Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Perbandingan Tiga Metode Pendekatan Nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Di Pondok Pesantren Deny Hermawan; Mhd Aldi Primasyukra; Mhd Fitra Zambak; Surya Hardi
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.994 KB) | DOI: 10.30596/rele.v4i1.7823

Abstract

Abstrak Pertambahan penduduk dan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan meningkatnya kebutuhan dan konsumsi energi. Dalam sektor Pendidikan, penggunaan energi listrik menjadi kebutuhan pokok dan sangat penting. Intensitas Konsumsi Energi (IKE) adalah istilah yang digunakan untuk mengetahui energi listrik yang digunakan pada bangunan atau gedung dengan membandingkan luas bangunan atau gedung. Penghitungan IKE dapat dilakukan dengan beberapa metode berdasarkan luas bangunan atau gedung dengan acuan waktu operasional, dengan acuan waktu pemakaian harian, dan berdasarkan ruang ber-AC dan tidak ber-AC. Penelitian IKE ini dilakukan di pondok pesantren yang memiliki asrama dengan daya listrik dari PLN sebesar 23kVA dan tarif golongan S2. Hasil perhitungan IKE pondok pesantren tersebut dengan metode berdasarkan luas bangunan atau gedung dengan acuan waktu operasional dan dengan acuan waktu pemakaian harian, memiliki nilai IKE dibawah dari batas bawah nilai standar IKE untuk kategori sekolah, dan berdasarkan ruangan ber-AC pondok pesantren, memiliki nilai IKE dengan kategori sangat efisien dan ruangan tidak ber-AC memiliki nilai IKE dengan kategori efisien.Kata kunci : IKE, Sekolah, Acuan, Ekonomis, RekomendasiAbstract Energy consumption is increasing in line with the rate of economic growth and population growth. In the education sector, the use of electrical energy is a basic and very important need. Energy Use Intensity (EUI) is a term used to find out the electrical energy used in a building by comparing the area of the building. The EUI calculation can be done by several methods based on the area of the building with reference to operational time, or with reference to daily usage time, and based on Air-Conditioned and non-Air-Conditioned rooms. The EUI research was conducted in Islamic schools that have dormitories with 23 kVA of electricity from PLN at a rate of Gol S2. The results of the Islamic school analysis method based on the area of the building with reference to operational time and with reference to daily usage time, have an EUI value below the lower limit of the EUI standard value for the Islamic school category, and based on the air-conditioned room the Islamic school has an EUI criterion value of very efficient and Non-AC rooms have an efficient EUI criterion.Keywords : IKE, School, Reference, Economic, Recommendation
Sosialisasi Pengujian Alat Infant Warmer Berbasis Mikrokontroller ATMega8535 Sri Ulina; M. Aldi Primasyukra; Kristian Tarigan
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v2i3.418

Abstract

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sangat berpengaruh pada kehidupan manusia khususnya dalam bidang kesehatan, karena kesehatan itu sendiri adalah kebutuhan manusia sejak lahir. Dunia kesehatan itu sendiri tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi dan sudah menjadi kebutuhan primer untuk menunjang kelangsungan dalam proses pelayanan medis. Kecanggihan alat-alat medik yang menunjang fasilitas kesehatan tersebut tentunya sebanding dengan tenaga ahli dibidangnya. Hal ini menjadi tuntutan utama dikarenakan alat-alat yang digunakan akan berhubungan langsung dengan manusia. Infant Warmer adalah perangkat medis yang dirancang khusus untuk memberikan suhu tubuh yang stabil kepada bayi baru lahir atau premature. Tujuan utama dari penggunaan infant warmer adalah untuk mencegah hipotermia, yaitu kondisi suhu tubuh yang terlalu rendah, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada bayi. Infant warmer biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur seperti kontrol suhu yang akurat, sensor suhu tubuh bayi, dan keamanan tambahan seperti pengaman suhu dan perlindungan terhadap overheat. Perangkat ini dapat digunakan dalam ruang perawatan intensif neonatal (NICU), ruang bayi di rumah sakit, atau bahkan dalam situasi darurat saat persalinan di luar rumah sakit.
ANALISIS KECEPATAN PUTARAN HOTPLATE MAGNETIC STIRRER BERBASIS ARDUINO UNO Dabukke, Hotromasari; Primasyukra, Mhd. Aldi; Lasiyah, Nani; Gaol, Midun Andrike Lumban
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v7i1.4495

Abstract

The Arduino Uno Based Hotplate Magnetic Stirrer Rotational Speed ​​Design has been successfully carried out. The function is to stir and heat one solution with another solution which aims to make a homogeneous solution with the help of a Magnetic stir bar (Stir Bar). The purpose of this design is to know the design of the HotPlate Magnetic Stirrer with 400 Rpm Rotation Speed ​​Settings and to determine the accuracy of the Hotplate Magnetic Stirr rotation speed. The method used is the experimental method. The components in this design are Arduino uno and consist of DC Stepper motor components, motor drivers, 20x4 lcd. The working principle of the design of the hotplate magnetic stirrer based on Arduino Uno. The PLN AC 220V current enters the power supply which converts to a DC voltage of 12V 10A, then Arduino Uno receives a DC voltage of 12V to turn on circuits such as motor drivers that require 12V voltage directly from the power supply, 9V stepper motors, 5V buzzers. Furthermore, the stepper motor will run according to the command set on keyped. To compare the rotational speed settings, use the tachometer calibration tool. The test results show the Rotational Speed ​​of the Arduino Uno-Based Hotpate Magnetic Stirrer, the rpm rotation speed is in accordance with the settings and the results obtained are 10% tolerance. The results of measuring the voltage on the power supply.
RANCANG BANGUN TIMER DAN WATER LEVEL SENSOR PADA ALAT NEBULIZER BERBASIS ARDUINO UNO Nasution, Muhammad Ananda Rifky; Dabukke, Hotromasari; Primasyukra, Mhd.Aldi
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v7i2.5303

Abstract

A nebulizer is a piece of equipment used to convert liquid medication into an aerosol that will be inhaled by the user according to a doctor's prescription. The design of a timer and water level sensor on an Arduino Uno-based nebulizer was carried out to make it easier for users to operate and add an automation system that is integrated with an Arduino Uno type microcontroller. This design has the same device concept as a nebulizer in general, but adds a timer system via an attached push button and relay. Apart from that, the addition of a water level sensor is used to detect the amount of fluid in the reservoir. This design uses an experimental concept with narrative qualitative research methods. Device design is divided into 2 types, namely hardware and software. Programming using Arduino IDE and circuit simulation using Proteus. The design was successfully made and testing was carried out on the timer and water level sensor. The nebulizer worked according to its function and the timer test error value was 0.018704323 with a comparison difference with the stopwatch of 0.5 seconds.  
Sosialisasi Pemeliharaan Suction Pump Di RSUP Haji Adam Malik Medan Ulina, Sri; Primasyukra, Mhd. Aldi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatar belakangi yaitu penggunaan alat Suction Pump sangat tinggi di Rumah sakit. Suction Pump berfungsi untuk menyedot cairan dalam tubuh pasien. Oleh karena itu, program PkM bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan melatih user (pengguna alat) melakukan pemeliharaan alat Suction Pump. Metode yang digunakan ialah penelitian dan pelatihan. Khalayak sasaran yang dilibatkan ialah user,mahasiswa/I dan teknisi di rumah sakit. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pemeliharaan dari alat suction pump. Hasil Pengabdian ditemukan bahwa fungsi putaran motor, ketahanan kabel, dan selang tidak sesuai standar pemeliharanan alat suction pump, dan mengalami kendala yaitu alat tidak dapat berfungsi seperti biasanya, sehingga dilakukan pemeliharaan korektif pada alat yaitu menyesuaikan kembali nilai sesuai standar pada alat suction pump, sehingga alat sudah dapat berfungsi dengan baik.
Sosialisasi Dan Simulasi Kecepatan Putaran Pada Centrifuge Bebasis Arduinonatmega 328p Ulina, Sri; Primasyukra, Mhd.Aldi; Situmorang, Harold
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah Dilakukan Sosialisasi Dan Simulasi Kecepatan Putaran Pada Centrifuge Berbasis Arduino ATMega 328P, Sosialisasi ini sangat penting dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan user dan teknisi dalam Pemeliharaan peralatan, untuk memperpanjang usia pemakaian peralatan serta terjaminnya kinerja peralatan yang berfungsi sesuai spesifikasinya.Centrifuge adalah alat yang digunakan untuk memisahkan cairan menurut berat jenisnya, alat ini digunkan di ruang laboratorium untuk memisahkan sampel seperti darah, urine, dan lain-lain. Komponen utama Centrifuge adalah motor C yang berfungsi memutar sampel dengan gaya centrifugal dengan kecapatan dan waktu yang sudah ditentukan. Centrifuge yang penulis buat menggunakan mikrokontroller At Mega 328p dan terdiri dari komponen motor DC, driver motor, lcd 20x4, sensor kecepatan, buzzer dan keypad. Sensor yang digunakan adalah sensor optocoupler yang berfungsi untuk mengetahui kecepatan motor, driver motor digunakan untuk mengatur kecepatan motor sesuai keinginan user, lcd berfungsi untuk menampilkan kecepatan motor dan timer, buzzer akan berbunyi ketika proses pemisahan sampel telah selesai, keypad sebagai inputan kecepatan dan timer. Pada motor terdapat sensor yang digunakan untuk mengetahui kecepatan motor tersebut. Bila kecepatan sudah tercapai, driver motor akan bekerja mengontrol motor agar tetap sesuai dengan kecepatan yang dikehendaki.
Soalisasi Dan Simulasi Centrifuge Berbasis Arduino At Mega 16 Dengan Pembacaan Timer Dan Suhu Pada Motor Abdillah, Khairil; Primasyukra, Mhd. Aldi; Ulina, Sri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatar belakangi yaitu Centrifuge adalah alat yang digunakan untuk memisahkan cairan menurut berat jenisnya, alat ini digunkan di ruang laboratorium untuk memisahkan sampel seperti darah, urine, dan lain-lain. Komponen utama Centrifuge adalah motor C yang berfungsi memutar sampel dengan gaya centrifugal dengan kecapatan dan waktu yang sudah ditentukan. Sensor yang digunakan adalah sensor optocoupler yang berfungsi untuk mengetahui kecepatan motor, driver motor digunakan untuk mengatur kecepatan motor sesuai keinginan user, lcd berfungsi untuk menampilkan kecepatan motor dan timer, buzzer akan berbunyi ketika proses pemisahan sampel telah selesai, keypad sebagai inputan kecepatan dan timer dan juga pengecekan suhu pada motor.Oleh karena itu, program PkM bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan melatih user (pengguna alat) menguunakan alat centrifuge berbasis arduino at mega16. Metode yang digunakan ialah sosialisasi dan pelatihan. Khalayak sasaran yang dilibatkan ialah masyarakat umum, guru, sisawa/i, user, mahasiswa/I dan teknisi di rumah sakit. Beberapa hasil yang dapat disimpulkan dari pelaksanaan program PkM ini ialah khalayak sasaran dapat memahami hal-hal berupa pentingnya pengetahuan dan sangat antusias dalam mengikuti sosialiasai dan pelatihan merancang bangun kecepatan putaran pada centrifuge berbasis at mega 16. kesimpulan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital khalayak sasaran dapat dikatakan meningkat. Adapun kesimpulan yaitu Alat dalam keadaan bagus dan layak pakai dan user mampu dalam merangkai dan menggunakan alat centrifuge dengan baik dan benar.
Sosialisasi Dan Simulasi Lampu Operasi Terhadap Brightnes (Low, Medium, High) Berbasis Arduino Uno Primasyukra, Mhd. Aldi; Ulina, Sri; Manurung, Kesaktian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ditulis dalam Bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). Isi dalam abstrak Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi yaitu Lampu operasi adalah salah satu alat kesehatan yag sanggat penting perannya a di dunia kesehatan,terutama di rumah sakit saat melakukan tindakan operasi. Tujuan PKM ini adalah Untuk mengetahui rancang bangun lampu operasi terhadap brightnees berbasis arduino uno. Untuk mengetahui pengaturan cahaya low,medium,higt saat di operasionalkan. Jenis PkM eksperimen. Dengan melakukan pengukuran, pengujian dan pengambilan data secara langsung pada jaark 70 meter & 100 meter dengan mengunakan sensor Bh1750 dan dibandingkan dengan pengukura Lux Meter pada rancang bangun lampu operasi terhadap brightnees berbasis arduino uno. Hasil PKM yang di peroleh dari pengukuran yang telah di lakukan megunakan sensor Bh1750 sebanyak 5 kali di jarak 70 & 100 meter, maka penulis mendapatkan rata-rata , low jarak 70 M: 201,2 low jarak 100M: 43,4. Medium jarak 70 M: 824,2 medium jarak 100M: 242,4. Dan high jarak 70 M: 1.311,8 high jarak 100 M: 700. Kesimpulan yang diperoleh dari PkM ini adalah semakin jauh jarak cahaya dengan objek maka semakin sedikit jumlah cahaya yang muncul, dan sebaliknya semakin dekat intensitas cahaya dengan objek maka semakin besar jumlah cahaya yang muncul
Sosialisasi Dan Simulasi Alat Vacum Pada Suction Pump Berbasis Mikrokontroler Mhd. Aldi Primasyukra; Sri Ulina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi yaitu Suction Pump merupakan alat kesehatan yang berfungsi untuk menghisap cairan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh pada proses operasi, seperti darah, isi lambung, dan sebagainya. Kemudian cairan yang dihisap ditampung kesebuah wadah penampung. Suction kebanyakan masih menggunakan manometer untuk membaca hasil tekanan yang di hisap oleh motor sehingga user kesulitan membaca nya,penulis membuat modifikasi suction pump yang di lengkapi sensor tekanan pressure. Sensor ini akan mengubah hasil tekanan hisap pada vakum motor menjadi digital yang akan di tampil kan ke LCD. Pengabdian ini di lakukan di RSU Esmun. Jenis metode penelitian nya adalah penelitian eksperimen yaitu melakukan percobaan langsung terhadap alat yang dirancang bangun.Hasil pengukuran dari tekanan hisap akan di tampilkan di LCD, dengan pengukuran yang sesuai standart dari hisapan suction pump pada umum nya.
Sosialisasi Pemeliharaan Preventif Electrosurgical Unit Di Rumah Sakit Primasyukra, Mhd. Aldi; Sri Ulina; Khairil Abdilah
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatar belakangi yaitu untuk memberikan pengetahuan terhadap tenaga medis terkait pemeliharaan Electrosurgical Unit dengan mengobservasi data-data pemeliharaan sekunder yang terdiri dari kartu pemeliharaan, SOP, alat kerja dll sekaligus mengobserva data primer yang berupa kuesioner sehingga dapat diketahui kondisi pemeliharaan preventif alat ESU yang sudah berjalan. Berdasarkan observasi dan analisa yang telah dilakukan, diketahui bahwa kegiatan pemeliharaan preventif alat Electrosurgery Unit sudah berjalan baik atau tidak seperti teknisi sudah mendapat pelatihan, tersedianya dana pemeliharaan, terdapat SOP pengoperasian dan juga telah dilakukan atau belumnya kalibrasi, akan tetapi ada beberapa hal yang harus ditingkatkan seperti melengkapi kartu pemeliharaan, SOP Pemeliharaan, uji kinerja, pengcekan foot switch dan lainnya secara berkala sehingga kondisi alat ESU dapat terpantau dan terdokumentasi secara berkelanjutan.