Articles
Aplikasi Bordir dan Payet Pada Evening Gown dengan Gaya Karakter Dame Gothel
Fitri, Firza;
Prihatin, Pipin Tresna
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i2.1086
Evening gown adalah busana yang digunakan untuk menghadiri pesta jamuan makan malam yang bersifat glamour dan elegant. Bahan yang digunakan bertekstur halus, warna lebih mencolok, dan hiasannya lebih mewah. Dilihat dari karakteristik busana pesta diatas penulis terinspirasi untuk menjadikan karakter Dame Gothel sebagai konsep untuk membuat evening gown. Dame Gothel adalah salah satu karakter antagonis dalam film animasi ke lima puluh Walt Disney Pictures Tangled tahun dua ribu sepuluh. Dalam film tersebut Dame Gothel berperan sebagai wanita angkuh yang mengeksploitasi kekuatan sihir Rapunzel selama delapan belas tahun. Busana yang digunakan Dame Gothel menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari baju berwana merah tua, garis leher berbentuk persegi dan hiasan berwarna emas pada bagian tertentu busana. Dari penggambaran tersebut penulis membuat evening gown yang terinspirasi dari gaya karakter Dame Gothel yang dihias dengan aplikasi bordir dan payet, sehingga dapat menampilkan kesan glamour dan elegant seperti pengertian evening gown sendiri yaitu gaun pesta yang yang memiliki ciri yang lebih menonjol dari segi warna, bentuk dan garnitur dibanding gaun yang lain.
Adaptasi Rias Wajah Medusa untuk Inovasi Makeup Fantasi Berbasis Mixed Media
Sriwahyuni, Putri;
Prihatin, Pipin Tresna
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.2007
Penelitian ini menjadikan karakter Medusa sebagai sumber inspirasi untuk mengembangkan tata rias wajah fantasi berbasis mixed media. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan alternatif makeup yang kreatif dan inovatif serta mengatasi kejenuhan masyarakat terhadap makeup yang konvensional dengan teknik aplikasi mixed media dan face painting. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil riasan ditinjau dari pemiilihan warna, kreativitas, teknik aplikasi makeup, estetika riasan, dan kesesuaian tema dengan hasil akhir makeup memiliki kualifikasi sangat baik dengan tingkat pencapaian 90%. Penelitian ini menghasilkan tata rias yang merepresentasikan karakter Medusa secara artistik, serta memberikan referensi baru dalam tata rias fantasi berbasis mixed media, dan menumbuhkan kreativitas dalam bidang tata rias.
Transformasi Visual Cosplay Makima dalam Teknik Makeup Karakter
Arisanty, Regita;
Prihatin, Pipin Tresna
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Periode November 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jbsi.v4i02.5027
Anime adalah seni animasi Jepang yang telah berkembang sejak 1960-an. "Chainsaw Man," yang diproduksi oleh MAPPA pada 2022, adalah adaptasi dari manga Tatsuki Fujimoto yang mendapat perhatian global karena animasi dan desain karakternya yang luar biasa. Karakter Makima menjadi populer di kalangan penggemar cosplay, dengan makeup yang mencolok dan simbolis yang memperkuat narasinya. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dari Dick dan Carey (1996), yang terdiri dari lima langkah: analisis karakteristik visual Makima dari "Chainsaw Man," desain tata rias, pengembangan teknik riasan dan produk kosmetik, implementasi makeup sesuai desain, dan evaluasi kesesuaian hasil transformasi dengan karakteristik visual Makima untuk mengurangi kesalahan. Berdasarkan hasil transformasi visual cosplay Makima, riasan yang dihasilkan memiliki kesan tegas dan dramatis sesuai dengan sumber idenya, dengan fokus pada mata. Penggunaan eyeliner tebal dan teknik smokey eyes menciptakan tampilan tajam, sementara softlens yang meniru warna dan bentuk mata karakter menambah daya tarik visual. Bibir yang diwarnai merah memberikan kesan kuat dan percaya diri, menjadikan makeup ini cocok untuk acara cosplay siang atau malam. Tujuan penelitian ini mengimplementasikan pengetahuan tata rias yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks makeup karakter, serta mengembangkan teknik adaptasi makeup yang mentransformasikan elemen visual karakter anime menjadi tampilan yang dapat diterapkan, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan teknik tata rias karakter dan memperkaya literatur di dalamnya sekaligus menyediakan referensi bagi komunitas tata rias dan pembaca umum tentang teknik makeup yang terinspirasi dari karakter anime.
Adaptasi Karakter Luca pada Busana Pesta Malam Halloween
Febrianti, Tarissa Jane;
Prihatin, Pipin Tresna
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Periode November 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jbsi.v4i02.5028
Film “Luca” merupakan film animasi dari Amerika Serikat oleh Enrico Casarosa. Luca merupakan monster laut dengan rasa penasaran pada kehidupan di permukaan laut. Luca pada penelitian ini diwujudkan dalam bentuk busana. Busana dalam kehidupan itu penting dan termasuk pada kebutuhan primer. Terdapat busana utama, aksesoris dan milineris. Busana memiliki beberapa kesempatan pada pemakaiannya salah satunya yaitu busana pesta. Busana pesta terdapat 3 jenis yaitu busana pesta pagi/siang, sore, dan malam. Karakter Luca sang monster laut dapat dikategorikan pada busana pesta malam halloween. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakter berupa monster laut dari film “Luca” dapat diinterpretasikan ke dalam busana pesta malam halloween secara efektif berdasarkan visual dari karakter Luca. Metode penelitian pada penelitian ini adalah Three Stage Design Process untuk Textile Product Design Project oleh (LaBat & Sokolowski, 1999). Metode ini terdapat 3 tahapan yaitu problem definition & research, creative exploration, dan implementation. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh busana pesta halloween dari adaptasi karakter animasi Luca Paguro pada film Luca, di antaranya yaitu corset top dengan garis leher halter neck, fishtail skirt, ekor pada busana, sarung tangan ber-flounce, aksesoris berupa headpiece, dan ear cuff. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bentuk adaptasi dari ciri khas yang terdapat pada karakter Luca, busana yang dihasilkan diadaptasi sedemikian rupa agar dapat menunjukkan karakter Luca pada busana pesta halloween. Penelitian penciptaan busana pesta malam halloween dengan adaptasi dari karakter animasi Luca pada wujud nyata berhasil sesuai dengan tujuan penelitian. Penciptaan busana ini memberikan inovasi baru dalam adaptasi sumber ide yang berasal dari karakter animasi Luca.
EKSPLORASI DECORATIVE TRIMS UNTUK EVENING GOWN PADA KONSEP DRUPADI
Fitrillah, Ghina Nurul;
Prihatin, Pipin Tresna;
Sakti, Asri Wibawa
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 12, No 1 (2025): Januari - April
Publisher : Universitas Negeri makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/tanra.v12i1.67405
Salah satu tokoh yang dapat dijadikan inspirasi untuk busana pesta malam adalah Drupadi dari serial “Mahabharata”. Serial ini mengisahkan seorang gadis yang lahir dari api, kemudian menjadi istri dari lima Pandawa, namun kehidupannya berubah drastis saat dipermalukan di hadapan para Kurawa di istana Hastinapura, sehingga menimbulkan konflik besar antara Pandawa dan Kurawa. Karakter Drupadi dikenal sebagai sosok yang cantik, cerdas, tegas, dan kuat. Busana yang dikenakan oleh Drupadi identik dengan hiasan brukat gold, dan busana ini diubah menjadi model mermaid untuk pesta malam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk model dan keunikan busana Drupadi, yang dipadukan dengan teknik Decorative Trims pada garniture busana. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan mengikuti model PPE (perencanaan, produksi, dan evaluasi) yang dikembangkan oleh Richey dan Klein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun busana terinspirasi oleh karakter Drupadi memiliki kualifikasi baik, dengan persentase penilaian dengan persentase 80% menurut penilaian Ahli Busana, produk ini masih perlu perbaikan. Dengan demikian, diharapkan hasil rancangan busana pesta malam yang mengeksplorasi tema Drupadi dapat menjadi referensi untuk busana pesta malam.
Transformasi Visual Cosplay Makima dalam Teknik Makeup Karakter
Arisanty, Regita;
Prihatin, Pipin Tresna
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Periode November 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jbsi.v4i02.5027
Anime adalah seni animasi Jepang yang telah berkembang sejak 1960-an. "Chainsaw Man," yang diproduksi oleh MAPPA pada 2022, adalah adaptasi dari manga Tatsuki Fujimoto yang mendapat perhatian global karena animasi dan desain karakternya yang luar biasa. Karakter Makima menjadi populer di kalangan penggemar cosplay, dengan makeup yang mencolok dan simbolis yang memperkuat narasinya. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dari Dick dan Carey (1996), yang terdiri dari lima langkah: analisis karakteristik visual Makima dari "Chainsaw Man," desain tata rias, pengembangan teknik riasan dan produk kosmetik, implementasi makeup sesuai desain, dan evaluasi kesesuaian hasil transformasi dengan karakteristik visual Makima untuk mengurangi kesalahan. Berdasarkan hasil transformasi visual cosplay Makima, riasan yang dihasilkan memiliki kesan tegas dan dramatis sesuai dengan sumber idenya, dengan fokus pada mata. Penggunaan eyeliner tebal dan teknik smokey eyes menciptakan tampilan tajam, sementara softlens yang meniru warna dan bentuk mata karakter menambah daya tarik visual. Bibir yang diwarnai merah memberikan kesan kuat dan percaya diri, menjadikan makeup ini cocok untuk acara cosplay siang atau malam. Tujuan penelitian ini mengimplementasikan pengetahuan tata rias yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks makeup karakter, serta mengembangkan teknik adaptasi makeup yang mentransformasikan elemen visual karakter anime menjadi tampilan yang dapat diterapkan, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan teknik tata rias karakter dan memperkaya literatur di dalamnya sekaligus menyediakan referensi bagi komunitas tata rias dan pembaca umum tentang teknik makeup yang terinspirasi dari karakter anime.
Adaptasi Karakter Luca pada Busana Pesta Malam Halloween
Febrianti, Tarissa Jane;
Prihatin, Pipin Tresna
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Periode November 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jbsi.v4i02.5028
Film “Luca” merupakan film animasi dari Amerika Serikat oleh Enrico Casarosa. Luca merupakan monster laut dengan rasa penasaran pada kehidupan di permukaan laut. Luca pada penelitian ini diwujudkan dalam bentuk busana. Busana dalam kehidupan itu penting dan termasuk pada kebutuhan primer. Terdapat busana utama, aksesoris dan milineris. Busana memiliki beberapa kesempatan pada pemakaiannya salah satunya yaitu busana pesta. Busana pesta terdapat 3 jenis yaitu busana pesta pagi/siang, sore, dan malam. Karakter Luca sang monster laut dapat dikategorikan pada busana pesta malam halloween. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakter berupa monster laut dari film “Luca” dapat diinterpretasikan ke dalam busana pesta malam halloween secara efektif berdasarkan visual dari karakter Luca. Metode penelitian pada penelitian ini adalah Three Stage Design Process untuk Textile Product Design Project oleh (LaBat & Sokolowski, 1999). Metode ini terdapat 3 tahapan yaitu problem definition & research, creative exploration, dan implementation. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh busana pesta halloween dari adaptasi karakter animasi Luca Paguro pada film Luca, di antaranya yaitu corset top dengan garis leher halter neck, fishtail skirt, ekor pada busana, sarung tangan ber-flounce, aksesoris berupa headpiece, dan ear cuff. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bentuk adaptasi dari ciri khas yang terdapat pada karakter Luca, busana yang dihasilkan diadaptasi sedemikian rupa agar dapat menunjukkan karakter Luca pada busana pesta halloween. Penelitian penciptaan busana pesta malam halloween dengan adaptasi dari karakter animasi Luca pada wujud nyata berhasil sesuai dengan tujuan penelitian. Penciptaan busana ini memberikan inovasi baru dalam adaptasi sumber ide yang berasal dari karakter animasi Luca.
Adaptation of Cinderella Gown into a Strapless Evening Gown Model with Brocade Tulle and Swarovski Embellishments
Nur Alifah*, Farisa Syahla;
Prihatin, Pipin Tresna;
Ruhidawati, Cucu
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 3 (2024): July, Educational and Social Issue
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jr.v7i3.39996
Fashion is basically a primary need for humans, which is necessary to protect the body. Fashion will look better and more attractive if you pay attention to its aesthetic value and beauty elements such as in evening gowns. Evening gowns can be realized if they are inspired by the source of the ideas taken. The source of the idea for making this evening gown is the outfit worn by one of the characters in the fantasy movie Cinderella. The 2015 film Cinderella is a romantic fantasy film from the United States produced by Walt Disney Pictures. The most iconic and attention-grabbing outfit in the live-action version of Cinderella is the beautiful blue dress that Cinderella wears while dancing with the prince. This study aims to find out the process and results of adaptation to the evening gown with the source of Cinderella dress ideas. The research with the Project Based Learning method consists of stages: 1) project planning, 2) project implementation, and 3) project evaluation, resulting in a clothing adapted to the strapless model evening gown with brocade and swarovski tile decorations. Based on research that has been conducted on 2 expert judgments, the results were obtained in the form of very good qualifications with an average acquisition percentage of 83.5%, with little input, namely the color of the fashion can be adjusted to the color tone of the original Cinderella gown, then what impressions you want to maintain and change from the fashion products that have been made, so that the concept of adaptation can be seen.
Adaptasi Bunga Narcissus pada Busana Kreasi
Viani, Fadia;
Prihatin, Pipin Tresna
Action Research Literate Vol. 8 No. 3 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/arl.v8i3.328
Penelitian ini mengeksplorasi potensi inspiratif dari bunga Narcissus, yang tumbuh di iklim subtropis, sebagai sumber ide untuk menciptakan busana kreasi. Narcissus dikenal karena visualnya yang unik dan harmonis, serta menyimpan filosofi mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan ADDIE, yang melibatkan tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menciptakan busana kreasi yang terinspirasi oleh keajaiban Narcissus, sehingga mampu memvisualisasikan dimensi artistik dan filosofi yang terkandung dalam bunga tersebut. Busana kreasi ini diharapkan dapat menjadi media bagi individu untuk berekspresi dan berkreasi, serta menyampaikan makna yang terdalam dari keindahan Narcissus. Pentingnya busana kreasi ini adalah untuk memungkinkan individu untuk mengekspresikan diri mereka sendiri dengan cara yang unik, sambil tetap mempertahankan nilai seni yang tinggi dalam karya tersebut. Dengan demikian, busana kreasi yang dihasilkan dari penelitian ini bukan hanya sekadar produk mode, tetapi juga sebuah karya seni yang mengangkat dan menghargai keindahan alam serta nilai filosofis yang terkandung di dalamnya
Adaptasi Makeup Cleopatra pada Tata Rias Wajah Kesempatan Pesta Malam
Nabila, Riska;
Prihatin, Pipin Tresna
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i2.1085
Cleopatra adalah ratu dari Kerajaan Ptolemeus di Mesir, dalam sejarah terkenal karena kecerdasannya dalam meningkatkan status dan ekonomi bangsa nya, selain itu Cleopatra juga dijadikan panutan oleh mayoritas wanita Mesir karena ciri riasan makeup dan kecantikannya. Hal ini membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian terhadap makeup karakter ratu Cleopatra dengan cara mengadaptasikannya pada tata rias wajah untuk kesempatan pesta malam. Pada hasil makeup Cleopatra dilengkapi dengan busana dan aksesoris sehingga menjadi kesatuan yang utuh. Tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah mengaplikasikan ilmu pengetahuan tentang tata rias atau makeup terutama pada pembuatan makeup karakter dengan sumber ide tokoh ratu Cleopatra yang diadaptasikan pada tata rias wajah kesempatan pesta malam, mengembangkan ilmu dan juga keterampilan yang sudah diperoleh selama kegiatan perkuliahan terutama pada konsentrasi Tata Rias. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Metode ADDIE digunakan untuk membantu peneliti dalam menghasilkan hasil makeup yang indah dan menarik terutama makeup untuk kesempatan pesta malam, sehingga seseorang yang menggunakan riasan dari gaya tata rias Cleopatra bisa tampil cantik dan berwibawa seperti hal nya ratu Cleopatra.