Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN MEMBUAT LOGO UMKM MELALUI APLIKASI DESAIN GRAVIS CANVA DENGAN MENGGUNAKAN HP UNTUK MENINGKATKAN NILAI SOSIAL MASYARAKAT DESA PUNGGULAN KEC. AIR JOMAN KAB. ASAHAN Maulidiah, Rina Hayati; Sucipto, Adi; Srg, Amelia Rosanti; Yanti, Dara Rizky; Sihombing, Adestia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.4537

Abstract

Abstract: This community service activity aims to provide logo creation training for 3 Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the local area by utilizing the Canva graphic design application through mobile devices. The target of this training is mosque youth who have an interest in graphic design and want to improve their skills in creating logos for their businesses. A logo is an important visual identity for MSMEs in strengthening their brand image and increasing product attractiveness amidst market competition. However, limited knowledge and design skills often become obstacles for MSMEs in producing attractive and professional logos. Through a hands-on training method, participants were trained to understand the basic principles of graphic design, operate Canva features, and produce logos according to their respective business needs. The results of the training showed an increase in participants' skills in designing logos, marked by their ability to produce original works relevant to their business identity. In addition, this activity had a positive social impact, namely increased self-confidence, creativity, and the value of togetherness in the community because participants were able to share experiences and creative ideas. Thus, this training not only provides economic benefits for MSMEs, but also strengthens the social value of the community through collaboration and increasing human resource capacity in the digital era. Keywords: training, MSME logo, Canva, mobile phone, social values of society. Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan logo bagi 3 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat dengan memanfaatkan aplikasi desain grafis Canva melalui perangkat telepon genggam (HP). Sasaran pelatihan ini adalah remaja masjid yang memiliki minat dalam desain grafis dan ingin meningkatkan keterampilan dalam membuat logo untuk usaha mereka. Logo merupakan identitas visual yang penting bagi UMKM dalam memperkuat citra merek dan meningkatkan daya tarik produk di tengah persaingan pasar. Namun, keterbatasan pengetahuan dan kemampuan desain seringkali menjadi kendala bagi pelaku UMKM dalam menghasilkan logo yang menarik dan profesional. Melalui metode pelatihan berbasis praktik langsung, peserta dilatih untuk memahami prinsip dasar desain grafis, mengoperasikan fitur-fitur Canva, serta menghasilkan logo sesuai kebutuhan usaha masing-masing. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam mendesain logo, ditandai dengan kemampuan mereka menghasilkan karya orisinal yang relevan dengan identitas usaha. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif secara sosial, yaitu meningkatnya rasa percaya diri, kreativitas, serta nilai kebersamaan dalam masyarakat karena peserta dapat saling berbagi pengalaman dan ide kreatif. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM, tetapi juga memperkuat nilai sosial masyarakat melalui kolaborasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di era digital. Kata kunci: pelatihan, logo UMKM, Canva, telepon genggam, nilai sosial masyarakat
NEGOSIASI DAN KOLABORASI IDE SEBAGAI STRATEGI PENYUSNAN KERANGKA BERPIKIR BERBASIS PROJEK DALAM MENULIS CERPEN Maulidiah, Rina Hayati; Atmazaki, Atmazaki; Hayati, Yenni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.5283

Abstract

Abstract: This study aims to describe the negotiation and collaboration strategies of ideas in developing project-based frameworks as an effort to improve creativity and short story writing skills. The research method used is a descriptive qualitative approach with the Project-Based Learning (PjBL) model. The research subjects consisted of language education students taking the Fictional Prose Appreciation course. Data collection techniques were carried out through observation of the learning process, interviews, and document analysis of short story framework results. The results of the study indicate that negotiation of ideas plays an important role in building understanding among group members regarding the storyline, characters, and themes, while collaboration of ideas allows the integration of various perspectives to enrich the short story content. The implementation of these two strategies has been shown to increase engagement, shared responsibility, and more original work results. Thus, negotiation and collaboration of ideas can be used as effective strategies in developing project-based writing skills, especially short story writingKeywords: Negotiation, Collaboration, Thinking Framework, Project-Based Learning, Short Story Writing Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi negosiasi dan kolaborasi ide dalam penyusunan kerangka berpikir berbasis projek sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan keterampilan menulis cerpen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan model Project-Based Learning (PjBL). Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa program studi pendidikan bahasa yang mengikuti mata kuliah Apresiasi Prosa Fiksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara, dan analisis dokumen hasil kerangka cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negosiasi ide berperan penting dalam membangun kesepahaman antaranggota kelompok mengenai alur cerita, karakter, dan tema, sementara kolaborasi ide memungkinkan penggabungan berbagai perspektif untuk memperkaya konten cerpen. Penerapan kedua strategi ini terbukti meningkatkan keterlibatan, tanggung jawab bersama, dan hasil karya yang lebih orisinal. Dengan demikian, negosiasi dan kolaborasi ide dapat dijadikan strategi efektif dalam pengembangan kemampuan menulis berbasis projek khususnya menulis cerpen.Kata Kunci: Negosiasi, Kolaborasi, Kerangka Berpikir, Pembelajaran Berbasis Projek, Menulis Cerpen
MENEPIS PRADUGA KESULITAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR CERPEN BERBASIS PROYEK BERBANTU APLIKASI WORDWALL Maulidiah, Rina Hayati; Atmazaki, Atmazaki; Hayati, Yenni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.5279

Abstract

Abstract: Literature learning, particularly in recognizing the elements of short stories, is often considered difficult by students. This explanation arises because the learning is still theoretical and does not provide space for real learning experiences. Project-based learning assisted by a wordwall application is an innovative alternative in Indonesian language learning to foster critical and creative thinking skills through real projects. This study aims to describe the effectiveness of identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, distributing questionnaires, interviews, and documentation during the learning process. The results of the study indicate that identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application improves students' understanding of short story elements, such as theme, characters, plot, setting, and moral. In addition, students become more active, creative, and collaborative in learning activities. Thus, identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application is effective in overcoming the presumption of difficulty in learning short story elements.Keywords: Project-Based Learning, Identification of Short Story Elements, Wordwall Application  Abstrak: Pembelajaran sastra, khususnya dalam mengenal unsur-unsur cerpen, sering dianggap sulit oleh peserta didik. Penjelasan tersebut muncul karena pembelajaran masih bersifat teoritis dan kurang memberi ruang bagi pengalaman belajar yang nyata. Pembelajaran berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif melalui proyek nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas mengidentifikasi elemen-elemen cerpen berdasarkan proyek berbantuan aplikasi wordwall. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, penyebarab angket, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengidentifikasi unsur-unsur cerpen berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall meningkatkan pemahaman siswa terhadap unsur-unsur cerpen, seperti tema, tokoh, alur, latar, dan amanat. Selain itu, peserta didik menjadi lebih aktif, kreatif, dan kolaboratif dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, mengidentifikasi elemen-elemen cerpen berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall efektif digunakan untuk mengatasi praduga kesulitan dalam pembelajaran elemen-elemen cerpen.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, Identifikasi unsur cerpen, Aplikasi wordwall