Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Sikap dan Gender Intan Permatasari, Besse
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 8, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v8i2.21793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 8 Balikpapan ditinjau dari sikap dan gender. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 378 siswa. Sampel merupakan siswa kelas VIII yang terpilih dengan cluster random sampling berjumlah 217 siswa. Siswa yang terpilih sebagai sampel menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan mengisi kuisioner sikap terhadap matematika. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial 2x2. Hasil ANAVA dua jalan mengungkapkan bahwa: 1) siswa dengan sikap positif memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dari pada siswa dengan sikap negatif, 2) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari gender (laki-laki maupun perempuan), serta 3) tidak terdapat interaksi antara sikap dan gender terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Pengenalan World Schools Style of Debating di Tingkat SMK Se-Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang Retnowaty, Retnowaty; Indriawati, Prita; Yuniarti, Suci; Musdolifah, Ari; Casmudi, Casmudi; Istianingrum, Rika; Intan Permatasari, Besse
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.492

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh tim dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Balikpapan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan debat siswa SMK dengan memperkenalkan format World Schools Style of Debating (WSDC) di Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 18-19 September 2024, para siswa mendapatkan pelatihan intensif mengenai struktur debat, teknik argumentasi, refutasi, dan keterampilan berbicara di depan umum dalam Bahasa Inggris. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa tidak hanya untuk kompetisi lokal, tetapi juga kompetisi debat tingkat internasional. Melalui workshop dan simulasi debat, siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kemampuan analitis, dan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan pemahaman siswa tentang format debat internasional. Meskipun pelatihan berlangsung dalam waktu singkat, program ini sukses memperkenalkan dan memperkuat keterampilan penting yang diperlukan untuk kompetisi debat dan komunikasi global. Keterbatasan durasi pelatihan dan variasi kemampuan Bahasa Inggris di antara siswa menjadi masukan untuk pengembangan program lebih lanjut, seperti memperpanjang waktu pelatihan atau menambah sesi pendampingan. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya berpikir kritis dan keterampilan komunikasi yang berkelanjutan di kalangan siswa SMK.
EKSPLORASI PRAKTIK BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MEMPERKUAT LITERASI DAN NUMERASI SISWA SMA BALIKPAPAN Ismiyati, Nur; Intan Permatasari, Besse; Annisa, Syarifa
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14389

Abstract

Pembelajaran matematika di SMA menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman konsep serta keterampilan literasi dan numerasi. Model blended learning muncul sebagai solusi yang mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dan daring, memungkinkan pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan adaptif. Model ini dapat meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan aktif siswa, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Di Balikpapan, penerapan blended learning sangat relevan untuk memperkuat literasi dan numerasi siswa melalui inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan lokal dan perkembangan teknologi. Tujuan penelitian ini mengeksplorasi praktik blended learning dalam pembelajaran matematika untuk memperkuat literasi dan numerasi siswa SMA di Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus eksploratif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi praktik pembelajaran yang berjalan. Hasil wawancara dianalisis dengan menggunakan NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan blended learning secara efektif meningkatkan keterlibatan siswa, kemandirian belajar, serta kompetensi literasi dan numerasi digital melalui penggunaan berbagai platform dan media pembelajaran digital seperti GeoGebra, Kahoot, dan Google Classroom. Selain itu, inovasi dan adaptasi guru dalam mengelola pembelajaran blended learning mampu mengatasi kendala teknis dan pedagogis yang muncul selama proses belajar. Kesimpulan penelitian ini adalah blended learning merupakan strategi pembelajaran yang relevan dan efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21, khususnya literasi dan numerasi, dengan syarat dukungan pelatihan dan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pembelajaran matematika yang adaptif dan inovatif di tingkat SMA.Mathematics learning in high schools faces challenges in improving students' conceptual understanding and literacy and numeracy skills. The blended learning model emerged as a solution that combines face-to-face and online learning, enabling flexible, interactive, and adaptive learning. This model can increase student learning motivation and active engagement, while utilizing digital technology to support an effective and efficient learning process. In Balikpapan, the implementation of blended learning is highly relevant to strengthening student literacy and numeracy through learning innovations that are adaptive to local needs and technological developments. The purpose of this study was to explore blended learning practices in mathematics learning to strengthen the literacy and numeracy of high school students in Balikpapan. The research method used was a qualitative approach with an exploratory case study type. Data collection was through interviews and documentation of ongoing learning practices. Interview results were analyzed using NVivo 15. The results showed that the implementation of blended learning effectively increased student engagement, learning independence, and digital literacy and numeracy competencies through the use of various digital learning platforms and media such as GeoGebra, Kahoot, and Google Classroom. In addition, teacher innovation and adaptation in managing blended learning were able to overcome technical and pedagogical obstacles that emerged during the learning process. The conclusion of this study is that blended learning is a relevant and effective learning strategy for supporting the development of 21st-century skills, particularly literacy and numeracy, provided adequate training and infrastructure support is provided. This research makes an important contribution to the development of adaptive and innovative mathematics learning methods at the high school level.