Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pola Asuh dan Kejadian Stunting Pada Keluarga Tidak Mampu di Kelurahan Salo Kabupaten Pinrang Wahyuni, Sinar; Haniarti, Haniarti; Wahyuni Sari, Rasidah
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4009

Abstract

Stunting remains a major public health problem in Indonesia, including Pinrang Regency, with consequences for children’s physical growth, cognitive development, and future productivity. Its causes are not only linked to economic limitations but also closely related to parenting practices. Some poor families have successfully prevented stunting through positive caregiving practices, making the Positive Deviance (PD) approach relevant to explore. This study aimed to identify parenting patterns among low-income families in Salo Village and their relationship to stunting in children aged 6–59 months. A qualitative method with a phenomenological approach was employed. The study involved 10 informants, consisting of mothers of stunted and non-stunted children, posyandu cadres, and health workers. Data were collected through in-depth interviews, observation, and anthropometric measurements, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings showed that families with stunted children generally provided monotonous food with limited variety, were inconsistent in exclusive breastfeeding, and rarely utilized health services. In contrast, poor families with non-stunted children practiced PD, including exclusive breastfeeding, preparing simple but nutritious meals, maintaining household and environmental hygiene, and regularly attending posyandu. The study concludes that parenting practices are a key determinant in preventing stunting, even under economic constraints. The Positive Deviance approach offers an effective strategy for community empowerment by identifying and applying local solutions based on available resources.
Evaluasi Pelayanan Kesehatan bagi Peserta BPJS di RSUD Madising Kabupaten Pinrang Darwis, Umar; Usman, Usman; Wahyuni Sari, Rasidah; Muin, Herlina; Amir, Rahmi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4020

Abstract

This study aims to evaluate the quality of healthcare services at RSUD Madising using the RATER model, which includes five key dimensions: responsiveness, assurance, tangibles, empathy, and reliability. Data were collected through interviews with informants who had direct experience with the hospital's services. The findings indicate that RSUD Madising has provided relatively good and responsive care in addressing patients’ needs. The readiness of medical personnel, especially nurses, and the use of empathetic communication are among the main strengths observed. Despite challenges such as limited staff, particularly during night shifts, the hospital maintains service quality through regular supervision, well-maintained medical facilities, and a clean, comfortable environment. Furthermore, the hospital’s humane approach to emergency patients and inclusive policies for underprivileged individuals reflect its commitment to equity and patient safety. The evaluation of administrative procedures and the active involvement of patients through satisfaction surveys further support a responsive and accountable healthcare system. This study concludes that optimal service quality is not solely determined by technical competence, but also by humanistic values, effective communication, and sound service management.
Faktor Risiko Lingkungan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cangadi: Environmental Risk Factors Related to Stunting Events in the Working Area of Puskesmas Cangadi Zarkasyi R, Rahmat; Nurlinda, Nurlinda; Wahyuni Sari, Rasidah; Anggraeny, Rini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.343 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i3.1605

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan penurunan kecepatan pertumbuhan. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk, hal ini merupakan konsekuensi dari beberapa faktor yang salah satunya sering dikaitkan dengan faktor lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pemenuhan akses air bersih dan sanitasi dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Cangadi. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain Case Control. Data diperoleh dengan melakukan pengukuran TB terhadap anak dengan menggunakan microtoise, wawancara dan pengisisan kuesioner terhadap ibu. Hasil analisis chi square menunjukkan indikator akses sanitasi memiliki hubungan dengan kejadian stunting yaitu mencuci tangan dengan sabun, menyikat gigi, membersihkan mainan, menyimpan makanan, waktu cuci tangan, kondisi saluran air, penyimpanan sampah dan kondisi lingkungan rumah. Sementara indikator pemenuhan akses air bersih terdapat 4 indikator memiliki hubungan dengan kejadian stunting yaitu jarak pencemar, sumber air minum, pengolahan air minum dan menguras bak air. Sebagian besar indikator pemenuhan akses air bersih dan sanitasi berhubungan dengan kejadian stunting. Upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dapat dilakukan dengan optimalisasi pemberian informasi atau strategi untuk meningkatkan perilaku masyarakat untuk bisa menerapkannya dalam kehidupannya sehari-hari.
Pengaruh Penyuluhan dengan Media Animasi Pencegahan Stunting terhadap Pengetahuan dan Sikap Calon Pengantin: The Effect of Counseling with Animated Media of Stunting Prevention on the Knowledge and Attitudes of Prospective Bridals Nurlinda, Nurlinda; Zarkasyi R, Rahmat; Wahyuni Sari, Rasidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.161 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i3.1606

Abstract

Stunting terjadi akibat tidak terpenuhinya gizi kronis di 1000 hari pertama kehidupan yang mengakibatkan perkembangan anak terganggu. Menurut WHO upaya pencegahan pada stunting dapat dimulai sejak prakonsepsi, wanita usia subur dapat mulai diberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan asupan gizi sebelum kehamilan. tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dengan media animasi pencegahan stunting terhadap pengetahuan dan sikap calon pengantin. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode quasi eksperimen, dengan rancangan One-group pre-post test design. Penelitian dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Patampanua dan KUA Lembang Kabupaten Pinrang, Waktu Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2020- Januari 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan Total Sampling terhadap 47 responden. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pengetahuan Responden setelah pemberiann penyuluhan pencegahan stunting dengan media animasi untuk pre-test yaitu 8,62 sedangkan untuk hasil post- test mengalami peningkatan yaitu 13,38. sikap Responden setelah pemberiann penyuluhan pencegahan stunting dengan media animasi untuk pre-test yaitu 20,68 sedangkan untuk hasil post- test mengalami peningkatan yaitu 31,60. Kesimpulan Ada pengaruh penyuluhan dengan media animasi pencegahan stunting terhadap pengetahuan dan sikap calon pengantin dengan nilai P = 0,000).
Hubungan Stres Kerja dengan Gangguan Kesehatan Perawat Covid-19 Selama Pandemi di Rsud Andi Makkasau Parepare : The Relationship of Work Stress with the Health Problems of Covid-19 Nurses During the Pandemic at the Andi Makkasau in Parepare Nurmadiah, Nurmadiah; Asikin, H. Muh; Wahyuni Sari, Rasidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.165 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1829

Abstract

Keadaan stres kerja pada perawat saat ini dipicu oleh kondisi kritis pandemi Covid-19. Sumber stres mecakup stres yang ekstrim, takut akan penyakit, perasaan tidak berdaya, dan trauma karena menyaksikan pasien Covid-19 meninggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan gangguan kesehatan perawat Covid-19 selama pandemi di RSUD Andi Makkassau Parepare. Waktu penelitian dilakukan selama 1 bulan mulai dari bulan Juni sampai bulan Juli 2021 di RSUD Andi Makkasau Parepare. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 perawat yang menangani pasien Covid-19 dengan menggunaan metode total sampling. Data ini menggunakan koesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan nilai Fisher’s Exact Test dan tingkat kemaaknaan 95% (p<0,05). Hasil penelitian diperoleh perawat yang mengalami stres kerja berat dengan gangguan kesehatan tinggi sebanyak 10 (45,5%) responden, perawat yang mengalami stres kerja berat dengan gangguan kesehatan rendah sebanyak 4 (18,2%) responden, dan perawat yang mengalami stres kerja ringan dengan gangguan kesehatan rendah sebanyak 8 (36,4%) responden. Dari hasil uji variabel diperoleh nilai p=0,002 p<0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara stress kerja dengan gangguan kesehatan perawat selama pandemi Covid-19 di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare. Diharapkan kepada perawat untuk menciptakan kerjasama sesama tenaga kesehatan di rumah sakit untuk mengatasi stres kerja yang berlebih.