Mohammad Dharma Utama
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aplikasi Pembersih Gigi Tiruan Efervesen Alga Coklat dan Pembuatan Gigi Tiruan Lepasan Akrilik pada Lansia Mohammad Dharma Utama; Fadil Abdillah Arifin; Chusnul Chotimah; Maqhfirah Amiruddin; Muhammad Aksan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 1 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara in vitro efek alga coklat, hasil pengamatan uji MIC secara visual menunjukkan hambatan pertumbuhan bakteri dan anti jamur. Flavonoid yang terkadung dalam alga coklat, memiliki aktifitas biologis maupun farmakologis antara lain bersifat antibakteri dan anti jamur karena flavonoid mampu berinteraksi dengan DNA bakteri. Pengetahuan tentang akibat kehilangan gigi yang tidak diganti dengan gigi tiruan kurang dipahami oleh masyarkat Lansia di pedesaan. Sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan gigi yang baik karena daerah yang terpencil, tenaga kesehatan gigi yang kurang. Tidak mengetahui gigi tiruan lepasan yang baik dan bagaimana membersihkan gigi tiruan lepasannya yang telah dibuat. Tidak mengetahui bagaimana cara membuat pembersih gigi tiruan dari biota laut seperti Alga Coklat. Dikecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng pada kelompok lansia kemuning telah dibuat sebanyak 42 gigi tirusan lepasan. Pada lansia ini juga telah diajarkan membuat bahan pembersih gigi tiruan dari biota laut laga coklat dan pelatihan pembersihan gigi tiruan
Occlusal splint combined selective grinding on postural balance of patients with signs and symptoms of temporomandibular disorder: Penggunaan splint oklusal kombinasi selective grinding terhadap keseimbangan postural pada penderita gejala dan tanda gangguan temporomandibula Ibnu Rusyd; Mohammad Dharma Utama
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan temporomandibula (TMD) adalah istilah kolektif untuk sekelompok kondisi muskuloskeletal yang melibatkan nyeri dan atau disfungsi pada otot pengunyahan, sendi temporomandibula (STM) dan struktur terkait. Splint oklusal (SO) secara rutin digunakan di klinik gigi untuk mendiagnosis dan mengobati kelainan sistem pengunyahan. Keseimbangan oklusal dengan SO yang dilakukan pada pasien dan dilakukan selective grinding karena diperkirakan bahwa ruang interoklusal antara permukaan oklusal atas dan bawah akan diperbaiki dengan selective grinding. Artikel ini memberi informasi tatalaksana pasien dengan SO kombinasi selective grinding terhadap keseimbangan postural pasien dengan tanda dan gejala GTM. Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke Bagian Prostodonsi RSGM Universitas Hasanuddin dengan keluhan utama nyeri pada STM kiri. Disimpulkan bahwa pengobatan konservatif termasuk konseling, selective grinding, SO, terapi manual dan lain-lain harus dipertimbangkan sebagai terapi pilihan pertama untuk nyeri GTM karena rendahnya risiko efek samping. Dalam kasus nyeri akut yang parah atau nyeri kronis akibat gangguan serius, peradangan atau degenerasi farmakoterapi, prosedur invasif minimal dan invasif harus dipertimbangkan.
Interprofessional collaboration in aesthetic correction rehabilitation: Kerjasama antar profesi dalam merehabilitasi koreksi estetik Nurul Safira Maulida; Risnawati; Astri Al Hutami; Mohammad Dharma Utama; Edy Machmud
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerjasama tim antar profesi sangat dibutuhkan dalam melakukan suatu tindakan medik agar pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Pada laporan kasus ini dibahas tentang kerjasama tim di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendididikan Universitas Hasanuddin dalam merehabilitasi suatu kasus yang membutuhkan layanan antar profesi yang saling bekerjasama. Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Klinik Prostodonsia Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Hasanuddin dirujuk dari Departemen Pedodonsia yang telah melakukan perawatan saluran akar akibat gigi depan rahang atas yang fraktur karena kecelakaan lalu lintas. Dilakukan pembuatan mahkota pasak pada gigi 12 fraktur dan veneer bagian anterior rahang atas untuk memperbaiki rotasi dan estetik. Disimpulkan bahwa perawatan dengan pendekatan kerjasama antar profesi dalam merehabilitasi kasus yang membutuhkan koreksi estetik berhasil dilakukan dan pasien merasa puas.
Moisture content test of effervescent denture cleaner tablets made from 6.5% cocoa fruit peel (Theobroma cacao L.): Uji kadar air pembersih gigi tiruan tablet effervescent kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) konsentrasi 6,5% Mohammad Dharma Utama; Andi Tenri Biba; Maqfirah Amiruddin; Chusnul Chotimah; Trias Anugerah Permita
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tablet effervescent adalah salah satu formula farmasi; merupakan campuran asam dan basa yang melepaskan karbon dioksida dan menghasilkan buih ketika dilarutkan dalam air. Artikel ini membahas kadar air pembersih gigi tiruan berupa tablet effervescent dari ekstrak kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) 6,5%. Penelitian true experimental, digunakan sampel 16 tablet effervescent menggunakan alat moisture analyzer. Uji perbandingan menunjukkan p-value 0,000 (<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan kadar air tablet effervescent KBK 6,5% dengan kadar air tablet effervescent alkalin peroksida. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar air tablet effervescent KBK dan effervescent alkalin peroksida tetapi sesuai syarat kadar air yang baik (≤ 10%).