Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Ecobrick sebagai Solusi Inovatif dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah Plastik di Desa Panaikang Azizah, Nur; Shafwan, Muhammad; Mawa, Daefitul; Erviana, Evi; Hidaya, Fathul; Sofyan, Sofyan; Annisa, Syarifa; Safri, Muhammad; Nurdiansyah, Muh.; Anugrah, Abdi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah plastik merupakan tantangan global yang memerlukan solusi inovatif dan berkelanjutan. Desa Panaikang menghadapi kendala dalam pengelolaan sampah plastik akibat rendahnya kesadaran masyarakat serta keterbatasan sarana daur ulang. Sebagai respons terhadap permasalahan ini, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Angkatan 76 Posko 3 mengimplementasikan metode ecobrick sebagai strategi alternatif dalam pengelolaan sampah plastik. Metode ini melibatkan proses pengumpulan, pemotongan, dan pemadatan sampah plastik ke dalam botol hingga membentuk material konstruksi yang ramah lingkungan. Hasil implementasi program ini diwujudkan dalam pembangunan gapura desa berbahan dasar ecobrick, yang tidak hanya berfungsi sebagai identitas wilayah tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam praktik pengelolaan limbah berkelanjutan. Sebanyak 480 botol plastik dikumpulkan dan disusun dalam kerangka besi, yang kemudian dicat hijau sebagai identitas UIN Alauddin Makassar sebelum dipasang di lokasi strategis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode ecobrick mampu mengurangi volume sampah plastik serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Keberhasilan program ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjadi solusi efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
EKSPLORASI PRAKTIK BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MEMPERKUAT LITERASI DAN NUMERASI SISWA SMA BALIKPAPAN Ismiyati, Nur; Intan Permatasari, Besse; Annisa, Syarifa
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14389

Abstract

Pembelajaran matematika di SMA menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman konsep serta keterampilan literasi dan numerasi. Model blended learning muncul sebagai solusi yang mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dan daring, memungkinkan pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan adaptif. Model ini dapat meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan aktif siswa, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Di Balikpapan, penerapan blended learning sangat relevan untuk memperkuat literasi dan numerasi siswa melalui inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan lokal dan perkembangan teknologi. Tujuan penelitian ini mengeksplorasi praktik blended learning dalam pembelajaran matematika untuk memperkuat literasi dan numerasi siswa SMA di Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus eksploratif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi praktik pembelajaran yang berjalan. Hasil wawancara dianalisis dengan menggunakan NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan blended learning secara efektif meningkatkan keterlibatan siswa, kemandirian belajar, serta kompetensi literasi dan numerasi digital melalui penggunaan berbagai platform dan media pembelajaran digital seperti GeoGebra, Kahoot, dan Google Classroom. Selain itu, inovasi dan adaptasi guru dalam mengelola pembelajaran blended learning mampu mengatasi kendala teknis dan pedagogis yang muncul selama proses belajar. Kesimpulan penelitian ini adalah blended learning merupakan strategi pembelajaran yang relevan dan efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21, khususnya literasi dan numerasi, dengan syarat dukungan pelatihan dan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pembelajaran matematika yang adaptif dan inovatif di tingkat SMA.Mathematics learning in high schools faces challenges in improving students' conceptual understanding and literacy and numeracy skills. The blended learning model emerged as a solution that combines face-to-face and online learning, enabling flexible, interactive, and adaptive learning. This model can increase student learning motivation and active engagement, while utilizing digital technology to support an effective and efficient learning process. In Balikpapan, the implementation of blended learning is highly relevant to strengthening student literacy and numeracy through learning innovations that are adaptive to local needs and technological developments. The purpose of this study was to explore blended learning practices in mathematics learning to strengthen the literacy and numeracy of high school students in Balikpapan. The research method used was a qualitative approach with an exploratory case study type. Data collection was through interviews and documentation of ongoing learning practices. Interview results were analyzed using NVivo 15. The results showed that the implementation of blended learning effectively increased student engagement, learning independence, and digital literacy and numeracy competencies through the use of various digital learning platforms and media such as GeoGebra, Kahoot, and Google Classroom. In addition, teacher innovation and adaptation in managing blended learning were able to overcome technical and pedagogical obstacles that emerged during the learning process. The conclusion of this study is that blended learning is a relevant and effective learning strategy for supporting the development of 21st-century skills, particularly literacy and numeracy, provided adequate training and infrastructure support is provided. This research makes an important contribution to the development of adaptive and innovative mathematics learning methods at the high school level.