Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Modifikasi Identity-based Encryption pada Keamanan dan Kerahasiaan Data Rekam Medis Dian Neipa Purnamasari; Amang Sudarsono; Prima Kristalina
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.356 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1005

Abstract

Keamanan pada data rekam medis menjadi hal yang penting selain mengingat pentingnya isi dari rekam medis tersebut, keamanan pada data rekam medis telah diatur oleh kemeterian di Indonesia. Perkembangan teknologi membawa pengaruh pada penyimpanan data rekam medis, salah satunya perubahan data rekam medis dari konvensional menjadi elektronik. Namun, perkembangan teknologi ini juga memiliki dampak buruk yaitu munculnya oknum-oknum yang menjalankan kegiatan ilegal untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok. Salah satunya adalah mencuri data rekam medis untuk memeras pasien, bahkan melakukan perubahan pada data rekam medis yang berdampak fatal pada kesehatan pasien. Pada penelitian ini diusulkan metode keamanan data rekam medis menggunakan modifikasi skema Identity-based Encryption (IBE) dan algoritma AES atau dapat disebut dengan mIBE-AES. Keunikan dari metode yang diusulkan adalah nilai awal yang telah ditentukan dari tiap byte pada identitas pengguna sehingga dapat menekan waktu komputasi pada proses pembangkitan kunci. Metode yang diusulkan akan dibandingkan dengan metode keamanan yang hanya menggunakan algoritma AES. Evaluasi performa yang telah dilakukan adalah pengujian kinerja dan tingkat keamanan pada penyerangan Man in The Middle (MITM). Didapatkan hasil bahwa metode mIBE-AES lebih unggul dengan total waktu komputasi 0,799 detik serta mampu menangani penyerangan MITM dengan skenario sniffing dan chosen-plaintext.
Prototype of Making Semi Automatic Tofu Nigarin Using Atmega16 (Tofu Without Waste) Adi Irawan; Haryanto; Kunto Aji Wibisono; Dian Neipa Purnamasari
Procedia of Engineering and Life Science Vol 1 No 1 (2021): Proceedings of the 1st Seminar Nasional Sains 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.639 KB) | DOI: 10.21070/pels.v1i1.858

Abstract

Tofu has the best quality vegetable protein because it has the most complete amino acid composition and is believed to have a relatively high digestibility of 85 - 98%. Basically, making tofu uses acidic / coagulation using vinegar, but different from tofu nigari, the coagulation process uses seawater rice extract. This material was chosen because in the process it does not produce waste and also does not smell so it is environmentally friendly. The background of making this tool is to provide learning as well as knowledge about tofu nigarin and to make prototypes so that it is easier to digest knowledge and also this tool uses a semi-automatic process, which usually makes tofu still using manual technology. For the method itself, it uses the fuzzy method, which is comparing several results to find out the right size in the manufacturing process. With this tool, it is hoped that the public will know what tofu nigarin is and can also use this tool to start their own business at home because by using this tool making tofu becomes easy.
Rancang Bangun Sistem Deteksi Dan Perhitungan Jumlah Orang Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN) Indana Nihayatul Husna; Miftachul Ulum; Adi Kurniawan Saputro; Haryanto; Deni Tri Laksono; 6Dian Neipa Purnamasari
SinarFe7 Vol. 5 No. 1 (2022): SinarFe7-5 2022
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.959 KB)

Abstract

Currently, technology is progressing very rapidly in various fields. One area of ​​technology that is multiplying is the field of electronics. Everyone wants a comfortable and straightforward process in every activity. Indoor people counting is developing as a novelty in video surveillance. Generally, security monitoring systems use CCTV cameras. The use of cameras can be used for monitoring the number of people (people counter). The working principle of this tool is to detect objects in the room that are processed by the camera. The camera will then be processed using the CNN (Convolutional Neural Network) algorithm to detect and count the number of people in the room based on the images of people's faces and or heads. To detect images of people's faces and heads using selective search to obtain image regions which are then used as CNN input. In this case, the region is used to determine the possibility of object images. The results of the classification calculation of the number of people from the CNN method will later be forwarded to the GUI to process data using Visual Studio Code. From the processing of data from the GUI, then the data will be displayed on the monitor.
SISTEM PENENTUAN POSISI DALAM RUANGAN BERDASARKAN RECEIVE SIGNAL STRENGTH INDICATOR (RSSI) Dian Neipa Purnamasari; Adi Kurniawan Saputro
Jurnal Simantec Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Simantec Desember 2022
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v11i1.19734

Abstract

Sistem penentuan posisi dalam ruangan (indoor positioning system) yang sangat penting untuk navigasi di dalam gedung atau bangunan. Dalam sistem ini, kekuatan sinyal yang diterima oleh perangkat penerima dari pemancar diukur untuk menentukan jarak antara perangkat penerima dan pemancar. Hal ini dilakukan untuk memberikan solusi dalam masalah yang sering terjadi di dalam ruangan seperti kehilangan arah atau tidak mengetahui posisi yang tepat di dalam gedung atau bangunan. Salah satu jenis pemancar yang sering digunakan dalam sistem penentuan posisi dalam ruangan berdasarkan pengukuran RSSI adalah WiFi dan Bluetooth. Penelitian ini mengusulkan sistem penentuan posisi dalam ruangan berdasarkan nilai pengukuran RSSI menggunakan media transmisi nirkabel antara lain teknologi WiFi dan Bluetooth. Penggunaan media nirkabel digunakan karena memiliki keuntungan, seperti jangkauan sinyal yang cukup luas dan biaya implementasi yang relatif rendah. Hasil pengujian didapatkan bahwa adanya perbedaan jarak antara titik referensi dengan titik estimasi dikarenakan adanya variasi yang besar terhadap fading dan shadowing di dalam gedung. Hal ini terlihat pada lokasi pengujian yang memiliki banyak properti seperti didalam ruangan terdapat sekat, vending machine dan properti lainnya, sehingga menyebabkan adanya peredaman sinyal, pembelokan sinyal dan pemantulan sinyal yang mengakibatkan penurunan kuat sinyal.Kata kunci: Bluetooth, Penentuan Posisi, RSSI, WiFi
SISTEM DETEKSI DAN PERHITUNGAN JUMLAH MANUSIA DALAM RUANGAN MENGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Deni Tri Laksono; Indana Nihayatul Husna; Miftachul Ulum; Adi Kurniawan Saputro; Monika Faswia Fahmi; Dian Neipa Purnamasari
Jurnal Simantec Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Simantec Desember 2022
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v11i1.19745

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat di bidang elektronik memberikan dampak positif dalam berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya dalam bidang monitoring atau pengawasan keamanan. Pekerjaan untuk menghitung jumlah pengunjung dalam suatu ruangan sangat mudah apabila dilakukan dalam skala yang kecil, namun akan menjadi sulit apabila perhitungan tersebut dilakukan pada skala yang besar. Dengan memanfaatkan teknologi pada bidang computer vision yaitu deep learning, penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan menghitung jumlah manusia (people counter) secara otomatis. Pada penelitian ini menggunakan algoritma dari deep learning yaitu metode Convolutional Neural Network (CNN). Penelitian dilakukan menggunakan kamera secara real time Berdasarkan hasil pengujian, metode CNN dapat mendeteksi objek manusia dengan tingkat akurasi sebesar 86%, sistem dapat menghitung jumlah objek manusia dengan tingkat akurasi sebesar 62% dengan kondisi yang berbeda-beda seperti intensitas cahaya dan sudut kamera dalam pengambilan pengujian. Sedangkan tingkat akurasi jumlah orang yang masuk, keluar dan jumlah orang dalam ruangan dengan hasil data reporting yang disimpan dalam bentuk file .csv memiliki tingkat akurasi sebesar 73% ketika orang masuk, 64% ketika orang keluar dan 62% ketika orang dalam ruangan. Selain itu, sistem menghasilkan nilai akurasi sebesar 100% dalam menghitung jumlah orang dan memberikan output ruangan penuh ketika dalam ruangan melebihi nilai batas.Kata kunci : pemantauan; kamera; real-time; CNN; people counter
IDENTIFIKASI JENIS PLASTIK BERDASARKAN REFLEKTANSI CAHAYA MENGGUNAKAN TRANSFORMASI RUANG WARNA HSV adi kurniawan saputro; Dian Neipa Purnamasari
Jurnal Simantec Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Simantec Desember 2022
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v11i1.19732

Abstract

Sampah merupakan benda yang tidak terpakai dari kehidupan manusia.Dunia berusaha mengurangi sampah plastik dengan berbagai cara, mulai dari mengurangi konsumsi plastik hingga mendaur ulang. Setiap jenis plastic memiliki ciri dan fungsinya masing-masing. untuk memudahkan informasi tentang jenis plastik, diperlukan suatu sistem yang dapat mengetahui jenis plastik menggunakan gambar.Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan teknik pengolahan citra digital untuk mengidentifikasi jenis plasik dengan memanfaatkan computer vision menggunakan metode warna HSV. Karakteristik yang ditentukan adalah jenis plastik PET,PP dan HDPE. Warna HSV adalah model warna yang diturunkan dari model warna RGB. Jadi untuk mendapatkan warna HSV ini, perlu mengonversi dari RGB ke HSV. Diasumsikan koordinat-koordinat berurutan merah, hijau dan biru dengan nilai minimum dan maksimumnya.pada plastik jenis PET memiliki rata-rata nilai Hue sebesar 65,1561, Saturation sebesar 41,42881 dan Value sebesar 177,6929. Untuk Jenis PP rata-rata nilai Huenya sebesar 48,99527, Saturation sebesar 40,57995 dan Valuenya 181,638. Sedangkan untuk jenis HDPE rata-rata nilai Huenya 49,44206, Saturation 41,68613 serta Value 170,6657. Dengan membandingkan ketiga resin tersebut, terlihat bahwa nilai rata-rata dari ketiga warna tersebut berbeda Dapat ditarik kesimpulan bahwa ketika objek diberi cahaya , semakin tipis bahan maka nilai saturation nya lebih kecil dari jenis yang lain serta nilai valuenya akan lebih besar daripada jenis yang lain. Akan tetapi ketika semakin tebal bahan maka nilai value nya semakin kecil. Berdasarkan perbandingan tersebut maka jenis PP memiliki bahan yang tipis serta kerapatan yang sedikit sehingga mudah untuk tembus pandang. Berbeda dengan jenis HDPE memiliki bahan yang tebal dan kerapatan yang banyak sehingga sulit untuk tembus pandang.Kata kunci : Plastik, HSV, PET,PP,HDPE
Rancang Bangun Sistem Monitoring & Kontrol Otomatis Untuk Budidaya Ikan Koi Berbasis IoT Haryanto Haryanto; Candra Arif Kurniawan; Dian Neipa Purnamasari; Achmad Fiqhi Ibadillah; Hanifudin Sukri; Monika Faswia Fahmi
CYCLOTRON Vol 6 No 2 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i2.19028

Abstract

Peningkatan perkembangan ikan koi di indonesia saat ini semakin meningkat, ini bisa dilihat dengan semakin banyaknya perlombaan koi show yang semakin sering diadakan setiap tahunnya. Karena hal itu harga ikan koi kian meningkat tinggi, sehingga para pembudidaya harus dipaksa mengembangkan budidayanya agar bisa membuat ikan hasil budidayanya semakin berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membantu para pembudidaya untuk semakin mengembangkan budidayanya agar mencapai hasil yang maksimal dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang, dengan memantau suhu air, kandungan oksigen terlarut, kondisi suhu air dan bahkan dapat mengontrol pemberian pakan sesuai dengan gizi yang diperlukan berdasarkan berat, sehingga selain tidak memberikan pakan secara berlebihan juga dapat menghemat pakan. Pada penelitian ini dapat memantau kondisi pH, oksigen terlarut dan suhu air, untuk suhu air ini menerapkan metode kontrol ON/OFF untuk mematikan dan menyalakan sistem pendingin agar suhu air stabil diangka 24°C-20°C. Hasil pemantauan monitoring kolam yang dilakukan selama 1 bulan dengan 3 hari sekali mendapat hasil oksigen terlarut mencapai angka terendah diangka 8.1mg/l dan tertinggi diangka 12.5mg/l, sedangkan untuk pH berada diangka stabil 7.0 sampai 7.7, kemudian dari kondisi suhu stabil diangka 18°C-25°C. Pada penelitian kontrol Efeeder pakan diberikan pada 3x sehari dengan berat pakan 18g untuk sekali makan dan untuk 2 ikan.
Smart Monitoring Sistem Panel Surya Berbasis Internet Of Things (IoT) miftachul ulum; Haryanto Haryanto; Dian Neipa Purnamasari
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21175

Abstract

Smart Monitoring Sistem Panel Surya Berbasis Internet of Things berfungsi untuk memantau rumah secara otomatis dari jarak jauh dengan real time memanfaatkan smartphone android dengan database firebase untuk mengirim dan menerima data. Perancangan monitoring energi listrik berbasis Internet ini dirancang untuk mendapatkan informasi-informasi yang berhubungan dengan pengukuran energi listrik antara lain arus, daya, dan tegangan secara real time yang dapat diakses dari jaringan Internet kapan saja. Proses kerja monitoring ini dimulai dari pembacaan beban oleh sensor ZPEM-004T kemudian data dikirim oleh ESP32 ke web. Smart Monitoring ini mampu dan bisa beroperasi secara otomatis berdasarkan input yang kali ini ditangani oleh web. Untuk mendapatkan nilai energi listrik seperti tegangan, arus, daya, dan faktor daya mengunakan sensor ZPEM-004T dan untuk monitoring jarak jauh dengan menggunakan web. Hasil dari sistem monitoring ini adalah pengukuran dari setiap sensor yang diproses secara langsung dan ditampilkan pada web dan mantau performa tersebut secara jarak jauh atau melalui Internet. Kata kunci: IoT, Smart Monitoring, real-time, PZEM-004T, ESP32
Rancang Bangun Alat Multimeter Dengan Output Suara Tri Sakti Sutrisno; Koko Joni; Achmad Fiqhi Ibadillah; , Haryanto; Deni Tri Laksono; Dian Neipa Purnamasari
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v18n2.2624

Abstract

Multimeter digunakan oleh para teknisi untuk mengetahui nilai suatu besaran komponen elektronika. Saat ini untuk membantu orang yang tuna netra atau gangguan penglihatan untuk mengukur peralatan elektronika belum tersedia. Tujuan penelitian ini merancang multimeter dengan keluaran suara untuk membantu para tuna netra atau orang yang mengalami gangguan penglihatan dapat menggunakan alat bantu tersebut. Alat ini dilengkapi dengan box yang berisikan sensor PZEM-004T sebagai pengukuran tegangan AC dan arus AC, ACS712 digunakan sebagai pengukur arus DC, Sensor tegangan sebagai pengukuran tegangan DC, Arduino Mega2560 sebagai mikrokontroller, DFPlyer Mini sebagai tempat micro SD untuk pemutar file suara, LCD 16x2 sebagai tampilan hasil pengukuran, tombol push button sebagai menu pemilihan untuk besaran yang akan diukur. Pada pengukuran tegangan DC diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 87,07%. Pada pengukuran arus DC dengan nilai besaran arus yang berbeda dan diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 96,20%. Pada pengukuran tegangan AC diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 99,87%. Pada pengukuran resistansi dengan nilai besaran resistor yang berbeda diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 94,80%. Pada pengujian arus AC pada beban arus yang berbeda diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 89,15%. Pada pengujian jenis transistor yaitu untuk menentukan jenis transistor NPN atau PNP diperoleh hasil yang sangat presisi yaitu sesuai dengan data sheet yang telah ada. Kemudian pada pengujian suara dengan menyesuaikan antara tampilan pembacaan hasil pengukuran pada LCD dengan keluaran suara pada speaker diperoleh hasil yang sesuai .
Rancang Bangun Sistem Monitoring Untuk Penyediaan Kualitas Air Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Rahmawati, Diana; Dwiky Ariyanto, Kemas; Sukri, Hanifudin; Neipa Purnamasari, Dian; Tri Laksono, Deni; Fiqhi Ibadillah, Achmad; Ulum, Miftachul
SinarFe7 Vol. 6 No. 1 (2024): SinarFe7-6 2024
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui proses filtrasi kualitas air dengan memanfaatkan metode fuzzy. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP-32 sebagai mikrokontroler sebagai tempat pemrosesan data yang diperoleh. Dari hasil data ini akan menampilkan hasil monitoring dan memberikan notifikasi jika terjadi perubahan signifikan dalam kualitas air. Mikrokontroler berperan sebagai otak sistem mengumpulkan data dari sensor-sensor tersebut. Hasil dari nilai sensor dapat menentukan kualitas air dengan memanfaatkan metode fuzzy. Pada penelitian ini memiliki 3 kondisi yaitu Sesuai,kurang sesuai dan tidak sesuai. Metode fuzzy akan menentukan kondisi air berdasarkan data yang diperoleh oleh sensor yaitu sensor pH untuk membaca nilai pH air, Sensor TDS untuk mengetahui kandungan mikroorganisme bakteri dalam air dan Sensor Turbidity untuk mengetahui tingkat kekeruhan air. Pada ESP-32 akan diberikan batasan berapa setpoint untuk air sangat kotor yaitu pada nilai pH <6 dan >8, nilai TDS 800-1000 ppm dan nilai turbidity >80 NTU. Untuk setpoint air kotor yaitu nilai pH 6.0-6.5 dan 8.0-8.9, nilai TDS 500-800 ppm dan nilai turbidity 31-55 NTU. Kemudian setpoint untuk air bersih yaitu nilai pH 6.0-7.5, nilai TDS kurang dari 500 ppm dan nilai turbidity 2-25 NTU. Dari hasil setpoint yang ditentukan ini akan menjadi bahan untuk analisa fuzzy untuk menentukan dalam kondisi mana air yang akan dan sedang diolah sekarang. Proses filtrasi dilakukan hingga air benar-benar sesuai dengan ketentuan nilai setpoint, data hasil pengukuran ditampilkan pada layar LCD yang terletak pada depan bagian panel sistem, dengan ini memungkinkan pengguna untuk melihat informasi kualitas air secara real-time.