Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

SOSIALISASI PENGGUNAAN MIKROKONTROLER DALAM OPTIMALISASI DAN EFISIENSI ALAT PEMBUATAN PAKAN TERNAK Primasyukra, Mhd Aldi; Sri Ulina; Khairil Abdillah; Hotromasari Dabukke; Arief H Siregar; Josua Sianturi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6877

Abstract

Latar belakang: Produksi pakan ternak skala rumah tangga masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dari sisi waktu, tenaga, dan konsistensi kualitas pakan. Pemanfaatan mikrokontroler sebagai teknologi tepat guna berpotensi meningkatkan efisiensi proses produksi pakan ternak melalui sistem otomatisasi. Namun, tingkat pemahaman masyarakat terhadap teknologi mikrokontroler masih terbatas. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan mikrokontroler untuk optimalisasi alat pembuatan pakan ternak. Metode: Metode yang digunakan berupa sosialisasi, pelatihan, demonstrasi alat, dan pendampingan. Peserta kegiatan merupakan kelompok peternak skala kecil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan peserta. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 68% berdasarkan nilai rata-rata pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami konsep dasar mikrokontroler, pengoperasian alat, serta manfaat otomatisasi dalam produksi pakan. Selain itu, terjadi peningkatan efisiensi waktu produksi hingga 40%. Kesimpulan: Sosialisasi penggunaan mikrokontroler efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam optimalisasi alat pembuatan pakan ternak. Kegiatan ini berpotensi meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha peternakan skala kecil.
ANALISIS KALIBRASI PESAWAT SINAR-X RADIOGRAFI UMUM DI RUMAH SAKIT UMUM ELPI AL AZIS RANTAU PRAPAT Sri Ulina; Joan Phebe Sidauruk; Daniel William Gute Harefa; Mhd.Aldi Primasyukra; Hotromasari Dabukke
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v10i1.6290

Abstract

Latar belakang: Kalibrasi merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menetapkan hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh alat ukur atau sistem, atau nilai yang diwakili oleh objek pengukuran, dan nilai yang diketahui dari besaran yang diukur dalam kondisi tertentu. Tujuan: Untuk menghasilkan citra radiografi tubuh pasien guna pemeriksaan umum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara praktek langsung kepada alat menggunakan alat-alat pengukur berstandart Internasional. Hasil : Didapatkan hasil layak pakai. Kesimpulan: Pengujian iluminasi didapatkan lebih besar dari 100 lux yaitu 171 lux (lulus uji). pengujian selisih lapangan kolimasi, hasil uji yang didapatkan ΔX + ΔY 0.8% (lulus uji). pengujian ketegaklurusan, hasil uji yang didapatkan 2° (lulus uji). Pengujian kebocoran radiasi wadah tabung, hasil uji yang didapatkan 0,75 mGy/jam (lulus uji)
SOSIALISASI DAN PELATIHAN KALIBRASI PESAWAT SINAR-X RADIOGRAFI UMUM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESELAMATAN RADIASI DI INSTALASI RADIOLOGI RSU ELPI AL AZIS RANTAU PRAPAT Mhd Aldi Primasyukra; Sri Ulina; Adiansyah; Taufan Galang; Ilham Gemasih
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6288

Abstract

Latar belakang: Keselamatan radiasi merupakan aspek penting dalam pelayanan radiologi guna melindungi pasien, petugas kesehatan, dan lingkungan dari paparan radiasi yang tidak diperlukan. Salah satu upaya untuk menjamin keselamatan radiasi adalah melalui pelaksanaan kalibrasi dan uji kesesuaian pesawat sinar-X secara berkala. Namun, masih ditemukan keterbatasan pemahaman tenaga radiologi mengenai prosedur kalibrasi dan parameter pengujian yang sesuai standar. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga radiologi dalam memahami dan melaksanakan prosedur kalibrasi pesawat sinar-X sebagai bagian dari program keselamatan radiasi dan kendali mutu peralatan radiologi. Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 53,8% dan rata-rata nilai post-test sebesar 89,5%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 35,7%. Peserta mampu memahami konsep keselamatan radiasi, prosedur kalibrasi, serta interpretasi hasil pengujian sesuai standar yang berlaku. Kesimpulan: Kegiatan sosialisasi dan pelatihan kalibrasi pesawat sinar-X radiografi umum mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga radiologi dalam mendukung keselamatan radiasi dan peningkatan mutu pelayanan radiologi.
ANALISA PEMELIHARAAN PREVENTIF ELECTROSURGICAL UNIT DI RUMAH SAKIT KOTA SUBULUSSALAM Marzali Achmad Assauqi; Mhd. Aldi Primasyukra; Sri Ulina; Putra Jaya Pardosi
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v8i1.5143

Abstract

Electrosurgical Unit is a medical surgical device that utilizes high-frequency electric currents to cut, thicken and dry tissue during the operation process so that patients do not experience a lot of blood loss. 36 of 2009 concerning health states that the availability of medical devices must be safe, of good quality, and the public can be protected from harm caused by the use of medical devices that do not meet quality requirements. In Law No. 44 of 2009 concerning Hospitals, maintenance of equipment must be documented and evaluated periodically and continuously, so to carry out the mandate of the law, preventive maintenance must be carried out. The type of research used is descriptive qualitative research, which aims to analyze the maintenance of the Electrosurgical Unit by observing secondary maintenance data consisting of maintenance cards, SOPs, work tools etc. while observing primary data in the form of questionnaires so that the condition of preventive maintenance of ESU tools can be identified. already running. Based on the observations and analyzes that have been carried out, it is known that the preventive maintenance activities for the Electrosurgery Unit have been going well, such as technicians who have received training, maintenance funds are available, there are operating SOPs and calibration has also been carried out, but there are a number of things that must be improved, such as completing maintenance cards , Maintenance SOPs, performance tests, checking foot switches etc. periodically so that the condition of the ESU equipment can be monitored and documented on an ongoing basis.
ANALISA PEMELIHARAAN PREVENTIF ALAT ULTRASONOGRAPH (USG) SIEMENS AQUSON-X300 DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Putra Jaya Pardosi; Mhd.Aldi Primasyukra; Sri Ulina; Khairil Abdillah
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v8i1.5300

Abstract

Ultrasonograph (USG) is a diagnostic support tool in hospitals, which utilizes ultrasonic waves with a frequency (more than 20,000 Hz) to produce images. This tool is needed for parents, especially pregnant women, to find out the condition / development of the fetus. Preventive or preventive maintenance is maintenance activities in the form of maintenance by cleaning tools which are carried out every day by operators and adjustment, lubrication and replacement of maintenance materials which are carried out by technicians on a regular basis. The method used in this research is observation with qualitative descriptive research. Based on the results of the research on the preventive maintenance of the Ultrasonograph (USG) device at the University of North Sumatra Hospital in Medan, where out of the 20 questions given, 17 answered yes and 3 answered no, thus the implementation of preventive maintenance at the North Sumatra General Hospital was concluded as good.
ANALISIS UJI KESELAMATAN LISTRIK DAN KALIBRASI INKUBATOR BAYI DI LABORATORIUM KELISTRIKAN BPFK MEDAN Ramos Gohae; Sri Ulina; Mhd.Aldi Primasyukra
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v8i1.5306

Abstract

Electrical safety test or often referred to as Electrical safety test is a testing process to evaluate whether electrical or electronic devices are safe to use by users. The elements tested include: isolation stage, grounding stage, and leakage current stage. Meanwhile, baby incubator calibration is the process of readjusting the device to provide accurate results in measuring temperature, humidity and air pressure in a certain environment. The importance of electrical safety tests and calibration of baby incubators is to minimize the risk of accidents and errors in their use, especially in babies who are susceptible to changes in environmental conditions. Therefore, the electrical safety test process and calibration of the baby incubator must be carried out regularly and periodically.
ANALISA PEMELIHARAAN KOREKTIF PADA ALAT INFUS PUMP Sri Ulina; Idham Khalid; Mhd. Aldi Primasyukra; Hotromasari Dabukke
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v8i2.5515

Abstract

Perangkat pompa infus di Rumah Sakit Universitas Sumatre Utara penelitian ini dilakukan untuk mengetahui masalah perbaikan pada pompa infus. Corrective maintenance adalah tindakan pemeliharaan yang dilakukan untuk mengatasi kerusakan atau kemacetan yang terjadi berulang kali kemudian melakukan tindakan korektif pada alat. Pompa infus adalah peralatan medis yang digunakan untuk menyediakan zat elektroloit tambahan berupa cairan yang disuntikkan ke dalam tubuh pasien dalam jumlah tertentu melalui pembuluh darah. Masalah pompa infus adalah layar tampilan tidak menyala. Solusinya adalah dengan mengganti kabel, baterai lemah Solusinya adalah dengan mengganti baterai baru, sensor jatuh berbunyi dalam kondisi cairan normal Solusinya adalah dengan memperbaiki kabel konektor sensor jatuh. Hasil dan solusi penelitian yaitu pompa infus telah berfungsi dengan baik setelah diperiksa dan diperbaiki. Perawatan infus pompa harus rutin dan terjadwal untuk mencegah kerusakan sehingga masa pakai alat lama. Pengujian dan kalibrasi perangkat infus pompa, terutama pada parameter infus pompa, harus diperiksa secara rutin pada pompa infus.
RANCANG BANGUN SENSOR HC-SR04 PADA ALAT TERAPI INFRARED BERBASIS ARDUINO UNO SMD ATMEGA 328P Mhd. Aldi Primasyukra; Kevin Julian Siringoringo; Sri Ulina; Dewi Soleha
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v8i2.5516

Abstract

Alat terapi berbasis Arduino Uno dengan sensor ultrasonik HC-SR04 telah dirancang untuk mengatur penggunaan lampu Infrared berdasarkan jarak objek. Sistem ini bertujuan untuk mengaktifkan lampu jika objek berada dalam rentang 45-60 cm dari sensor, dan mematikannya serta mengaktifkan alarm secara real- time jika objek terlalu dekat. Sebaliknya, jika objek terlalu jauh, sistem memberikan peringatan dengan delay 3 detik tanpa alarm real-time. Penelitian ini mencakup perancangan perangkat keras menggunakan Arduino Uno, sensor HC-SR04, LCD 16x2 I2C, dan modul relay, serta perancangan perangkat lunak menggunakan Arduino IDE untuk mengontrol dan memantau jarak objek. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mengenali objek dengan akurat dalam rentang yang ditentukan Lampu Infrared menyala ketika objek berada dalam jarak yang aman, sedangkan alarm berfungsi sebagai peringatan jika objek terlalu dekat dengan sensor. Penggunaan sensor HC-SR04 dalam aplikasi ini terbukti efektif untuk keamanan dan pengaturan otomatis, meningkatkan responsivitas sistem terhadap perubahan jarak objek secara langsung.
ANALISA PEMELIHARAAN PREVENTIF PADA ALAT HEMODIALISA (FRESENIUS) DI UPTD RS DATU BERU TAKENGON Sri Ulina; Fajar Istara; Hotromasari Dabukke; Mhd. Aldi Primasyukra
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Hemodialisa adalah proses pembersihan darah dari zat-zat terlarut yang tidak dibutuhkan oleh tubuh manusia atau toksin melalui proses penyaringan di luar tubuh manusia yang sisebabkan karena filtrasi pada ginjal yang tidak berfungsi. Pemeliharaan preventif merupakan langkah strategis untuk memastikan keandalan dan performa mesin hemodialisa dalam jangka panjang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan prosedur pemeliharaan preventif pada mesin hemodialisa (fresenius). Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pemeliharaan preventif secara berkala dapat mengurangi resiko kerusakan mendadak hingga 30% dan meningkatkan umur operasional mesin hingga 20%. Simpulan: Penelitian ini menegaskan pentingnya pemeliharaan preventif untuk menjamin keselamatan pasien, efisiensi operasional, dan penghematan biaya perawatan jangka panjang.
ANALISA UJI FUNGSI ALAT HBA1C Mhd. Aldi Primasyukra; Gerry Vernando Velderick Hasibuan; Harold Situmorang; Salomo Sijabat
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: HbA1c terbentuk ketika gula darah (glukosa) berikatan dengan hemoglobin (protein dalam sel darah merah). Ikatan ini sangat kuat sehingga HbA1c dapat bertahan di dalam sel darah merah hingga 3 bulan. Jumlah HbA1c yang pembentukan HbA1c dipengaruhi langsung oleh kadar gula darah. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan HbA1c dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai rata-rata kadar gula darah dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Ketepatan alat uji HbA1c sangat penting untuk memastikan hasil pemeriksaan tersebut dapat diandalkan Tujuan: Uji Fungsi Alat Hba1c Studi Kasus Pada PT. Elsi Seraya Makmur. Metode: Alat uji HbA1c harus memenuhi standar internasional untuk akurasi dan presisi. Standar internasional tersebut adalah standar dari International Federation of Clinical Chemistry and Laboratory Medicine (IFCC) dan National Glycohemoglobin Standardization Program (NGSP). Hasil : Uji fungsi alat HbA1c bertujuan untuk mengevaluasi kinerja alat dalam hal ketepatan hasil (akurasi) dan ketelitian hasil (presisi) dibandingkan dengan nilai referensi yang telah ditetapkan. Simpulan : Uji fungsi alat HbA1c dilakukan secara berkala untuk memantau kinerja alat dan memastikan bahwa hasil pemeriksaan yang dihasilkan tetap akurat dan dapat dipercaya.