Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Transformasi Digital: Mengoptimalkan Website Desa Made Jombang sebagai Media Informasi dan Layanan Publik Hidayat, Rohmat; Stianto, Mitayakuna; Mardiani, Novita; Mahmud, Mohammad Ikhfian; Bachtiar, Tegar Puji; Febriana, Khoirul Annisa; Turohmah, Latifah; Pusponegoro, Raden Issaga
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v5i3.5220

Abstract

The need for a village website is increasingly urgent in the digital era, especially as a tool to manage various aspects of village life more effectively. As a government unit that plays an important role in serving the community, villages need a platform that is transparent, easily accessible, and reliable. This community service program aims to optimize the website of Made Village, Jombang, so that it can function as an effective and efficient information system. Through a series of activities such as interface design improvement, SEO (Search Engine Optimization) optimization, and training for website managers, the Made Village website is expected to become a more attractive, informative, and useful promotional media. The approach used in this program is *Community Based Participatory Research* (CBPR), which emphasizes close collaboration between researchers and village communities. This approach involves the active participation of village communities in every stage of activities, from planning to evaluation, so that they have a strong sense of ownership of the results. This participation not only strengthens collaboration, but also encourages communities to be more involved in their village's digital transformation. The results of the program showed an increase in the number of website visitors and user interactions. In addition, this program has succeeded in increasing community awareness of the importance of information technology. It is hoped that the optimization of the village website will not only encourage local economic development through the promotion of products and tourism, but also strengthen the identity of the Made Village community. Through a participatory approach, this program contributes to broader and sustainable social change
Efektifitas Konsumsi Wedhang Jahe Terhadap Hiperemesis Gravidarum Di Wilayah Kerja Puskesmas Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang Mitayakuna Stianto; Alfira Fitriana; Feni Lianawati
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan masa kehamilan harus terselenggara untuk menilai dan melakukan pencegahan serta menangani komplikasi atau masalah yang mengganggu kesehatan ibu serta janinnya. Survey data pertahun 2024 di Puskesmas Cukir 15 ibu hamil trimester I mengalami hiperemesis gravidarum. Tujuan penelitian ini untuk melaksanakan manajemen asuhan kebidana pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Masalah pada ibu hamil trimester pertama mengeluh mual muntah yang berlebihan hingga badan terasa lemas. Pemberian asuhan kebidanan dilakukan dengan 2 kali kunjungan. Pada kunjungan pertama dilakukan penelitian terhadap ibu hamil trimester pertama yang mengeluh mual muntah yang berlebihan, diberikan asuhan kebidanan dengan pembuatan wedhang jahe. Pada kunjungan kedua setelah diberikan perlakuan untuk mengkonsumsi wedhang jahe ibu mengeluh mual muntah mulai berkurang. Pada ibu hamil trimester pertama dengan keluhan mual muntah yang berlebihan hingga menyebabkan badan terasa lemas, dilakukan asuhan kebidanan dengan pemberian asuhan pembuatan wedhang jahe. Saran bagi tempat penelitian, diharapkan menjadi masukan untuk meningkatkan pelayanan ANC seperti konseling ketidaknyamanan dan tanda bahaya trimester I sehinggah mencegah hiperemesis gravidarum tingkat I. Bagi institusi diharapkan bisa menjadi referensi hasil asuhan kebidanan ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum tingkat I bagi institusi pendidikan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir.
Edukasi Gizi Seimbang Ibu Balita Pencegahan Stunting di Desa Dapur Kejambon Jombang Fitriana, Alfira; Stianto, Mitayakuna; Fatimah, Siti; Mahardika, Galih Puspita Citra; Lianawati, Feny; Fatma, Inge Devita
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v2i2.25091

Abstract

Stunting, atau sering disebut kekerdilan, adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari konsepsi hingga anak berusia dua tahun. Kondisi ini paling sering ditandai dengan tinggi badan anak yang jauh di bawah standar usianya. Dampak yang ditimbulkan jika anak mengalami stunting adalah dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting adalah kurangnya pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang bagi buah hatinya dan cara pengolahan makanan yang kaya akan gizi, sehingga secara tidak langsung dapat menyebabkan anak mengalami stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai gizi seimbang dalam upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media leaflet, yang mencakup pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, penyampaian materi edukasi, dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya kenaikan tingkat pemahaman ibu balita setelah mengikuti edukasi, yang ditunjukkan dengan nilai post-test yang lebih tinggiimana sebagian besar ibu menjawab dengan benar diatas 90% dari pertanyaan yang diajukan dibandingkan nilai pre-test yang hanya 40% pertanyaan yang dijawab dengan benar. Harapan kami dari kegiatan ini dapat ikut serta dalam upaya penurunan angka kejadian stunting melalui peningkatan pengetahuan mengenai pemberian makanan dengan gizi seimbang bagi balita.
Efektivitas Terapi Pijat Dan Uap Esensial Mengurangi Gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut Balita Tambakrejo Jombang Stianto, Mitayakuna; Fitriana, Alfira; Fatma, Inge Devita
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.466

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada anak usia balita dan menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Jombang, angka kejadian ISPA pada balita masih tinggi. Pada bulan April 2025, terdapat 75 kasus ISPA dari total 127 balita sakit. Penanganan ISPA dapat dilakukan melalui kombinasi terapi farmakologi dan non farmakologi, yang terbukti dapat mempercepat pemulihan. Mengetahui efektivitas terhadap penyembuhan ISPA pada balita, serta memahami peran terapi non farmakologi dalam mendukung pemulihan gejala ISPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah balita yang menderita ISPA ringan hingga sedang. Data sekunder menunjukkan dari 75 balita yang mengalami ISPA, sebanyak 53 anak sembuh setelah mendapatkan terapi kombinasi (farmakologi dan non farmakologi), sedangkan 22 anak tidak mengalami perbaikan karena hanya diberi obat atau tidak mendapatkan terapi pendamping sama sekali. Balita yang mendapatkan asuhan kebidanan secara menyeluruh, termasuk terapi uap esensial oil kayu putih, pijat akupresur, dan edukasi gizi, menunjukkan perbaikan signifikan dalam waktu 3–4 hari. Gejala batuk dan pilek berkurang bertahap, suhu tubuh stabil, dan nafsu makan meningkat. Sementara itu, balita yang tidak mendapat terapi lengkap cenderung mengalami gejala lebih lama. Pemberian kombinasi terapi farmakologi dan non farmakologi terbukti efektif mempercepat penyembuhan ISPA pada balita. Keterlibatan orang tua dalam proses perawatan juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan terapi.
Efek Samping Kontrasepsi Suntik DMPA (Depo Medroxyprogesterone Acetat) : Literature Review Mitayakuna Stianto; Alfira Fitriana; Feny Lianawaty; Aisyah Nuriya Dwi Ahyuni
JWHM : Journal of Women's Health and Midwifepreneurship Vol. 1 No. 1 (2025): JWHM
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Keluarga berencana (KB) merupakan upaya untuk merencanakan kehamilan dengan tujuan menuju keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Diantara beberapa metode KB yangdpalinggbanyak digunakanndi Indonesiaaadalah suntik hormonal salah satunya adalah suntik DMPA (Depo Medroxyprogesterone Acetate), akan tetapi pada metode ini memiliki tingkat penghentian tertinggi, dan sebagain besar disebabkan oleh efek samping yang ditimbulkan. Konseling dan peningkatan pengetahuan tentang potensi efek samping dari metode kontrasepsi dapat memfasilitasi penggunaan metode yang berkelanjutan, namun belum ada kompilasi efek samping dari metode kontrasepsi berbasis bukti. Tujuan: Untuk mengetahui efekksamping yanggseringgterjadi pada penggunaakontrasepsi suntik DMPA sebagai rujukan dalam memberikan konseling sesuai dengan bukti. Metode: Penelitian ini merupakan studi literature review. Database yang digunakan adalah Google scholar. Kriteria inklusi meliputi artikel full text dengan waktu terbit 10 tahun terakhir, artikel dipublikasikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil: Dari 10 artikel penelitian yang relevan, 8 artikel menggunakan metode cross sectional dan 2 artikel adalah penelitian deskriptif. Dari artikel tersebut didapatkan bahwaaefekssamping dari kontrasepsi suntik DMPA yaitu mengalami gangguan haid, spotting, amenorea, menoragia, sakit kepala, tekanan darah tinggi dan libido menurun yang mengakibatkan gangguan seksual. Kesimpulan: Efekssampinggkontrasepsissuntik DMPA yaitu gangguan haid seperti spotting, amenoreaadan menoragia, efek samping lainnya yaitu sakit kepala, hipertensi dan penurunan libido.
Pengaruh pemberian bubur kacang hijau untuk meningkatkan berat badan balita dengan bawah garis merah Fitriana, Alfira; Stianto, Mitayakuna; Fatimah, Siti; Lianawati, Feny; Suroyya, Nadia Febrianti
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 02 (2026): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/tjpanx14

Abstract

Latar Belakang: Balita dengan bawah garis merah (BGM) adalah kondisi di mana berat badan balita tercatat berada di bawah garis merah pada Kartu Menuju Sehat (KMS). Hal ini mengindikasikan adanya permasalahan gizi yang dialami balita.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bubur kacang hijau terhadap peningkatan berat badan balita dengan status gizi di bawah garis merah (BGM) di Posyandu Desa Mojokrapak.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Pengambilan data diambil pada bulan Mei melibatkan 23 balita yang mengalami BGM di posyandu Desa Mojokrapak Kabupaten Jombang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur berat badan balita dengan status BGM. Kemudian diberikan bubur kacang hijau 25 gr/hari selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Singned-Rank untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara nilai BB sebelum (pre-test) dan BB setelah (posttest) diberikan bubur kacang hijau.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan BB balita setelah mengkonsumsi bubur kacang hijau dimana pada Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan ada perbedaan signifikan antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi (Z = -3.799, p = 0.001). Ini berarti terdapat peningkatan yang signifikan pada variabel dependen setelah intervensi dilakukan.Kesimpulan: Pemberian bubur kacang hijau memiliki efek positif dalam meningkatkan status gizi balita dengan kondisi BGM.