Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penggunaan Alat Pengasap Ikan Berbahan bakar Biomassa pada UKM Pengasapan Ikan Lele Kota Binjai Bisrul Hapis Tambunan; Janter Pangaduan Simanjuntak; Tengku Teviana
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v3i2.86

Abstract

Usaha pengasapan ikan lele mitra Bapak Hatono (55 tahun) terletak di Desa Limau Sundai, Kecamatan Binjai barat, Kotamadya Binjai. Mitra memulai usaha pengasapan ikan lele sejak tahun 2014. Saat ini mitra mempekerjakan 6 orang karyawan, 1 orang sebagai mandor sekaligus bagian pengasapan, 1 orang sebagai pengemasan dan transportasi, 4 orang bagian pembelahan dan pembersihan ikan, serta mengangin-anginkan (pelembaban) setalah pengasapan ikan. Kapasitas pengolahan mitra saat ini 800-1000 kg ikan lele segar per-minggu, menghasilkan ± 250-300 kg ikan lele asap per-minggu. Ikan hasil pengasapan dijual dengan harga Rp. 75.000-Rp.80.000/kg kepada pedagang, baik di daerah Kota Medan dan sekitarnya maupun ke daerah Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga dan Mandailing Natal. Permasalahan utama adalah mahalnya harga kayu bakar yang dibeli dari pemasok sehingga keuntungan mitra menjadi kecil, bahkan ada kalanya ketersediaan kayu berkurang sehingga mitra harus menunda produksi sampai ada pasokan bahan bakar. Solusi utama yang diterapkan adalah merancang bangun alat pengasap ikan berbahan bakar limbah biomassa sekam padi dan serbuk kayu, dengan adanya alat ini mitra tidak kesulitan lagi dengan harga dan ketersediaan bahan bakar kayu. Alat ini juga dirancang dapat mengontrol suhu di dalam ruang pengasapan, sehingga kwalitas ikan asap dapat terjaga.
Rancang Bangun Mesin Pemarut Singkong untuk UKM Opak Singkong di Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir Janter Pangaduan Simanjuntak; Dina Sarah Syahreza; Harun Sitompul; Bisrul Hapis Tambunan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v3i2.88

Abstract

Dari hasil diskusi dengan Mitra telah disepakai bahwa permasalahan utama yang sangat mendesak untuk diselesaikan sehingga menjadi prioritas utama mereka adalah tentang Proses pemarutan Singkong yang masih menggunakan Pemarut Kelapa yang sangat membahayakan pekrja (Mitra)dan juga tidak efisien, karena harus menyisakan sekitar 3 cm singkong untuk pegangan. Oleh karena itu kedua mitra sangat berharap adanya bantuan mesin Pemarut Ubi (singkong). Tujuan dari Program ini adalah untu menyelesaikan permasalahan mitra dibidang produksi yakni pemarutan singkong. Tim dan Mitra menyepakati solusi mengadakan Mesin Pemarut singkong. Hal ini diharapkan dapat mempermudah proses pemarutan dan menjaga keselamatan operator pemarut serta mencegah adanya sisa singkong yang tidak dapat diparut pada parutan kelapa. Dari hasil pelaksanaan mitra merasa sangat puas deengan mesin pemarut hasil rancangan tim dan terbukti dapat mencegah adanya sisa singkong yang tidak dapat di parut dengan parutan kelapa, menguragi waktu produksi dan mencegak kecelakaan kerja.
Pengaruh Suhu Kondensasi Pada Produksi Asap Cair Dari Biomassa Tempurung Kelapa Dengan Proses Pirolisis Janter Simanjuntak; Hanapi Hasan; Binsar M.T Pakpahan; Agus N Putra
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.207 KB) | DOI: 10.36655/sprocket.v4i1.774

Abstract

Tujuan penelitian ini menguji secara eksperimen alat kondensasi asap hasil pirolisa dari biomassa tempurung kelapa. Proses pirolisia sejatinya adalah proses pembakaran tidak langsung atau proses pemanasan pada suhu tinggi (200 – 450 oC) yang menghasilkan uap panas atau sering disebut dengan uap pirolisis ataupun volatiles. Dengan melalukan pendinginan maka sebagaian uap panas akan berubah menjadi cairan atau sering disebut dengan asap cair, dan yang tidak dapat mencair atau disebut dengan gases yang sifatnya dapat terbakar. Panas untuk proses pirolisa yang digunakan adalah LPG menggunakan burner. Biomassa berupa potongan-potongan tempurung kelapa dengan ukuran rata-rata 5 cm x 5 cm digunakan sebagai bahan baku, dengan terlebih dahulu dikeringkan menggunakan panas matahari hingga mencapai kekeringan standar agar menghasilkan volatiles yang cukup banyak. Volatiles yang berada pada suhu tinggi dengan segera harus mengalami proses pendinginan agar berubah wujud menjadi kondensat pirolisis atau asap cair. Sistem pendinginan yang digunakan berbentuk koil/spiral dari pipa kuningan dengan diameter 10 mm, 5 gulungan (loop) dan diletakkan vertikal didalam tabung pendingin. Begitu uap panas pirolisa masuk kedalam sistem pendingin, panas laten yang dimiliki uap pirolisis dengan segera diserap oleh air pendingin dan suhunya menurun hingga mendekati suhu saturasinya sehingga proses kondensasi dapat berlangsung. Kondensor tabung-koil spiral vertikal dapat menjadi solusi untuk masalah pendinginan uap panas pirolisis bila direncanakan dengan tepat. Kondensor jenis ini sangat sederhana dan mudah dalam hal perawatan dan perbaikan. Suhu cairan pendingin dengan mudah dapat di control dan dipertahankan dengan menggunakan es-batu. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pengaruh suhu terhadap proses kondensasi sangat penting. Suhu pendinginan yang rendah dibandingkan dengan suhu pendinginan konvensional menghasilkan cairan pirolisis yang lebih baik terbukti dari warna cairan yang diperoleh berwarna kekunin-kuningan.
Simulation Study of Small-Scale Electricity Generation Plant Utilizing Flue Gas of Solid Garbage Waste Incineration as Energy Source Simanjuntak, Janter Pangaduan; Pakpahan, Binsar Maruli Tua
Jurnal Inovasi Teknologi Vol 4 No 2 (2023): October
Publisher : Engineering Forum of Western Indonesian Government Universities Board (Forum Teknik, BKS-PTN Wilayah Barat) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to get an overview of the operational parameters of a small-scale electrical generation plant that utilizes thermal energy included in the flue gases of garbage waste incineration. The organic Rankine cycle (ORC) thermodynamic system was performed to evaluate this system. The organic fluid was used as a heat transfer medium instead of water because it has a low boiling point so it does not require a lot of thermal energy to generate small-scale electric power. Hexane was used as the working fluid and Aspen Hysys was used as a tool to perform simulations. The plant is optimized through the operating temperature, working fluid flow rate, and pressure to obtain electrical output power that can be obtained. The simulation results show that flue gas at a temperature range of 300 to 350 0C can produce electric power in the ranges of 7.84 to 128.6 kW at a working pressure ranges of 2.5 to 7.5 bar, and working fluid flow rate of 3.600 to 10.100 kg/h
PERENCANAAN KONDENSOR TIPE KOIL VERTIKAL UNTUK KONDENSASI UAP PIROLISA BIOMASSA TEMPURUNG KELAPA Simanjuntak, Janter Pangaduan
Jurnal Insinyur Profesional Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Insinyur Profesional (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jip.v2i3.38125

Abstract

Proses pirolisis sejatinya adalah proses pembakaran tidak langsung atau proses pemanasan terhadap biomassa pada suhu tinggi (250 “ 650) oC. Proses pirolisa menghasilkan uap panas atau sering disebut dengan uap pirolisis ataupun volatiles. Uap pirolisis akan berubah wujud menjadi cairan (condensate) bila didinginkan. Selain menghasilkan cairan juga menghasilkan gas yang dapat terbakar (producer gas). Tujuan kajian ini adalah mendesain dan menguji secara teoritis alat kondensasi asap pirolisis dari biomassa. Untuk proses kondensasi dibutuhkan alat perpindahan panas (heat exchanger) dimana panas laten yang dimiliki uap pirolisis harus segera dibuang (reject) menggunakan cairan pendingin (coolant) agar suhunya menurun hingga mendekati suhu saturasinya sehingga proses kondensasi dapat berlangsung. Kondensor tabung-koil spiral vertical (shell-coiled tubes) dapat menjadi solusi untuk masalah kondensasi uap panas pirolisis biomassa bila direncanakan dengan tepat. Kondensor jenis ini sangat simple dan mudah dalam hal maintenance. Merencanakan kondensor tipe tabung-koil berdasarkan analisis hidrodinamik membawa para perancang (engineer) semakin dekat dengan alat pendingin uap pirolisis dengan kinerja yang tinggi. Dari hasil analisis bahwa penambahan jumlah gulungan koil dapat meningkatkan efektifitas pendinginan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PELATIHAN K3 UNTUK MENINGKATKAN KINERJA OPERATOR ALAT BERAT DI PT. ANUGERAH MAKMUR SEJATI Sumaryanto; Daryanto, Eka; Simanjuntak, Janter Pangaduan; Siregar, Batumahadi
Jurnal Insinyur Profesional Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Insinyur Profesional
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the objectives of Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety is that production sources in the workplace can be used and utilized safely and efficiently. Occupational Health and Safety (OHS) training for workers who serve as heavy equipment operators is one of the efforts to improve their performance. The objective of the OHS training for heavy equipment operators at PT. Anugerah Makmur Sejati (AMS) is to improve knowledge, skills and attitudes of heavy equipment operators. With OHS training, it is expected that heavy equipment operators are able to carry out their duties such as carrying out daily routine maintenance and able to operate heavy equipment in accordance with applicable OHS provisions. The purpose of this study is to describe and analyze the application of OHS training management in improving the performance of heavy equipment operators at PT. AMS Kapuas Hulu. Respondents in this study were PT. AMS employees who served as heavy equipment operators with a total of 14 people. The respondents are determined by probability with simple random sampling technique. The data analysis technique in this research is descriptive qualitative in order to describe the management of training workers who serve as heavy equipment operators set by PT. AMS. The results obtained from research at PT. AMS in carrying out training are carried out with management functions, namely; planning, organizing, actuating, and controlling (POAC). Planning which includes needs assessment, proposal submission, goal creation and training design, while controlling includes evaluation.
IMPLEMENTASI METODE HIBRID AHP – TOPSIS DALAM PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JEMBATAN KABUPATEN DELI SERDANG Simanjuntak, Marlina; Siregar, Syafiatun; Simanjuntak, Janter Pangaduan
Jurnal Insinyur Profesional Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Insinyur Profesional
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jip.v5i1.65798

Abstract

Jembatan merupakan komponen fundamental dari sistem transportasi yang mengkoneksikan antar wilayah yang berbeda. Jembatan memiliki peran krusial dalam pengembangan suatu wilayah baik secara ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Namun pembangunan infrastruktur ini sering terkendala mengingat panjang jalan dan jembatan yang harus ditangani pemerintah daerah relatif cukup besar sedangkan APBD yang ada biayanya sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan skala prioritas penanganan jembatan di Kabupaten Deli Serdang menggunakan metode gabungan AHP dan TOPSIS. Terdapat 6 kriteria yang kemudian dipecah menjadi 18 subkriteria yang dipertimbangkan. Responden yang dipilih adalah para expert jembatan sebanyak 10 orang. Hasil analisis menggunakan metode AHP menunjukkan yang menjadi kriteria dominan adalah kriteria sosial dan pengembangan wilayah dengan bobot sebesar 31 %. Sedangkan untuk subkriteria dominan adalah banyaknya penduduk dengan bobot sebesar 15 %. Semua bobot tersebut digunakan sebagai input perhitungan preferensi menggunakan metode TOPSIS untuk perangkingan alternatif dan diperoleh Jembatan Desa Sei Semayang menempati prioritas tertinggi dengan nilai preferensi sebesar 0,64 dan Jembatan Desa Salam Tani sebagai prioritas terendah dengan nilai preferensi sebesar 0,17.
Optimization of the upgrading process of bio-oil from palm fronds: The effect of temperature, catalyst mass ratio, and reaction time Sihombing, Junifa Layla; Pulungan, Ahmad Nasir; Simanjuntak, Janter Pangaduan; Hasibuan, Muhammad Irvan; Efiyanti, Lisna; Rahayu, Rahayu; Audi, Ajeng Asri; Hadi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol. 16 No. 1 (2024): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkim.v16i1.52556

Abstract

The lignocellulosic component contained in palm frond waste has potential as an alternative fuel by converting it into bio-oil through a pyrolysis process. However, bio-oil has poor quality when compared to conventional fuels. Therefore, the Hydrodeoxygenation (HDO) process has been widely developed as a promising way to improve the poor physicochemical properties of bio-oil. In this study, a bimetallic CuO-ZnO catalyst loaded on mordenite zeolite was used as a catalyst for HDO bio-oil from palm fronds. Optimization efforts were made on several parameters that affect the reaction including temperature, catalyst mass, and reaction time. This study aims to improve the quality of bio-oil and determine the effect of variations in reaction parameters on the physicochemical properties of upgraded bio-oil. The optimum condition found was the HDO process with a catalyst mass of 3.5 wt% at 325 °C for 120 min. The physicochemical properties of bio-oil after the upgrading process were successfully improved from those of raw bio-oil. The result is a decrease in water content and total acid number, an increase in C and H content accompanied by a reduction in oxygen content with a degree of deoxygenation reaching 72.9%, and an increase in higher heating value (HHV).
Process design and simulation study of an electricity generation plant utilizing low-grade wasted thermal energy using aspen Hysys software Simanjuntak, Janter Pangaduan; Pakpahan, Binsar Maruli Tua; Purwantono, Purwantono; Al-attab, Khaled Ali
Teknomekanik Vol. 6 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.539 KB) | DOI: 10.24036/teknomekanik.v6i1.23872

Abstract

An analysis of the operational parameters of a small-scale electrical generation facility that uses the thermal energy contained in the flue gases from rubbish waste incineration is the goal of this study. To assess this system, the organic Rankine cycle (ORC) thermodynamic system was used. Since the organic fluid has a lower boiling point than water and can be evaporated with less thermal energy, it was chosen as a heat transfer medium instead of water. Aspen Hysys was utilized as a simulation tool, while R11 was used as the working fluid. To maximize the amount of available electrical output power, the plant's operational temperature, working fluid flow rate, and pressure are all maximized. According to the simulation's findings, flue gas may generate electric power between the ranges of 3.12 – 29.71 kW at working pressures between 2.5 and 3.5 bar and working fluid flow rates between 3.600 and 7200 kg/h when the temperature is between 50 and 95 oC. The system reaches a thermal efficiency of about 8.30 at 350 kPa of working fluid pressure.
PENGUJIAN EMISI GAS BUANG MESIN OTTO STASIONER DENGAN BAHAN BAKAR CAMPURAN MINYAK PIROLISIS PLASTIK DAN METANOL Siahaan, Enzo Wiranta Battra; Sitorus, Tulus Burhanuddin; Ambarita, Himsar; Nur, Taufiq Bin; Abdullah, Ilmi; Simanjuntak, Janter Pangaduan
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v7i1.3072

Abstract

Studi ini menganalisis pengaruh penambahan metanol pada minyak pirolisis limbah plastik terhadap emisi gas buang mesin Otto stasioner sebagai upaya meningkatkan kualitas pembakaran bahan bakar alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraksi metanol dalam bahan bakar minyak pirolisis limbah plastik terhadap emisi HC, CO, CO₂, O₂, dan nilai lambda pada mesin Otto stasioner serta mengidentifikasi komposisi campuran optimum berdasarkan kinerja emisi. Pengujian dilakukan pada tiga putaran mesin yaitu 1500 rpm, 2000 rpm, dan 2500 rpm dengan parameter emisi yang diukur meliputi HC, CO, CO₂, O₂, dan nilai lambda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran 5% metanol dengan 95% pirolisis plastik memberikan performa emisi terbaik, ditandai dengan kadar HC dan CO yang lebih rendah, CO₂ lebih tinggi, serta O₂ yang lebih rendah dibandingkan campuran lainnya. Sementara itu, pada campuran 10% dan 15% metanol terjadi peningkatan emisi HC dan CO serta penurunan CO₂, yang menandakan pembakaran kurang sempurna. Dengan demikian, penambahan metanol dalam jumlah terbatas mampu meningkatkan efisiensi pembakaran dan menekan emisi berbahaya dari mesin Otto stasioner berbahan bakar campuran pirolisis plastik.