun with a coefficient value of 0.389 - 0.716 and 13 reliable factors causing cost overrun with a Cronbach's alpha value above 0.700. The results of this study also show that anticipation and solutions for handling material cost overrun in toll road projects are preventive measures to reduce and eliminate the occurrence of cost overrun at the planning stage and at the implementation stage.
TINJAUAN PENGELOLAAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK IRIGASI D.I LEMATANG KOTA PAGARALAM PHASE II PAKET 1 Kuswanto, Edi; Isfahani, Muhammad Nafhan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.166

Abstract

Kebutuhan pengairan untuk perkebuan dan pertanian yang luas memperlukan adanya jaringan irigasi yang baik. Adanya Proyek Irigasi D.I Lematang Kota Pagaralam Phase II Paket 1 bertujuan untuk mengaliri daerah pertanian dan perkebunan di wilayah Kota Pagar Alam. Proyek seringkali terjadi keterlambatan waktu penyelesain atau mengalami Over Budget pada saat atau setelah melakukan pekerjaan kontruksi. Pada skripsi ini metode yang digunakan yaitu Metode Earned Value dengan pengumpulan data dari Proyek Irigasi D.I Lematang Kota Pagaralam Phase II Paket 1.Sampai dengan bulan ke-12 memperoleh hasil konsep earned value yaitu bahwa nilai SPI ( Schedule Performance Index ) adalah lebih dari 1 sedangkan CPI ( Cost Performance Index ) rata-rata adalah kurang dari 1. Yang berarti pelaksanaan proyek percepatan dari rencana dengan anggaran biaya melebihi rencana. Sedangkan untuk nilai BETC ( Budget Estimate To Complete ) adalah Rp. 213.419.300.884,16 dan nilai BEAC (Budgeted Estimate at Completion) adalah Rp. 276.003.732.943 yang berarti bahwa biaya pelaksanaan proyek tidak melebihi dari biaya yang telah dianggarkan sebelumnya. Untuk ETS (Estimate Temporary Schedule) adalah 16,34 bulan dan nilai EAS ( Estimate All Schedule ) adalah 28,34 bulan.
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GARDU INDUK MANOKWARI 150/20 KV 60 MVA DI KABUPATEN MANOKWARI, PROVINSI PAPUA BARAT Ngohal, Wesly Turisman; Isfahani, Muhammad Nafhan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i1.215

Abstract

Konsep Earned Value adalah suatu metode yang sering digunakan dalampelaksanaan pengelolaan proyek yang mengintregasikan hubungan antara biaya danwaktu. Dalam Konsep Earned Value pada umumkan menampilkan tiga dimensi yaitupenyelesaian fisik dari proyek yang mencermikan rencana penyerapan anggaran, biayaaktual yang telah dikeluarkan.Tujuan penelitian Analisis Waktu dan Biaya Pada ProyekPembangunan Gardu Induk Manokwari 150/20 kV 60 MVA yaitu memperoleh hasilSchedule Performance Indeks (SPI) dan Cost Performence Indeks (CPI) sertamendapatkan hasil pertihungan Estimate All Schedule (EAS) dan Estimate All Cost (EAC).Hasil perhitungan SPI diperoleh nilai > 1 berarti pelaksanaan proyek sesuai schedule danperhitungan CPI diperoleh nilai > 1 yang berarti biaya pelaksanaan proyek terbilanghemat. Hasil Perhitungan nilai EAS adalah 24,693 bulan yang berarti proyek diperkirakanselesai lebih cepat dari schedule sesuai amandemen kontrak ke 2 yaknni 25 bulan. Hasilperhitungan nilai EAC adalah Rp.65.615.426.421 dimana nilai tersebut lebih kecildibanding nilai BAC Rp.74.336.700.000 yang berarti pada sisi biaya proyek dianggapmenguntungkan
ANALISIS PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) DAN RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN (RAP) PADA PROYEK RENOVASI LANTAI LOWER GROUND (STUDI KASUS : MALL PLAZA KALIBATA – KALIBATA - JAKARTA SELATAN) Basri, Hasan; Isfahani, Muhammad Nafhan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i1.221

Abstract

Rencana anggaran biaya adalah suatu perhitungan rencana terhadap kebutuhan pelaksanaan pembangunan yang mana didalamanya sudah termasuk profit keuntungan. Sedangkan rencana anggaran pelaksanaan adalah suatu anggaran yang ditetapkan untuk batas pelaksanaan suatu bangunan agar pengeluaran biaya dapat terkontrol dengan baik serta terhindar dari resiko kerugian. Rencana anggaran pelaksanaan penting untuk dilakukan karena sangat menentukan suatu profit atau keuntungan sebuah pelaku jasa konstruksi dimana rencana anggaran biaya dapat di maksudkan dengan kata lain adalah suatu harga jual sebuah jasa atau prodak tertentu agar dapat bersaing di dunia konstruksi. Maka dari itu tujuan tugas akhir ini adalah membahas tentang perhitungan yang baik antara perencanaan anggaran biaya dan pelaksanaan. Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) adalah rencana anggaran biaya proyek pembangunan yang dibuat kontraktor untuk memperkirakan berapa sebenarnya biaya sesungguhnya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu kontrak kerja proyek konstruksi. Adapun kesimpulan atas Rencana Anggaran Biaya setelah melakukan analisa dan perbandingan dari pekerjaan renovasi lantai Lower Ground di Plaza Kalibata didapat nilai RAB nya adalah senilai Rp 1.255.650.171,- dengan nilai RAP nya adalah senilai Rp 1.074.9974.471,-. Sehingga dapat diketahui nilai keuntungan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah sebesar 8% sampai dengan 15% atau selisih nya adalah Rp 150.655.700,-.
ANTICIPATION AND SOLUTION OF EQUIPMENT COST OVERRUN FACTOR IN TOLL ROAD CONSTRUCTION PROJECT Isfahani, Muhammad Nafhan; Antonius; Wibowo, Kartono
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i1.222

Abstract

Makalah ini memaparkan hasil penelitian tentang antisipasi dan solusi penanganan kelebihan biaya material pada proyek jalan tol sistem terbuka di Jadebotabek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antisipasi dan solusi penanganan kelebihan biaya material. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan survei kepada 76 responden yang terdiri dari Manajer, Konsultan dan Kontraktor yang terlibat dalam pembangunan jalan tol di Jabodetabek yang merupakan wilayah pesisir. Hasil survei tersebut diuji validitas, reliabilitas dan mean untuk mengetahui faktor dominan penyebab kelebihan biaya, selanjutnya dilakukan penyusunan antisipasi dan solusi penanganan kelebihan biaya peralatan oleh tim ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 faktor penyebab kelebihan biaya yang valid dengan nilai koefisien 0,385 – 0,577 dan 13 faktor penyebab kelebihan biaya yang reliabel dengan nilai cronbach’s alpha diatas 0,700. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa antisipasi dan solusi penanganan pembengkakan biaya peralatan pada proyek jalan tol pesisir adalah tindakan preventif untuk mengurangi dan menghilangkan terjadinya pembengkakan biaya pada tahap perencanaan maupun pada tahap pelaksanaan.
ANALISIS PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) DAN RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN (RAP) PADA PROYEK RENOVASI VILLA BETA RESEPSIONIS – ALFA RESORT Wahyuni, Leni; Isfahani, Muhammad Nafhan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2026): EDISI BULAN MEI 2026
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek revitalisasi rumah susun Wisma Atlet Kemayoran menghadapi tantangan dalam penyelesaian tepat waktu dan sesuai anggaran. Mengingat pentingnya pengelolaan waktu dan biaya dalam proyek konstruksi, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja biaya dan waktu pada proyek tersebut menggunakan metode Earned Value Management (EVM). Metode ini mengintegrasikan aspek biaya, waktu, dan progres fisik pekerjaan, yang dihitung dengan indikator seperti Budgeted Cost of Work Scheduled (BCWS), Budgeted Cost of Work Performed (BCWP), Actual Cost of Work Performed (ACWP), serta indeks kinerja seperti Schedule Performance Index (SPI) dan Cost Performance Index (CPI). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis studi kasus, menggunakan data proyek yang meliputi baseline schedule, laporan progres mingguan, dan data biaya aktual. Hasil analisis menunjukkan adanya deviasi antara rencana dan kondisi aktual proyek, baik dalam hal biaya maupun waktu. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai efektivitas pelaksanaan proyek dan membantu pengelola proyek dalam mengambil langkah korektif yang diperlukan. Dengan demikian, penerapan metode EVM dapat memberikan informasi yang lebih objektif dan akurat dalam pengendalian biaya dan waktu pada proyek konstruksi, serta dapat meningkatkan efisiensi dan ketepatan penyelesaian proyek sesuai dengan anggaran dan jadwal yang telah ditetapkan dengan hasil BCWP, BCWS, ACWP, SPI dan CPI yang telah tercantum.
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GARDU INDUK MANOKWARI 150/20 KV 60 MVA DI KABUPATEN MANOKWARI, PROVINSI PAPUA BARAT Isfahani, Muhammad Nafhan; Ngohal, Wesly Turisman
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menganalisis kinerja biaya dan waktu pada proyek Gardu Induk Manokwari menggunakan metode Earned Value Management (EVM). Peninjauan minggu ke-24 memperoleh BCWP = Rp 18,45 M, BCWS = Rp 20,10 M, dan ACWP = Rp 17,90 M. Nilai CPI = 1,03 (efisien) dan SPI = 0,92 (terlambat). Estimasi biaya akhir proyek (EAC) diperkirakan Rp 43,689 M dari anggaran total Rp 45 M, sedangkan estimasi waktu akhir (EET) mengindikasikan potensi keterlambatan selama 3 minggu.
Analisis Perbandingan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) Pada Proyek Renovasi Lantai Lower Ground (Studi Kasus : Mall Plaza Kalibata – Kalibata - Jakarta Selatan) Isfahani, Muhammad Nafhan; Basri, Hasan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menganalisis perbandingan RAB dan RAP pada Proyek Renovasi Lantai Lower Ground Mall Plaza Kalibata. Hasil penelitian menunjukkan nilai RAB proyek sebesar Rp 2.450.800.000,00 sedangkan nilai RAP sebesar Rp 2.185.350.000,00. Selisih antara RAB dan RAP sebesar Rp 265.450.000,00 (10,83%) yang menjadi potensi keuntungan (profit margin) pelaksana kontraktor. Efisiensi terbesar diperoleh pada pekerjaan pasangan keramik granit dan plafon gypsum.
Anticipation and Solution of Equipment Cost Overrun Factor in Toll Road Construction Project Isfahani, Muhammad Nafhan; Sumirin, Antonius; Wibowo, Kartono
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper presents research on anticipation and solutions for equipment cost overruns on toll road construction projects in Jabodetabek. A survey was conducted with 76 respondents (Managers, Consultants, Contractors). The dominant factor causing equipment cost overrun is breakdown of heavy equipment (mean = 4.32), followed by delay in mobilization (mean = 4.18). Preventive maintenance schedules and contractual penalty clauses are established as key solutions.