Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Removal of Cr(VI) from aqueous solution by biochar derived from rice husk Mohadi, Risfidian; Palapa, Neza Rahayu; Taher, Tarmizi; Siregar, Patimah Mega Syah Bahar Nur; Normah; Juleanti, Novie; Wijaya, Alfan; Lesbani, Aldes
Communications in Science and Technology Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21924/cst.6.1.2021.293

Abstract

In this work, biochar produced from Indonesian rice husks. Then used as adsorbent of Cr(VI) in aqueous solution. The XRD pattern of biochar showed the characterization pattern at 23º (002) reflection, appearance of silicate oxide, and the carbon vibrations. The surface area and SEM morphologies confirmed that after pyrolysis treatment the surface of rice husk has changed. The surface area of biochar increased after thermal treatment. The adsorption study of Cr(VI) by biochar demonstrate 2nd-order reaction, and Langmuir isotherm models. The maximum adsorption capacity of biochar derived rice husk to adsorb Cr(VI) is 161.290 mg/g, and biochar showed the good potential as reuseable adsorbent to remove heavy metal in aqueous solution.
Mg/Al-CH, Ni/Al-CH and Zn/Al-CH, as adsorbents for Congo Red removal in aqueous solution Siregar, Patimah Mega Syah Bahar Nur; Normah; Juleanti, Novie; Wijaya, Alfan; Palapa, Neza Rahayu; Mohadi, Risfidian; Lesbani, Aldes
Communications in Science and Technology Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21924/cst.6.2.2021.547

Abstract

In this study, chitosan was extracted from shrimp shells by demineralization and deproteination processes. The extracted chitosan was used to modify the layered double hydroxide and used as an adsorbent for the removal of congo red from aqueous solutions. Composites were successfully synthesized using M2+/Al (M2+ = Zn, Mg, Ni) and chitosan (CH) and the samples obtained were characterized using XRD and FTIR. The X-ray diffraction (XRD) pattern appeared at the layered double hydroxide peak of 2? = 11.63°; 23.00°; 35.16°; and 61.59° and chitosan at 2? = 7.93° and 19.35. The composite appearing in the layered double hydroxide and chitosan indicated that the composite material has been successfully synthesized. The XRD diffraction patterns of Zn/Al-CH, Ni/Al-CH, and Mg/Al-CH showed low crystallinity. The Fourier Transform Infrared (FTIR) spectra verifying absorption spectrum showed the presence of two bands at 3448 cm-1, 1382cm-1 characteristic to both chitosan and LDH. Adsorption of Congo Red (CR) followed the pseudo-second-order and Langmuir isotherm models. The adsorption capacities of Zn/Al-CH, Ni/Al-CH, and Mg/Al-CH were 181.818 mg/g, 227.273 mg/g, and 344.828 mg/g, respectively. The layered double hydroxide-chitosan composite adsorption was endothermically characterized by positive enthalpy and entropy values. On the other hand, the adsorption spontaneously was characterized by a negative Gibbs free energy value. The composites in this study were formed from LDH modified from chitosan extracted from shrimp shells to form Zn/Al-CH, Ni/Al-CH, and Mg/Al-CH. The results of the characterization showed a number of characteristics that resembled the constituent materials in the form of LDH and chitosan. After being applied as an adsorbent to absorb Congo red dye, it then showed the most effective results using Mg/Al-CH adsorbent with an adsorption capacity of 344.828 mg/g.
Evaluasi Pemahaman Keselamatan Dasar Laboratorium Kimia Bagi Siswa di SMA LTI Indo Global Mandiri Kota Palembang Nurmalina Adhiyanti; Dwi Hawa Yulianti; Normah; Yulin Fariza; Dhea Nadira
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4135

Abstract

Kurangnya pemahaman dan edukasi mengenai penanganan bahan kimia dan keselamatan bekerja di laboratorium dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan saat praktikum. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman siswa mengenai keselamatan dasar di laboratorium, serta agar siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tindakan pencegahan dan respon yang tepat terhadap situasi darurat di laboratorium kimia. Latar belakang pengabdian ini didasarkan pada pentingnya pemahaman penanganan bahan kimia dan penerapan keselamatan laboratorium, khususnya di laboratorium kimia yang memiliki risiko tinggi. Alur pengabdian dimulai dari persiapan kegiatan, dilanjutkan dengan sosialisasi kegiatan, melakukan pengabdian, dan tahap terakhir melakukan evaluasi pengabdian. Pengabdian dilakukan dengan penyampaian materi dengan cara ceramah, diskusi interaktif, serta presentasi video singkat mengenai penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pengenalan bahan kimia berbahaya, dan penanganan apabila terjadi kecelakaan di laboratorium. Metodologi yang digunakan adalah pre-test dan post-test, dengan tujuan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum dan setelah dilakukan ceramah. Sampel pengabdian terdiri dari siswa kelas XI berjumlah 30, dipilih secara purposive random sampling. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai penggunaan APD, penanganan bahan kimia berbahaya, dan keselamatan di laboratorium setelah dilakukan ceramah. Nilai rata-rata pre-test sebesar 6,67 (SD = 1,52) dan post-test sebesar 8,57 (SD = 1,22). Analisis statistik menunjukkan bahwa peningkatan ini signifikan dengan nilai p < 0,05. Peningkatan pemahaman siswa ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian berlangsung efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah workshop keselamatan laboratorium efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, sehingga menciptakan lingkungan laboratorium yang lebih aman dan kondusif untuk belajar.
Peningkatan Pelayanan Posyandu Delima 1 Paninggilan Utara dengan Media Sosial dan Komunikasi Digital Rifai, Bakhtiar; Normah; Amin, Ruhul
PRAWARA Jurnal ABDIMAS Vol 4 No 3 (2025): PRAWARA JURNAL ABDIMAS
Publisher : CV. Manha Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya ibu dan anak, menghadapi tantangan dalam penyebaran informasi, partisipasi masyarakat, dan dokumentasi kegiatan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu Delima 1 Kelurahan Paninggilan Utara melalui optimalisasi penggunaan media sosial dan komunikasi digital untuk meningkatkan kualitas dan kelacaran komunikasi antar kader dan penyebaran informasi kepada masyarakat. Tim pengabdian akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kader Posyandu mengenai cara efektif menggunakan WhatsApp Group dan mengelola akun media sosial untuk komunikasi antar kader dan penyebaran informasi kepada masyarakat. Diharapkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan jangkauan informasi, kesadaran kesehatan masyarakat, serta efisiensi administrasi Posyandu Delima 1 Kelurahan Paninggilan Utara secara berkelanjutan.
Increasing Awareness of the Risks of Waste Cooking Oil (WCO) to Health and the Environment through Educational Training for the Community in Desa Sumber Rejo, Banyuasin Normah; Yulianti, Dwi Hawa; Sya'baniah, Nyimas Febrika; Adhiyanti, Nurmalina; Fazira, Yulin; Handani, Rika
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i2.5343

Abstract

The increasing consumption of cooking oil has led to a significant rise in waste cooking oil (WCO) production, posing serious health and environmental risks. Improper disposal of WCO contributes to water and soil pollution, while its repeated use in cooking has been linked to various health issues, including cardiovascular diseases and cancer. This community service programme aimed to raise awareness among housewives in Desa Sumber Rejo, Banyuasin, regarding the dangers of WCO through educational training. The study employed an interactive discussion approach, beginning with a questionnaire to assess participants' prior knowledge, followed by a socialisation session, and concluding with a post-test evaluation. The results revealed that approximately 80% of participants were unaware of WCO hazards before the training. However, post-training assessments showed a significant improvement in understanding, highlighting the effectiveness of targeted educational interventions. This programme underscores the importance of continuous awareness efforts and the promotion of sustainable WCO management practices, such as its potential repurposing into biodiesel or soap, to mitigate its negative impact on health and the environment.
PENGARUH ASSEMBLR EDU DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN LITERASI BIODIVERSITAS SISWA SMA NEGERI 25 BONE Normah; Nurmi; Sri wahyuni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35364

Abstract

Penurunan pemahaman siswa terhadap konsep biodiversitas menuntut inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Assemblr Edu berbasis Augmented Reality terhadap keterampilan literasi biodiversitas siswa SMA Negeri 25 Bone. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design tipe Pretest-Posttest Nonequivalent Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas X.3 sebagai kelas eksperimen dan X.4 sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 27 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket keterampilan literasi biodiversitas dan observasi selama proses pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, dan uji Independent Sample t-test dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,013 (<0,05), yang menandakan adanya pengaruh positif penggunaan Assemblr Edu terhadap peningkatan keterampilan literasi biodiversitas siswa. Kesimpulannya, penerapan media Assemblr Edu efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami, menganalisis, dan menerapkan konsep keanekaragaman hayati melalui pengalaman belajar yang interaktif. Penelitian ini merekomendasikan integrasi teknologi Augmented Reality sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam pendidikan biologi guna memperkuat literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Arsip dan Dokumen Tata Pamong Kelurahan Paninggilan Utara Rifai, Bakhtiar; Normah; Amin, Ruhul
PRAWARA Jurnal ABDIMAS Vol 4 No 4 (2025): PRAWARA JURNAL ABDIMAS
Publisher : CV. Manha Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi telah menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola pemerintahan, termasuk pada tingkat kelurahan. Salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan adalah pengelolaan arsip dan dokumen, yang berfungsi sebagai bukti autentik kegiatan pemerintahan serta dasar dalam pengambilan keputusan. Namun, pengelolaan arsip dan dokumen di tingkat kelurahan masih menghadapi beberapa permasalahan, antara lain sistem pengarsipan yang masih manual sehingga menyulitkan dalam proses pencarian dan penyimpanan dokumen secara cepat dan tepat, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan aparatur kelurahan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan arsip, resiko kehilangan dan kerusakan arsip akibat penyimpanan yang tidak terstandarisasi, baik karena faktor lingkungan maupun human error, Belum adanya sistem digitalisasi arsip yang terintegrasi, sehingga akses dan distribusi informasi antar bagian menjadi kurang optimal. Kondisi tersebut berdampak pada kualitas pelayanan publik yang diberikan, karena proses administrasi yang lambat dapat mengurangi kepuasan masyarakat terhadap layanan kelurahan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan tim pengabdian akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kader Posyandu mengenai Memberikan edukasi mengenai digitalisasi arsip (paperless office), penggunaan folder digital, cloud storage, atau aplikasi arsip sederhana, dan manajemen dokumen agar lebih efisien dan aman. Diharapkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat membantu membekali aparatur Kelurahan Paninggilan Utara dengan kemampuan untuk mengelola arsip secara lebih modern, cepat, dan akurat, sekaligus mendukung terciptanya tata pamong yang transparan, akuntabel, serta selaras dengan tuntutan era digital.