Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Klasifikasi Kecacatan Keramik Dengan Menggunakan Deteksi Tepi Canny Dan Metode Hough Line Transform Moch. Fachrur Rozi; Haryanto; Kunto Aji Wibisono
J-Eltrik Vol 1 No 2 (2019): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v1i2.36

Abstract

Pengelompokkan kualitas keramik dari proses produksi keramik masih saja dilakukan dengan cara manual yang memanfaatkan penglihatan manusia. Akan tetapi mata manusia juga mempunyai batas kelelahan pada mata manusia sehingga dapat mempengaruhi keakuratan dalam mengelompokkan kualitas keramik. Untuk itu peranan mata manusia akan digantikan dengan suatu proses otomatis yang akan mempermudah proses pengelompokkan kualitas keramik secara lebih cepat dan akurat dengan menggunakan system image proccessing. Metode Hough Line Transform dapat mendeteksi garis lurus pada suatu citra. Dengan mengkombinasikan antara tresholding, deteksi tepi canny dan juga metode hough line transform. Tresholding akan mengubah piksel yang awalnya RGB menjadi citra ke abu-abuan. Deteksi tepi canny berguna untuk mendeteksi citra tepi keramik dengan memanfaatkan tresholding sehinga akan nampak tepian dari keramik. Dalam penelitian ini algoritma Hough Line Transform dalam mengidentifikasi garis lurus pada bagian tepi keramik sehingga apabila terdapat kecacatan maka dapat terdeteksi. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan 20 jenis data testing tiap data menunjukkan presentase keberhasilan dalam mengidentifikasi citra keramik adalah sebesar 70% dengan warna keramik yg berbeda-beda. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pengklasifikasian kecacatan pada keramik seperti sudut, threshold, pencahayaan dan faktor-faktor lainnya.
Rancang Bangun Sepeda Listrik 250 Watt Dengan Mengukur Kecepatan Dan Daya Baterai Miftachul Ulum; Mutiara Hikmah; Achmad Fiqhi Ibaidillah; Kunto Aji Wibisono
Jurnal JEETech Vol. 2 No. 1 (2021): Nomor 1 May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.58 KB) | DOI: 10.48056/jeetech.v2i1.150

Abstract

Electric bicycles are one of many vehicles with alternative fuels. This electric bike uses electric power as its power source. Whose electrical energy is converted into motion energy. To convert that electrical energy into motion energy is needed which is called an electric dynamo. The electric dynamo here becomes an engine core on an electric bike. The performance of electric bicycles is measured based on high power efficiency, low energy consumption levels and stable electric bicycle components in their use. To monitor the performance, a speed and battery power scrolling system was designed on a 250W electric bike. An electric motorcycle is a type of vehicle consisting of brushless direct current (BLDC) to move the wheel, controller as energy flow regulator on BLDC, and battery as a power source. The main parts of this monitoring system include two 12 volt batteries in the series, controller, BLDC, throttle, proximity sensor, liquid crystal display (LCD). Throttle works as a BLDC speed controller. DC power meter as a measuring detector for the amount of electric current, electrical voltage, electrical energy, and electrical power displayed on the LCD.