Alfahmi, Furqon
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Karakteristik Gelombang di Perairan Selat Makassar Menggunakan Model Numerik Spektrum Gelombang Resolusi Tinggi Oktauvan Damyanto, Puguh Dwi; Adiprabowo, Samuel Radityo; Alfahmi, Furqon; Putra, Ngurah Made Darma; Nurbaiti, Upik; Yulianti, Ian
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 8 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/g72mme18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gelombang dan swell di Selat Makassar selama tahun 2021 menggunakan model numerik SWAN beresolusi tinggi. Data angin dari GFS dan kondisi batas dari BMKG digunakan untuk simulasi gelombang signifikan, dengan resolusi spasial 0,01°. Hasil simulasi dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk memahami pola spasial dan temporal gelombang. Penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika gelombang di Selat Makassar dipengaruhi oleh monsun barat laut dan tenggara, dengan tinggi gelombang signifikan rata-rata dalam kategori rendah (0,5–1,25 meter) selama musim barat laut, dan rendah hingga sedang (0,5–2,5 meter) selama musim tenggara. Arah swell mencerminkan pola monsun dengan kategori dominan tenang (0,1–0,5 meter). Korelasi positif antara kecepatan angin dan tinggi gelombang (koefisien korelasi 0,36) menunjukkan kontribusi angin terhadap pembentukan gelombang, meskipun faktor lain seperti arus laut turut memengaruhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola angin, gelombang signifikan, dan swell di Selat Makassar tahun 2021 dipengaruhi oleh dinamika monsun barat laut dan tenggara. Monsun barat laut menghasilkan angin lemah hingga sedang (2–15 knot) dengan gelombang rendah (0,5–1,25 m), sedangkan monsun tenggara menghasilkan angin lebih kuat dengan gelombang rendah hingga sedang (0,5–2,5 m). Swell didominasi kategori tenang (0,1–0,5 m) sepanjang tahun, mengikuti perubahan arah monsun. Simpulan, korelasi antara kecepatan angin dan tinggi gelombang menunjukkan hubungan lemah (r = 0,36), menandakan adanya pengaruh faktor lain seperti arus laut dan swell regional.   Kata Kunci: Gelombang Signifikan, Selat Makassar, Swell, SWAN, Monsun.
Validasi Model Numerik Spektrum Gelombang Menggunakan Data Wave Recorder Platform Minyak & Gas Lepas Pantai Defriyantoro, Gatot; Radityo, Samuel; Supriyadi, Eko; Alfahmi, Furqon; Darma Putra, Ngurah Made
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 8 No. 6 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/p1qpex48

Abstract

Accurate ocean wave forecasting plays a pivotal role in navigational safety, maritime resource management, and offshore oil and gas operations, particularly within the Makassar Strait, which exhibits complex hydrodynamic dynamics. This study aims to evaluate the performance of the InaWave numerical model integrated into the BMKG Ocean Forecasting System through validation against in-situ observation data from a wave recorder positioned on the FPU Jangkrik offshore platform throughout 2023. The results indicate that the InaWave model effectively captures the fluctuation patterns of Significant Wave Height (SWH) with a strong correlation coefficient of 0.88, demonstrating a robust linear relationship between simulations and observations. However, the model exhibits a systematic underestimation bias, specifically during high-wave conditions, with a Root Mean Square Error (RMSE) of 0.36 meters. The error distribution, centered near zero, suggests high accuracy under low-to-moderate wave conditions, yet highlights the necessity for refinement in capturing extreme dynamics. Overall, this research underscores that integrating in-situ observational data from offshore platforms is a critical instrument for enhancing the precision of ocean forecasting systems. The successful reconstruction of wave patterns by the InaWave model confirms its operational reliability for complex maritime environments. These findings not only provide a scientific foundation for strengthening Indonesia’s maritime early warning systems but also offer an applicable validation framework for numerical model development in other strategic global waters to mitigate operational risks and ensure marine ecosystem sustainability.   Keywords: InaWave Model, Numerical Model Validation, X-Band Wave Radar, Significant Wave Height, Makassar Strait.
Variabilitas Sea Surface Temperature (SST) di Wilayah Indonesia Akibat Pengaruh Musim Dharlita Kusumaningdyah, Antiq; Djuniadi, Djuniadi; Hearttiana, Venny; AlFahmi, Furqon; Made Darma, Ngurah
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 8 No. 6 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/s9v32a60

Abstract

This study analyzes the distribution pattern of sea surface temperature (SST) in Indonesia throughout the year and examines its impact on marine ecosystems and other marine parameters. SST in Indonesia shows significant seasonal variation, influenced by the apparent motion of the sun and seasonal wind circulation patterns. High SST during the rainy season supports convection and rainfall activities, but has the potential to increase the risk of coral bleaching. Conversely, low SST during the dry season triggers an upwelling phenomenon that brings nutrients from the bottom layer of the sea to the surface, increasing primary productivity. In addition, changes in SST affect salinity, ocean currents, and ocean wave intensity, which have important implications for marine ecosystems and marine resource management. These findings provide in-depth insights that are relevant to support climate change mitigation and adaptation planning to global climate dynamics.   Keywords: Sea Surface Temperature, Apparent Motion of the Sun, Marine Ecosystems, Seasonal Variability.